Politik

BACAGUB CAK NUR GERILYA DI PACITAN
SURABAYA (KT) – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Nurwiyatno,Msi terus berichtiar mengenalkan diri dengan menemui masyarakat Jawa Timur. Pekan lalu birokrat yang kini menjabat Inspektur Pemerintah provinsi Jawa Timur itu, menemui masarakat Pacitan. Disana Nurwiyatno dipandu kader Partai Demokrat.
 

 

 “Kehadiran cak Nur menyapa masyarakat Pacitan untuk menunjukkan keseriusannya maju di Pilgub Jatim 2018 mendatang,”ungkap Jubirnya Reno Zulkarnaen,Sabtu (19/8)
 

 

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan alasan dipilihnya kabupaten Pacitan sebagai daerah yang dijadikan kunjungannya yaitu kabupaten Pacitan merupakan tempat kelahiran Ketum DPP Partai Demokrat SBY. “Tak hanya di Pacitan saja cak Nur menyapa masyarakat di Jatim. Beberapa daerah juga sudah didatangi dan di sapa cak Nur,”ungkapnya.
 

 

Ditambahkan oleh Reno, dalam bagi sembako tersebut, cak Nur didampingi oleh Bupati Pacitan yang sevara kebetulan kader partai Demokrat.
 

 

Ketua Desk Pilkada Partai Demokrat Ir Maskur mengatakan, Cak Nur telah secara resmi mendaftar sebagai bacagub partai Demokrat dan mengembalikan berkas lengkap. DPD memberikan kesempatan kepada semua calon menggandeng DPC PD se Jawa Timur jika ingin menemui mayarakat yang dituju.
 

 

Sejak awal kami sudah sampaikan agar calon langsung berinteraksi dengan masarakat untuk mendongkrak baik popularitas maupun elektabilitasnya. “hasil survey sangat menentukan rekom DPP PD. (min)
BACAGUB CAK NUR GERILYA DI PACITAN

SURABAYA (KT) – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Nurwiyatno,Msi terus berichtiar mengenalkan diri dengan menemui masyarakat Jawa Timur. Pekan lalu birokrat yang kini menjabat Inspektur Pemerintah provinsi Jawa Timur itu, menemui masarakat Pacitan. Disana Nurwiyatno dipandu kader Partai Demokrat.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, bersama petinggi ormas Projo (Pro Jokowi) di acara HUT ke 3 Projo

Surabaya (KT) - Sejumlah dukungan semakin deras untuk meminta Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018. Mulai dari kyai, mahasiswa hingga sejumlah menyatakan mendukung Khofifah.

Meski belum menyatakan maju namun sejumlah dukungan ini terus mengalir. Salah satu dukungan meluncur dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jokowi (Projo) Jawa Timur (Jatim).

“Kami  sangat membutuhkan pemikiran bu khofifah dijawa timur,” ujar Ketua DPD Projo Jatim, Suhandoyo, di sela acara peringatan Hari Ulang Tahun Projo Ke-3 di Taman Budaya Cak Durasim, Minggu (20/8). Selain itu, Khofifah dinilai bisa menterjemahkan semangat Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini akan disampaikan ke Jokowi melalui ketua DPP Projo. Jika Khofifah nanti benar-benar serius maju di Pilgub Jatim, lanjutnya, tentu hal itu akan disampaikan terlebih dulu ke Presiden. Dia memastikan, Presiden akan memberi restu pada alumnus Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Apakah dirinya siap diduetkan dengan Khofifah?. Suhandoyo menyerahkan sepenuhnya kepada PDIP. Tak Khofifah, dipasangkan dengan kandidat lain, dia siap. Namun, kuncinya harus menang.

“Saya tergantung perintah partai, karena saya dari partai. Maju terus oke, diminta mundur juga siap mundur. Asalkan harus melalui forum resmi DPP,” jelasnya.

Khofifah sendiri belum memberikan kepastian untuk maju di Pilkada Jatim.  Sebelum maju di Pilkada Jatim, mantan menteri pemberdayaan perempuan era Presiden Abdurahman Wahid ini terlebih dulu akan minta restu dari Presiden Joko Widodo. Pihaknya juga akan menyampaikan situasi dan kondisi politik yang ada di Jatim.

Saat ini dirinya  masih mengukur kemungkinan berlaga di Pilkada Jatim ketiga kalinya. Termasuk, menggalang dukungan dari partai sebagai bekal untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di provinsi Jatim.

“Tunggu saat yang tepat (maju Pilgub Jatim). Insya Allah, jika semua sudah siap dan lebih dari cukup, saya siap berangkat,” ujar Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Di sisi lain, pihaknya juga akan tetap fokus untuk menjalankan  tugas dan fungsinya sebagai menteri sosial. “ Itu (menteri sosial) kan sudah mandat dari Presiden dan saya akan memaksimalkan kinerja kementerian,” tandasnya. (zal/abn)

Sahat Tua Simanjuntak, SH
SURABAYA (KT) – Proses pendaftaran  bakal calon gubernur Jatim  yang menghasilkan lima kandidat putra terbaik mengingatkan masa orde baru. Bagaimna tidak, di era orde baru setiap kali Golkar menentukan calon kepala daerah (Gubernur, Bupati/Walikota) selalu menggunakan tiga jalur ABG yaitu jalur ABRI, jalur birokrasi dan Golkar.
 

 

Sahat Tua Simanjuntak SH, Sekretaris Partai Golkar Jatim kepada korantransparansi.com mengatakan, jalur ABRI meliputi TNI AD, TNI AL,TNI AU dan Polisi. Jalur birokrat adalah putra putra terbaik yang ada di brikorasi/pemerintahan dan Golkar sendiri. Kemudian Golkar menggodok dengn melibatkan ABRI dan Gubernur

 

Dalam pendaftaran bacagub yang akan diusung Partai Golkar secara tidak sengaja ternyata telah memenuhi tiga unsur itu. Dari unsur TNI/Polri muncul dua nama Mayjen TNI (Purn) Estu Subagyo yang kebetulan Wakil ketua Bidang Pemenangan Pemilu  Partai Golkar Jatim, perwira polisi bepangkat Kombes Dr Syafiin, SH MM MH.

 

 
Dari unsur birokrat ada nama Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Inspektorat Pemprov Jatim Drs. Nurwiyatno,MSI. Lalu ada nama anggota DPR RI Ir Ridwan Hisyam, salah satu pengurus DPP Partai Golkar.

 

Makna dari tampilnya putra putra terbaik ini bahwa Partai Golkar ternyata masih diminati oleh masyarakat. Beliau adalah petarung petarung yang sangat luar biasa yang siap untuk mensejahtrakan  rakyat Jatim dengan jumlah penduduk diatas 35 juta jiwa.  

 

 
Hasil evaluasi tim pilkada, kata Sahat, nama nama ini cukup visioner karena memiliki pengalaman dalam mengelola pemerintahan.  Terlebih lagi dengan tantangan Jatim kedepan membutuhkan orang oang yang mumpuni.

 

Gubernur Jatim Pakde Karwo bersama stafnya telah menunjukan banyak keberhasilan. Paling gampang yang bisa dilihat adalah banyaknya penghargaan pemerintah pusat yang diterima pemprov Jatim di bidang pembangunan ekonomi, pengentasan kemiskinan, maupun yang lain. “Gubernur Jatim kedepan harus banyak melakukan inovasi agar ekonomi Jatim tetap stabil,” tegas Sahat.

 

 
Menjawab pertanyaan soal  Khofiah Indarparawansa Sahat Simanjuntak mengatakan sepakat dengan Ketua Desk Pilkada Partai Golkar bahwa mendaftar atau tidak itu menjadi hak setiap warga negara. Termasuk Mensos Ibu Khofifah Indarparawansa. 
 
“Kami tidak bisa memaksa   beliau sekalipun kami sangat berharap. Pijakan Partai kan yang mendaftar lewat Desk Pilkada Jawa Timur. Karena tidak ikut penjaringan ya namanya tidak ada. ujarnya

 

 

Bagaimana kalau daftar lewat DPP di Jakarta Ketua Desk Pilkada Freddy Purnomo  mengatakan pendaftaran Bacagub Golkar itu tempatnya di DPD l Golkar Jawa Timur, tegasnya singkat. (min)

Sekretaris Partai Golkar Jatim Sahar Tua Simanjuntak SH (kiri) dan Saifullah Yusuf yang sangat berharap di usung Golkar. (foto/amin istighfarin)

SURABAYA (KT) - Pendaftaran bakal calon gubernur Jawa Timur yang akan diusung Partai Golkar Sabtu (19/8) resmi ditutup. Ir Ridwan Hisyam, anggota DPR RI asal Dapil Jatim Malang Raya menjadi pendaftar sekaligus mengembalikan berkas terakhir.

Sebelumnya  utusan Nurwiyatno yaitu Ony Setiawan juga melengkapi berkas. Lalu utusan Mayjen TNI (Purn) Estu Subagyo melalui utusanya menyerahkan kelengapan berkasnya. Dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf yang mengembalikan berkasnya. Gus Ipul datang sendiri dan menyerahkan semua berkas tersebut ke sekretaris partai Sahat Tua Simanjuntak SH.

Sekretaris partai Golkar Sahat T Simanjuntak mengatakan,  baik mengambil maupun mengembalikan formulir tidah harus yang bersangkutan. Bisa melalui utusanya asal ada surat kuasa yang diteken bacagubnya. "Saya senang karena bacagub yang mendaftar bisa datang sendiri. Kalau tidak waktu mengambil ya pada saat mengembalikan.

Sebagaimana diketahui Partai Golkar sebelum menetapkan bacagubnya melakukan   proses pendaftaran selama dua minggu dan berakhir Sabtu (19/8) . Mereka diantaranya petahana Wagub Drs Saifullah Yusuf , Kombes  Dr Syafiin SH,MM,MH, Inspektorat Pemprov Jawa Timur Drs. Nurwiyatno, MSi. Mayjen TNI (Purn) Estu Subagyo, Ridwan Hisyam anggota DPR RI. Mereka adalah putra putra terbaik Jawa Timur.

Hari terakhir pendaftaran muncul  kabar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Saiful Rahman bakal menyusul temanya sesama birokrat yaitu Nurwiyatno. Namun sampai pukul 19.00 saat penutupan pak Saiful maupun utusanya tidak ada. kata Sahat.

Ketua Desk pilkada Partai Golkar Freddy Purnomo ketika di konfirmasi soal kabar Saiful Rahman mengatakan , ya sehari sebelumnya utusan pak Saiful Rahman yaitu Faisol Taselan akan daftar ke Golkar. Tapi satu jam sebelum ditutup Pak Saiful sendiri telepon saya bahwa posisinya sedang mendampingi gubernur Pakde Karwo kunjungan ke Sampang dalam pelaksanaan  imunisasi dan pertemuan dengan para Kiai dan Ulama disana. Jadi pak Saiful Rahman gak jadi daftar.

Menyangkut soal nasip Mensos Khofifah Indar Parawansa, yang sampai penutupan tidak daftar, Freddy Purnomo mengatakan , saya tidak tahu itu. Baik Khofifah maupun orang dekatnya tidak ada konfirmasi ke Desk Pilkada Partai sehingga nama Khofifah ya tentu tidak ada.

Pijakan Partai kan yang mendaftar lewat Desk Pilkada Jawa Timur. Karena tidak ikut penjaringan ya namanya tidak ada. ujar Fredy yang diamini Sekretarisnya Sahat Tua Simanjuntak. Ke lima nama itu yang akan dilaporkan ke DPP Partai Golkar. Minimal malam ini laporan lisan dulu. tambahnya lagi.

Bagaimana kalau daftar lewat DPP di Jakarta Freddy mengatakan pendaftaran Bacagub Golkar itu tempatnya di DPD l Golkar Jawa Timur dan hampir seminggu sekali ada di Jawa Timur Saya kira bu Khofifah tahu itu. Kami  berharap Bu Mensos daftar di Golkar, namun ternyata tidak daftar. " Daftar atau tidak , itu hak sebagai warga negara," ungkap Freddy Purnomo. (min)

Bacagub Cak Nur Optimis dapat rekom Golkar
SURABAYA (KT) - Inspektur Provinsi Jawa Timur Nurwiyatno resmi mengembalikan formulir pendaftaran bacagub Partai Golkar. Untuk selanjutnya Cak Nur akan diikutkan dalam survey tahap lll yang sudah sudah berproes dan diumumkan akhir September nanti. Pada survey tahap l dan ll nama Cak Nur belum muncul.
 
Sama saat mengambil formulir dulu Cak Nur diantar pendukungnya seniman yang tergabung Dewan Kesenian Jatim (DKJT) dan ketua timsesnya Ony Setiawan yang juga Sekum GMNI Jawa Timur dan jubirnya Reno. Hanya saja saat mendaftar di Golkar tak seheboh ketika mendaftar di Demokrat.
 
"Alhamdulillah semua persaratan sudah saya lengkapi. Saya sendiri sering turun menyapa masyarakat agar bisa mengejar popularitas incumbent. "Minimal mendekati," tegasnya pada awak media. Cak Nur juga berjanji akan ikut membesarkan Partai Golkar jika memang direkom untuk maju dalam Pilgub Jatim.
 
Cak Nur setidaknya sudah tiga kali datang ke Golkar diawali menghadiri Halal Bi Halal Ormas MKGR pimpinan Kodrat Sunyoto, saat mengambil formolir dan mengembalikan formulir. Semua persaratan sudah lengkap. Kami siap bersaing. ujarnya. 
 
Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak memastikan, partainya akan menutup pendaftaran Bacagub pada Sabtu (19/08/2017). Setelah pendaftaran itu akan dilakukan survei internal dan hasilnya akan  segera disetorkan ke DPP. Tahapan selanjutnya, partainya akan mengundang Bacagub untuk menyampaikan visi misinya.
“Keputusannya kita serahkan ke DPP. Kita hanya melaksanakan tahapannya saja,” tambahnya. (min)

 

banner