Wanita

Didampingi Ketua DPW PKB Jawa Timur  Halim Iskandar, Gus Ipul menyampaikan beberapa program dalam rangka memperpendek kesenjangan di segala bidang. Program tersebut dipaparkan kepada wartawan di rumah Gus Ipul Jalan Gayungsari Surabaya, Minggu (11/2/2018)

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Pembangunan Jawa Timur kedepan harus ada perubahan meski saat ini sudah banyak capaian capaian. Sementara masalah yang dihadapi juga banyak dan perlu ada penyelesaian. Ada lima program yang diusung pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guruh Soekarno jika nantinya betul betul diamanahi rakyat pada Pilgub 27 Juni 2018. 

saat ini, angka kemiskinan dan jumlah pengangguran terus menurun. Sedangkan angka pendapatan perkapita dan indeks pembangunan manusia  meningkat. Ini saja tidak cukup sebab itu kedepan harus ada perubahan yang bekelanjutan. tandas Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dirumah Gus Ipul Jalan Gayungsari Surabaya, Minggu (11/2/2018).

Kelima program andalan Gus Ipul untuk mengurangi kesenjangan di Jawa Timur diantaranya Pendidikan di gratiskan berkelanjutan (Dik Dilan), Satria Madura (Satu triliun untuk Madua),  Desa Cerdas Maju Sejahtera (Desa Cemara) , Pusat Ekonomi Baru Jalur selatan ( Tebar Jala) dan Madin Plus berkelanjutan.

Menjawab petanyaan soal Dik Dilan, Gus Ipul mengatakan akan mengembalikan lagi pendidikan gratis untuk masyarakat Jatim setelah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengembalikan lagi kewenangan terhadap SMA/SMK Negeri kepada Pemprov.

"Dengan `Dik Dilan`, kami akan kembali menggratiskan SMA/SMK Negeri. Komitmen pendidikan tak hanya diwujudkan pada sekolah negeri, tapi juga sekolah swasta. Sekolah-sekolah swasta yang setingkat dengan SMA akan diberikan subsidi," ucapnya.

Bacagub yang juga Wakil Gubernur Jatim itu menyampaikan, Pemprov mengalokasikan dana untuk mengawal seluruh operasional SMA/SMK tanpa dibebankan ke peserta didik dengan alokasi Rp1,4 triliun.

Komponen yang akan ditanggung, lanjut dia, mencakup biaya operasional dan SPP yang dihitung per siswa, yaitu untuk siswa dari keluarga tidak mampu akan diberikan beasiswa yang digunakan untuk biaya transportasi, pembelian peralatan sekolah dan pengadaan buku serta alat penunjang kecakapan khusus.

"Besaran dana akan disesuaikan untuk masing-masing daerah," kata mantan ketua umum Gerakan Pemuda Ansor tersebut.

Menyinggung soal Bosda Madin (Bantuan Operasional Daerah) Madrasah Diniyah, Gus Ipul berkomitmen akan tetap meneruskan. Bukan hanya bantuan operasionalnya saja, namun jumlah guru diniyahnya ditambah. Disisi lain isentifnnya dinaikan. 

Hanya saja Gus Ipul belum bisa memerinci kenaikan insntifnya. Pasti kita sesuaikan dengan kondisi sekarang. Soal angkanya kita hitung lagi dan disesuaikan kemampuan APBDnya. Madin ini sudah berjalan sangat bagus dan kita banyak mendapat pujian dari luar. 

Madin ini adanya hanya di Jawa Timur dan sudah menjadi bagian sejarah. Dukungan untuk para penghafal Al Quran (Hafidz Hafidzah)juga sudah berjalan. Kita akan mendata lagi jumlah pastinya. Saat ini jumlahnya antara 1500 sampai 2000 penghafal Quran.

Proses pendataanya sama susahnya seperti guru Madin diawal awal dulu. Tapi harus kita lakukan supaya semuanya menjadi pasti. Beberapa tahun lalu saya usul kepada Pakde untuk segera diraliasikan, dan alhamdulillah mulai setahun lalu sudah direalisasi. "Semangat kita adalah memberikan apresiasi terhadap hafidz hafidzah," kata Gus Ipul. (min)

Soekarwo minta Demokrat se-Jatim sukseskan Khofifah-Emil

SURABAYA (KT) - Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo meminta seluruh DPC Partai Demokrat se-Jatim menyukseskan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jatim 2018 dengan cara membentuk tim pemenangan.

Soekawo yang juga Gubernur Jatim, di Surabaya, Rabu, mengatakan hal tersebut sebagai tindak lanjut instruksi dari DPP Partai Demokrat untuk memenangkan pasangan cagub dan cawagub Jatim yang diusung Partai Demokrat .

"Kami ingin DPC Partai Demokrat di Jatim kompak dalam Pilkada Jatim 2018," kata Soekarwo yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini.

Untuk itu, Soekarwo akan mengontrol langsung pergerakan dari kader Demokrat untuk memenangkan pasangan cagub dan cawagub tersebut. 

Hal ini juga disampaikan Pakde Karwo pada saat pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat Surabaya periode 2017-2022 di gedung Joeang 45, Selasa (28/11) malam.

Ia mengatakan dengan membentuk tim pemenangan pemilu di masing-masing DPC, maka suara maksimal akan didapatkan oleh pasangan Cagub dan Cawagub Jatim Khofifah dan Emil. Mandat dari DPP harus dilaksanakan dengan optimal sehingga cagub dan cawagub dari Partai Demokrat bisa memenangi Pilkada Jatim 2018. 

"Saya akan mengevaluasi terus kinerja tim agar bisa menang dalam pilkada nanti," ujar gubernur Jatim dua periode ini.

Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Ratih Retnowati mengatakan setelah DPP memberikan rekomendasi kepada Khofifah, dirinya langsung berkomunikasi dengan Menteri Sosial tersebut. 

 

Sebagai ketua, lanjut dia, pihaknya akan mengajak kader untuk merapatkan barisan mulai dari pengurus ranting di RT hingga kecamatan. "Kami akan segera sosialisasikan pasangan Khofifah dan Emil dengan mengadakan roadshow di ranting DPC Demokrat Surabaya," katanya.(min)

Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat membuka Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Prov. Jatim tahun 2017, di Surabaya, Senin (20/11).

SURABAYA (KT) - Organisasi pembinaan kesejahteraan keluarga/PKK merupakan lembaga yang paling efektif dalam mengoperasionalkan program keluarga berencana/KB. Efektifitas ini cukup beralasan, karena PKK memiliki dasa wisma yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

BKOW Jatim Kunjungi  SLB Harapan Mulia di Gresik’

SURABAYA (KT) - Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur melaksanakan bakti sosial  dengan mengunjungi Yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Mulia di Desa Patiken Driyorejo, Gresik, Jumat (17/11/2017)

H Choirul Anam ( Cak Anam)

SURABAYA (KT) - Hingga hari ini  siapa pendamping Khofifa h Indar Parawansa (KIP) dalam Pilgub Jawa Timur Juni 2018 belum juga diputus. Sementara tim 9 yang terdiri para Kyai sepuh masih memantapkan beberapa nama yang pantas mendampingi Ketua Umum Muslimat itu sebelum di sodorkan ke partai pengusung.

Ketua Golkar Surabaya Blegur Prijanggono SH berfoto bersama dengan juara Lomba Orasi dalam rangka HUT ke 53 yang diserahkan usai penutupan Rakerda lX/2017 di Gedung juang 45 Surabaya, minggu (5/11/2017

 

SURABAYA (KT) - Peringatan Hari Uang Tahun ke 53 Partai Golkar Kota Surabaya terasa lebih meriah. Bukan hanya kemeriahan saja yang tanpak namun peringatan kali ini lebih menyentuh pada struktur partai sampai yang paling bawah seperti di pengurus Kecamatan (PK) maupun pengurus tingkat kelurahan (PL) terlibat kangsung .

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...