Politik

Published in Politik

Dimosi Tidak Percaya PK, Sekretaris Partai Golkar Banyuwangi Dicopot

Feb 15, 2018 Publish by 
Ruliyono
Ruliyono ((kt/ari)

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) – Golkar Banyuwangi bergolak. Seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar melakukan mosi tidak percaya terhadap Sahlan, Sekretaris DPD Partai Golkar Banyuwangi.

Mosi tidak percaya, karena persoalan Etika dan Kinerja. Akibatnya, melalui rapat pleno DPD Golkar itu, Sahlan dicopot dari jabatanya sebagai Sekretaris. Untuk sementara jabatan Sekretaris di Plt-kan kepada Rudi Suliworo.

Rudi sendiri sebelumnya Wakil Sekretaris dibawah Sahlan. Kini, Rudi menjabat Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Banyuwangi. Bahkan, pergantian itu, kata H Aulia Rahman, Ketua Bidang Keorganisasian, buntut dari mosi tidak percaya sejumlah pimpinan kecamatan (PK) Golkar Banyuwangi.

Sahlan dinilai kurang layak menjabat sekretaris DPD Golkar dari sisi etika maupun kinerja.

“Jadi, inti mosinya dua itu, etika dan kerjanya tidak bagus sehingga sejumlah PK mengeluarkan mosi tidak percaya. Mosi itu kemudian ditindaklanjuti oleh pengurus DPD Golkar Banyuwangi,” tandas H Aulia Rahman kepada wartawan, Kamis (15/2).

Menurut Aulia, tim pencari fakta akhirnya dibentuk. Kebetulan, ujar Aulia, dirinya ditunjuk sebagai ketua tim bersama ketua harian Partai Golkar Banyuwangi. Proses itu berlanjut dengan rapat pleno yang mengeluarkan mosi tidak percaya.

“Nah, dalam rapat pleno internal Partai Golkar disepakati agar Sahlan diganti. Posisi itu kemudian diserahkan kepada Rudi Suliworo yang sebelumnya menjabat sebagai wakil.

Siapa sekteraris tetapnya masih menunggu Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Golkar Jawa Timur Maret 2018,” bebernya..

Kabar di internal partai berlogo beringin, masalah etika yang menghambat karir politik Sahlan karena ada aliran dana dari seorang pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi yang tak sampai ke tangan partai. Kabar itu, Kamis (15/2), ramai diperbincangkan kalangan wartawan yang bertugas di DPRD Banyuwangi. 

Tapi, Ketua DPD Golkar Banyuwangi, Ruliyono menampiknya. Sahlan digantikan oleh Rudi Suliworo karena muncul mosi tidak percaya dari sejumlah PK. Sebagai tindaklanjut atas mosi itu kemudian DPD Golkar membentuk tim pencari fakta.

“Hasilnya Sahlan dinonaktifkan dari posisi sekretaris DPD Golkar. Untuk posisi sebagai anggota DPRD Banyuwangi tetap,” papar Ruliyono. (ari) 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...