NASIONAL

Gubernur DKI Jakarta Anies saat melayat di rumah duka. (kt/jn)

JAKARTA (KT) - Politikus Andi Mappetahang Fatwa meninggal dunia di usia 78 tahun pada pukul 06.00 pagi ini di Rumah Sakit MMC, Jakarta.

"Telah kembali ke rahmatullah Bpk AM Fatwa hari ini, Kamis 14 Des 2017, jam 06.00 wib di RS MMC. Semoga Allah swt mengampuni segala khilaf dan dosanya, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di surgaNya," demikian cuitan di akun resmi @DPDRI.

Fatwa, yang menjabat sebagai anggota DPD RI dari DKI Jakarta, merupakan penggagas Partai Amanat Nasional.

Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris turut mengucapkan bela sungkawa atas kepergian AM Fatwa melalui Twitter.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun Allahummagh firlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu. Turut bduka cita yg mdalam atas wafatnya Yth. Senator Bp AM. FATWA. Smg almarhum Husnul Khotimah, diterima di sisi ALLAH SWT, dilapangkan kuburnya, diampuni segala dosanya & kelg diberi ketabahan," kata @fahiraidris.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid turut mendoakan kepergian AM Fatwa.

"InnalilLlahi... mohon doa terikhlas unt almarhum Bpk AM Fatwa, anggota DPD RI. Tokoh yg banyak berjuang unt umat dan kemanusiaan. Smoga husnul khatimah dimasukkan ke alJannah. Alfatihah. Amin,” kata @hnurwahid.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan rasa kehilangannya, semalam ia menjenguk AM Fatwa.

"Innalillahi wa inna lillahi raji'un. Baru semalam jenguk pak AM Fatwa, pagi ini mendapat kabar duka berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa ini. Semoga dilapangkan kuburnya, diampuni segala khilafnya dan dilipatgandakan nilai amal ibadahnya. Aamiin," kata @aniesbaswedan.( jn)

Prof DR KH Syafii Maarif (Buya Maarif).

 

YOGYAKARTA (KT) - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammdiyah Syafii Maarif meyakini negara-negara di dunia tidak akan mengikuti langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem.

"Semua sudah tahu Trump ini bukan orang beres, bukan orang normal," kata pemrakarsa Maarif Institute itu di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu.

Anggota Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) itu menyesalkan sistem demokrasi yang tumbuh baik di AS justru memunculkan sosok pemimpin dengan kebijakan yang tidak masuk akal.

"Jangan sangka bahwa demokrasi yang dianggap hebat bisa selalu menghasilkan orang-orang beradab. Menurut saya tidak beradab orang ini," katanya.

Penolakan masyarakat dunia terhadap Trump, menurut dia, antara lain terlihat pada konsistensi sebagian besar negara-negara Uni Eropa (UE) yang hingga kini enggan mengakui dan mengikuti langkah Presiden AS untuk memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerussalem.

"Kalau Uni Eropa konsisten itu bagus, dan itu menjadi pukulan bagi Trump," katanya.

Meski demikian, Syafii meragukan kekuatan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mencari solusi atas kebijakan Donald Trump.

"Saya sudah agak mulai ragu dengan OKI, karena hanya deklarasi saja. Jangankan deklarasi, resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saja mungkin tidak bakal didengar oleh Trump," kata dia.

Ia mengatakan keputusan Trump yang merugikan Palestina itu kini bukan hanya menjadi persoalan umat Islam saja, melainkan telah menimbulkan kecemasan masyarakat dunia. 

Mengenai sikap Indonesia terhadap persoalan itu, menurut Syafii, sudah cukup dibuktikan dengan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir dalam KTT Luar Biasa OKI yang berlangsung di Istanbul, Turki.

"Saya kira Presiden Jokowi sudah bekerjalah. Masyarakat Indonesia berdoa sajalah," demikian Syafii Maarif. (RIN)

Dokumentasi Penutupan KTT LB Ke-5 OKI. Presiden Joko Widodo (kanan) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) berpelukan usai memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan KTT Luar Biasa Ke-5 OKI di JCC, Jakarta, Senin (7/3/2016 lalu). (foto/kt/rin )

GUNUNG KIDUL (KT) - Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan Indonesia melalui sambungan telepon kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

"Kemarin saya sudah coba dua kali dan alhamdulilah kemarin saya sudah berbicara dengan Presiden Mahmoud Abbas dan saya sampaikan kembali posisi Indonesia mengenai pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota," kata Presiden Joko Widodo di sela-sela peninjauan pembangunan kembali jembatan penyeberangan orang di Dukuh Bonjing, Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta, Sabtu.

Hal itu terkait dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan akan segera memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel yang tadinya berada di Kota Tel Aviv ke Kota Yerusalem, padahal Yerusalem masih menjadi kota penting bagi Israel dan Palestina.

"Saya sampaikan kepada Presiden Mahmoud Abbas bahwa yang pertama, Indonesia mengecam keras keputusan AS tersebut dan saya sampaikan juga keputusan tersebut bertentangan dengan semua resolusi Dewan Keamanan PBB tentang Palestina," ujar Presiden.

Menurut Presiden, pengakuan Presiden Trump mengenai pemindahan Kedutaan Besar AS itu juga membahayakan proses-proses perdamaian yang sudah lama dirintis.

"Kedua, Indonesia mengajak semua negara untuk bersatu, memberikan dukungan terhadap Palestina," ucap Presiden.

Ketiga, Indonesia juga akan mengajak negara lain untuk tidak mengikuti apa yang dilakukan AS untuk memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

"Terakhir Indonesia akan selalu bersama dengan perjuangan rakyat Indonesia," kata Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, Mahmoud Abbas sangat menghargai apa yang disampaikan Indonesia.

"Beliau sangat menghargai apa yang dilakukan oleh negara kita, konsistensi sejak presiden pertama, Presiden Soekarno sampai sekarang," ucap Presiden.

Pendirian Indonesia terhadap Palestina itu, menurut Presiden, akan disampaikan juga dalam pertemuan OKI di Turki pada 12-14 Desember 2017.

"Ya mungkin akan kita tambahi (pernyataannya), tapi intinya yang saya sampaikan kepada Presiden Mahmod Abbas sudah jelas sekali," kata Presiden, menegaskan.( rin )

Presiden Joko Widodo usai menjadi inspektur upacara Apel Kebangsaan Kader FKPPI di Lapangan Silang Monas Jakarta, Sabtu (9/12). (KT/MIN/FIR)

JAKARTA (KT) - Presiden Joko Widodo meminta Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI- Polri (FKPPI) berada di garda terdepan dalam menghadang ajaran yang bertentangan dengan Pancasila.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) menerima penghargaan "Entreprenur Award" dari Philip Kolter Center for ASEAN Marketing yang bekerja sama dengan Markplus Inc dalam forum KIN ASEAN ke-8 di Ballroom Pasific Palace Ritz Carlton.

TRENGGALEK (KT) - Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak meraih penghargaan tingkat ASEAN atas kerja kerasnya bersama Wabup Mochamad Nur Arifin dalam membuat terobosan kebijakan pengentasan kemiskinan di Trenggalek melalui program "GERTAK" (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan).

Bagian Humas dan Protokol Pemkab Trenggalek, Jawa Timur, Kamis mengkonfirmasi, prestasi tersebut diterima dari Philip Kolter Center for ASEAN Marketing yang bekerja sama dengan Markplus Inc dalam forum KIN ASEAN ke-8 di Ballroom Pasific Palace Ritz Carlton pada Rabu (6/12).

"Program GERTAK yang tengah digalakkan oleh Kabupaten Trenggalek, dianggap mampu menangani permasalahan kemiskinan yang dihadapi kabupaten ini," kata Emil, sebagaimana siaran pers yang diterima Antara.

Dijelaskan, ada 18 kabupaten dan 23 kota di Indonesia yang mendapatkan penghargaan yang sama Entrepreneur Award dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing dan Markplus Inc ini.

KIN sendiri didirikan di Kellog School of Management pada tahun 2003 dan selalu menjadi jaringan unik, yang melintasi sektor bisnis, pemerintahan, nirlaba, seni, sains, akademisi  dan secara harfiah menjangkau dunia.

Sedangkan KIN Global Summit adalah pertemuan tahunan 300 orang, KINI dari seluruh dunia yang berkumpul untuk belajar, berbagi gagasan, memberikan wawasan dan ambil bagian dalam sesi kerja yang berfokus pada tantangan global. 

KIN ASEAN Forum adalah jaringan inovasi afiliasi KIN di Asia Tenggara yang didirikan pada tahun 2010.

Selama delapan tahun berturut-turut, Forum ASEAN KIN telah mengumpulkan 100 pemimpin di bidang masing-masing untuk berbagi wawasan dan meramalkan masa depan.

Pada 210, Co-founder dan Executive Director KIN, Robert C. Wolcott dan Hermawan Kartajaya, Pendiri Tri-Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK-CAM) membawa komunitas KIN ke ASEAN.

Dari tahun ke tahun, KIN ASEAN telah dihadiri oleh sekitar 100-150 orang KINI dari kawasan ASEAN dan sekitarnya, yang berkumpul untuk belajar, berbagi gagasan, memberikan wawasan dan ambil bagian dalam sesi kerja yang berfokus pada tantangan global yang kritis.

Sedangkan KIN ASEAN Forum tahun 2017 ini mengusung tema "FORESIGHT" yang artinya kurang lebih adalah, "Ke Mana ASEAN Pergi".  

Dalam forum ini dibahas berbagai topik penting dan menarik terkait dengan lanskap geo-politik, demografi, teknologi  maupun inovasi yang berubah di ASEAN dan sekitarnya. 

Dengan penghargaan ini, kata Emil, diharapkan ke depan dapat memberikan dampak konkrit bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Trenggalek.

"Tentunya Pemerintah Kabupaten Trenggalek tidak bisa lantas berpuas diri akan prestasi yang diraih ini. Masih banyak pekerjaan rumah mengenai pengentasan kemiskinan dan kerentanan yang perlu dikerjakan, ke depannya," kata Emil. (RIN)

Akibat metusnya Gung Agung d Bali Menteri Pariwisata Arief Yahya memperkirakan Rp 9 triliun potensi pariwisata di Bali melayang.

JAKARTA (KT) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sekitar Rp9 triliun potensi devisa dari sektor pariwisata melayang atau hilang sebagai dampak erupsi Gunung Agung di Bali sejak akhir November lalu.

banner