Wanita

Ketua Golkar Surabaya Blegur Prijanggono SH berfoto bersama dengan juara Lomba Orasi dalam rangka HUT ke 53 yang diserahkan usai penutupan Rakerda lX/2017 di Gedung juang 45 Surabaya, minggu (5/11/2017

 

SURABAYA (KT) - Peringatan Hari Uang Tahun ke 53 Partai Golkar Kota Surabaya terasa lebih meriah. Bukan hanya kemeriahan saja yang tanpak namun peringatan kali ini lebih menyentuh pada struktur partai sampai yang paling bawah seperti di pengurus Kecamatan (PK) maupun pengurus tingkat kelurahan (PL) terlibat kangsung .

(kt/istimewa)

Solo (KT) - Ratusan pedagang Pasar Legi, Solo berebut nasi tumpeng pada acara bancakan yang diselenggarakan oleh para pedagang setempat untuk menyambut acara pernikahan anak kedua Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu.

Ketua Umum Partai PSI Grece Natalie

JAKARTA  (KT) - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar uji kelayakan untuk 90 bakal calon legislatifnya di Jakarta pada 4-5 November 2017 dengan menghadirkan 11 juri independen.

Ridwan Kamil

Bandung (KT) - Kandidat calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku tidak ada mahar apapun yang diminta partai Golkar, namun harus memperjuangkan kepentingan rakyat jika nanti ia terpilih di Pilkada 2018.

Pelantikan pengurus DPC PD Kab. Banyuwangi

BANYUWANGI (KT) –  Dewan Pinpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Banyuwangi yang diketuai Michael Edy Hariyanto masa bhakti 2017-2011 hasil Muscab belum lama ini dikukuhkan.

Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi

SURABAYA (KT) - Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Prov. Jatim, Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi membuka Lomba Cipta Menu 2017.

Acara yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim bersama TP PKK Prov. Jatim ini diselenggarakan di ruang pertemuan Medina hotel Utami, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (10/10).

Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi yang akrab dipanggil Bude Karwo ini mengatakan, Pemprov. Jatim setiap tahun selalu memperingati hari pangan sedunia. Ini menjadi sangat penting dilakukan, karena momen ini untuk mewujngati hari pangan sedunia, Pemprov. Jatim selalu mengadakan lomba cipta menu.

Harapannya, dengan diselenggarakannya lomba tersebut memunculkan kreativitas dari ibu- ibu PKK  dalam menciptakan menu atau asupan baru guna menunjang gizi keluarga.

“Sebab, ibu  pegang peranan dalam urusan gizi atau pemenuhan asupan makanan bagi keluarganya. Jadi, kalau ibu bisa dan pintar serta piawai dalam  mengolah  aneka macam bahan menjadi menu makanan. Bisa dipastikan, kualitas SDM Jawa Timur akan jauh lebih baik dari sebelumnya,” tegas Bude Karwo.

Masih menurut Bude Karwo, lomba yang diikuti seluruh kabupten/kota se Jatim ini dibutuhkan kreativitas, inovasi dan cita rasa yang tinggi. Lewat bahan dari jenis jagung, ubi, ketela ataupun talas diharapkan bisa berkreasi dan berinovasi dalam meramu menu yang dihasilkan.

“Pasti hasilnya sangat memuaskan dan bernilai gizi yang seimbang dan aman untuk dikonsumsi. Apalagi, kalau di daerahnya  banyak  menghasilkan ikan seperti di daerah pesisir. Pasti asupan keluarga setiap harinya sangat bagus, karena berasal dari ikan. Bahan baku baik, kalau cara memasak ikan-ikan itu  biasa saja maka nilai gizinyapun pas-pasan, tapi kalau ikan-ikan tersebut dimasak dengan banyak inovasi dan kreativitas pasti nilai gizinya akan bertambah banyak serta tidak monoton,” katanya.

Sebelum membuka Lomba Cipta Menu, Bude Karwo menyerahkan beberapa penghargaan yaitu penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Bidang Penyuluhan serta Lomba Kawasan Rumah Pangan Lestari 2017 tingkat Provinsi Jatim.
Jatim Pasok Kedelai Nasional 28 Persen

Untuk mendukung ketahanan pangan secara nasional, Jawa Timur mampu memasok bahan baku kedelai sebesar 28 persen. Selain itu, pasokan untuk jagung sebesar 32 persen dan beras sebesar 17 persen kebutuhan nasional.

“ini menunjukkan bahwa jatim adalah provinsi yang luar biasa, karena secara tidak langsung kebutuhan pangan nasional sangat bergantung pada Jawa Timur,” kata Bude Karwo.
Ketergantungan itu, sebut Bude Karwo, dikarenakan  banyak faktor yang mendukung. Antara lain pemerintah yang sangat peduli di bidang pertanian.

"Apalagi, pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian dan ketahanan pangan selalu bekerjasama dengan PKK untuk melaksanakan 10 program pokok PKK. Yaitu masalah ketahan pangan sangat dibutuhkan sosialisasi ke daerah utamannya pada ibu-ibu yang ada . (MIN)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...