Olah Raga

Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad (kanan) dan Liliyana Natsir (kiri).

Jakarta (KoramnTransparansi.com) - Ganda campuran peringkat satu dunia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mencapai final Singapura Terbuka setelah menundukkan pasangan Indonesia lainnya Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow 26-24, 21-17.

Keberhasilan pada semifinal di Singapore Indoor Stadium, Sabtu, itu menjadi final kedua beruntun bagi Tontowi/Liliyana setelah sebelumnya mencapai final dan menjuarai Indonesia Terbuka.

"Puji Tuhan, pasti senang bisa ke final lagi. Apalagi setelah juara di Indonesia Open persiapan hanya seminggu kurang, kita sudah datang ke turnamen ini. Sebagai pemain senior kita harus pintar-pintar menjaga setaminanya," ujar Liliyana Natsir seperti dikutip laman resmi PBSI.

"Di game pertama, kita terlalu banyak berhati-hati, banyak melakukan kesalahan sendiri. Mestinya kita main normal, karena saya melihat Akbar/Winny itu tegang. Seharusnya kita bisa memanfaatkan keadaan mereka itu," tambahnya.

Sementara Tontowi menilai Albar/Winny mempunyai pertahanan dan serangan yang cukup bagus. "Untuk keseluruhannya sih, mereka juga bagus," katanya. 

Pada final besok, unggulan teratas itu akan melawan unggulan kedua asal Malaysia Goh Soon Huat/Shevon Jamie Lai yang menundukkan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 21-18,21-14.

"Lawan pasangan Malaysia yang sudah masuk ke final, pastinya bagus. Jadi kita tetap mengantisipasi permainan mereka besok dan seperti biasa kita akan mempelajari permainan mereka. Tentunya lebih siap capek lagi, karena pemain Malaysia itu cukup ulet dan pertahaan cukup kuat. Untuk besok kita akan berusaha dan memberikan yang maksimal," ujar Liliyana. (nov)

Dihadapan ribuan bonexmania Persebaya mampu menyuguhkan kemanngan 2-0 atas PSMS Medan di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (198/7/2018) malam

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Persebaya Surabaya sukses mengalahkan PSMS Medan 2-0 dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Bung Tomo, Rabu (18/7/2018). Dua gol Persebaya membuat PSMS makin terbenam di dasar klasemen sementara Liga 1.

Kedua tim membutuhkan poin penuh pada pertandingan ini, khususnya PSMS. Pasalnya, PSMS sedang berada di zona degradasi pada klasemen sementara Liga 1.

Tak heran, PSMS pun bermain lebih ngotot pada pertandingan Liga 1 ini. Pada menit ke-19, Yessoh lepas dari perangkap offside, namun tendangan mendatarnya masih bisa digagalkan barisan lini belakang Persebaya.

PSMS terus mencoba menggempur pertahanan Persebaya. Namun gol pertama justru lahir untuk Persebaya pada menit ke-35.

Ruben Sanadi mengirim umpan silang ke kotak penalti PSMS. Umpan Ruben pun dapat dimaksimalkan Irfan Jaya yang luput dari pengawalan lini belakang PSMS.

PSMS yang berada di bawah asuhan pelatih baru, Peter Butler mencoba mencari gol penyeimbang. Namun hingga babak pertama, PSMS ternyata gagal. Alhasil, Persebaya menutup prtandingan hasil akhir 2-0. (nov)

Timnas U-19 Indonesia saat merayakan selebrasi usai pertandingan melawan timnas U-19 Thailand di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (14/7)

Sidoarjo (KoranTransparnsi.com) - Timnas Indonesia berhasil merebut juara tiga turnamen Piala AFF-19 setelah berhasil mengalahkan Timnas Thailand dengan skor 1-2 pada laga perebutan juara ketiga pertandingan piala AFF U19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu.

Dua gol Indonesia berhasil diciptakan oleh Feby Eka Putra di menit ke 34 melalui tendangan dan menit ke 82 melalui tendangan Abimanyu. Sedangkan satu-satunya gol Thailand berhasil diciptakan oleh Matee Sarakum melalui sundulan kepala.

Pada babak pertama, di menit ke 34 Indonesia Unggul lebih dahulu melalui tendangan Feby Eka Putra dari samping kanan gawang Thailand menuju tiang jauh, skor menjadi 0-1 kemenangan Indonesia.

Tertinggal 0-1 Timnas Thailand menarik keluar  Nattawut Pranithi dan digantikan oleh Nakin Wisetchat guna mengejar ketertinggalan melawan Indonesia. Kedudukan masih tetap 0-1 untuk keunggulan Indonesia hingga turun minum babak pertama.

Memasuki babak kedua Thailand mendapatkan kesempatan mengejar ketertinggalan melalui tendangan satu lawan satu Matee Sarakum masih bisa di tangkap kiper Garuda Nusantara Muhammad Aqil Savik.

Menit ke 58 Indonesia nyaris menggandakan kedudukan setelah tendangan keras Todd Rivaldo masih bisa diblok kiper Thailand Nopphon Lokhonphon dan skor masih 0-1.

Egi Maulana Vikri akhirnya dimainkan oleh pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri di menit ke 60 menggantikan Feby Eka Putra untuk menambah daya gedor di lini depan Indonesia.

Menit 82 Indonesia akhirnya bisa memperlebar keunggulan setelah tendangan Abimanyu berhasil menjebol gawang Thailand dan skor menjadi 0-2.

Tiga menit berselang, di menit ke 85 Thailand berhasil mengejar ketertinggalan setelah umpan Nakin Wisetchat berhasil diselesaikan dengan cantik melalui sundulan kepala Matee Sarakum. Skor 1-2 untuk keunggulan Indonesia hingga pertandingan selesai.(nov)

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq (kedua kiri), Menpora Imam Nahrawi (kanan) dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (kiri) saat meninjau Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/7/2018). 

Tiga puluh lima hari menuju perhelatan akbar multicabang olahraga Asian Games 2018, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa 14 arena yang berada di Palembang sudah siap untuk pelaksanaan Asian Games 2018. (nov)

 

 Belgia menjadi juara ketiga Piala Dunia 2018 seusai menaklukkan Inggris 2-0 di St Petersburg, Rusia, Sabtu. (FIFA)

St Petersburg (KoranTransparansi.com) - Belgia finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2018 dan menjadi prestasi terbaik mereka dalam turnamen empat tahunan ini setelah mengalahkan Inggris dengan skor 2-0 di Saint Petersburg, Rusia, Sabtu.

Pasukan Roberto Martinez itu menang berkat gol Thomas Meunier dan gol serangan balik dari Eden Hazard di masing-masing babak.

Meunier menyelesaikan gebrakan timnya kemudian menyambar umpan silang mendatar Nacer Chadli di tiang jauh pada menit keempat, setelah operan Romelu Lukaku membelah pertahanan Inggris.

Belgia, yang menang 1-0 atas Inggris pada pertandingan fase grup turnamen ini, tampil sangat berbahaya pada babak pertama yang berlangsung menarik.

Namun Inggris mampu memperbaiki penampilan timnya setelah turun minum, dan hampir menyamakan kedudukan ketika Eric Dier mendapatkan peluang dan mencungkil bola melewati Thibaut Courtois, namun Toby Alderweireld mampu menyapu bola sebelum memasuki gawang.

Belgia terus mengancam melalui serangan balik dan praktis menyelesaikan pertandingan ketika Kevin de Bruyne mengirimkan bola kepada Hazard, dan ia mengakhirinya dengan tembakan yang tidak dapat diantisipasi Jordan Pickford.(nov)

 

Pertandingan Timnas U-19 Indonesia melawan Timnas U-19 Malaysia

 

Sidoarjo (KoranTransaransi.con) - Bertanding dikandang sendiri Stadion Delta Sidoarjo, Tim nasional Indoensia bermain sangat monoton. Bukan saja menggantungkan pada pemain depan Egy Malulana yang baru saja tiba ditanahair, tim merah putih dianggap tidak cerdik.

Wajar saja kalau akhirnya timnas Indonsia dikalahkan Timnas U19 Malaysia 4-3 setelah dalan duakali 45 menit bermain imbang 1-1. 

Dalam laga piala AFF, pada babak pertama serangan cepat membuat Indonesia berhasil menciptakan gol terlebih dahulu setelah Saddil dilanggar pemain Malaysia di dalam kotak pinalti di menit pertama. Tendangan pinalti Egy Maulana gol menit pertama skor 0-1. 

Kapten tim Malaysia Muhammad Syaiful kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan kepala di menit ke 15. Skor menjadi 1-1.

Paruh waktu babak pertama, kedua tim masih terus melakukan serangan-serangan bola pendek. Bahkan, permainan lebih dinominasi oleh Malaysia sehingga membuat anak asuh Indra Sjafri mulai kewalahan meladeni timnas  Malaysia. Hingga akhir babak pertama, kedudukan masih imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, Indra Sjafri menarik keluar Rafli Mursalim digantikan oleh Todd Rivaldo untuk menggedor lini pertahanan Malaysia. Hingga memasuki menit ke 65 Indonesia hampir saja menambah gol melalui tendangan voli Egy Maulana tetapi masih melebar di sisi kiri gawang Muhammad Azri

Untuk memperuncing lini depan, di menit ke Indra Sjafri menarik keluar Egy Maulana dengan digantikan Hanis Saghara. Hingga permainan 90 menit berakhir, kedudukan masih tetap 1-1 hingga dilanjutkan dengan adu pinalti.

Tendangan Pinalti

Lutfi Kamal Baharsyah 1-2

Todd Rivaldo 2-3

Witan Sulaeman 3-3 (tidak gol)

Firza Andika 4-3 (tidak gol)

Hanis Saghara 4-3 (tidak gol)

Malaysia

Shivan Pillay 2-2

Nabil Hakim 3-3

Nik Akif Syahiran 4-3

Muhammad Zafuan 4-3 (tidak gol) ***4***

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...