Wanita

Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi

SURABAYA (KT) - Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Prov. Jatim, Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi membuka Lomba Cipta Menu 2017.

Acara yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim bersama TP PKK Prov. Jatim ini diselenggarakan di ruang pertemuan Medina hotel Utami, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (10/10).

Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi yang akrab dipanggil Bude Karwo ini mengatakan, Pemprov. Jatim setiap tahun selalu memperingati hari pangan sedunia. Ini menjadi sangat penting dilakukan, karena momen ini untuk mewujngati hari pangan sedunia, Pemprov. Jatim selalu mengadakan lomba cipta menu.

Harapannya, dengan diselenggarakannya lomba tersebut memunculkan kreativitas dari ibu- ibu PKK  dalam menciptakan menu atau asupan baru guna menunjang gizi keluarga.

“Sebab, ibu  pegang peranan dalam urusan gizi atau pemenuhan asupan makanan bagi keluarganya. Jadi, kalau ibu bisa dan pintar serta piawai dalam  mengolah  aneka macam bahan menjadi menu makanan. Bisa dipastikan, kualitas SDM Jawa Timur akan jauh lebih baik dari sebelumnya,” tegas Bude Karwo.

Masih menurut Bude Karwo, lomba yang diikuti seluruh kabupten/kota se Jatim ini dibutuhkan kreativitas, inovasi dan cita rasa yang tinggi. Lewat bahan dari jenis jagung, ubi, ketela ataupun talas diharapkan bisa berkreasi dan berinovasi dalam meramu menu yang dihasilkan.

“Pasti hasilnya sangat memuaskan dan bernilai gizi yang seimbang dan aman untuk dikonsumsi. Apalagi, kalau di daerahnya  banyak  menghasilkan ikan seperti di daerah pesisir. Pasti asupan keluarga setiap harinya sangat bagus, karena berasal dari ikan. Bahan baku baik, kalau cara memasak ikan-ikan itu  biasa saja maka nilai gizinyapun pas-pasan, tapi kalau ikan-ikan tersebut dimasak dengan banyak inovasi dan kreativitas pasti nilai gizinya akan bertambah banyak serta tidak monoton,” katanya.

Sebelum membuka Lomba Cipta Menu, Bude Karwo menyerahkan beberapa penghargaan yaitu penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Bidang Penyuluhan serta Lomba Kawasan Rumah Pangan Lestari 2017 tingkat Provinsi Jatim.
Jatim Pasok Kedelai Nasional 28 Persen

Untuk mendukung ketahanan pangan secara nasional, Jawa Timur mampu memasok bahan baku kedelai sebesar 28 persen. Selain itu, pasokan untuk jagung sebesar 32 persen dan beras sebesar 17 persen kebutuhan nasional.

“ini menunjukkan bahwa jatim adalah provinsi yang luar biasa, karena secara tidak langsung kebutuhan pangan nasional sangat bergantung pada Jawa Timur,” kata Bude Karwo.
Ketergantungan itu, sebut Bude Karwo, dikarenakan  banyak faktor yang mendukung. Antara lain pemerintah yang sangat peduli di bidang pertanian.

"Apalagi, pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian dan ketahanan pangan selalu bekerjasama dengan PKK untuk melaksanakan 10 program pokok PKK. Yaitu masalah ketahan pangan sangat dibutuhkan sosialisasi ke daerah utamannya pada ibu-ibu yang ada . (MIN)

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat bersama hakim Konstitusi dalam sidang pengujian undang-undang terkait hak angket DPR terhadap KPK.

Jakarta (KT) - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tidak menghadiri sidang uji materi UU Nomor 17 Tahun 2014 (UU MD3) terkait dengan hak angket DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menteri PPPA: 24 Juta Perempuan Alami Kekerasan

Surabaya (KT) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menyatakan hingga saat ini sekitar 24 juta perempuan di Indonesia yang mengalami kekerasan.

DPR Bahas PKPU-Perbawaslu Menindaklanjuti UU Pemilu

Jakarta (KT) - Komisi II DPR akan membahas Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Peraturan Badan Pengawas Pemilu bersama KPU-Bawaslu pada Selasa ini menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu telah diundangkan.

Syaifullah Yusuf (kiri) Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Partai Golkar Jatim Kodrat Sunyoto

SURABAYA (KT) - Ketua Harian Partai Golkar Jawa Timur Fredy Purnomo mengatakan bahwa kedatangam Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke Golkar tidak semata mendaftar sebagai Bacagub melainkan mencari  teman dan  semua bacagub kami   perlakukan sama. Disamping itu memenuhi proses sesuai proaedur di partai Golkar.

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

Jakarta (KT) - Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai tantangan utama bangsa Indonesia saat ini adalah menjaga kemajemukan dan meneguhkan kemandirian bangsa, sehingga dibutuhkan kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi dinamika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  •  Start 
  •  1 
  •  End 
banner

> BERITA TERKINI lainnya ...