Pungli

Published in Pungli

Diduga Terkait Jabatanya, Politikus Golkar Dijemput KPK

Jul 13, 2018 Publish by 
Eni Maulani Saragih tangkap KPK saat betau dirumah tmannya sesama partai pada Sabtu (13/7/2018)
Eni Maulani Saragih tangkap KPK saat betau dirumah tmannya sesama partai pada Sabtu (13/7/2018) (kt/sam)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih harus berhadapan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia dijemput KPK saat menghadiri ulang tahun putri Menteri Sosial pada Sabtu (13/7/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Belum ada keterangan pasti Eni Maulani Saragih dalam kasus apa di jemput KPK. Ketua KPK sendiri mengatakan pers diminta menunggu sampai Minggu (14/7/2018) besok.   

Saat ini, Eni yang berangkat dari Dapil X Jawa Timur meliputi Gresik-Lamongan oleh partainya dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi VII dan baru sekitar empat bulan menjabat wakil ketua komisi yang membidangi energi.

Meski berangkat dari Jawa Timur, namun Eni tinggal di Larangan Indah, Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Dia merupakan alumni IKIP Jakarta tahun 1994 dan memperoleh gelar magister di Universitas Tri Sakti pada 2013. Eni pernah memiliki berbagai jabatan di beragam organisasi, misalnya Bendahara Umum DPP KNPI periode 2002-2005, Wakil Bendahara Pengajian Al-Hidayah 2004-2009, dan Wakil Ketua Umum MKGR periode 2015-2019.

Selain aktif di berbagai organisasi, Eni menjabat komisaris di sejumlah perusahaan. Antara lain PT Raya Energy Indonesia pada 2011-2014 dan PT Nugas Trans Energy, juga pada tahun yang sama.

Eni telah bertugas di Komisi VII sejak awal periode 2014-2019. Meski demikian, Eni pernah dimutasikan ke Komisi II pada 2015. Pada 2018, tepatnya Maret, Eni kembali masuk ke Komisi VII. Kali ini dia dipercaya oleh Fraksi Golkar sebagai wakil ketua.

Ironis, kali ini Eni diamankan KPK. Ia disebut diamankan bersama 8 orang lainnya di Jakarta. Dalam OTT itu, KPK turut mengamankan duit sejumlah Rp 500 juta. Kasus yang melibatkan Eni disebut terkait dengan tugasnya di Komisi VII.

"KPK mengamankan uang Rp 500 juta," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan . Perempuan bernama lengkap ENI Maulani Saragih ini lahir di Jakarta pada 13 Mei 1970. (sam/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...