Politik

Published in Politik

Gus Ipul tunjuk Ketua PW Fatayat NU Jatim jadi Ketua tim Pemenangan

Dec 05, 2017 Publish by 
Gus Ipul-Anas menujuk Ketua PW Fatayat NU Jatim Hikmah Bafaqih sebagai ketua tim pemenangan dan Sri Untrai sebagai sekretaris.
Gus Ipul-Anas menujuk Ketua PW Fatayat NU Jatim Hikmah Bafaqih sebagai ketua tim pemenangan dan Sri Untrai sebagai sekretaris. (kt/min)

SURABAYA (KT) – Setelah mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pasangan bakal calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf – Abdullah Azwa Anas bergerak cepat. Selasa (5/12/2017) Gus Ipul yang masih menjabat wakil gubernur itu menunjuk Hikmah Bafaqih sebagai Ketua tim pemenangan dan Sri Untari sebagai sekretaris tim.

Hikmah Bafaqih bukanlah orang baru dalam politik Jawa Timur. Ia adalah Ketua Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur. Sedangkan Sri Untari adalah anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDIP. 

Dua srikandi itu sudah lama saling kenal baik dalam berbagai organisasi dan lembaga sosial lainya. “Kebetulan kami dulunya aktif di berbgai organiasi di Malang,” tegas Hikmah Bafaqih kepada wartawan, di Surabaya, Selasa (5/12/2017).

Menyangkut soal tugas barunya sebagai tim pemenangan Gus Ipul-Anas, perempuan setengah tambun itu menjelaskan, kami sampaikan terimkasih atas kepercyaan ini. Namun dibalik tugas mulia ini beban kami sangat berat karena harus mampu mengkomunikasikan program Gus Ipul – Mas Anas kepada masyarakat. Dan tak kalah pentingnya, pasangan ini harus menang. “ Harus menang ini menjadi tugas utama kami,” jelasnya.

Ia menceritakan, awal penunjukan dirinya sebagai ketua tim pemenangan Gus Ipul-Anas, sebenarnya sudah agak lama dan beberapa kali dibahas secara bersama sama oleh sebuah tim kusus. Pertimbangannya kemudian menunjuk saya dan Mbak Untari, ya itu hanya Gus Ipul saja yang tahu. 

Bagi kami saatnya bertugas dan pasangan ini harus menang pada pemilihan gubernur Juni 2018. ujar Bu Hikmah.

Dia mengagatakan, penunjukan dirinya bukan karena kompetitor Gus Ipul itu perempuan. Bukan. Bukan itu. “ Dua partai pengusung juga sudah memberikan pertimbangan pertimbangan. 

Karena ketua dan seketaris adalah sama sama wanita maka komunikasi dengan ibu ibu , tak terkecuali dengan Fatayat akan semakin mudah. “Ini adalah komunitas kami,” tegas Hikmaf Bafaqih.

Sebagai Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, kami juga sudah melakukan komunikasi dengan PBNU dan PP Fatayat NU di Jakarta. Intinya kami tidak adalah masalah dan jalan terus. 

Sebagai orang organisasi tentu kami tahu aturan. Sebab itu , surat pengundurn diri ke PBNU dan PP Fatayat NU dalam proses. Jadi kami harus clear. ucap Hikmah.

Selanjutnya kami berdua segera melengkapi struktur tim pmenangan, lalu  membentuk tim pemenangan di 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Organ kami cukup banyak sehingga target Gus Ipul dalam dua bulan kedepan, semua Kabupaten/Kota sudah terbentuk, akan bisa direaliasi. Malahn sebelum dua bulan sudah terbentuk dan bekerja memenangkan pasangan Gus Ipul-Anas. (min)

 

banner