Politik

Published in Politik

PAN : Pilih Khofifah atau Gus Ipul

Nov 30, 2017 Publish by 
 Achmad Rubai  Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) DPW PAN Jawa Timur
Achmad Rubai Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) DPW PAN Jawa Timur (kt/min)

SURABAYA (KT) – Hingga akhir November ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) belum bersikap apakah akan berlabuh di pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas atau bergabung dan mendukung Khofifah Indar Parawansa. Bahkan soal sikap politik PAN Jawa Timur menunggu perintah Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan.

Arus bawah sepertinya sama kuatnya. Ini didasarkan pada koalisi dalam Pilkada serentak Kabupaten/Kota dan Pilgub Jawa Timur 2018. Artinya dibeberapa daerah, misalnya di Lumajang kami digandeng PDI Perjuangan. 

Tapi di Sampang kami harus berkoalisi dengan Partai Demokrat. Juga dibeberapa tempat yang lain. “Posisinya fifty fifty,” tutur Achmad Rubai  Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) DPW PAN Jawa Timur kepada korantransparnsi.com, di Surabaya, Kamis (30/11/2017).

Namun pilkada serentak dan Pilgub Jawa Timur bagi PAN tidak sekedar pesta politik saja. Lebih jauh adalah sangat menentukan arah Pileg dan Pilpresd 2019. Sebab itu kami harus hati hati. Selama ini PAN tidak pernah salah dalam menentukan pilihanya. 

Menurut Ruba’ie, politikus senior PAN yang pernah dua periode duduk di DPRD Jawa Timur dan satu periode di DPR RI itu, pasangan Gus Ipul-Azwar Anas dan Khofifah-Emil Elestianto Dardak, adalah pasangan terbaik yang dimiliki Jawa Timur dalam Pilgub 2018 nanti. Karenanya, PAN tidak tidak akan lari dari dua pasangan tersebut.

Apakah dengan sikap PAN berlabuh di dua pasangan Gus Ipul atau Khofifah berarti PAN sudah memastikan diri tidak lagi di ada poros tengah atau poros baru, Rubai menyatakan, ya. 

Saya kira pasangan Gus Ipul dan Khofifah adalah yang terbaik. Kami sudah melakukan diskusi dengan Kabupaten/Kota . Hasilnya seperti itu. tandasnya

Hanya saja soal siapa yang akan didukung atau PAN akan berlabuh kemana, Ruba’ie mengatakan , itu ditangan Ketua Umum DPP. “DPW PAN Jawa Timur posisinya sedang menunggu,” jelasnya. 

Diakuinya bahwa semula partainya seringkali berdiskusi dengan teman teman partai lain yang memiliki gagasan yang sama. Namun kami harus realistis melihat Pilgub Jawa Timur ini. Peluang sih masih ada ,tapi itu sangat kecil. Ya paling dua persen. pungkas Ruba’ie. (min)

 

banner