Donggala (KoranTransparasi.com) - Untuk menciptakan rasa aman dan mengurangi angka kecelakaan lalulintas jalan raya, yang tiap tahunnya menelan korban jiwa, pihak kepolisian Resor Kabupaten Donggala kembali menggelar operasi simpati tahun 2018. Operasi yang digelar hingga pekan depan, memfokuskan kelengkapan surat kendaraan bermotor baik roda dua, maupun roda empat.

Kapolres Donggala AKBP Ferdinand Suwarji menjelaskan, operasi simpati 2018 yang digelar pihak satuan lalulintas polres donggala merupakan upaya untuk mengingatkan kembali masyarakat khususnya pihak pengendara akan pentingnya aturan berlalulintas.

" Operasi simpati ini untuk mengingatkan kembali kesadaran masyarakat berlalulintas, "Jelas Kapolres Donggala AKBP Ferdinand Suwarji, Rabu (8/8/2018) melalu pesan singkat.

Menurut Kapolres, angka kecelakaan lalulintas  dalam tiap tahunnya bisa dikurangi dengan mentaati peraturan rambu lalulintas. Sedangkan untuk melihat tingkat kesadaran dan memberikan pelajaran berlalulintas maka diperlukan gelar operasi lalulintas.

Sebab menurut kapolres, pentingnya mentaati aturan berlalulintas merupakan salah satu cara, untuk menghindari lakalantas. Sebagai contoh, lakalantas yang terjadi dijalan Trans Donggala-Surumana tepatnya di Desa Tosale Kecamatan Banawa selatan Kabupaten Donggala. Dimana seorang pengendara bermotor berinisial AS (57), lepas kendali kemudian  terjatuh hingga akhirnya meninggal dunia.

Kronologis lakalantas kata Kapolres,  berawal sebuah sepeda motor honda Supra X 125 DN 4931 BP dikendarai AS (57), membawa 3 termos ikan rono. Kemudian, AS bergerak dari arah Donggala menuju arah Surumana  atau dari arah utara menuju arah Selatan.

Namun naas, saat melalui Jalan Trans Donggala-Surumana, desa Tosale Kecamatan Banawa selatan Kabupaten Donggala kendaraan terus bergerak cepat melintasi jalan pendakian yang agak menikung dijalur kanan, yang akhirnya pengendara lepas kendali kemudian terjatuh hingga  kepala korban mengalami benturan di bahu jalan sebelah kanan pada lajur arus lalu lintas berlawanan arah. 

Dari kejadian itu kapolres mengingatkan akan pentingnya peraturan berlalulintas sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan berlalulintas.

"Taati peraturan rambu lalulintas, lengkapi surat2 kendaraan, sim, lengkapi perlengkapan kendaraan. Misalnya, lampu sein, nomor polisi, gunakan helm untuk roda dua dan berkendara saling menghormati dan saling menjaga keselamatan., "Himbau Kapolres. (nur)

Thursday, 09 August 2018 08:56

PT GG Angkut Bantuan di Wilayah Gempa NTB

KEDIRI (KoranTransparansi) - Musibah bencana gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok menggugah kepedulian PT Gudang Garam Tbk (GG). Hingga, Rabu (8/8/2018), perusahaan rokok terbesar di tanah air ini, menyiapkan ribuan paket dan puluhan unit kontainer multi fungsi guna didistribusikan ke lokasi bencana.

Data yang dihimpun menyebutkan, bukan hanya kantor Pusat PT GG di Kediri saja, melainkan juga dari kantor pabrik Gempol, Pasuruan dan kantor di Jakarta. 

“Kami saling berkoordinasi untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan para korban gempa di Lombok,” terang Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk Iwhan Tri Cahyono.

Menurutnya,bantuan yang diberikan melalui program “GG Peduli Lombok” itu, diperkirakan akan sampai di lokasi dalam satu sampai dua hari. 

“Khusus yang dari kantor Kediri, kami kirimkan melalui Lanud (Pangkalan Udara) Iswahyudi, Madiun dan bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara,” imbuh Iwhan, usai memberangkatkan bantuan dari kantor GG Kediri menuju Lanud Iswahyudi.

Diuraikan Iwhan, bantuan yang diberikan berupa 1.990 lembar selimut yang dikemas dalam 82 dus, 3.000 ribu bungkus abon seberat 750 kilogram, 4.320 cup mi instan yang dikemas dalam 180 dus, paket telur asin, obat-obatan, pembalut wanita, dan popok bayi sejumlah 18 dus.

Adapun bantuan tersebut dikirim menggunakan truk kontainer GG, yang diterima Kepala Dinas Operasi (Kadis Ops) Lanud Iswahyudi, Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi. Selanjutnya, bantuan dikirim ke lokasi bencana di Lombok dengan menggunakan pesawat angkut milik TNI AU.

" Kalau dari kantor GG di Gempol, bantuan berupa sepuluh ton beras dan 25 unit kontainer multifungsi yang bisa didimanfaatkan sebagai rumah singgah sementara, posko tanggap darurat, atau posko kesehatan" ucap Iwhan

Bukan hanya itu, kantor GG di Gempol juga mengirim aneka kebutuhan lainya bagi warga yang tinggal di pengungsian. Mulai, dari peralatan mandi,peralatan dapur,kebutuhan bayi dan wanita, serta rang tua, hingga aneka kebutuhan lainya selama di pengungsian yang jumlahnya mencapai ribuan.

" Pastinya, kebutuhan makan, istirahat, serta mandi, cuci, dan kakus (MCK) menjadi perhatian.Ada kasur lantai, bantal, kipas angin, panci, piring, termos, kompor elpiji lengkap regulatornya, air mineral galon, ember, gayung, pampers bayi dan lansia, botol dan dot bayi, susu, bedak bayi, hingga pembalut wanita,”  ujar Iwhan.

Iwhan juga menjabarkan, untuk bantuan dari Jakarta, pengirimannya dikoordinasikan oleh tim marketing GG. 

“Teman-teman dari Jakarta untuk sementara mengirim bantuan berupa pakaian, seperti kemeja, kaus, dan celana,” katanya. Dia juga menambahkan, dalam memberikan bantuan PT Gudang Garam Tbk berkoordinasi dengan banyak pihak untuk menjangkau daerah-daerah yang terkena dampak paling parah. 

" Mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional (Basarnas), hingga pemerintah daerah setempat lewat badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). Termasuk, dengan aparat kepolisian dan TNI. “Di internal, kami juga berkoordinasi dengan RO (regional office) PT. Surya Madistrindo di Bali dan AO (area office) di Mataram,” paparnya.

Diharapkan, dengan koordinasi yang baik itulah, fungsi bantuan bisa dimaksimalkan dan tepat sasaran serta benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Hal ini sesuai pula dengan butir pertama catur darma perusahaan, yakni,kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan. 

“Kami ingin selalu hadir dalam setiap peristiwa kemanusiaan, meringankan beban, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Di Perusahaan Kami, hal ini sudah menjadi nilai yang ditanamkan oleh pendiri,”  pungkas Iwhan.(bud)

KEDIRI(koranTransparansi) - Tim Pengawas Orang Asing ( Timpora) mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh, saat menyambangi istrinya di Desa Peh Wetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Kini, WNA tersebut diamankan di Kantor Imigrasi Klas III Kediri.

Terungkapnya WNA bernama Noah Helal berusia 28 tahun tersebut, berdasarkan penyelidikan dari Timpora yang meliputi, perangkat Desa Peh Wetan, Kepolisian maupun TNI.

Keterangan Kepala Kantor Imigrasi Klas III Kediri, Rakha Sukma Purnama,  keberadaan WNA di Desa Peh Wetan ini, lantaran melanggar izin tinggal.

" Karena izin tinggalnya melebihi batas waktu izin tinggal, akhirnya diamankan " ungkapnya, saat menggelar Press Release di Kantor Imigrasi Klas III Kediri, Rabu (8/8/2018).

Menututnya, jika sesuai ketentuan masa berlaku izin tinggal hanya 30 hari yang dimulai pada tanggal 25 april lalu.Namun, hingga sekarang WNA itu sudah tinggal selama 75 hari.Untuk  itu, yang bersangkutan langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan.

Dia lakukan  pemeriksaan dan jika terbukti akan kita lakukan deportasi. Selain itu, kita masukkan daftar pencekalan " imbuhnya.

Rakha juga menguraikan, tahun 2018 ini terdapat 5 WNA yang dideportasi.Mereka, mayoritas melanggar  ketentuan  izin tinggal dan asal negaranya bervariasi, dari Malaysia, serta Thailand. 

" Tahun ini, Kantor Imigrasi Klas III juga menerima pengajuan penerbitan Paspor sebanyak 2306 ,  penolakan paspor 519 serta izin tinggal 701" pungkasnya. (bud)

Wednesday, 08 August 2018 07:54

Mantan PM Najib didakwa lakukan pencucian uang

Kuala Lumpur,  (KoranTransparnsi.com) - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan didakwa pada Rabu berdasarkan undang-undang pencucian uang, menurut lembaga anti korupsi, terkait dengan skandal miliaran dolar di 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Najib, 65 tahun, dan keluarganya telah menghadapi pemeriksaan ketat sejak Mei, ketika hasil pemilihan di Malaysia membawa Mahathir Mohamad, mantan mentor yang jadi musuh, kembali naik ke tampuk kekuasaan.

Mahathir, 93 tahun, dengan cepat membuka kembali penyelidikan atas 1MDB dan melarang Najib beserta istrinya, Rosmah Mansor, meninggalkan negara itu.

Bulan lalu, Najib ditangkap dan didakwa menyalahgunakan kekuasaan dan pelanggaran kepercayaan terkait dengan dugaan transfer dana senilai 42 juta ringgit (10,31 juta dolar AS) ke rekening bank pribadnya dari SRC International, bekas unit dari 1MDB.

Ia telah mengaku tak bersalah atas dakwaan-dakwaan tersebut dan dibebaskan setelah memberikan uang jaminan.

Pada Selasa, ia dipanggil ke kantor Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC), sehari sebelum pemeriksaan menjelang peradilannya di pengadilan.

Najib diperiksa sekitar 45 menit. Dalam sebuah pernyataan segera setelah Najib meninggalkan kantor MACC, komisi itu mengatakan ia akan didakwa berdasarkan undang-undang anti pencucian uang.

"Dakwaan-dakwaan tersebut terkait perkara SRC International," demikian kata MACC dalam satu pernyataan.

1MDB sedang diselidiki sedikitnya enam negara, termasuk Singapura, Swiss dan Amerika Serikat, terkait dugaan pencucian uang dan korupsi.

Departemen Kehakiman AS mengatakan, diperkirakan dana senilai 4,5 miliar dolar dari 1MDB telah disalahgunakan para pejabat tinggi dan orang-orang dekatnya.(min)

 

Page 4 of 1771
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...