Politik

Ketua Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) Jatim H. Zainudin Amali melantik pengurus Bappilu Golkar Kab. Grsik. Bappilu Gresik diketuai H. Ahmad Nurhamim, Sekretaris Atek Ridwan dan Bendahara Erry Sucahyo. (foto/Humas Golkar Gresik)

Gresik (KoranTransparansi.com) – Plt DPD l Golkar Jawa Timur  H. Zainudin Amali mengukuhkan badan pemenangan pemilu (Bappilu) DPD ll Golkar Gresik, yang dipusatkan di kantor Golkar Jalan Panglima Sudirman Gresik, Sabtu (24/11l2018) malam.

Acara pengukuhan Bappilu Gresik yang diketuai H. Ahmad Nurhamim, Sekretaris Atek Ridwan, dan Bendahara Erry Sucahyo, bersamaan pelaksanaan Rakornis Bappilu, pelepasan Caleg DPR-RI DPRD Provinsi  Jatim dan Caleg Golkar Kabupaten Gresik.

Bappilu adalah pelaksana seluruh kegiatan pengendalian dan pemenangan, karenanya  tugas-tugas elektoral diambil. Makanya, Ketua  Bappilu dipimpin ketua partai," tuturnya saat memberikan sambutan pengukuhan. Sementara fungsi dari struktur partai adalah memberikan dukungan.

Ia melarang sesama  Bacaleg Golkar agar tak  saling menjelekkan, membunuh karakter, menusuk dari belakang sesama Bacaleg dari Golkar. "Kita bersaing merebut suara rakyat bukan merebut suara dari sesama partai," .

Ia juga meminta pengurus Golkar  tak boleh membeda-bedakan Bacaleg. Semua harus difasilitasi. Semua Bacaleg  yang minta bantu, harus dibantu. " Saya juga minta jangan sampai semua Bacaleg menumpuk di satu wilayah garapan," tegasnya

Pada kesempatan itu, Zainudin Amali menginstruksikan 4 hal sesuai nomor partai. Pertama, Golkar yang mengusung Capres-Cawapres  Joko Widodo-Ma'ruf Amin harus disosialisasikan.

Kedua,  harus kampanyekan diri sendiri. Ketiga, jika tak suka dengan Bacaleg DPR dan Provinsi tak boleh gandeng Bacaleg dari partai lain. Dan, keempat Pemilu 2019 beda dengan sebelumnya.

" Sebab, ada 5 kertas suara Presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi  Kabupaten/Kota," katanya.

Ketua Komsi ll DPR RI asal daerah pemilihan Madura meminta tradisi kepemimpinan Ketua dan Bupati di Gresik harus dipertahankan." Saya akan lihat. Jika target tercapai akan ada penghargaan dari  Bappilu Jatim," tandasnya.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Kab. Gresik H.Nurhamim  merespon kontestasi politik pemilu legislatif (pileg) dan pilpres  2019 mendatang dengan menyiapkan kerja keras dan karya nyata.

Untuk menuju kesana, maka ada empat tahapan yang dilakukan agar target kursi di DPRD  terpenuhi. Pada pemilu 2014, kami berhasil meraup 11 kursi dan menempatkan kadernya sebagai Ketua dewan.

H. Ahmad Nurhamim yang juga Ketua DPD Golkar Gresik menyatakan, partainya dalam menghadapi Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres yang digelar bersamaan membagi menjadi empat tahap.

Yaitu, tahap konsolidasi  yang telah dilakukan pada 2016, tahap kaderisasi pada  2017 dengan awali  training of trainer (ToT), tahap penggalangan pada 2018 untuk menentukan berapa kursi, dan tahap pemenangan Pemilu 2019.

" Dari 356 desa se Kabupaten  Gresik kami sudah  memetakan perolehan suara Golkar," katanya.

Dikatakan Nurhamin, dalam menghadapi Pemilu 2019, Golkar Gresik ingin kembali mengukir sejarah Pemilu 2014." Pada Pileg 2014, Golkar mampu meraih 11 kursi dan mampu mendudukkan kadernya  di jabatan Ketua DPRD Gresik," paparnya. Targetnya 15 kursi.

" Namun, di pimpinan eksekutif (bupati),  Golkar tak mampu mendudukkan kadernya," sambungnya.

Dalam memenangkan Pemilu, Nurhamim, membagi membauat strategi perzona.  Ada Bacaleg penugasan masing-masing ditugaskan mendapatkan 10 ribu  masa tergalang. Dan, Bacaleg perintah yang  rata-rata perempuan untuk pemenangan.

Dari DPT (daftar pemilih tetap) 920 ribu, diambil 225 ribu sangat realistis." Ini bukan sombong," katanya." (min)

 

 

 

 Foto : Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Djaka Dwi Winarko saat menerima kunjungan konsultasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, terkait pembentukan Sekretariat Fraksi dan Tenaga Ahli Fraksi pada DPRD Kabupaten Jembrana.

Jakarta - DPRD Kabupaten Jembrana disarankan  melihat kemampuan keuangan daerah yang ada dan menjalin komunikasi yang baik dengan kepala daerah, agar rencana pembentukan sekretariat dan tenaga ahli fraksi bisa terwujud.

 

Untuk rencana tersebut DPRD Bali berkonsultasi ke Sekjen DPR RI yanf diterima Kepala Biro Pimpinan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Djaka Dwi Winarko, Jumat (16/11/2018)

 “Dengan referensi yang ada di DPR, sebetulnya itu mungkin. Apalagi dari sisi regulasinya sudah ada, tinggal sekarang kembali lagi apakah akan dibatasi, atau kendalanya itu kemampuan keuangan daerah. Makanya yang paling penting sebetulnya bisa meyakinkan kepada kepala daerah, bahwa DPRD itu juga perlu ada peningkatan kapasitas dalam hal ini untuk supporting system-nya,” jelas Djaka.

Menurut Djaka, jika sudah ada kesepakatan dengan kepala daerah, maka hal-hal yang berkaitan dengan pembentukan Sekretariat Fraksi dan Tenaga Ahli Fraksi dapat dibicarakan kelanjutannya. Seperti yang mencuat dalam forum, bahwa alternatif yang ada seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ditugaskan secara administrasi untuk mengelola Sekretariat Fraksi agar lebih efektif dan efisien dalam menjalankan fungsi kefraksiannya.

“Karena berdasarkan informasi yang disampaikan, menurut mereka, di sana (DPRD Kabupaten Jembrana, RED) belum ada Sekretariat Fraksi dan Tenaga Ahlinya, bahkan ruangannya saja baru ada saat ini,” ucap Djaka usai pertemuan.

Sementara terkait Tenaga Ahli Fraksi, menurut Djaka perannya sangat penting dalam meningkatkan kapasitas Anggota DPRD. Utamanya dalam hal memberikan masukan dan informasi terkait persoalan legislasi, hukum dan lain sebagainya. Namun, hal itu kembali pada kemampuan keuangan daerah, adanya komunikasi yang baik antara DPRD dengan kepala daerah.

Soal hal yang dikonsultasikan tersebut, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Jembrana yang juga Ketua Tim Kunjungan I Ketut Sudiase mengatakan, kalau bisa anggaran yang digunakan untuk pembentukan Sekretariat Fraksi jangan berasal dari APBD, melainkan dari APBN. Karena kemampuan keuangan daerah yang dimiliki Kabupaten Jembrana cukup terbatas.

“Kalau bisa penganggarannya dari APBN, bukan dari APBD yang keuangannya pas-pasan. Oleh karena itu, dalam pertemuan ini ada penyampaian kepada DPR RI sebagai yang membuat UU ini, tolong perhatikanlah DPRD Kabupaten juga. Kadang-kadang terlupakan, sehingga merasa terpisah rasanya dengan DPR RI. Sebagai unsur pemerintahan daerah kan baru DPRD itu,” ungkapnya. (sam)

Ketua Kosgoro 1957 Jawa Timur Drs Yusuf Husni saat memberikan sambutan ulang tahun di MaangJumat(9/11/2018) malam

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, genap berusia 61 tahun di tanggal 10 November. Di hari ulang tahun yang bersamaan dengan Hari Pahlawan, diperingati di Kota Malang selama dua hari. Yakni, Sabtu dan Ahad, (10-11/11/2018).

Menurut Achmad Fajar RH, ketua panitia, peringatan HUT Kosgoro 57 dan Hari Pahlawan tahun ini, dipusatkan di Kota Malang, dan diisi dengan berbagai kegiatan.

Dijelaskan, kegiatan awal ditandai dengan upacara di Monumen Pahlawan Trip, Kota Malang, di Jalan Ijen Kota Malang. Berlangsung Sabtu (10/11/2018), mulai pukul 10.00-12.00.

Usai upacara, kata Fajar, pada pukul 12.30, dilanJutkan dengan Tasyakuran HUT & Sarasehan, di Rumah Aspirasi RHC, komplek permata Jingga blok AA No. 9 Kota Malang.

Sedangkan puncak acara HUT Kosgoro 57 dan Hari Pahlawan yang diprakarsai Padepokan Kosgoro 1957, malamnya sekitar pukul 20.00, akan digelar Wayang Kulit di gedung Taman Krida Budaya, Jl. Soekarno Hatta Kota Malang.

Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Topeng Wojo itu, jelas Fajar, dalangnya adalah Ki Aji Dwi Santoso.

Peringatan HUT akan ditutup dengan kegiatan penanaman bibit durian oleh Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 dan pengurus di Kec. Lawang, Kab. Malang. Pelaksanaannya Ahad, 11 November 2018, pukul 09.00-10.30 WIB.

“Total bibit durian yang akan ditanam ada 10 ribu. Namun secara simbolik cukup 10 seribu bibit,” kata Fajar.

Menjawab yang hadir, Fajar menjelaskan, untuk undangan dan tamu dari Jakarta, yang sudah hadir lebih 40 orang. Termasuk di dalamnya Ketua Umum Kosgoro Dr Agung Laksono dan Ridwan Hisyam yang juha Caleg DPR RI Dapil Malang Raya.

“Tentunya, kami berharap kepada semua pengurus PDK Kosgoro Jawa Timur, untuk ambil bagian dalam peringatan HUT ke 61 tahun ini,” ujarnya mendampingi Yusuf Husni, Ketua Kosgoro Jatim. (wt)

 

Plt Ketua DPD l Partai Golkar Jatim Zainudin Amali, Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak dan Wakil Ketua bidang Humas Ali Saibo memberikan keterangan pers di kantor Golkar Jalan Ahmad Yani Surabya, Sabtu (201/10/2018).

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Plt Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Zainudin Amali meminta  agar caleg Golkar bekerja keras, serius dan turun ke masyarakat. Jika memungkinkan terus menerus  24 jam menemui konstituennya.

Caleg jangan mengandalkan partai. Partai akan bekerja sesuai jalurnya sendiri.

Dalam pertaruangan yang ketat itu caleg tidak mungkin bisa sukses kalau tidak mau bekerja keras dan turun lapangan. Apalagi berpangku tangan. Itu sangat tidak mungkin. ungkap Zainudin Amali kepada wartatranparansi.com di Surabaya, Sabtu(20/10/2018).

Ingat bahwa perhelatan Pileg 2019 nanti akan sangat berat karena bersamaan dengan pelaksanaan Pemilu presiden. Ini berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya. Tingkat kesulitannya sangat berbeda dengan Pemilu 2014.

 Ketua Umum DPP Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto, memberikan target bahwa Golkar  harus memenangi Pileg dengan meraih kursi terbanyak di parlemen.

Di Jawa Timur pada pemilu 2019 ada 17 kursi untuk DPR RI dan 14 kursi di DPRD Jawa Timur sesuai Dapilnya. Disemua Dapil tidak boleh ada yang kosong. Kuncinya, caleg harus kerja keras, serius dan selalu bersama masyarakat. ujarnya menegaskan.

Ia menjelaskan Golkar punya tugas ganda yaitu sukses di Pileg juga sukses di pilpres. Artinya kader partai wajib menyukseskan kedua duanya. Namun bagitu Golkar sebagai partai yang lahir dari orde baru sudah sangat pengalaman dengan segala pasang surutnya di pemerintahan.

Menyinggung soal dukungan Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak memberikan kontribusi suara bagi Golkar di Pileg nanti, Zainudin Amali megatakan, komimen Golkar akan terus mengawal pemerintahan Khofifah-Emil selama lima tahun.

Golkar harus berjuang dan memenangkan kontestasi  pemilu Legislatif dengan kemampuannya sendiri.

Di Pilpres Golkar wajib memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, namun di pileg juga harus menang di Senayan. Sebab itu Golkar akan bekerja dengan baik dan melayani masyarakat dengan puas, maka masyarakat dengan sendirinya akan membantu Golkar.

Menyinggung masih adanya kader Golkar yang kesandung kasus hukum, Zainudin Amali menyatakan, sejak kepemimpinan Pak Airlangga Hartato dengan tagline bersih.Itu menjadi komitmen bersama dan harus kita jaga bersama sama.

Bahwa kemudian ada satu dua yang nakal, itu sudah menjadi ranah pribadi masing masing. Kalau sudah masuk individu, partai tidak bisa masuk terlalu dalam.

Jadi semangat teman teman Golkar tetap anti korupsi, penceghan korupsi, Korupsi harus  digelorakan di internal partai. Kalau ada yang bermasalah, Partai  memang tidak bisa selama 24 jam mengawasi .

Jadi semangat anti korupsi  dan  tagline Golkar bersih,  Itu menjadi pengingat serta  alarm bagi partai Golkar.(min)

 

Foto : Dari kiri Ketua TKD Jokowi-Maruf Amin Jatim Machfud Arifin, Penasehat TKD Jatim H Imam Utomo, Wakil Ketua Golkar Jatim Heri Sugiono dan Martono, ketua roenah Jo-Wo di Jalan Jawa Surabaya.

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Tokoh Jawa Timur  H Imam Utomo, gubernur Jawa Timur  periode 1998 sampai 2008 hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo, relawan Pakde Karwo untuk capres-cawapres Joko Widodo- KH Ma’ruf Amin pada pilpres 2019 akan datang.

Penasehat TKD Jawa Timur H  Imam Utomo hadir untuk memberikan dukungan dan semangat pada relawan Pakde Karwo agar bekerja secara sungguh memenangkan capres-cawapres nomor urut 1. 

Imam Utomo hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo di Jalan Jawa 20 Surabaya, Minggu (7/10/2018).

Jo-Wo (Jokowi-Soekarwo) adalah relawan  Pakde Karwo. Sayangnya dalam peresmian roemah Jo-Wo, Soekarwo tidak hadir dan menunjuk H Martono sebagai Koordinator

Dalam peresmian roemah Jo-Wo terlihat hadir selain penasehat TKD (Tim Kampanye Daerah) Imam Utomo, ketua TKD Jawa Timur H Machfud Arifin, pengacara Syaiful Ma'arif SH, Mantan Ketua PSSI Jawa Timur Bambang Pramukantoro dan Edy Indrayana serta tokoh tokoh yang selama ini menjadi pendukung Soekarwo.

Martono menjelaskan, komunitas Pakde Karwo tersebar di desa desa. Nama Pakde tidak tercantum dalam TKD karena jabatanya sebagai Gubernur. Namun Pakde memberikan apresiasi atas inisiatif komunitas Pakde menyalurkan aspirasinya ke Jokowi-KH Ma’ruf Amin. “Saya kebetulan ditunjuk mewakili Pakde ditim ini,” kata Martono kepada wartawan.

Awalnya hanya beberapa Kota yang mendorong untuk memberikan dukungan pada Jokowi-KH Ma’ruf Amin, namun setelah 38 Kabupaten/Kota dikumpulkan akhirnya mengerucut pada pasangan nomor urut satu dan diresmikanlah roemah Jo-Wo ini. 

Soal mengapa Pakde tidak hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo, Martono mengatakan, Pakde Karwo sudah setuju. Kan tidak mungkin Pakde menunjuk saya sebagai koordinator dalam kegiatan ini kalau tidak setuju.

Martono mengatakan biarkan Pakde Karwo  menjalankan tugas Gubernur  sampai Februari nanti. “Biarlah pakde fokus untuk kepentingan masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Sedangkan kegiatan roemah Jo-Wo ini, menyerahkan sepenuhnya kreativitas saya dan teman teman.

Menjawab pertanyaan soal Partai Demokrat, Martono mengatakan, itu bukan ranah saya. Tetapi setahu saya Pakde  sudah memberikan uang dan kelonggaran pada beberapa wilayah untuk mengambil pilihan pilihan politik. 

Bicara soal Jokowi-Ma’ruf Amin, Martono mengatakan, dukungan kepada capres-cawapres  nomor satu diseluruh Indonesia sudah tidak terbendung lagi.

Ini menandakan bahwa sudah ada  konsensus arus bawah walaupun tidak tertulis kepada Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Ini kan tinggal tunggu coblosan saja. tegas Martono. (min)

Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur yang diketuai Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin silaturrahim dengan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa di kediaman pribadi kawasan Jemursari Surabaya, Rabu (3/10/2018).

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang diketuai mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin terus gerilya menemui para tokoh sentral Jawa Timur. 

Kali ini rombongan TKD Jawa Timur  melakukan silaturrahim dengan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa, dikediaman pribadi kawasan Jemursari, Surabaya, Rabu (3/10/2018)

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 60 menit lebih itu membahas banyak hal terkait sukses Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur.

Usai pertemuan Khofifah memberikan surban bertuliskan slogan khas Jokowi, yaitu 'bersih, merakyat, kerja nyata', ke jajaran TKD Jatim.

"Ini rangkaian kami sowan ke tokoh-tokoh di Jatim. Kemarin dengan mantan Gubernur Jatim Pak Imam Utomo, dan hari ini Alhamdulillah, kami bersama tim diterima Bu Khofifah," ujar Machfud Arifin.

Dalam silaturrahim itu, Machfud didampingi Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi, Wakil Sekretaris Sri Untari Bisowarno, Wakil Sekretaris Norman Zein, Wakil Bendahara Yuli Andriani dan sejumlah pengurus lain.

Machfud mengatakan, pertemuan dengan Khofifah akan semakin memperkuat pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf di Jatim. Khofifah sebagai tokoh dengan jaringan kuat, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama dan kelompok perempuan.

"Ini silaturrahim yang sangat produktif, di mana beliau sebagai tokoh memberi masukan-masukan bagi TKD Jatim. Insya Allah ini membuat gerak pemenangan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf di Jatim semakin sistematis dan efektif," tegas Machfud.

Mengenai hasil pertemuan lengkap, Machfud enggan mengungkap secara detail. "Yang jelas, Bu Khofifah dan TKD Jatim satu visi, satu semangat, satu gerak untuk memenangkan Pak Jokowi. Dukungan Bu Khofifah adalah energi luar biasa bagi tim Jatim," tuturnya.

Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi menambahkan, pihaknya terus mengagendakan silaturrahim dengan tokoh dan jaringan hingga ke akar rumput. Dalam dua pekan ke depan, silaturrahim dilanjutkan ke tokoh-tokoh serta jaringan akar rumput di Madura dan kawasan timur Jatim. 

Khofifah Indar Parawansa pada kampanye Pilgub Jawa Timur yang baru lalu, menjanjikan kemenangan mutlak untuk Jokowi pada pilpres 2019 jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur. (ais)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...