Politik

Temui Habib Taufiq dan KH Idris Hamid, Gus Ipul Bahas Pesan Kiai

PASURUAN (Korantransparansi.com) – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menggelar silaturahmi bersama KH Idris Hamid; dan Habib Taufiq Assegaf di kediaman Habib Taufiq belakang Masjid Jami Al-Anwar, Kota Pasuruan, Jumat (6/4/2018).

Pertemuan yang hanya dilakukan bertiga ini tampak gayeng. Ketiganya terlihat sangat akrab. Banyak pesan yang disampaikan dalam pertemuan kali ini.

“Banyak pesan yang disampaikan Habib Taufiq. Beliau mengatakan akan selalu Istiqomah, selaras dan sehati dengan para ulama dan habaib dalam hal apapun,” kata Gus Ipul usai pertemuan.

Karenannya, Habib Taufiq, kata Gus Ipul, juga berpesan agar Gus Ipul juga selalu Istiqomah dan selalu mengikuti para ulama dan Kiai. “Saya dipesani selama ini ikut Kiai selanjutnya dan selamanya harus ikut Kiai,” ujarnya.

Sementara itu, pertemuan kali ini digelar usai Gus Ipul dan KH Idris Hamid berziarah ke makam KH Abdul Hamid yang berada tepat di belakang masjid Jami Pasuruan.

KH Idris sendiri mengatakan Gus Ipul adalah calon yang diusung penuh para Kiai se Jawa Timur. “Para Kiai sepuh berkumpul dan menginginkan Gus Ipul gubernur Jawa Timur. Perintah Kiai jelas hanya Gus Ipul satu-satunya calon yang direstui,” kata KH Idris.(*/min)

Inilah tingkat elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul

Surabaya  (Korantransparansi.com) - Dua bulan jelang pencoblosan, pasangan calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistanto Dardak semakin  menguatkan elektabilitasnya di posisi teratas. Dari hasil survei paling terbaru, elektabilitas pasangan Khofifah-Emil semakin digdaya.

Dalam survei yang paling terbaru yang dilakukan poltracking pada 6-11 Maret 2018, pasangan Khofifah Emil unggul mencapai 42,4 persen. Sedangkan Saifullah (Ipul)-Puti berada pada angka 35,8 persen, dengan undecided voters sebesar 21,8 persen.

Survei Poltracking Indonesia, menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error 2,83 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.

Release yang diterima korantransparansi.com, survei yang baru dirilis Indo Barometer (3/4) elektabilitas Khofifah per September-Februari 2018 naik 13,5 persen. Sebaliknya, Saifullah Yusuf turun 12,6 persen. Jumlah sampel survei Indo Barometer sebanyak 800 responden, dengan margin of error sebesar ± 3,46% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Peneliti Poltracking, Hendra Yasin menganalisis masyarakat akan terus memilih pasangan Khofifah-Emil. Sehingga, menurut Hendra, elektabilitas Khofifah-Emil akan terus naik.

"Tren Khofifah-Emil terus menaik, sementara tren Ipul yang petahana terus disalip dan terkejar. Sampai yang terbaru Khofifah tetap di atas Ipul baik elektabilitas maupun popularitasnya," jelas Hendra.

Kemudian, posisi elektabilitas pasangan Khofifah-Emil yang kian melejit itu akan menyulitkan sang rival sebagai pemain lain alias petahana. Hal tersebut dinilai akan menyulitkan posisi pasangan Ipul-Puti.

"Melihat grafik perolehan elektabilitas petahana yang terus menukik itu bisa dibilang sangat berdampak buruk karena sulit untuk dikembalikan sehingga berpotensi kalah," tuturnya.

Tren kenaikan elektabilitas, dikatakan Hendra, dikarenakan pasangan Khofifah-Emil paduan dua figur yang mewakili dua pemilih. Sehingga suara pemilih pemula maupun pemilih lanjutan akan tertuju pada pasangan Khofifah-Emil.

"Kandidat ini dianggap reperesentasi dari kelompok lintas generasi. Hasil survei menunjukan pasangan Khofifah-Emil unggul disemua kelompok Generasi baik Z, Y, X, hingga Baby Boomer," pungkasnya. (min)

Janjikan Perjuangkan Pembatasan Impor

SURABAYA - Program calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melanjutkan navigasi dengan ngobrol bersama petani garam di Pakal, Kecamatan Benowo, Senin (2/4/2018).

Khofifah berdialog bersama petani tambak yang menceritakan tentang keluhannya terkait kondisi garam di Indonesia yang memberatkan petani. Terutama adanya kebijakan impor garam konsumsi dan juga masalah penurunn harga. 

Seperti langkah Khofifah di Blitar bersama peternak telur dan juga saat di Jombang bersama petani padi, dirinya menelepon menteri republik Indonesia agar bisa mengatasi masalah masyarakat di lapangan.  

Saat bersama petani garam Pakal, ini giliran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan, yang ditelefon Khofifah dan diskusi menyelesaikan masalah yang ada di tataran petani garam.  

Abdul Kholid, Ketua Petani Garam Pakal,  adalah orang yang berbincang langsung dengan Luhut. Dalam pembicaraan yang juga disampaiman di depat Khofifah tersebut dirinya mengeluhkan beberapa masalah yang dihadapi para petani garam. 

"Saat ini harga garam Rp 300 ribu per ton.  Padahal totl biaya operasional pengangkutan dari tambak ke jalan raya,  karung dan semuanya selalu di atas Rp 120 ribu per ton," kata Kholid.  

Saya ingin agar ada kebijakan yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani garam. Terutama saat panen raya.  Yang sering terjadi adalah harga garam di pasar jauh anjlok. Padahal justru sedang panen raya.  

"Nyatanya saat ini saat panen raya,  ada gelontoran garam impor.  Banyak garam konsumsi juga diimpor. Izinnya berapa yang didatangkn berala sering kali lebih dari yang diizinkan," tegasnya.  

Tidak hanya soal itu,  Kholid juga meminta agar untuk garam ada harga eceran tertertinggi dan batas atas batas batas bawah.  Agar bisa ada penyejahteraan masyarakat dari kalangan petani garam.  

Usai berbincang langsung dengan Menteri Luhut, dirinya mengaku senang dengan langkah Khofifah yang respinsif dan mengatasi masalah langsung. 

"Bagus,  hebat. Kami ini se Pakal, petani tambak, dan se-Surabaya ingin agar Ibu Khofifah jadi gubernur.  Kalau sudah jadi gubernur jangan sampai melupakan kami," kata Kholid.  

Saat diwawancara Khofifah mengatakan, ada banyak hal yang bisa ia jadikan hasil navigasi program. Menurutnya ia sengaja menghubungi pejabat pengambil keputusan utama seerti menteri untuk mempercepat penyelesaian masalah di lapangan.  

"Saya memang beberapa kali begini saat melakukan kunjungan,  saya mencoba komunikasi ke orang yang membuat kebijakan utama.  Dan alhamdulillah bersambung ke Pak Menko Maritim," kata Khofifah. 

Dari curhatan petani garam tersebut sudah tersampaikan terkait pengajuan harga eceran tertinggi. Dimana mereka ingin agar harga garam bisa di atas Rp 1000 per kilogramnya. 

"Mereka bisa dapat untung kalau harga garam diatas seribu.  Sebernarnya presiden sudah menetapkan harga bisa Rp 1500 kilogram,  namun nyatanya mereka mengalami harga Rp 300 per kilogramnya, kalau seperti ini mereka tidak laba," kata Khofifah.  

Begitu juga dengan masalah impor garam.  Menurutnya memang harus dilakukan telaah lebih lanjut dan detail.  

Terutama terkait data produksi garam Jawa Timur berapa dan juga kebutuhannya berapa.  "Kebutuhan garam konsumsi berapa,  kalau masih terpenuhi dengan ketersediaan produksi lokal,  jangan sampai imlor apalagi kalau saat panen garam," kata Khofifah. 

Tidak hanya itu, Khofifah menyampaikan bahwa ke depan komitmenny adalah menguatkan plasma.  Sebab tidak semua petani garam adalah petanj besar, sehingga petani kecil juga masih bisa survive.  

"Presiden menekankan prioritas segera swasembada. Dan menghentikan impor garam industi di tahun 2020. Kalau sudah tidak impor, pola yang lebih sustain harus terus disinergikan," kata Khofifah. (min)

Sekrearis DPD l Partai Golkar Sahat Tua Simanjuntak SH

Surabaya (Korantrasparansi.com)- Sudah saatnya Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak jadi Gubernur Jawa Timur . Sebab itu, kampanye akbar dengan menghadirkan Bang Haji Rohma Golkar allout.

Golkar sendiri menghadirkan jurkam nasional yaitu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Juga Sekjen DPP  Lodewijk Freidrick Paulus dan mantan Sekjen Idrus Marham yang kebetulan Menteri Sosial di kanbinet Presiden Jokowi. 

Menurut Sekretaris DPD l Partai Golkar Sahat Tua Simannuntak SH, rombongan DPP Partai Golkar sampai di Surabaya pukul 08.45 Lalu Ketua Umum akan langsung menuju Jombang alun alun Jombang, Ahad (1/4/2018).

Bang Haji Rhoma Irama bersama Sonetha Group akan menghibur masyarakat Jombang fullday. Pak Haji tidak saja menghibur melainkan sekaligus Jurkam nasional yang dihadirkan Golkar.

Perlu diketahui, Pak Haji dan Fans Rhoma And Sonetha sendiri telah mendeklarasikan mendukung penuh Bu Khofifah. Deklarasi itu berlangsung di Hotel Novotel beberapa waktu lalu. Tidak saja di pilgub 2018, namun sejak Pilgub petama 10 tahun lalu. 

Golkar Jawa Timur akan mengerahkan kadernya untuk mengkuningkan Jombang. "Setidaknya akan hadir 50.000 massa," tegas Sahat yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur

Direncanakan selain Ketum Golkar, para Ketua Umum partai pengusung akan hadir diantaranya Ketum Partai Demokrat Susila Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum PPP dan Ketua Umum PAN Zulkifly Hasan (Bang Zul). Sedangkan Ketum Nasden dan Hanura kabarnya juga akan hadir.

Menurut Sahat, turunnya ribuan kader partai Golkar di Jombang dan beberapa daerah di Jatim, menunjukkan keseriusan partainya untuk memenangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim.

"Kemenangan paslon Khofifah-Emil bagi kami adalah harga mati, sehingga kami akan all out memenangkannya," katanya.

Sahat menambahkan, kemenangan paslon yang diusung partai Golkar di Pilgub Jatim merupakan modal bagi Golkar untuk meningkatkan perolehan suara bagi Pileg hingga Pilpres 2019 mendatang.

"Ketum sudah menginstruksikan agar seluruh kader Golkar berjuang memenangkan calon kepala daerah yang direkomendasi DPP, dengan harapan mampu mendongkrak suara Golkar.  (min)

Bersama anak-anak panti, Khofifah menyanyikan lagu ‘ibu’ ciptaan Rhoma Irama. Khofifah bersama para konselor dan anak panti begitu riang.

Surabaya (Korantransparansi.com) - Kunjungan Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menengok anak-anak panti rehabilitasi sosial korban napza di Institusi Peduli Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Bambu Nusantara Surabaya meninggalkan kesan haru dan riang.

Suasana begitu hangat dan riang ketika Khofifah datang tiba menengok pasien yang masih terbilang muda. Khofifah menyapa, mengelus satu per satu anak-anak panti sambil memberi motivasi.

Bersama anak-anak panti, Khofifah menyanyikan lagu ‘ibu’ ciptaan Rhoma Irama. Khofifah bersama para konselor dan anak panti begitu riang.

Menteri Sosial 2014-2018 memotivasi anak-anak agar tetap menjaga ibadah serta membaktikan diri kepada orang tuanya. 

“Nak teruskan sekolah dengan baik. Jangan pernah lukai kedua orang tuamu ya, nak. Jangan pernah lukai perasaan, ibumu. Bahagiakan orangtuamu, bahagiakan ibumu. Insyaallah hidupmu juga akan bahagia,” tutur Khofifah sambil mengelus salah satu pundak anak panti. 

Dalam kesempatan yang sama, demi menangani korban dan mebasmi peredaran narkoba Khofifah meminta pemerintah kota/kabupaten ikut bergerak memberi perhatian kepada pasien. Sebab, Jawa Timur disebut termasuk daerah yang memerlukan perhatian khusus untuk menangani narkoba.

“Saya berharap pemkab/pemkot menghitung berapa peksos (pekerja sosial) yang berada di bawah koordinasinya. Hari ini kita butuh sakti peksos lebih banyak karena Jawa Timur ini narkoba nomor satu. Kadang nomor dua tapi naik lagi jadi nomor satu. Jadi tingginya korban narkoba di Jawa Timur, harus berseiring dengan maksimaisasi IPWL,” ungkapnya.

Saat ini, dikatakan Khofifah, IPWL Kementerian Sosial relatif meningkat dari 48 menjadi 160 institusi pada 2017. Soal regulasi terkait Napza juga disebut perlu pembaruan.

Korban penyalahgunaan napza, dinilai perlu perhatian rehabilitasi dari pihak-pihak terkait. Anak-anal narkoba harus diberi perhatian konseling.

“Mereka harus dirawat, mereka harus diberi konseling karena anak-anak ini kalau dia dia distigma dia makin jauh. Dia harus diberi konseling. Maka konselor itu penting,” pungkasnya.(min)

 

Pegiat Koperasi Deklarasi Dukungan Untuj Khofifah-Emil

Malang (Korantransparansi.com) - Ratusan pelaku usaha dari berbagai organisasi koperasi Indonesia wilayah Jawa Timur memberikan dukungan untuk pasangan calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pasangan cagub-cawagub nomor satu ini dinilai memliki komitmen kuat untuk menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi Indonesia di Jawa Timur.

“Hari ini kami bersilaturahmi semua pegiat koperasi yang ada di Malang Raya. Kita mendukung bu Khofifah, jelas beliau orang yang berkomitmen membangun koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Indoensia,” kata Plh Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia, Mayjen (Purn) Nahrowi Ramli di Hotel Gajah Mada, Malang, Jawa Timur, Selasa (27/3/2018).

Seperti diketahui, Khofifah-Emil dalam Nawa Bhakti Satyanya mencantumkan komitmen untuk membagun ekonomi Jawa Timur melalui koperasi, UMKM dan  ekonomi kerakyatan. Komitmen tersebut termaktub dalam Nawa Bhakti ketujuh, yakni Jatim berdaya.

Khofifah juga dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan koperasi bukan hanya di Jawa Timur tapi juga di Indonesia.  Nahrowi berharap dengan dukungan tersebut masyarakat bisa memilih pemimpin yang memiliki komitmen untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan seperti Khofifah.

“Bu Khofifah adalah salah satu tokoh koperasi. Kami berharap dan kami berdoa bu Khofifah menjadi Gubernur Jawa Timur di periode yang akan datang,” tutur Waketum Demokrat tersebut.

Harapan pegiat koperasi ini dijawab Khofifah dengan sejumlah program terobosan yang akan memberi perlindungan dan penguatan terhadap produk-produk UMKM lokal. Khofifah ingin produk-produk lokal memiliki posisi daya tawar yang kuat sehingga bisa mendorong peningkatan ekonomi Jawa Timur.

“Koperasi, menguatkan seluruh ikhtiar-ikhtiar bagaimana penyejahteraan dan keberdayaan masyarakat terutama dari UMKM dan pegiat-pegiat koperasi di Jawa Timur,” kata Khofifah. 

Demi mewujudkan hal tersebut, dikatakan Khofifah, pemerintah harus mempunyai komitmen kuat untuk memberi perhatian terhadap produk-produk lokal. Selama ini produk UMKM Jawa Timur yang memliki nilai estetik dan ekonomi yang kuat belum diperhatikan dengan baik.

“Mediasi dan partnership harus diperkuat dari kemampuan dan kewenangan pemerintah. Rasanya paling banyak mendengar, paling banyak kita dapatkan, apa yang menjadi sisi-sisi untuk penguatan UMKM dan koperasi di Jawa Timur. Lalu banyak UMKM bagus di Jawa Timur,” tuturnya.

Hal tersebut Khofifah amini dengan program khusus untuk menguatkan produk-produk UMKM. Selain dikuatkan dengan koperasi, Khofifah juga menyiapkan Pusat Informasi Super Koridor dan communal Branding.

“Dari koperasi yang ada. Ada yang mereka butuhkan yakni sentra UMKM. Tapi kita menjawab tidak hanya sentra tapi kita ingin menyiapkan pusat Informasi Super Koridor di 5 Bakorwil. Kita berharap ada Communal branding ini menjadi penting,” jelas Khofifah yang juga Ketua Muslimat NU ini.

Dengan informasi super koridor, Khofifah menyiapkan pendampingan dari mulai modal, pelatihan manajemen, perluasan marketing digital hingga pendampingan hukum.  Kemudian communal Branding juga disiapkan sebagai solusi untuk memberi perlindungan hak intelektual produk seni maupun produk industri.

“Jadi communal branding dan pusat Informasi Super Koridor, dua hal ini kalau bisa berjalan akan terjadi pertumbuhan yang lebih cepat dari produktifitas UMKM maupun koperasi di Jawa Timur,” pungkasnya. (min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...