Politik

Ketua Kosgoro 1957 Jawa Timur Drs Yusuf Husni saat memberikan sambutan ulang tahun di MaangJumat(9/11/2018) malam

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, genap berusia 61 tahun di tanggal 10 November. Di hari ulang tahun yang bersamaan dengan Hari Pahlawan, diperingati di Kota Malang selama dua hari. Yakni, Sabtu dan Ahad, (10-11/11/2018).

Menurut Achmad Fajar RH, ketua panitia, peringatan HUT Kosgoro 57 dan Hari Pahlawan tahun ini, dipusatkan di Kota Malang, dan diisi dengan berbagai kegiatan.

Dijelaskan, kegiatan awal ditandai dengan upacara di Monumen Pahlawan Trip, Kota Malang, di Jalan Ijen Kota Malang. Berlangsung Sabtu (10/11/2018), mulai pukul 10.00-12.00.

Usai upacara, kata Fajar, pada pukul 12.30, dilanJutkan dengan Tasyakuran HUT & Sarasehan, di Rumah Aspirasi RHC, komplek permata Jingga blok AA No. 9 Kota Malang.

Sedangkan puncak acara HUT Kosgoro 57 dan Hari Pahlawan yang diprakarsai Padepokan Kosgoro 1957, malamnya sekitar pukul 20.00, akan digelar Wayang Kulit di gedung Taman Krida Budaya, Jl. Soekarno Hatta Kota Malang.

Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Topeng Wojo itu, jelas Fajar, dalangnya adalah Ki Aji Dwi Santoso.

Peringatan HUT akan ditutup dengan kegiatan penanaman bibit durian oleh Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 dan pengurus di Kec. Lawang, Kab. Malang. Pelaksanaannya Ahad, 11 November 2018, pukul 09.00-10.30 WIB.

“Total bibit durian yang akan ditanam ada 10 ribu. Namun secara simbolik cukup 10 seribu bibit,” kata Fajar.

Menjawab yang hadir, Fajar menjelaskan, untuk undangan dan tamu dari Jakarta, yang sudah hadir lebih 40 orang. Termasuk di dalamnya Ketua Umum Kosgoro Dr Agung Laksono dan Ridwan Hisyam yang juha Caleg DPR RI Dapil Malang Raya.

“Tentunya, kami berharap kepada semua pengurus PDK Kosgoro Jawa Timur, untuk ambil bagian dalam peringatan HUT ke 61 tahun ini,” ujarnya mendampingi Yusuf Husni, Ketua Kosgoro Jatim. (wt)

 

Plt Ketua DPD l Partai Golkar Jatim Zainudin Amali, Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak dan Wakil Ketua bidang Humas Ali Saibo memberikan keterangan pers di kantor Golkar Jalan Ahmad Yani Surabya, Sabtu (201/10/2018).

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Plt Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Zainudin Amali meminta  agar caleg Golkar bekerja keras, serius dan turun ke masyarakat. Jika memungkinkan terus menerus  24 jam menemui konstituennya.

Caleg jangan mengandalkan partai. Partai akan bekerja sesuai jalurnya sendiri.

Dalam pertaruangan yang ketat itu caleg tidak mungkin bisa sukses kalau tidak mau bekerja keras dan turun lapangan. Apalagi berpangku tangan. Itu sangat tidak mungkin. ungkap Zainudin Amali kepada wartatranparansi.com di Surabaya, Sabtu(20/10/2018).

Ingat bahwa perhelatan Pileg 2019 nanti akan sangat berat karena bersamaan dengan pelaksanaan Pemilu presiden. Ini berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya. Tingkat kesulitannya sangat berbeda dengan Pemilu 2014.

 Ketua Umum DPP Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto, memberikan target bahwa Golkar  harus memenangi Pileg dengan meraih kursi terbanyak di parlemen.

Di Jawa Timur pada pemilu 2019 ada 17 kursi untuk DPR RI dan 14 kursi di DPRD Jawa Timur sesuai Dapilnya. Disemua Dapil tidak boleh ada yang kosong. Kuncinya, caleg harus kerja keras, serius dan selalu bersama masyarakat. ujarnya menegaskan.

Ia menjelaskan Golkar punya tugas ganda yaitu sukses di Pileg juga sukses di pilpres. Artinya kader partai wajib menyukseskan kedua duanya. Namun bagitu Golkar sebagai partai yang lahir dari orde baru sudah sangat pengalaman dengan segala pasang surutnya di pemerintahan.

Menyinggung soal dukungan Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak memberikan kontribusi suara bagi Golkar di Pileg nanti, Zainudin Amali megatakan, komimen Golkar akan terus mengawal pemerintahan Khofifah-Emil selama lima tahun.

Golkar harus berjuang dan memenangkan kontestasi  pemilu Legislatif dengan kemampuannya sendiri.

Di Pilpres Golkar wajib memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, namun di pileg juga harus menang di Senayan. Sebab itu Golkar akan bekerja dengan baik dan melayani masyarakat dengan puas, maka masyarakat dengan sendirinya akan membantu Golkar.

Menyinggung masih adanya kader Golkar yang kesandung kasus hukum, Zainudin Amali menyatakan, sejak kepemimpinan Pak Airlangga Hartato dengan tagline bersih.Itu menjadi komitmen bersama dan harus kita jaga bersama sama.

Bahwa kemudian ada satu dua yang nakal, itu sudah menjadi ranah pribadi masing masing. Kalau sudah masuk individu, partai tidak bisa masuk terlalu dalam.

Jadi semangat teman teman Golkar tetap anti korupsi, penceghan korupsi, Korupsi harus  digelorakan di internal partai. Kalau ada yang bermasalah, Partai  memang tidak bisa selama 24 jam mengawasi .

Jadi semangat anti korupsi  dan  tagline Golkar bersih,  Itu menjadi pengingat serta  alarm bagi partai Golkar.(min)

 

Foto : Dari kiri Ketua TKD Jokowi-Maruf Amin Jatim Machfud Arifin, Penasehat TKD Jatim H Imam Utomo, Wakil Ketua Golkar Jatim Heri Sugiono dan Martono, ketua roenah Jo-Wo di Jalan Jawa Surabaya.

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Tokoh Jawa Timur  H Imam Utomo, gubernur Jawa Timur  periode 1998 sampai 2008 hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo, relawan Pakde Karwo untuk capres-cawapres Joko Widodo- KH Ma’ruf Amin pada pilpres 2019 akan datang.

Penasehat TKD Jawa Timur H  Imam Utomo hadir untuk memberikan dukungan dan semangat pada relawan Pakde Karwo agar bekerja secara sungguh memenangkan capres-cawapres nomor urut 1. 

Imam Utomo hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo di Jalan Jawa 20 Surabaya, Minggu (7/10/2018).

Jo-Wo (Jokowi-Soekarwo) adalah relawan  Pakde Karwo. Sayangnya dalam peresmian roemah Jo-Wo, Soekarwo tidak hadir dan menunjuk H Martono sebagai Koordinator

Dalam peresmian roemah Jo-Wo terlihat hadir selain penasehat TKD (Tim Kampanye Daerah) Imam Utomo, ketua TKD Jawa Timur H Machfud Arifin, pengacara Syaiful Ma'arif SH, Mantan Ketua PSSI Jawa Timur Bambang Pramukantoro dan Edy Indrayana serta tokoh tokoh yang selama ini menjadi pendukung Soekarwo.

Martono menjelaskan, komunitas Pakde Karwo tersebar di desa desa. Nama Pakde tidak tercantum dalam TKD karena jabatanya sebagai Gubernur. Namun Pakde memberikan apresiasi atas inisiatif komunitas Pakde menyalurkan aspirasinya ke Jokowi-KH Ma’ruf Amin. “Saya kebetulan ditunjuk mewakili Pakde ditim ini,” kata Martono kepada wartawan.

Awalnya hanya beberapa Kota yang mendorong untuk memberikan dukungan pada Jokowi-KH Ma’ruf Amin, namun setelah 38 Kabupaten/Kota dikumpulkan akhirnya mengerucut pada pasangan nomor urut satu dan diresmikanlah roemah Jo-Wo ini. 

Soal mengapa Pakde tidak hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo, Martono mengatakan, Pakde Karwo sudah setuju. Kan tidak mungkin Pakde menunjuk saya sebagai koordinator dalam kegiatan ini kalau tidak setuju.

Martono mengatakan biarkan Pakde Karwo  menjalankan tugas Gubernur  sampai Februari nanti. “Biarlah pakde fokus untuk kepentingan masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Sedangkan kegiatan roemah Jo-Wo ini, menyerahkan sepenuhnya kreativitas saya dan teman teman.

Menjawab pertanyaan soal Partai Demokrat, Martono mengatakan, itu bukan ranah saya. Tetapi setahu saya Pakde  sudah memberikan uang dan kelonggaran pada beberapa wilayah untuk mengambil pilihan pilihan politik. 

Bicara soal Jokowi-Ma’ruf Amin, Martono mengatakan, dukungan kepada capres-cawapres  nomor satu diseluruh Indonesia sudah tidak terbendung lagi.

Ini menandakan bahwa sudah ada  konsensus arus bawah walaupun tidak tertulis kepada Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Ini kan tinggal tunggu coblosan saja. tegas Martono. (min)

Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur yang diketuai Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin silaturrahim dengan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa di kediaman pribadi kawasan Jemursari Surabaya, Rabu (3/10/2018).

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang diketuai mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin terus gerilya menemui para tokoh sentral Jawa Timur. 

Kali ini rombongan TKD Jawa Timur  melakukan silaturrahim dengan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa, dikediaman pribadi kawasan Jemursari, Surabaya, Rabu (3/10/2018)

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 60 menit lebih itu membahas banyak hal terkait sukses Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur.

Usai pertemuan Khofifah memberikan surban bertuliskan slogan khas Jokowi, yaitu 'bersih, merakyat, kerja nyata', ke jajaran TKD Jatim.

"Ini rangkaian kami sowan ke tokoh-tokoh di Jatim. Kemarin dengan mantan Gubernur Jatim Pak Imam Utomo, dan hari ini Alhamdulillah, kami bersama tim diterima Bu Khofifah," ujar Machfud Arifin.

Dalam silaturrahim itu, Machfud didampingi Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi, Wakil Sekretaris Sri Untari Bisowarno, Wakil Sekretaris Norman Zein, Wakil Bendahara Yuli Andriani dan sejumlah pengurus lain.

Machfud mengatakan, pertemuan dengan Khofifah akan semakin memperkuat pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf di Jatim. Khofifah sebagai tokoh dengan jaringan kuat, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama dan kelompok perempuan.

"Ini silaturrahim yang sangat produktif, di mana beliau sebagai tokoh memberi masukan-masukan bagi TKD Jatim. Insya Allah ini membuat gerak pemenangan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf di Jatim semakin sistematis dan efektif," tegas Machfud.

Mengenai hasil pertemuan lengkap, Machfud enggan mengungkap secara detail. "Yang jelas, Bu Khofifah dan TKD Jatim satu visi, satu semangat, satu gerak untuk memenangkan Pak Jokowi. Dukungan Bu Khofifah adalah energi luar biasa bagi tim Jatim," tuturnya.

Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi menambahkan, pihaknya terus mengagendakan silaturrahim dengan tokoh dan jaringan hingga ke akar rumput. Dalam dua pekan ke depan, silaturrahim dilanjutkan ke tokoh-tokoh serta jaringan akar rumput di Madura dan kawasan timur Jatim. 

Khofifah Indar Parawansa pada kampanye Pilgub Jawa Timur yang baru lalu, menjanjikan kemenangan mutlak untuk Jokowi pada pilpres 2019 jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur. (ais)

 Anggota Komisi X DPR RI Noor Achmad (F-PG) saat Rapat Dengar Pendapat dengan Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, di Gedung DPR RI/Foto:Andri/Iw

Jakarta (KoranTransparnsi.com) - Anggota Komisi X DPR RI Noor Achmad mengaku kecewa atas insiden pengeroyokan kepada supporter Persija, Haringga, Sirla hingga meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018 lalu).

Menurutnya, agar kejadian serupa tidak terulang perlu ada pembinaan masyarakat olahraga dari Kementerian Olahraga dan Pemuda (Kemenpora).

“Saya belum melihat adanya pembinaan masyarakat olahraga. Kemenpora harus mencari jalan keluar untuk pembinaan masyarakat, supaya kejadian antara supporter Persija dan Persib  tidak terulang kembali,” tegasnya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Selain itu, menurut legislator Partai Golkar itu, Perastuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) juga diharapkan memiliki aturan dalam mentrasfer pemain dari luar negeri. Menurutnya, pemain yang “diimpor” ke Indonesia minimal harus sesuai dengan budaya Indonesia.

“Terus terang saya melihat pemain sepakbola yang ditransfer dari luar memiliki sifat 'pemarah'. Ini tidak baik, karena akan memberikan pengaruh terhadap supporter-nya. PSSI harus membuat aturan,” terang legislator daerah pemilihan Jawa Tengah itu.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto menjelaskan, menanggapi insiden meninggalnya supporter Persija Jakarta itu, pemerintah telah mengambil langkah tegas. Diantaranya Menpora Imam Nahwari, secara resmi menghentikan sementara Liga Indonesia.

“Pemerintah, secara resmi menghentikan sementara pertandingan Liga Indonesia unutk melakukan evaluasi besar dan melihat langkah-langkah yang diambil PSSI sebagai pemegang tanggung jawab,” tandas Gatot. (rom)

 Deklarasi dan Rakor Strategi Pemenangan Capres-Cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di Surabaya, Selasa (25/9/2018)

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin kembali menegaskan target perolehan suara di Jawa Timur 70 persen. Untuk mencapai target tersebut, TKD Jawa Timur dan Kabupaten/Kota harus bekerja secara optimal.

Tak terkecuali kalangan emak emak, namun pemilih melenial yang jumlahnya sangat tinggi harus kita seser. Jangan tanya caranya seperti apa, namun TKD Jawa Timur sudah menyiapkan strategi tersebut. ungkap Ketua TKD Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin kepada wartawan di Surabaya, Selasa ( 25/9/2018)

TKD Jawa Timur yang diketuai mantan Kapolda Jawa Timur Machfud Arifin, menggelar Deklarasi sekaligus Rakor (Rapat Koordinasi) Koalisi Indonesia Kerja tingkat Jawa Timur di Hotel Wyndam Jalan Basuki Rahmat. Pada Rakor perdana dihadiri sedikitnya 300 orang. 

Rakor ini dalam rangka persiapan untuk tahapan kampanye pemilihan presiden 2019. Tujuan kegiatan ini, untuk menjabarkan instruksi tingkat nasional agar diimplementasikan ke daerah. Lantaran Rakor menyangkut soal strategis pemenangan, maka tertutup untuk klangan pers. 

Selain itu, wujud instruksi tim pusat agar segera melaksanakan rapat koordinasi. “Tentu saja misinya memperjuangkan, mengantarkan, dan memenangkan Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin secara elegan. Tanpa ujaran kebencian, lebih untuk menyuarakan kerja nyata Presiden Jokowi,” ujarnya.

Berkaca dari Pilpres 2014, Jokowi mendapat nomor urut 2. Adapun pada Pilpres 2019, Jokowi mendapat nomor urut 1. “Ibaratnya, dulu nomor 2 saja Pak Jokowi bisa menang, apalagi sekarang nomor 1,” tandasnya. Target 70 persen sangat realistis. 

Menurutnya, strategi mengampanyekan Jokowi sebenarnya cukup sederhana. Yakni, tinggal menyampaikan berbagai keberhasilan Jokowi yang sudah dirasakan rakyat. “Kemiskinan turun drastis lho, tinggal satu digit, di posisi 9,82 persen, ini terendah sepanjang sejarah karena sebelumnya selalu dua digit. Rakyat merasakan kerja-kerja Pak Jokowi,” ungkapnya.

Kinerja Jokowi itu, lanjutnya, juga akan dibumikan dalam konteks masyarakat Jatim untuk membangun kedekatan isu dengan pemilih di provinsi ini. Misalnya, soal pembangunan jalan tol di Jatim, embung-embung baru untuk mendukung pertanian, hingga kemajuan desa lewat dana desa.

“Berton-ton emas diambil dari Papua, tapi jalan-jalan di sana baru terbentang mulus lewat Trans Papua sejak kapan? Mulai 2014 digeber. Itu eranya Pak Jokowi. Begitu juga soal sertifikasi tanah untuk membantu rakyat, di Jatim ini Pak Jokowi menargetkan bisa menerbitkan 1,57 juta sertifikat tanah untuk rakyat tahun ini,” jelasnya.(ais)
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...