Politik

 Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima Sebanyak 350 siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (10/9/2018).

Jakarta - Sebanyak 350 siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, diterima Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Senin (10/9/2018). Kehadiran para siswa ini, selain ingin mengetahui mekanisme kerja di parlemen, sekaligus juga ingin mengenal lebih jauh sosok Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu.

Bertempat di Ruang KK 2 Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Fadli menerima para siswa dengan bahagia dan hangat. Bercerita tentang masa kecilnya tinggal di Bogor sampai berkarir di DPR RI jadi cerita penuh inspiratif bagi para siswa MAN 2 Bogor.

Politisi Partai Gerindra ini juga menjelaskan seputar Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan komisi-komisi yang ada di DPR RI dengan wilayah kerjanya masing-masing. Tiga fungsi yang dimiliki DPR RI juga tak luput dijelaskan Fadli kepada para siswa kelas 12 MAN 2 tersebut.

Dipaparkan Fadli, Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah India dan Amerika Serikat. Tapi, untuk soal pemilihan Presiden langsung, Indonesia menjadi kampiunnya di dunia. Penjelasan soal politik dan ruang lingkup DPR RI menjadi penambah wawasan bagi para siswa yang kelak mungkin akan terjun ke dunia politik

Dan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 nanti, akan serempak dilakukan antara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Para siswa MAN diimbau Fadli harus mengerti perkembangan politik terkini di Tanah Air. Selain itu, Fadli juga bercerita tentang perjalanan hidupnya yang sangat menggugah para siswa. Sebagai anak yatim sejak duduk di SMP, ia harus membiayai hidupnya sendiri

Prestasi akademiknya juga mentereng hingga ia ikut pertukaran pelajar di Amerika. Kisah gemilang Fadli itu selalu mendapat tepuk tangan para siswa yang kagum. Hingga akhirnya ia dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR RI sekaligus mewakili masyarakat Kabupaten Bogor yang merupakan daerah pemilihannya sendiri.

Gubernur Jawa Timur Soekafwo memberikan ucapan selamat kepada anggota DPRD Kota Malang yang baru dilantik melalui pergantian antar watu (PAW)

Malang (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mengusulkan agar semua calon legislatif dicek bobot, bibit, dan bebetnya. 

Ini penting dilakukan untuk mengetahui detail historinya termasuk asal pendapatan yang diperoleh, seperti yang diterapkan di negara-negara maju.

“Permasalahan di DPRD Kota Malang ini di sisi integritas. Karena itu saya akan diskusi dengan Korsup KPK dan pimpinan partai untuk melakukan pengecekan histori pada tiap calon legislatif,” ungkap Pakde Karwo pada acara Pelantikan Anggota DPRD Kota Malang Pengganti Antar Waktu (PAW) Masa Keanggotaan 2014-2019 di Kantor DPRD Kota Malang, Senin (10/09).

Pakde Karwo menjelaskan, permasalahan integritas tidak bisa diganti dengan sistem teknologi informasi. Oleh sebab itu, tokoh agama dan ulama perlu dilibatkan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan. 

“Selain tokoh agama, media sebagai pilar keempat demokrasi juga harus mampu memberikan apraisal atas calon yang diajukan di legislatif,” terang orang nomor satu di Jatim ini.

Terkait kasus yang terjadi di DPRD Kota Malang, Pakde Karwo merasa prihatin karena berdampak  pada penyelenggaraan pemerintahan Kota Malang. Apalagi, bekerjanya anggota DPRD ditentukan oleh pemenuhan “quorum” yang dihitung dari keseluruhan jumlah anggota DPRD yang ada. 

“Tidak terpenuhinya quorum di DPRD Kota Malang ini menimbulkan stagnasi jalannya pemerintahan,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, untuk mengurangi stagnasi penyelenggaraan pemerintahan di Pemkot alang maka dilakukan percepatan penggantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang. Hal ini sesuai dengan arahan Mendagri yang merujuk pada UU No. 30 Tahun 2014. 

“Pelantikan hari ini berjalan dengan baik berkat kerja keras satgas PAW yang terdiri dari pimpinan partai, KPU, jajaran Pemkot Malang, dan Pemprov Jatim,” tukas Pakde Karwo.

Pakde Karwo berharap, para anggota DPRD Kota Malang yang baru dilantik segera melakukan tugas dan fungsinya. Khususnya dalam penetapan rancangan peraturan daerah P-APBD 2018 dan APBD Tahun 2019. 

“Saya minta anggora DPRD Kota Malang yang baru bisa memberikan kepercayaaan pada masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, terutama dalam pengelolaan keuangan,” pungkasnya.

Mendagri Apresiasi Kinerja Gubernur Jatim

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri/Mendagri RI Tjahjo Kumolo SH mengpresiasi kinerja Gubernur Jatim Pakde Karwo dalam mengatasi kasus DPRD Kota Malang. Apalagi, konsolidasi dengan partai politik, KPU dan pemda terkait dilakukan dalam waktu yang singkat dan efektif.

“Atas nama Kemendagri saya memberikan apresiasi kepada Pemprov Jatim khususnya pak Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang telah melakukan langkah-langkah cepat dalam menangani kasus ini,” ungkap Mendagri Tjahjo Kumolo.

Menurutnya, PAW anggota DPRD Kota Malang penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, untuk mempercepat pengambilan keputusan politik pembangunan Kota Malang. 

“Pemda dan DPRD itu satu kotak yang bertugas menyusun perda-perda fungsi pengawasan dan dalam mengorganisir aspirasi masyarakat,” terangnya.

Mendagri berpesan, agar semua anggota DPRD Kota Malang yang baru dilantik memahami pengarahan Gubernur Jatim Pakde Karwo. 

Disamping itu, juga harus mengerti tentang area rawan korupsi. Area tersebut diantaranya menyangkut perencanaan anggaran, dana hibah bansos, penerimaan retribusi dan pajak dan pengadaan barang dan jasa. 

“Pemerintah dan anggota dewan harus saling mengisi, mengawasi dan bersama-sama memperjuangkan aspirasi daerah,” imbuhnya.

Dalam rangka memerangi korupsi, Mendagri Tjahjo Kumolo mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi. 

Hal ini penting dilakukan karena jika sampai terulang kasus yang sama maka banyak pihak dirugikan termasuk diri yang bersangkutan, keluarga, masyarakat, pemerintah dan partainya. 

“Intinya kembali ke diri kita karena secara sistem semua sudah diatur dengan baik. Karena itu masyarakat termasuk media harus ikut mengawasi,” tegasnya.(ko/med)

 

Dr Ir Adies Kadir,SH.M.Hum

 

Jakarta - Karier politik mantan anggota DPRD Kota Surabaya Dr Ir Adies Kadir SH,M.Hum makin cemerlang. Setelah masuk gedung DPR RI, jabatan jabatan strategis di tingkat pusat ia raih. 

Jabatan dipundaknya paling gres adalah Skretaris Fraksi Partai Golkar di DPRI. Ia menggantikan posisi Agus Gumiwang yang oleh Presiden Jokowi diangkat sebagai Menteri Sosial. Saat ini Adies Kadir masih menjabat sebagai Sekretaris Jendral DPP MKGR membantu Ketua Umum Roemkono.

Kepastian Adies Kadir sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR RI diumumkan sendiri Ketua Umum Ir H Airlangga Hartarto usai melakukan rapat pleno di kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta Barat, Senin.     

"Rapat Pleno DPP PG telah menyelesaikan banyak persoalan diantarany pergantian sekretars Fraksi di DPR. Selain itu juga membahas sejumlah persoalan.

Airlagga  Hartarto menjelaskan pemilihan Adies dikarenakan sosoknya yang merupakan kombinasi antar generasi. "Jadi kita selalu kombinasi dengan generasi muda. Pak Agus kan dari generasi muda," jelas Airlangga.

Selain membahas subtitusi nama pengganti, rapat pleno partai juga membahas status Idrus Marham dan Eni Saragih yang sudah tidak lagi di Partai Golkar. Menurut Airlangga, hal itu sudah sesuai pakta integritas yang ditandatangani tiap kader partai.

"Jadi status kader yang mempunyai bermasalah seluruhnya sudah mengundurkan diri dari kepengurusan. Sesuai dengan pakta integritas pada saat terjadi kasus hukum yang bersangkutan mengundurkan diri," jelas Airlangga.

Terakhir, Airlangga juga membahas pembentukan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), mengenai strategi pemenangan dan target pencapaian Golkar di Pileg 2019.

"Jadi kita yakin dengan caleg-caleg kita bisa mencapai 110 (anggota parlemen) karena kalau mengikuti survei kita lihat sebagai indikator, tetapi ada beberapa hal yang bisa dikerjakan karena kekuatan PG ada berada pada jaringan. 

Seperti diketahui bersama Golkar punya basis 91 (anggota parlemen) dan ini kita targetkan ke depan 110 anggota," Airlangga menyudahi. (min)

Keua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak SH (berdiri) didampingi Aan Ainurofiq (Caleg nomor urut 1 Dapil IV Surabaya) silaturrahim dengan PK dan PL se Surabaya karena akan  pindah  dari Dapil Jatim I ke Dapil IX yang meliputi Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek.

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak SH melakukan sukuran atas terpilihnya pasangan Hj Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2019/2024 akan datang. 

Malam  ini tidak ada acara serius kecuali kami hanya ingin berbagi bahagya atas terpilihnya Bu Khofifah-Mas Emil bersama ketua Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Kelurahan (PL) se Surabaya yang telah berjuang keras memenangkan pasangan yang diusung Partai Golkar pada Kontestasi Pilgub,terutama di Surabaya.

Teman teman PK dan PL punya andil besar atas kemenangan itu. Kalau kemudian waktunya bersamaan dengan hari raya Idul Adha, sebenarnya ini hanya memanfaatkan momentum saja dan sudah lama direncanakan oleh panitia. ungap Sahat mengawali pertemuannya, di kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur Jalan A. Yani Surabaya, Rabu (22/8/2018) malam.

Dalam kesempatan itu Seketaris Partai Golkar JawaTimur ini juga mengajak kepada PK dan PL se Surabaya untuk tetap kompak, bersatu padu membesarkan partai apalagi sebentar lagi ada event politik besar yaitu Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pilpres. 

"Tugas kalian sangat berat karena dalam waktu bersamaan bagi PK dan PL harus mengurusi dapilnya masing masing, tetapi juga harus memenangkan Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin di Surabaya,". Kita sudah membuktikan bahwa kekompakan itu telah membuahkan kemenangan. Semangat ini harus tetap dijaga," tandasnya.

Dipileg 2019 nanti saya tidak lagi berangkat dari Dapil I Jawa Timur (Surabaya-Sidoarjo) melainkan saya akan berangkat dari Dapil IX yang meliputi Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek. Kenapa saya pindah,saya sudah dua periode di Dapil I. Saya harus memberikan jalan kepada kader partai yang lain. urainya mengenai kepindahannya itu.

Secara politis kepindahan ini sangat tidak menguntungkan. Sebab Dapil IX bagi kami sangat awan. Lagi pula wilayah tesebut sangat agamis. Tapi kami harus memberikan jalan kepada yang lain. Ini supaya pangkaderan di provinsi berjalan baik. Juga terhadap teman teman yang sudah dua periode perlu memikirkan hal yang sama. 

Dapil I Jawa Timur sangat keras atau biasa disebut Dapil neraka.Sebab disini tampilnya tokoh tokoh sentral dari semua partai. Semuanya bisa dihitung dan terang benderang. Namun Golkar punya andalan Pak Blegur Prijanggono, Ketua Golkar Surabaya.

Diruangan ini juga ada caleg Provinsi yang se Dapil dengan Pak Blegur yaitu Bu Ningky. Dia itu nomor 3. Tapi dia bukan sangan Pak Blegur. Juga ada Caleg DPR RI Bu Farah Amalia (Bu Lily) nomor 3. Namun Bu Lily bukan sangan Pak Adies Kadir. Kita harus bersinergi supaya suara Golkar bertambah. kata Sahat memompa semangat para Ketua PK dan PL.    

Perlu kalian ketahui kata Sahat, saya duduk di DPRD Provinsi Jawa Timur tidak membawa kursi sendiri melainkan kumpulan suara dari 11 Caleg Golkar di Dapil I. 

Termasuk pak Blegur Prijanggono yang sekarang ini Caleg nomor 1 untuk Dapil Jatim I (Surabaya). Suara saya hanya selisih antara 2500 saja.tegas Sahat. Jadi, saya jadi anggota dewan ini garis tangan. tambahnya.

Kepada teman teman PK dan PL, saya hanya nitip pesan tetap jaga kekompakan, kerukunan dan saling menyapa. Jangan saling menjaga jarak apalagi membentuk kelompok kelompok. Tugas bapak ibu adalah menfasilitasi caleg bersosialisasi, memberikan jalan. 

Kalau ada kelompok kelompok itu akan mempersulit posisi kita. DPD Golkar Surabaya itu tugasnya sangat berat kaena harus menaikan 4 kursi menjadi 7 sampai 8 kursi. Ini pekerjaan tidak mudah.

Juga kepada semua teman teman anggota DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Ingat bahwa Anda duduk di DPR itu tidak membawa kursi sendiri, ada sumbangan suara dari Caleg yang lain. Artinya kita tidak boleh sombong. 

Karena itu anggota dewan haus pehatian kepada Caleg yang lain dan konstituen. Apalagi Surabaya yang perolehan suara masing masing Calegnya sangat minim. Itu kalau tidak pertolongan Tuhan tidak bisa.Jadi tidak boleh sombong, tandas Sahat Tua Simanjuntak berkal kali mengingatkan.

Di akhir kalimatnya Sahat meminta doa restu kepada PK dan PL agar pencalegan diriya di Dapil IX bejalan lancar. Dan kami mohon maaf atas segala kesalahan kami selama ini. pungkas Sahat berpamitan. (min)   

Mantan Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam, Andi Arief

 

Jakarta (KoranTransparnsi.com) - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan menemui Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis pagi untuk meluruskan persoalan yang mengemuka terkait koalisi. 

"Besok pak Prabowo akan kesini," ujar Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan di kediaman SBY, Kamis dini hari. 

Hinca mengatakan komunikasi partainya dengan Gerindra terus berjalan. Dia meminta semua pihak menunggu keputusan kedua ketua umum. 

Sebelumnya koalisi Demokrat dan Gerindra disebut-sebut mengalami perpecahan. Politisi Demokrat Andi Arief menyebut Partai Gerindra melakukan politik transaksional tanpa sepengetahuan Demokrat.

Andi Arief mengatakan bahwa apa yang dikatakannya benar. Dia juga menekankan pernyataannya itu berdasarkan data yang akurat. 

"Demokrat dalam posisi diajak Jenderal Prabowo untuk koalisi. Diajak lho ya. Kita tidak tawarkan siapa-siapa jadi cawapres, walau Pak Prabowo tawarkan AHY jadi wakil. Kami pun menyarankan agar dihitung matang-matang. Tapi hari ini kami dapat informasi ada politik transaksional yang berada dalam ketidaktahuan kami," tegas Andi Arief. 

Andi Arief mengatakan info politik transaksional itu mengejutkan. Sebab, kata dia, Demokrat selama ini tidak pernah selingkuh dengan bertemu partai selain partai koalisi Prabowo. 

"Makanya saya sebut Jenderal Kardus. Jenderal Kardus itu jenderal yang nggak mau mikir, uang segalanya," kata Andi. 

Meskipun demikian Andi mengaku menghargai niat baik Prabowo untuk datang ke kediaman SBY Kamis pagi nanti.(sam/ais)

Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra berharap, penyelenggaran acara olahraga berskala internasional Asian Games pada Agustus mendatang, diharapkan dapat mendongkrak sektor ekonomi kreatif (ekraf) dan pariwisata Tanah Air.

Menurutnya, momentum tersebut akan menjadi berkah bagi subsektor andalan ekraf seperti kuliner, fashion dan kriya terutama produk merchandise dan souvenir. Apalagi pada tahun kontribusi ekraf terhadap Produk Domestik Bruto ditargetkan mencapai Rp1.100 triliun.

“Ekonomi kreatif merupakan sektor yang terkena dampak multiplier effect dari Asian Games. Saya minta pelaku ekonomi kreatif untuk siap menerima konsumen yang besar, karena pelaksanaannya cuma dua minggu,” kata Sutan dalam rilisnya kepada Parlementaria, Selasa (07/8/2018).

Dalam perhelatan akbar tersebut, politisi Partai Gerindra itu mengharapkan para pelaku ekonomi kreatif bisa  terlibat maksimal dalam acara yang diselenggarakan pada 18 Agustus-2 September tersebut.

Ia yakin, Asian Games berpotensi mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 170.000 orang, terdiri dari 10.000 atlet, 5.000 official, 5.000 media, dan 150.000 penonton.

Ia menilai, jumlah wisman penonton akan sangat tergantung pada negara yang berpeluang masuk final dalam sektor olahraga favorit, seperti sepakbola.

Dia menggambarkan, bila negara yang selama ini menjadi pasar terbesar pariwisata nasional seperti China, Malaysia, Singapura bertanding di laga final, maka jumlah wisman dapat bertambah.

“Dengan perkiraan jumlah wisman sebesar itu, Asian Games berpotensi mendatangkan devisa yang besar dalam mengerakkan ekonomi  bangsa,” harap politisi daerah pemilihan Jambi itu.(sam)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...