Olah Raga

Published in Olah Raga

Kalah di Kandang, Dua Pilar Belakang Persebaya Cedera

Apr 09, 2018 Publish by 
 Bek Persebaya Rachmad ‘Rian’ Irianto ditandu ke luar lapangan.
Bek Persebaya Rachmad ‘Rian’ Irianto ditandu ke luar lapangan. (KT/NOV)

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Persebaya harus menderita dua kali lipat saat menjamu Barito Putra di Stadion GBT, Minggu (8/4). Pasalnya, selain mengalami kekalahan 1-2 di kandang sendiri di pekan ketiga Liga 1 tahun ini, dua pemain andalan lini belakang Otavio Dutra dan Rachmad Irianto cedera cukup serius. Bahkan Rian—panggilan akrab Rachmad Irianto--- sempat dilarikan ke rumah sakit— sambil mengerang kesakita memegangi kaki kirinya.

Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui sepakan Abu Rizal Maulana yang kali ini didapuk sebagai kapten tim menit ke-17. Namun, mampu disamakan oleh striker Barito Douglas Ricardo menit ke-26. Dan, petaka bagi tuan rumah ketika Paulo Sitanggang mencetak gol menit ke-70.

Dalam pertandingan ini, Dutra harus mengakhiri pertandingannya lebih cepat di menit ke-24 setelah mengalami benturan keras dengan penyerang Barito Putera. Kehilangan Dutra memang sangat berpengaruh bagi tim belakang Persebaya.

Sementara stopper muda Persebaya, Rachmat Irianto sempat menyelesaikan pertandingan hingga menit terakhir. Namun, setelah itu, dia harus menjalani perawatan dengan membawanya ke rumah sakit.

Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera mengatakan, tim besutannya sudah berjuang keras, dan mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka. Bahkan sampai ada yang cedera. "Apa yang dialami oleh Dutra dan Rian (Irianto, Red) adalah bukti bahwa pemain kami sudah berusaha keras untuk memenangkan pertandingan ini," kata Alfredo setelah laga.

Pria asal Argentina  meminta dukungan dan doa dari seluruh pendukung Persebaya untuk kesembuhan dua pemain tersebut. "Kami masih menunggu hasil dari cek dokter. Tapi, kompetisi masih panjang, tim ini sangat membutuhkan mereka. Semoga mereka cepat sembuh," ujar Alfredo.

Di sisi lain, kapten Persebaya Surabaya, Abu Rizal Maulana meminta maaf kepada publik Surabaya atas kegagalan memenangkan pertandingan melawan Laskar Antasari, julukan Barito Putera, itu. "Kami semua sudah berjuang keras dan bermain bagus sepanjang pertandingan. Tapi, hasil tidak memihak kepada kami," ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Barito Putera, Jacksen F. Tiago memuji kolektivitas tim yang dipertontonkan oleh penggawa Persebaya sepanjang pertandingan. "Persebaya meski berstatus tim promosi, mereka bermain sangat bagus dan memiliki mental petarung. Dan, tekanan yang diberikan oleh Persebaya tentu menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk mengarungi 31 pertandingan mendatang," bebernya. (nov)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...