Olah Raga

Pelatih PS Tira Nilmaizar

Surabaya (KoranTransparansi.com) - PS Tira menargetkan satu poin di kandang Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (11/9/2018).

Untuk memastikan raihan satu poin, pelatih PS Tira, Nilmaizar, sudah menyiapkan skuat terbaik. Empat pemain asing yang ada dalam tim akan diboyong pula. "Kita sudah siapkan 18 pemain ke Surabaya sejak Minggu lalu," kata pelatih PS Tira Nil Maizar.

PS Tira sudah menjalani pemusatan latihan sejak beberapa hari lalu. Nil terus mengasah taktik bermain agar anak asuhnya bisa tampil solid dan maksimal.  "Kita matangkan taktikal saja di sisa latihan sebelum laga melawan Persebaya," imbuh pria asal Sumatera Barat

Nil mewanti-wanti anak asuhnya harus fokus dalam menjalani pertandingan nanti. Sebab, tidak mudah melawan Persebaya yang mendapat dukungan dari puluhan ribu Bonek.

Selama  menjalani pemusatan latihan di Cianjur dan Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Manahati Lestusen dan kawan-kawan digenjot fisik. Dan hasilnya membuat pelatih PS Tira, Nilmaizar senang.   "Soal fisik saya lihat sudah ada perkembangan yang menggembirakan," kata Nilmaizar.

Karakter PS Tira menjadi modal berharga untuk meladeni semangat Persebaya  “Melawan Persebaya kami pastikan akan tampil all out, kami akan tampil seperti karakter yang kami punya, menyerang, militan dan juga tampil ngotot," tutur mantan pelatih Semen Padang ini. (nov)

 

       

Djadjang Nurdjaman

Surabayan (KoranTransparansi.com)Debut pelatih  Djajang Nurdjaman bersama Persebaya Surabaya tidak bakal berlangsung mudah. Pasalnya, tiga pemain dipastikan absen dalam laga melawan PS Tira di pekan 21 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa  besok (11/9/2018).

Dua dari tiga pemain yang absen merupakan jantung permainan Persebaya, yaitu Irfan Jaya dan Fandry Imbiri. Satu lagi adalah pemain naturalisasi yang baru direkut sebulan lalu, Raphael Maitimo.         Irfan Jaya tak bisa tampil setelah kembali mendapatkan panggilan Timnas Indonesia melawan Mauritius. Sebelumnya, top scorer Liga 2 musim lalu itu membela Timnas U-23 di ajang Asian Games 2018.

Sementara Maitimo dan Imbiri menepi karena cedera. Dalam latihan terakhir, keduanya sudah ikut bergabung, namun berlatih terpisah dari rekan-rekannya.   ”Maitimo masih proses pemulihan, mungkin absen dalam pertandingan melawan PS Tira. Kita tidak akan paksakan pemain yang tidak siap tampil, ” ujar mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan yang akrab dipanggil Djanur 

Sebenarnya, Imbiri masih berpeluang tampil. Namun gelandang bertahan ini masih menunggu rekomendasi tim kesehatan jelang pertandingan nanti.   ”Kita observasi sama dokter mudah-mudahan tidak mengalami cedera serius. Tapi, saya pikir dia siap untuk tampil, kita lihat lagi dalam dua terakhir ini, ” ujarnya 

Seharisebelum laga melawan PS Tira, lanjut Djanur, selain dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi pemain  cedera juga digunakan mencari alternatif pemain pengganti.  "Saya yakin pemain lain siap untuk menggantikan, meski harus kita akui jika Irfan Jaya merupakan salah satu pemain yang menjadi andalan Persebaya di lini 

Kita siapkan pengganti. Di lini belakang ada Syaifuddin, OK John, dan Andri Muliadi. OK John dalam beberapa sesi latihan menunjukkan performa dan spirit yang bagus. Dia sangat siap untuk menggantikan 

Untuk skema Djanur ternyata sangat cocok dengan formasi 4-3-3 yang selama ini diterapkan pelatih sebelumnya Alfredo Vera. “Kebetulan saya juga menggunakan formasi 4-3-3 di Persib dan PSMS. Jadi tidak ada masalah untuk memainkan formasi itu, sesuai dengan komposisi pemain yang dimiliki Persebaya,”  kilahnya. Hal itu akan dibuktikannya saat menjamu PS Tiran anti. Targetnya tentu kemenangan perdana bersama tim Persebaya. (nov)

Sidoarjo - Timnas Indonesia U-16 akhirnya berhasil lolos ke babak final Piala AFF U-16 2018. Mereka menang tipis 1-0 (0-0) atas Malaysia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis malam (9/8/2018). 

 
Gol kemenangan skuat Garuda Asia ini lahir lewat titik putih hasil eksekusi Bagus Kahfi pada menit ke-72. Penalti itu didapat Timnas Indonesia U-16 setelah M. Supariadi dijatuhkan kiper Malaysia, Abdul Alim. 
 
“Syukur Alhamdulillah, kami bisa menang di laga yang cukup ketat melawan Malaysia. Pertandingan tadi berjalan berat karena kami berharap Malaysia bermain terbuka. Faktanya mereka punya taktik sendiri mengandalkan serangan balik,” ungkap Fakhri Husaini, pelatih Timnas Indonesia U-16. 
 
Pemain Timnas Indonesia U-16 membukukan sebanyak 12 tembakan dengan empat di antaranya on target di laga ini. Sementara Malaysia hanya mampu mencatatka lima tembakan tanpa ada yang mengenai sasaran. 
 
Permainan Malaysia yang tampil sangat rapi menjaga pertahanan menjadi catatan sendiri. Fakhir pun mengakui bahwa itu menjadi kendala anak asuhnya untuk mencetak gol dengan cepat.
 
“Agak kesulitan buat kami membongkar pertahanan yang dilkaukan pemain Malaysia. Tapi, saya bangga dengan yang diperlihatkan permainan pemain kami dengan perjuangan keras, pengorbanan, dan determanasi tinggi selama pertandingan,” ujarnya. 
 
“Kalau kita perhatikan kami mendominasi permainan. Beberapa kali peluang kami tercipta, ada yang kena tiang juga. Tentu tidak semua pertandingan bisa kami lakukan dengan cara yang sama karena lawan yang kami hadapi juga berbeda. Malaysia bermain cukup tangguh dengan compact defense,” imbuhnya. 
 
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia U-16 memiliki satu langkah saja untuk merengkuh mahkota juara. Namun, mereka harus mengalahkan Thailand di partai puncak yang digelar di stadion yang sama, Sabtu (11/8/2018). (nov)
Sebanyak n 44 tim putra dan 30 tim putri se Jawa Timur.ikuti Kejurprov Bola Volly  pasir di Sidoarjo mulai Senin (6/8/2018)

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuin dan Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji membuka Kejuaraan Daerah (Kejurprov) yunior Bola Volly Pasir dengan melibatkan 44 tim putra dan 30 tim putri se Jawa Timur.

Kejuarprov Bola Volly pasir yang dimulai Senin (6/8/2018) berlangsung di GOR Smannor. Hadir pula Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan dan Sekertaris Umum PBVSI Provinsi Jatim Anastasia Yuli Murni Hendiastuti.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik terselenggaranya Kejurprov Bola Voli Pasir seperti ini. Bahkan ia katakan penyelenggaraan olahraga semacam ini perlu ditingkatkan. 

Prestasi bola voli di Kabupaten Sidoarjo cukup baik. Atlet bola voli Sidoarjo selalu mendominasi kejuaraan baik tingkat Propinsi maupun Nasional.

Wabup berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir atlet-atlet baru berprestasi. Dengan demikian akan memperkuat dan meningkatkan prestasi yang ada. Wabup Sidoarjo juga berharap kepada KONI Kabupaten Sidoarjo untuk dapat mempertahankan prestasi cabang olahraga bola voli pantai di Kabupaten Sidoarjo.

“Kami berharap pihak KONI Sidoarjo berusaha seaktif mungkin agar supaya bola voli pantai ini menjadi sesuatu yang handal dan mencetak prestasi yang banyak di Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.

H. Nur Ahmad Syaifuddin juga berpesan kepada atlet Sidoarjo untuk terus berlatih. Cak Nur sapaan akrab Wakil Bupati Sidoarjo, meminta infrastruktur olahraga yang ada dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji menambahkan Kejurprov Bola Voli Pasir Tingkat Junior Se Jawa Timur merupakan single even pembinaan bola voli setiap tahunnya. 

Selain sebagai pembinaan, kejuaraan seperti ini untuk menciptakan kerukunan antar pemain bola voli di Jawa Timur. Untuk itu Kombespol Himawan berpesan kepada pemain untuk selalu meningkatkan kebersamaan serta sportifitas dalam bertanding.

Sekretaris Umum PBVSI Provinsi Jatim Anastasia Yulia Murni Hendiastuti menjelaskan atlet Kejurprov ini nanti akan diikutkan pada Kejurnas di Jakarta untuk mewakili Jawa Timur. 

Ia memaparkan tahun lalu prestasi Cabor bola Voli Pantai Jawa Timur sangat membanggakan. Tim bola voli pantai putra menyandang juara 1, 2, dan 4. Sedangkan Tim bola voli pantai putri berhasil menyabet juara 2 dan 3. 

Dalam laga awal pagi tadi, tim putra 1 bola voli pasir Kabupaten Kediri bertemu tim Kabupaten Situbondo. Hasilnya, tim putra 1 bola voli pasir Kabupaten Kediri harus mengakui keunggulan tim putra 1 Kabupaten Situbondo dengan skor 2-0. (Eka/med)

Setelah Sepak Bola Irak U-23 Mundur Dari Asian Game,Ini Hasil Drawingnya

Surabaya (KoranTransparnsi.com) - Pengundian ulang cabang olahraga (cabor) sepak bola Asian Games 2018 terpaksa kembali dilakukan lantaran Timnas Irak U-23 belum lama ini memutuskan mundur dari kejuaraan empat tahunan itu.

Begitu mendapat surat resmi pengunduran diri dari Irak, INASGOC selaku panitia penyelenggara Asian Games langsung melaporkan ke Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia 

Karenanya, AFC dan OCA memutuskan hanya Palestina dan Uni Emirat Arab saja yang kembali melakukan undian ulang.

Itu tak lepas dari kedua negara tersebut yang berada dalam satu grup yang berisikan lima tim (Grup A dan E) dan mereka merupakan tambahan peserta Asian Games 2018.

Akhirnya, setelah dilakukan undian ulang, Jumat (03/08/18) di Kantor AFC, Kuala Lumpur Malaysia, Uni Emirat Arab yang akhirnya masuk Grup C pada cabang olah raga sepak bola Asian Games 2018 untuk mendampingi tiga negara lainnya yakni China, Timor Leste, dan Suriah, pasca ditinggal Irak.

Sebagai informasi, sebelumnya Uni Emirat Arab berada di grup E, dan Palestina (tetap) berada di Grup A yang diisi oleh tuan rumah Indonesia, Hong Kong, Laos, dan Taiwan.

Dan, dengan mundurnya Irak, maka cabor sepak bola Asian Games 2018 hanya diikuti oleh 25 negara saja. 

Cabor sepak bola akan dimulai 10 Agustus hingga 1 September mendatang. Selain Stadion Pakansari serta Stadion Patriot, venue sepak bola juga berlangsung di Stadion Wibawa Mukti Cikarang dan Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. (nov)

Grup A: Indonesia, Hong Kong, Laos, China Taipei, Palestina

Grup B: Thailand, Uzbekistan, Bangladesh, Qatar

Grup C: UEA, Tiongkok, Timor Leste, Suriah

Grup D: Jepang, Vietnam, Pakistan, Nepal

Grup E: Korea Selatan, Kirgistan, Malaysia, Bahrain

 

PS Kota Pahlawan berlatih keras untuk menghadapi babak 16 besar.

Surabaya (KoranTransparansi.com) - PS Kota Pahlawan (PS KoPa) siap tempur di babak 16 besar Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim yang  nantinya digelar dengan sistem home tournament ini.

Tim bentukan manajemen Persebaya tersebut berada di Grup K bersama Persema 1953, PSID Jombang, dan PSSS Situbondo. PS KoPa lolos sebagai peringkat ketiga terbaik kedua.  Ketiganya merupakan jawara dan runner up grup di babak sebelumnya.

Tergabung dengan tim-tim tangguh tak membuat PS KoPa gentar untuk menghadapi ketiga tim tersebut. Bahkan PS KoPa optimistis dapat lolos dari grup maut tersebut. “Kami tetap optimis untuk bisa lolos ke putaran nasional. Karena informasinya tiap grup akan diambil tiga tim untuk ke babak putaran nasional,” ujar pelatih PS KoPa, Ahmad Rosyidin.

Meski optimis, PS KoPa tak lantas menganggap remeh lawan. Apalagi, diatas kertas ketiganya memang memiliki raihan poin yang cukup bagus di babak sebelumnya.  Persema 1953 merupakan runner up Grup E dengan mengoleksi 27 poin. Sementara, PSID Jombang keluar sebagai juara Grup F dengan mengemas 29 poin.

Keduanya, memiliki jumlah poin yang lebih banyak dibandingkan PS KoPa yang finish dengan 23 poin. Hanya PSSS Situbondo yang memiliki poin dibawah PS KoPa, yaitu dengan raihan 22 poin.

Akan tetapi, runner up grup G tersebut juga tak bisa diremehkan. Mengingat PSSS Situbondo hanya memainkan 10 pertandingan akibat didiskualifikasi salah satu klub di Grup G yaitu Persikapro Probolinggo.  Oleh karena itu, tak heran apabila PS KoPa mewaspadai calon lawannya.

Apalagi saat ini PS KoPa belum mengetahui peta kekuatan calon lawannya. “Saya belum tahu kekuatan tim lawan. Tapi secara kualitas tim yang masuk ke babak 16 besar adalah tim yang bagus. Jadi kami fokus perbaikan ke tim terlebih dahulu,” imbuh mantan asisten pelatih Persebaya tersebut. (nov)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...