Olah Raga

Pemain depan Kolombia Falcao (atas) berebut bola dengan gelandang asal Inggris Jordan Henderson pada putaran 16 besar Piala Dunia Rusia 1688 pertandingan antara Kolombia dan Inggris di Stadion Spartak di Moskow (3 Juli 2018). (Francisco LEONG / AFP)

Moskow (KoranTransparansi.com) - Tim nasional sepak bola Kolombia menyerah dari Inggris dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018 yang dihelat di Spartak Stadium, Moskow, Selasa malam (3/7) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB lewat drama adu penalti.

Perpanjangan waktu dan adu penalti harus dilalui oleh kedua kesebelasan, setelah gol di penghujung babak kedua oleh bek Kolombia, Yerry Mina, berhasil membuyarkan kemenangan di depan mata Inggris yang lebih dulu unggul 1-0 lewat tendangan penalti Harry Kane.

Dalam pertandingan ini, kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan, mengeluarkan skuat terbaik yang mereka miliki dalam pertarungan hidup dan mati tersebut.

Kolombia menurunkan David Ospina, Juan Cuadrado dan Radamel Falcao untuk menyaingi nama-nama tenar dari Negeri Ratu Elizabeth semacam John Stones, Dele Alli dan Hary Kane.

Dengan skuat semacam itu, Kolombia yang menang secara kecepatan dan stamina mampu merepotkan pemain Inggris yang kerap tertinggal saat beradu sprint. Namun permainan kolektif Inggris mampu meredam kekuatan dari Kolombia.

Sejak awal babak pertama, kedua kesebelasan memperagakan sepak bola terbuka dalam tempo yang cepat dan tensi tinggi buah dari keinginan untuk memenangkan pertarungan. Hasilnya permainan keras, yang memakan korban gelandang Kolombia Wilmar Barrios yang diganjar kartu kuning usai menanduk Jordan Henderson pada menit ke-40.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin tinggi dan cenderung keras dengan beberapa kali insiden terjadi yang berbuah kartu kuning bagi kedua tim.

Inggris unggul lebih dulu lewat tendangan penalti, usai Carlos Sanchez dianggap melakukan dorongan pada Harry Kane di kotak 12 pas pada menit ke-54. Harry Kane yang menjadi eksekutor, berhasil menambah pundi golnya di Piala Dunia 2018 ini dengan menyarangkan bola pada menit ke-57 dan merubah kedudukan 1-0 bagi Inggris.

Kemenangan di depan mata Inggris, seketika sirna setelah umpan matang tendangan pojok Juan Cuadrado mampu disambut oleh bek Kolombia, Yerry Mina, dengan sundulan terarah pada gawang Inggris di menit ke-93 yang merubah kedudukan 1-1 bagi kedua tim. Hingga berakhirnya babak kedua, skor 1-1 tak berubah.

Di babak perpanjangan waktu, kedua tim berusaha mencetak gol, namun hingga peluit tanda berakhirnya perpanjangan waktu dibunyikan oleh wasit asal Amerika Serikat Mark Geiger, skor tetap tak berubah dan pertandingan harus ditentukan oleh adu penalti.

Saat adu penalti, kedua tim menurunkan penembak hebatnya.

Kolombia:

Radamel Falcao (gol), Juan Cuadrado (gol), Luis Muriel (gol), Mateus Uribe (gagal), Carlos Bacca (ditepis)

Inggris:

Harry Kane (gol), Marcus Rashford (gol), Jordan Henderson (ditepis), Kieran Trippier (gol), Eric Dier (gol)

Dengan hasil ini, Inggris dipastikan melaju ke putaran delapan besar setelah menang adu penalti 4-3 setelah dalam 120 menit bermain imbang 1-1. Selanjutnya, Inggris akan menghadapi Swedia di fase berikutnya yang di 16 besar menumbangkan Swiss dengan skor tipis 1-0.

Skuat kedua tim:

Inggris: Jordan Pickford, Kyle Walker (113' Marcus Rashford), John Stones, Harry Maguire, Kieran Trippier, Jesse Lingard, Jordan Henderson, Dele Alli (81' Eric Dier), Ashley Young (102' Danny Rose), Raheem Sterling (88' Jamie Vardy), Harry Kane

Pelatih: Gareth Southgate

Kolombia: David Ospina, Santiago Arias (116' Cristian Zapata), Yerry Mina, Davinson Sanchez, Johan Mojica, Carlos Sanchez (79' Mateus Uribe), Wilmar Barrios, Jefferson Lerma (61' Carlos Bacca), Juan Cuadrado, Juan Quintero (88' Luis Muriel), Radamel Falcao

Pelatih: Jose Pekerman

 undefined. Reaksi penjaga gawang tim nasional Jepang, Eiji Kawashima (kanan), ketika bola sundulan bek Belgia Jan Vertonghen berbuah gol dalam laga putaran 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Rostov Arena, Rostov-on-Don, Rusia, Selasa (3/7/2018) dini hari WIB. (AFP/Pierre-Philippe MARCOU)

Moskow (KoranTransparansi.com) - Belgia bangkit dari tertinggal dua gol untuk menang 3-2 atas Jepang melalui gol pada tambahan waktu dari pemain pengganti Nacer Chadli pada Senin, untuk menyiapkan pertemuan dengan Brazil pada perempat final Piala Dunia.

Tim pertama yang bangkit dari tertinggal dua gol untuk memenangi pertandingan fase grup Piala Dunia sejak Jerman menang 3-2 atas Inggris setelah masa perpanjangan waktu di Meksiko pada 1970, Belgia direpotkan pertahanan solid dan pertahanan mendalam Jepang.

Ketika Belgia, yang unggul 58 posisi di atas Jepang pada peringkat Piala Dunia FIFA, mencoba menggempur pada babak kedua dan segera mendapati diri mereka tertinggal dari gol Genki Haraguchi dan Takashi Inui.

Namun pemain bertahan Jan Vertonghen menebus kesalahan yang berbuah gol pertama Jepang, menyundul bola untuk masuk pada menit ke-69 dan Marouane Fellaini menyamakan kedudukan untuk Belgia pada menit ke-74, kurang dari sepuluh menit setelah pelatih Roberto Martinez memasukkan dia untuk menggantikan Dries Mertens.

Dengan Jepang yang menekan untuk mendapatkan gol penentu kemenangan, Belgia menggebrak pada fase akhir pertandingan dan penyerang Romelu Lukaku mengecoh lawannya untuk menyodorkan bola kepada Chadli yang menyarangkan gol kemenangan, demikian Reuters.(nov)

 

Pemain depan Brazil Roberto Firmino (kanan) merayakan golnya dengan pemain depan Brazil Neymar pada pertandingan 16 besar Piala Dunia Rusia 1688 pertandingan antara Brasil dan Meksiko di Samara Arena di Samara (2 Juli 2018). (SAEED KHAN / AFP)

Samara, Rusia (KoranTransparansi.com) - Neymar dan Firmino menjadi andalan ketika Brazil mengalahkan Meksiko 2-0 dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia pada Senin dan memastikan melangkah ke perempat final menghadapi Belgia atau Jepang.

Babak penyisihan AFF Women's Championship di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang,Sumsel, Minggu (1/7). Indonesia menahan imbang Singapura dengan skor 0-0.

PALEMBANG (KoranTransparansi.com) - Pesepakbola putri Indonesia Dhanielle Dhapne (tengah) dihadang dua pesepakbola putri Singapura Nur Umairah (kanan) dan Ernie Sulastri (kiri), pada pertandingan penyisihan AFF Women's Championship di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang,Sumsel, Minggu (1/7). Indonesia menahan imbang Singapura dengan skor 0-0

Pemain tengah Kroasia Luka Modric menyundul bola pada putaran 16 besar pertandingan sepak bola Piala Dunia 2018 Rusia antara Kroasia dan Denmark di Nizhny Novgorod Stadium di Nizhny Novgorod (1 Juli 2018).

Nizhny Novgorod (KoranTransparansi.com) - Kroasia bangkit setelah kemasukan gol pada menit awal untuk melaju ke perempat final Piala Dunia berkat kemenangan adu penalti 3-2 atas Denmark, menyusul skor imbang 1-1 pada pertandingan 16 besar di Nizhny Novgorod, Minggu (Senin dini hari WIB).

Kroasia akan berhadapan dengan tim tuan rumah Rusia pada babak perempat final di Fisht, Sabtu (7/7).

Kroasia semestinya dapat mengamankan kemenangan lima menit sebelum akhir perpanjangan waktu, namun eksekusi penalti Luka Modric dapat digagalkan Kasper Schmeichel.

Operan Modric yang mendorong Ante Rebic menuju ke gawang, sebelum dijatuhkan Mathias Jorgensen, dan memberi peluang bagi Kroasia untuk mengunci kemenangan sebelum adu penalti. Namun Schmeichel melakukan penyelamatan cerdas untuk mempertahankan kedudukan 1-1.

Dua gol pada empat menit pembukaan menjadikan awal pertandingan di Stadion Nizhny Novgorod berlangsung menarik. Namun hal itu tidak berlanjut ketika kedua tim memilih untuk tampil berhati-hati demi menjaga peluang lolos ke delapan besar Piala Dunia.

Jorgensen hanya memerlukan 57 detik untuk mematahkan pertahanan Kroasia pada akhir lemparan jarak jauh Jonas Knudsen, mengarahkan bola dengan kaki kirinya ketika bola kemudian memantul mengenai rekan setimnya Thomas Delaney.

Kiper Kroasia Danijel Subasic bersiap menyambut bola sepakan Jorgensen, namun bola yang terdefleksi masuk ke gawangnya.

Terdapat elemen komedi untuk terciptanya gol penyama kedudukan pada menit keempat bagi Mario Mandzukic, ketika keunggulan awal Denmark segera terhapuskan.

Sepakan yang melintasi pertahanan Denmark dibuang Henrik Dalsgraad, namun bola menghantam wajah rekan setimnya Andreas Christensten, menciptakan efek "pinball" yang membuat bola jatuh ke penguasaan Manduzkic, yang kemudian memasukkannya ke gawang dari jarak dekat.(nov)

 

Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir menunjukkan medali emas untuk Asian Games 2018 seusai diluncurkan di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) menyebut medali Asian Games dengan corak batik mencerminkan keanekaragaman budaya Indonesia.

"Kami meluncurkan desain medali dengan logo Asian Games dan corak batik dari seluruh penjuru Indonesia. Itu menunjukkan keanekaragaman budaya sekaligus persatuan Indonesia," kata Ketua INASGOC Erick Thohir dalam kegiatan Fun Run Asian Games 2018 di Jakarta, Minggu.

Erick mengatakan motif-motif batik dalam medali Asian Games 2018 merupakan motif batik yang dipakai oleh tiga maskot Asian Games.

Selain keanekaragaman budaya, motif-motif batik itu juga mencerminkan keanekaragaman suku, agama, dan ras masyarakat Asia yang berpartisipasi dalam Asian Games ke-18 itu.

Dalam kegiatan "Fun Run Asian Games" di Jakarta itu, sebanyak 5.000 orang mengikuti lomba lari berjarak dua kilometer di komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan itu.

"Kami mohon maaf karena harus membatasi peserta sebanyak 5.000 orang karena kami ingin menjamin kerapian dan keamanan penyelenggaraan," kata Erick tentang minat masyarakat dalam Fun Run Asian Games itu.

"Ini adalah kegiatan fun run terbesar karena selain 5.000 orang di Jakarta, ada 2.000 peserta fun run di Palembang. Kebetulan hari ini adalah HUT Polri sehingga fun run juga digelar di seluruh kota di Indonesia," kata Erick.

INASGOC, lanjut Erick, akan menggelar kirab obor mulai 15 Juli di 53 kota dan kabupaten di 18 provinsi. Kirab obor itu menempuh jarak 18 ribu kilometer.

Selain kegitan Fun Run dan kirab obor Asian Games 2018, INASGOC juga meluncurkan lagu-lagu bertema Asian Games dalam satu album yang terdiri dari 13 lagu. (nov)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...