Olah Raga

 Timnas Indonesia U19

Sidoarjo (KoranTransparnsi.com) - Tim nasional U-19 Thailand menang tipis atas Indonesia dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan turnamen Piala AFF-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin malam.

Rafli Mursalim saat merayakan gol Timnas Indonesia U-19 ke gawang Singapura pada matchday kedua penyisihan Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (3/7/2018).

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan telak 4-0 atas Singapura dalam pertandingan kedua Grup A Piala AFF U-19 2018 yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (3/7/2018). Striker Timnas U-19, Muhammad Rafli Mursalim, berhasil mencetak dua gol yang menginspirasi kemenangan telak Tim Garuda Nusantara.

Timnas Indonesia U-19 tampil dominan saat menghadapi Singapura. Serangan demi serangan dilancarkan oleh tim asuhan Indra Sjafri yang mengandalkan Rafli Mursalim sebagai penyerang tengah dan Saddil Ramdani serta Samuel Christianson yang diplot sebagai penyerang sayap sejak awal laga.

Singapura mampu mengawal pertahanan dengan baik dalam 20 menit pertama pertandingan. Namun, sebuah tandukan Rafli Mursalim pada menit ke-21 berhasil memecah kebuntuan. Sundulan kepala Rafli Mursalim ke sudut bawah gawang Singapura menjadi pelecut Tim Garuda Nusantara untuk bermain semakin agresif.

Agresivitas Timnas Indonesia U-19 berbuah manis pada menit ke-62. Rafli Mursalim kembali membuktikan dirinya sebagai striker tajam. Memanfaatkan umpan silang dari Saddil Ramdani, Rafli berusaha menjaga posisi agar tidak terjebak offside dan dengan sontekan kaki kiri mengubah arah bola hingga masuk ke dalam gawang.

Dua gol dari Rafli membuat Singapura pun mulai melemah. Akhirnya Timnas Indonesia U-19 memastikan kemenangan 4-0 dengan tambahan dua gol yang dicetak Saddil Ramdani pada menit ke-71 dan Todd Rivaldo Ferre pada menit ke-81.(nov)

Pemain depan Kolombia Falcao (atas) berebut bola dengan gelandang asal Inggris Jordan Henderson pada putaran 16 besar Piala Dunia Rusia 1688 pertandingan antara Kolombia dan Inggris di Stadion Spartak di Moskow (3 Juli 2018). (Francisco LEONG / AFP)

Moskow (KoranTransparansi.com) - Tim nasional sepak bola Kolombia menyerah dari Inggris dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018 yang dihelat di Spartak Stadium, Moskow, Selasa malam (3/7) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB lewat drama adu penalti.

Perpanjangan waktu dan adu penalti harus dilalui oleh kedua kesebelasan, setelah gol di penghujung babak kedua oleh bek Kolombia, Yerry Mina, berhasil membuyarkan kemenangan di depan mata Inggris yang lebih dulu unggul 1-0 lewat tendangan penalti Harry Kane.

Dalam pertandingan ini, kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan, mengeluarkan skuat terbaik yang mereka miliki dalam pertarungan hidup dan mati tersebut.

Kolombia menurunkan David Ospina, Juan Cuadrado dan Radamel Falcao untuk menyaingi nama-nama tenar dari Negeri Ratu Elizabeth semacam John Stones, Dele Alli dan Hary Kane.

Dengan skuat semacam itu, Kolombia yang menang secara kecepatan dan stamina mampu merepotkan pemain Inggris yang kerap tertinggal saat beradu sprint. Namun permainan kolektif Inggris mampu meredam kekuatan dari Kolombia.

Sejak awal babak pertama, kedua kesebelasan memperagakan sepak bola terbuka dalam tempo yang cepat dan tensi tinggi buah dari keinginan untuk memenangkan pertarungan. Hasilnya permainan keras, yang memakan korban gelandang Kolombia Wilmar Barrios yang diganjar kartu kuning usai menanduk Jordan Henderson pada menit ke-40.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin tinggi dan cenderung keras dengan beberapa kali insiden terjadi yang berbuah kartu kuning bagi kedua tim.

Inggris unggul lebih dulu lewat tendangan penalti, usai Carlos Sanchez dianggap melakukan dorongan pada Harry Kane di kotak 12 pas pada menit ke-54. Harry Kane yang menjadi eksekutor, berhasil menambah pundi golnya di Piala Dunia 2018 ini dengan menyarangkan bola pada menit ke-57 dan merubah kedudukan 1-0 bagi Inggris.

Kemenangan di depan mata Inggris, seketika sirna setelah umpan matang tendangan pojok Juan Cuadrado mampu disambut oleh bek Kolombia, Yerry Mina, dengan sundulan terarah pada gawang Inggris di menit ke-93 yang merubah kedudukan 1-1 bagi kedua tim. Hingga berakhirnya babak kedua, skor 1-1 tak berubah.

Di babak perpanjangan waktu, kedua tim berusaha mencetak gol, namun hingga peluit tanda berakhirnya perpanjangan waktu dibunyikan oleh wasit asal Amerika Serikat Mark Geiger, skor tetap tak berubah dan pertandingan harus ditentukan oleh adu penalti.

Saat adu penalti, kedua tim menurunkan penembak hebatnya.

Kolombia:

Radamel Falcao (gol), Juan Cuadrado (gol), Luis Muriel (gol), Mateus Uribe (gagal), Carlos Bacca (ditepis)

Inggris:

Harry Kane (gol), Marcus Rashford (gol), Jordan Henderson (ditepis), Kieran Trippier (gol), Eric Dier (gol)

Dengan hasil ini, Inggris dipastikan melaju ke putaran delapan besar setelah menang adu penalti 4-3 setelah dalam 120 menit bermain imbang 1-1. Selanjutnya, Inggris akan menghadapi Swedia di fase berikutnya yang di 16 besar menumbangkan Swiss dengan skor tipis 1-0.

Skuat kedua tim:

Inggris: Jordan Pickford, Kyle Walker (113' Marcus Rashford), John Stones, Harry Maguire, Kieran Trippier, Jesse Lingard, Jordan Henderson, Dele Alli (81' Eric Dier), Ashley Young (102' Danny Rose), Raheem Sterling (88' Jamie Vardy), Harry Kane

Pelatih: Gareth Southgate

Kolombia: David Ospina, Santiago Arias (116' Cristian Zapata), Yerry Mina, Davinson Sanchez, Johan Mojica, Carlos Sanchez (79' Mateus Uribe), Wilmar Barrios, Jefferson Lerma (61' Carlos Bacca), Juan Cuadrado, Juan Quintero (88' Luis Muriel), Radamel Falcao

Pelatih: Jose Pekerman

 undefined. Reaksi penjaga gawang tim nasional Jepang, Eiji Kawashima (kanan), ketika bola sundulan bek Belgia Jan Vertonghen berbuah gol dalam laga putaran 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Rostov Arena, Rostov-on-Don, Rusia, Selasa (3/7/2018) dini hari WIB. (AFP/Pierre-Philippe MARCOU)

Moskow (KoranTransparansi.com) - Belgia bangkit dari tertinggal dua gol untuk menang 3-2 atas Jepang melalui gol pada tambahan waktu dari pemain pengganti Nacer Chadli pada Senin, untuk menyiapkan pertemuan dengan Brazil pada perempat final Piala Dunia.

Tim pertama yang bangkit dari tertinggal dua gol untuk memenangi pertandingan fase grup Piala Dunia sejak Jerman menang 3-2 atas Inggris setelah masa perpanjangan waktu di Meksiko pada 1970, Belgia direpotkan pertahanan solid dan pertahanan mendalam Jepang.

Ketika Belgia, yang unggul 58 posisi di atas Jepang pada peringkat Piala Dunia FIFA, mencoba menggempur pada babak kedua dan segera mendapati diri mereka tertinggal dari gol Genki Haraguchi dan Takashi Inui.

Namun pemain bertahan Jan Vertonghen menebus kesalahan yang berbuah gol pertama Jepang, menyundul bola untuk masuk pada menit ke-69 dan Marouane Fellaini menyamakan kedudukan untuk Belgia pada menit ke-74, kurang dari sepuluh menit setelah pelatih Roberto Martinez memasukkan dia untuk menggantikan Dries Mertens.

Dengan Jepang yang menekan untuk mendapatkan gol penentu kemenangan, Belgia menggebrak pada fase akhir pertandingan dan penyerang Romelu Lukaku mengecoh lawannya untuk menyodorkan bola kepada Chadli yang menyarangkan gol kemenangan, demikian Reuters.(nov)

 

Pemain depan Brazil Roberto Firmino (kanan) merayakan golnya dengan pemain depan Brazil Neymar pada pertandingan 16 besar Piala Dunia Rusia 1688 pertandingan antara Brasil dan Meksiko di Samara Arena di Samara (2 Juli 2018). (SAEED KHAN / AFP)

Samara, Rusia (KoranTransparansi.com) - Neymar dan Firmino menjadi andalan ketika Brazil mengalahkan Meksiko 2-0 dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia pada Senin dan memastikan melangkah ke perempat final menghadapi Belgia atau Jepang.

Babak penyisihan AFF Women's Championship di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang,Sumsel, Minggu (1/7). Indonesia menahan imbang Singapura dengan skor 0-0.

PALEMBANG (KoranTransparansi.com) - Pesepakbola putri Indonesia Dhanielle Dhapne (tengah) dihadang dua pesepakbola putri Singapura Nur Umairah (kanan) dan Ernie Sulastri (kiri), pada pertandingan penyisihan AFF Women's Championship di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang,Sumsel, Minggu (1/7). Indonesia menahan imbang Singapura dengan skor 0-0

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...