Politik

Foto : Acara Safari Ramadhan di Dapil 6 saat berlangsung

KEDIRI (KoranTransparansi) - Guna mencapai target yang maksimal dalam Pileg 2019 dengan perolehan yang linier,  Ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto meminta semua DPC Hanura di Jawa Timur untuk memaksimalkan pemberdayaan struktural Hanura.

Hal ini dikatakan Kelana saat safari Ramadhan di Dapil 6, Selasa (29/5/2018). Menurutnya, dalam Pileg nanti DPD Jatim tidak akan membiarkan para calon legislatif dari partai Hanura  berjuang sendiri dalam memenangi pertarungan caleg nanti

" Kita akan memberikan semacam pembekalan bimbingan, dengan membayar lembaga pembimbing caleg dari Hanura, karena DPD menginginkan Pileg aa pencapaian yang maksimal"kata Kelana dihadapan seluruh kader Hanura Dapil 6.

Kelana menjabarkan, perolehan kursi yang linier adalah mampu memiliki wakil dari DPR RI DPRD Provinsi dan Daerah. Dan, untuk itu meraih itu harus memiliki tim yang baik dan  tepat, "Dengan mempelajari pemilu sebagai kita harus lebih baik lagi, Harura 2019 harus bangkit bisa hadir ditengah masyarakat, " urainya.

Dia juga menambahkan, agar seluruh kader menjadi garda terdepan untuk memenangkan calon Gubernur maupun Kepala yang diusung dari Hanura.

"Karena tujuan politik adalah kemenangan agar Hanura dapat hadir ditengah-tengah rakyat" tutupnya

Sementara, Ketua DPC Hanura Kota Kediri Budi Santoso menanggapi intruksi dari Ketua DPD Hanura Jatim ini. Pihaknya, akan berusaha semaksimal mungkin mencapai target yang telah diintruksikan.Bahkan, pihaknya telah menyiapkan kader- kader yang mumpuni dalam perhelatan demokrasi 2019 nanti.

"Yang penting kita kerja keras untuk mencapai target itu, tidak hanya berkoar tanpa bekerja" ucapnya.

Kendati demikian , dirinya mengaku juga tak  muluk-muluk muluk dalam menargetkan kursi di legislatif pada Pileg nanti, paling tidak setiap dapil memiliki wakil.

" Paling tidak kita memiliki 3-5 kursi di DPRD nanti, dan tersebar di seluruh dapil" tandasnya.(bud)

Cagub Khififah Indar Parawansa melakukan silaturahim dan buka puasa di kantor Golkar Jawa Timur Jalan A. Yani Surabaya, Selasa (29/5/2018)

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan silaturahim ke Partai Golkar Jawa Timur sekaligus buka puasa bersama di kantor Golkar Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (29/5/2018). 

Kehadiran Khofifah disambut Plt Ketua Zainudin Amali, Sekum Sahat Tua Simanjuntak, Ketua Harian Freddy Poernomo, Ketua Hubda dan Korwil Jatim DPP Partai Golkar Gatot Soedjito dan pengurus pleno Golkar Jawa Timur lainya. Emil Elestianto Dardak tidak terlihat mendampingi Cagubnya karena sudah janji pertemuan dengan konstituen ditempat lain. 

Sedangkan Khofifah ditemani KH M Roziqi (ketua tim pemenangan Khofifah-Emil), KH Zahrul Azhar Asad alias Gus Hans dan Dwi Astuti (keduanya jubir) serta Arie Kusuma (ketua Sekber relawan).

Jika dihitung mulai hari ini sampai dengan hari efektif kampanye 23 Juni tinggal punya waktu 25 hafri lagi. Itupun belum termasuk Hari Raya Idul Fitri.

Ini memerlukan kerja keras semua elemen pendukung. Bahkan kalau melihat hasil srurvei dari semua lembaga survei angka  undecided voters (belum menentukan pilihan alias masih bimbang) masih tinggi, 19,8 persen atau sekitar 6 juta dari total 30.155.719 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Karena itu Khofifah-Emil sedang menyiapkan pertemuan kusus dengan partai pengusung, Senin (4/6/2018).

“Sekitar 6 juta ini potential voters yang belum menentukan posisi pilihannya, namun ada juga yang sudah menentukan pilihan tapi masih mungkin berubah,” kata Cagub Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah menambahkan, lantaran undecided voters masih tinggi, dia mengajak seluruh kader Parpol pengusung untuk menyisir dan menyasar para pemilih bimbang tersebut.

“Kalau menyisir itu yang agak besar-besar, dan menyeser yang kecil-kecil kita ambil semua,” tandasnya, sembari menambahkan apalagi anggota DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota mau reses.

“Ini menjadi momen yang sangat penting, untuk bisa terus mengkomunikasikan dengan potential voters yang belum menentukan pilihan atau yang masih kemungkinan pindah plihan,” paparnya.

“Kalau dibilang pendek ya pendek, tapi waktu yang pendek pun bagi kita semua insyaallah cukup kalau setiap event disinergikan dengan aktivitas bapak/ibu di Dapil masing-masing yang berjalan maksimal,” katanya.

“Kita nunut pada 27 Juni bisa berseiring untuk memenangkan paslon nomor satu. Termasuk memanfaatkan mudik satu dua hari nanti, menjadi bagian penting kalau silaturahim yang kita lakukan menjadi penguatan untuk paslon nomor satu.”

Menurut Khofifah, banyak forum strategis yang bisa disinergikan. Dia mencontohkan acara Ormas besar yang dipimpinnya, Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Tulungagung dengan sponsorship tunggal, yakni Partai Golkar.

“Saya melihat ada strong partnership yang menjadi bagian strategis, bahwa 27 Juni 2018 (coblosan Pilgub Jatim) akan  menjadi tahapan yang berseiring dengan 17 April 2019 (coblosan Pemilu 2019),” ucapnya.

Dua hal penting itu, tambah Khofifah, bagaimana menjadi strong partnership seluruh elemen, karena bukan hanya Parpol tapi juga Ormasnya.

“Hasta Karya-nya Golkar, misalnya, ini akan menjadi bagian yang berseiring untuk bisa terus melakukan penguatan di potentitial voters yang mungkin belum menentukan piliha, floating dan seterusnya,” jelas mantan Menteri Sosial tersebut.

Sementara itu Plt Ketua Golkar Jawa Timur Zainudin Amali menjelaskan, Cagub Bu Khofifah diyakini bakal memenangi pemilihan gubernur 27 Juni mendatang. 

Kehadiran Cagub ini sekaligus memotivasi Kader Golkar. Kader yang selama ini masih setengah setengah, atau yang belum bekerja sama sekali, mulai hari ini harus  bekerja keras lagi untuk memenangkan calon yang kita usung. 

Pesan dari Ketua umum bahwa semua fraksi harus kerja keras. Juga DPD ll se Jawa Timur. Karena itu DPD l Jawa Timur akan melakukan pengecekan sejauhmana kekuatan rielnya. Sekarang ini team audit sudah bekerja ke DPD DPD ll se Jawa Timur. Tapi kami belum mendapat laporan seperti apa hasilnya. 

"Kami tidak ingin laporan sekedar menyenangkan saja.Karena itu team bekerja keras melakukan pengecekan. Terutama di tingkat Kelurahan/Desa," tandas Zainudin Amali yang juga Ketua komisi II DPR RI itu. (min)

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo

JAKARTA (KoranTrabsparansi.com) - Usulan yang berkembang di masyarakat agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadikan lembaga permanen, masih dalam tahap wacana.

Perlu pembahasan mendalam apakah KPK tetap menjadi lembaga ad hoc atau permanen. Perbincangan ini masih terus berkembang di tengah masyarakat.

Hal ini dikemukakan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat ditemui para wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/5/2018).

“KPK jadi lembaga permanen, itu wacana yang sedang dibicarakan. Selama ini publik juga masih memperdebatkan apakah bersifat ad hoc atau permanen. Sudah saatnya ini dibicarakan untuk memutuskan ad hoc atau permanen,” ungkapnya.

Bila KPK diputuskan jadi lembaga permanen, maka itu berarti harus merubah UU yang mengatur KPK. DPR sendiri, kata Bamsoet, masih mendengar perdebatan soal itu. DPR juga terbuka untuk merubah opsi perubahan lembaga KPK.

“Kalau publik ingin permanen, maka harus ada mekanisme perubahan UU. Harus diwacanakan dulu. Dari DPR sendiri terbuka pada opsi yang berkembang di masyarakat. Kalau permanen, kita sebagai wakil rakyat harus menuruti keinginan rakyat,” imbuhnya.(sam)

 

Jenguk Gus Sholah Di Singapura, Khofifah Doakan Segera Sehat

SINGAPURA  - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa menjenguk KH. Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah, di salah satu rumah sakit di Singapura, Selasa (22/5). 

Disela-sela ketatnya jadwal kampanye, Khofifah langsung terbang ke Singapura sesaat setelah mendengar kabar Gus Sholah terbaring sakit dan harus dirawat di rumah sakit. 

"Saya sangat dekat dengan beliau (Gus Sholah-red) dan juga keluarga. Gus Sholah adalah guru saya," tuturnya. 

Khofifah mendoakan, agar salah satu cucu Pendiri Nadhatul Ulama tersebut segera pulih dan dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala. Menurut Khofifah, Gus Sholah sangat dibutuhkan peran dan pemikirannya oleh bangsa ini. 

"Semoga Gus Sholah segera diberikan kesembuhan sehingga kembali mengajar kepada santri dan mencerahkan warga bangsa seperti sedia kala," ungkapnya. 

Khofifah mengemukakan, saat menjenguk Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang tersebut, dirinya membicarakan berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan. Termasuk mengenai situasi politik di Jawa Timur jelang Pemilihan Gubernur Jawa Timur, 27 Juni mendatang. 

Khofifah menceritakan, alhamdulillah  elektabilitas dirinya dan juga Emil mengalami peningkatan yang signifikan selama beberapa bulan terakhir. Setidaknya tiga lembaga survey kredibel nasional yakni Populi Center, CSIS (Centre for Strategic and International Studies), dan Alvara Research Center.

"Kehadiran Gus Sholah memberi energi ultra  positif bagi saya dan juga mas Emil. Termasuk bagi pendukung, tim relawan, serta simpatisan. Semoga beliau bisa segera kembali ke tengah-tengah kami," imbuhnya. (den)

Puti Guntur dan Istri Gus Ipul Dielu-Elukan Ribuan Pekerja Pabrik

Sidoarjo (KoranTransparansi.com)  - Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno bertemu ribuan pekerja pabrik PT Sekar Grup, Sidoarjo. Kandidat nomor 2 itu mendapat dukungan untuk memenangkan Pilkada Jawa Timur 2018.

Kunjungan Puti didampingi Ny. Fatma Saifullah Yusuf, istri Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Keduanya diperkenalkan kepada ribuan karyawan.

“Selamat datang Mbak Puti, calon pemimpin Jawa Timur. Terima kasih telah berkunjung ke tempat kami, bertemu para karyawan,” kata pembawa acara, dengan pengeras suara, saat menyambut Puti Guntur Soekarno.

Salam yang sama disampaikan untuk Ny. Fatma Saifullah Yusuf. Suasana ruangan kerja berubah menjadi riuh. Tepuk-tangan bergemuruh. Puti dan Fatma menyambut dengan lambaian tangan ke semua pihak, sambil menebarkan senyum ramah.

Pilkada Jawa Timur 2018 kurang 34 hari lagi. Pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno semakin intensif bertemu warga masyarakat.

Rupanya para karyawan juga telah menyiapkan sambutan pada Puti Guntur dan Fatma Saifullah Yusuf. Gambar-gambar Gus Ipul-Puti Guntur dilambai-lambaikan untuk menyambut keduanya.

“Semoga Gus Ipul-Mbak Puti terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur,” kata Sumiati, pekerja pabrik.

Para karyawan lain, tak ketinggalan, berebut untuk salaman dengan Puti dan Fatma. “Salam kami untuk untuk Gus Ipul,” kata Farida, seorang karyawan, pada keduanya.

“Terima kasih, nanti saya sampaikan,” kata Ny. Fatma. Siang itu, Puti Guntur dan Ny. Fatma dielu-elukan para karyawan. 

“Salam untuk keluarga, sanak-saudara dan tetangga di rumah. Jangan lupa, pilih nomor 2 ya. Salam untuk para kerabat di desa, di kampung, jika nanti mudik lebaran,” kata Fatma. 

Puti Guntur menyampaikan sejumlah rencana kebijakan jika Gus Ipul dan dirinya jika terpilih di Pilkada Jawa Timur. Puti mengangkat rencana pendidikan gratis untuk SMA Negeri dan SMK Negeri.

“Gus Ipul dan saya juga akan membebaskan biaya pendidikan untuk siswa miskin pada sekolah-sekolah swasta dan madrasah,” kata Puti.

Ia juga menyebut rencana pemberian insentif untuk para perempuan yang menjadi kepala rumah tangga. “Kami telah merumuskan program PKH (Program Keluarga Harapan) Super untuk ibu-ibu yang menjadi kepala rumah tangga,” kata Puti.

Ia juga mengangkat rencana pemberian anggaran kesehatan dari Pemprov Jawa Timur melalui program “Kartu Jatim Sehat.” Itu bagi warga masyarakat yang belum tercover BPJS.

“Gus Ipul dan saya akan menyusun komposisi anggaran pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Puti.

Presiden Direktur PT Sekar Laut Tbk Harry Sunogo mengaku gembira atas kunjungan Puti Guntur Soekarno dan Ny. Fatma Saifullah Yusuf. Harry menitipkan layanan perijinan usaha, yang menurutnya harus cepat, murah dan terjangkau. Ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.

"Saya berharap masalah perijinan untuk usaha, dipermudah agar pengusaha juga mudah dalam mengembangkan usahanya,” kata Herry.(den)

 

 
Ulama & Tokoh Mojokerto Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

MOJOKERTO (KoranTransparansi.com) - Forum Silaturrahmi Sedulur Mojokerto (Forem) siap membantu pemenangan untuk pasangan Calon Gubernur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno. 

Komitmen ini disampaikan pada Silaturrahmi Bersama Kiai, Ulama, dan Tokoh Masyarakat se-Mojokerto bersama Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). 

Utomo Sapto Amin, Sekretaris Forum mengatakan bahwa peserta yang hadir sekitar 300 orang. Peserta berasal dari berbagai tokoh elemen masyarakat di Kabupaten Mojokerto. 

Di antara elemen yang hadir merupakan perwakilan dari ulama, Persatuan Purnawirawan ABRI (PEPABRI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), hingga Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU). Ansor, Fayatat, dan Muslimat juga turut mengirimkan perwakilan di acara ini.

"Kiai yang hadir merupakan pengasuh pesantren kharismatik se Kabupaten Mojokerto," kata Tomo ditemui di sela acara ini, Selasa (22/5).

Tomo mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi komitmen bersama para tokoh untuk memenangkan pasangan yang diusung mayoritas kursi di parlemen ini. "Kami memberikan atensi khusus terhadap gus Ipul di Pilkada mendatang," kata Tomo. 

Tomo mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat meraih kemenangan besar di Mojokerto. "Angka prosentase yang kami tetapkan adalah 70 persen dari total suara," kata Tomo yang juga ketua Tim pemenangan di Kabupaten Mojokerto ini. 

Berdasarkan hasil survei calon gubernur yang dimilikinya,  elektabilitas pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti saat ini ada di kisaran 57 persen. Dengan ditopang kerja tim pemenangan dan juga relawan, pihaknya optimistis target perolehan 70 persen dari total suara bisa diraih. 

"Kami rasa target ini sangat realistis. Untuk itulah, hari ini kami berkumpul bersama membahas komitmen kerja pemenangan ini," ujarnya. 

Tomo mengatakan bahwa masyarakat di tingkat akar rumput begitu antusias menyambut program kerja pasangan ini. Mulai dari program Seribu Desa Wisata (Seribu Dewi), Desa Cerdas Makmur Sejahtera (Desa Cemara), hingga Pendidikan Gratis Dilanjutkan (Dik Dilan) sukses menarik perhatian masyarakat.

"Masyarakat begitu antusias ketika mendengar pendidikan untuk SMA dan SMK negeri digratiskan. Oleh karenanya, hal ini mempermudah kerja tim pemenangan," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. . 

Menanggapi dukungan ini, Gus Ipul memberikan apresiasi tinggi. "Silaturrahmi ini dilakukan untuk mempererat kerja tim pemenangan. Kami optimistis Mojokerto menjadi salah satu wilayah penyumbang suara kemenangan di pilgub mendatang," ujar Gus Ipul di tempat terpisah. 

"Kami titip salam kepada masyarakat. Ada dua kata kunci yang ingin kami sampaikan, Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur. Membawa program "Perubahan Berkelanjutan", kami ingin membawa kemakmuran di Jawa Timur yang bisa dirasakan seluruh rakyat," katanya mengakhiri. (den/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...