Jakarta (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo menerima penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan dari Lembaga Administrasi Negara RI (LAN). 

Penghargaan diserahkan oleh Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si saat peringatan HUT LAN RI ke-61 di Kantor LAN, Jalan Veteran no.10 Jakarta Pusat, Senin (6/8). 

Penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan, yang merupakan jabatan tertinggi dalam jabatan fungsional widyaiswara, diberikan kepada Pakde Karwo, sapaan lekatnya, atas kontribusi dan dedikasinya yang tinggi terhadap pengmbangan kompetensi ASN, khususnya pengembangan diklat di Provinsi Jatim. 

Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Pakde Karwo mengingat betul nilai-nilai yang diajarkan para pengajar saat dirinya mengikuti Diklat PIM I di LAN. Yakni tentang tugas pokok LAN dalam memberikan inovasi terhadap administrasi negara, mendorong lulusan untuk melakukan kajian-kajian kebijakan dan melaksanakan diklat baik teknik maupun fungsional. 

Selain itu memasukkan teknologi informasi atau IT dalam proses pendidikan dan pelatihan. Pemanfaatan IT, lanjutnya, diharapkan mampu mencegah pungli dalam masyarakat karena orang tidak ketemu orang.

“Semua pelajaran tadi kami jalankan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Terimakasih LAN karena telah bekerjasama dengan pemda dalam mendidik dan melatih ASN dengan nilai integritas, professional, inovatif dan peduli,” kata Pakde Karwo yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga mengusulkan kepada LAN untuk membuat diklat bagi ASN sesuai dengan perkembangan yang ada. Apalagi menurutnya, perkembangan faktor eksternal sangat luar biasa, salah satunya soal globalisasi.

“Kita harus mengikuti kemampuan ASN dalam membaca globalisasi. Seperti contoh pemerintah saat ini kesulitan defisit neraca berjalan, impor lebih besar dari ekspor. Apa tidak ada substitusi barang yang dibangun antar daerah. Masalah-masalah seperti ini bisa dipelajari,” katanya. 

Selain itu, Pakde Karwo juga mengusulkan adanya diklat seperti entrepreneurship. Apalagi sejarahnya, ASN menjadi bagian dalam pembangunan kehidupan bangsa. (ais)

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - PT. Mega Surya Mas memberikan bantuan beasiswa kepada murid Sekolah Dasar (SD)  Tambak Sawah, Kecamatan Waru Sidoarjo. Biaya pendidikan yang merupakan CSR perusahaan diserahkan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM yang didampingi Direktur PT. Mega Surya Mas dan Kepala Dinas Pendidikan. 

Direktur PT. Mega Surya Mas Alok Kumar Ja`in menjelaskan PT. Mega Surya Mas sudah 25 tahun bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaksanakan dan mengantarkan program beasiswa ini secara konsisten.

Mereka yang menerima biasiswa sebanyak 360 siswa untuk 4 sekolah di Sidoarjo dan satu sekolah di Gresik. Untuk Sidoarjo diberikan beasiswa sebanyak 316 siswa yang terbagi dalam 4 sekolah yakni SD Tambak Sawah, SD Tambak Rejo, MI Darul Ulum, dan MI Nurul Ikhlas, sedangkan di SD Bedilan Gresik sebanyak 44 siswa yang menerimanya. 

Kriteria penerima beasiswa ini adalah siswa berprestasi, dalam artian siswa dari kelas satu sampai kelas 6 yang mendapat rangking 1 – 5, serta siswa prasejahtera. Dari 360 siswa penerima beasiswa, untuk tahun ini diberikan sebanyak 336 siswa berprestasi dan 24 siswa pra sejahtera. 

Selain menyalurkan CSR-nya di bidang pendidikan PT. Mega Surya Mas secara rutin untuk masyarakat Tambak Rejo dan Tambak Sawah mendirikan poliklinik untuk pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar dan keluarga miskin, serta biaya berobat sebesar 50 persen untuk masyarakat lainnya.

PT. Mega Surya Mas yang dibagikan menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh warga Tambak Rejo dan Tambak Sawah kurang lebih 5.000 keluarga, kegiatan buka puasa bersama di masjid – masjid dan pondok pesantren, dan pemberian hewan kurban di masjid – masji.

Lalu,  pembangunan sarana dan prasarana untuk tempat ibadah, transportasi dan kebersihan hingga bantuan rutin setiap bulan kepada 14 yayasan panti asuhan yang berada di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. 

“ini merupakan wujud nyata PT. Mega Surya Mas dalam memberikan perhatian, kepedulian dan sumbangsih kepada masyarakat Desa Tambak Sawah dan Tambak Rejo,” jelas Allok. 

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM menyambut baik program CSR PT. Mega Surya Mas untuk turut memajukan dan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan para siswa di lingkungan sekitar perusahaan ini. 

Dan saya berharap apa yang dilakukan PT. Mega Surya Mas pada hari ini akan menjadi contoh bagi pihak – pihak swasta lainnya, serta OPD terkait untuk terus mengembangkan, menjalin kerjasama guna meningkatkan kualitas pendidikan dan Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini. 

“untuk itu saya mengingatkan bagi para penerima beasiswa ini untuk dimanfaatkan sebaik – baiknya beasiswa ini guna meringankan beban biaya pendidikan serta untuk memotivasi dalam menijngkatkan prestasi,” jelas Abah Ipul. (eka/med)

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuin dan Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji membuka Kejuaraan Daerah (Kejurprov) yunior Bola Volly Pasir dengan melibatkan 44 tim putra dan 30 tim putri se Jawa Timur.

Kejuarprov Bola Volly pasir yang dimulai Senin (6/8/2018) berlangsung di GOR Smannor. Hadir pula Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan dan Sekertaris Umum PBVSI Provinsi Jatim Anastasia Yuli Murni Hendiastuti.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik terselenggaranya Kejurprov Bola Voli Pasir seperti ini. Bahkan ia katakan penyelenggaraan olahraga semacam ini perlu ditingkatkan. 

Prestasi bola voli di Kabupaten Sidoarjo cukup baik. Atlet bola voli Sidoarjo selalu mendominasi kejuaraan baik tingkat Propinsi maupun Nasional.

Wabup berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir atlet-atlet baru berprestasi. Dengan demikian akan memperkuat dan meningkatkan prestasi yang ada. Wabup Sidoarjo juga berharap kepada KONI Kabupaten Sidoarjo untuk dapat mempertahankan prestasi cabang olahraga bola voli pantai di Kabupaten Sidoarjo.

“Kami berharap pihak KONI Sidoarjo berusaha seaktif mungkin agar supaya bola voli pantai ini menjadi sesuatu yang handal dan mencetak prestasi yang banyak di Kabupaten Sidoarjo,” harapnya.

H. Nur Ahmad Syaifuddin juga berpesan kepada atlet Sidoarjo untuk terus berlatih. Cak Nur sapaan akrab Wakil Bupati Sidoarjo, meminta infrastruktur olahraga yang ada dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji menambahkan Kejurprov Bola Voli Pasir Tingkat Junior Se Jawa Timur merupakan single even pembinaan bola voli setiap tahunnya. 

Selain sebagai pembinaan, kejuaraan seperti ini untuk menciptakan kerukunan antar pemain bola voli di Jawa Timur. Untuk itu Kombespol Himawan berpesan kepada pemain untuk selalu meningkatkan kebersamaan serta sportifitas dalam bertanding.

Sekretaris Umum PBVSI Provinsi Jatim Anastasia Yulia Murni Hendiastuti menjelaskan atlet Kejurprov ini nanti akan diikutkan pada Kejurnas di Jakarta untuk mewakili Jawa Timur. 

Ia memaparkan tahun lalu prestasi Cabor bola Voli Pantai Jawa Timur sangat membanggakan. Tim bola voli pantai putra menyandang juara 1, 2, dan 4. Sedangkan Tim bola voli pantai putri berhasil menyabet juara 2 dan 3. 

Dalam laga awal pagi tadi, tim putra 1 bola voli pasir Kabupaten Kediri bertemu tim Kabupaten Situbondo. Hasilnya, tim putra 1 bola voli pasir Kabupaten Kediri harus mengakui keunggulan tim putra 1 Kabupaten Situbondo dengan skor 2-0. (Eka/med)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama karyawan Kemenag menggelar salat gaib untuk korban gempa di Nusa Tenggara Barat dan Bali.

Salat Gaib dimpimpin Sesditjen Pendis M Isom dan dilaksanakan usai Dzuhur berjemaah di Mushola Al Munawar di Komplek Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Senin (06/08).

Selain dihadiri ASN dan karyawan Kemenag, sejumlah pejabat eselon I dan II juga tampak memenuhi Mushola Al Munawar. Dalam kesempatan tersebut Menag Lukman Hakim mengatakan sengaja mengajak ASN dan karyawan Kemenag untuk Salat Gaib selepas solat zuhur.

"Karena semalam kita mendengar berita terjadinya gempa yang berpusat di Lombok, di Nusa Tenggara Barat. Dan sampai dengan siang ini kita mendapatkan laporan karena gempa, kemudian menimbulkan korban jiwa dan korban luka-luka yang saudara-saudara kita. Tidak hanya yang tinggal di NTB tapi juga di Bali," ujar Menag Lukman. 

Gempa berkekuatan 7 SR terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 5 Agustus 2018. Dilaporkan 82 orang wafat dan tidak sedikit juga yang mengalami luka. Gempa ini juga mengakibatkan kerusakan parah sejumlah bangunan rumah dan fasilitas umum, di NTB dan Bali.

"Sebagaimana syariat agama kita, kita doakan mereka. Dan bagi  yang korban jiwa kita solatkan mudah-mudahan tentu dengan niat semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan mereka-mereka yang wafat, diterima segala amal kebajikannya. Dan Allah tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya," kata Menag. 

Bagi korban luka, lanjutMenag, mudah-mudahan bisa pulih kembali bisa sehat seperti sedia kala. Bagi mereka yang menderita karena rumah rusak parah sehingga kemudian mereka harus tinggal di daerah penampungan, pengungsian, yang tentu kondisinya sangat darurat. Mudah-mudahan mereka senantiasa mendapatkan kesabaran, ketegaran, ketabahan, kondisinya mereka alami. 

"Saya instruksikan agar Kementerian Agama melakukan pendataan menyeluruh siapa saja ASN kita yang khususnya tinggal di NTB, di Bali, yang menjadi korban karena gempa semalam. Karena gempa semalam cukup besar," pinta Menag. 

Tidak hanya korban gempa, Menag juga meminta Kemenag untuk mendata kondisi bangunan fisik diantaranya KUA, Madrasah, Mesjid, Mushoala dan fasilitas lainnya. 

"Saya minta Kemenag Pusat mendirikan posko yang tidak hanya melakukan pendataan tapi juga menggalang bantuan. Kepada seluruh Kakanwil se Indonesia saya minta untuk pro aktif menggalang bantuan semampu yang kita bisa," tandas Menag. (rom)

Page 8 of 1771
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...