Metro

Pelajari penerapan e-Government, BPSDM Provinsi DKI Jakarta kunjungi Dinkominfo Surabaya

SUARABAYA (KoranTransparansi.com) - Penerapan e-Government di Kota Surabaya ternyata menjadi perhatian Kabupaten/Kota di Indonesia. Hari ini Pemkot juga mendapat kunjungan dari Benchmarking Diklat Kepemimpinan Tk. IV Angkatan 110 Badan Pengembangan SDM Provinsi DKI Jakarta.

Rombongan Diklat Kepemimpinan DKI Jakarta  terdiri 15 diterima Kominfo Pemkot Surabaya. 

Cahyo Utomo, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, mengatakan, dalam E-Government paling utama adalah ketersediaan infrastruktur jaringan dan proses perizinan sangat diminati masyarakat. 

Masyarakat bisa mengakses langsung melalui Surabaya Single Window (SSW) di ssw.surabaya.go.id. Melalui aplikasi tersebut, segala perijinan bisa diakses dengan mudah, masyarakat juga bisa memonitor sendiri sampai di mana progres perizinannya.

Dalam menjalin komunikasi dengan publik, Cahyo menambahkan Pemkot Surabaya memiliki inovasi yakni media center, warga dapat memberikan masukan, kritik dan saran melalui berbagai saluran baik telepon, sms maupun portal media sosial.

Pemkot Surabaya juga memiliki layanan tanggap darurat 112, Pemkot dapat secara cepat menangani laporan bencanadengan layanan tanggap darurat 112. Command Center 112 juga dapat diakses kapan saja dan bebas pulsa. Masyarakat dapat melaporkan segala jenis keluhan dari Kebakaran, Banjir, serta bencana tidak terduga lainnya. Laporan kejadian bencana tersebut akan ditindaklanjuti oleh petugas dengan respon time 7,4 menit.(den)

Gubernur Jatim Soekarwo usai sidang paripurna DPRD Jatim di Jalan Indrapura Surabaya, Rabu (3/7/2018)

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi  per 1 Juli 2018 yang membebani masyarakat harus diberikan  solusi. Salah satunya, dengan menggenjot produksi industri agro di Jatim. kata Gubernur Soekarwo di Surabaya,Rabu

Pakde Karwo Dukung Konferensi Populasi dan Kesehatan Tingkat Internasional

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo, mendukung diselenggarakannya konferensi dua tahunan tentang populasi dan kesehatan tingkat internasional atau South-East Asia Bienniall Conference on Population and Health yang rencananya digelar pada 7-9 November di Kota Batu, Jatim.

Dukungan itu disampaikannya saat menerima Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKBN) Perwakilan Jatim di Ruang Kerja Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (3/7) siang.

Pakde Karwo mengatakan, konferensi itu sejalan dengan program Pemprov Jatim untuk menangani populasi penduduk dan pemberdayaan usaha ekonomi produktif pada Keluarga Berencana (KB), khususnya kaum wanita.  

Menurutnya, dalam KB terdapat pasangan usia subur yang keduanya aktif bekerja, sehingga bila difasilitasi dengan usaha ekonomi produktif, akan sangat efektif dalam menekan laju pertumbuhan penduduk (LPP). Alasannya, wanita yang bekerja akan cenderung lebih mengontrol jarak kelahiran dan jumlah anaknya.

Gubernur kelahiran Madiun ini juga mengusulkan agar dalam konferensi tersebut juga digelar pameran produk kreatif dari UMKM perempuan dan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk memasukkan produk tersebut dalam digital ekonomi, seperti dipromosikan melalui website dan media sosial. 

Agar produk tersebut laris, Pakde Karwo juga mengusulkan dalam konferensi tersebut disediakan inkubator bisnis untuk membuat pengemasan produk lebih menarik sehingga lebih laku ketika di ekspor. 

“Jadi ada kliniknya, agar peserta atau siapapun yang mau berwirausaha, tinggal mendatangi tim di konferensi tersebut. Tim itu akan mengajarkan bagaimana mengolah produk supaya memiliki nilai tambah, seperi pisang jadi kripik pisang, dan lainnya” usulnya.

Ditambahkan, sektor UMKM telah menjadi tulang punggung atau backbone bagi perekonomian Jatim. Bahkan dalam lima tahun terakhir, share kinerja Industri pengolahan terhadap nasional semakin meningkat, dari 19,91 persen pada tahun 2013 meningkat menjadi 21,70 persen pada tahun 2017.

Tak hanya itu, UMKM di Jatim memberikan kontribusi besar terhadap realisasi penanaman modal. Realisasi Investasi Jawa Timur tahun 2017 sebesar Rp. 152,39 Triliun, sementara pada Triwulan I tahun 2018 sebesar Rp. 32, 97 Triliun meningkat 15,93 % dari periode yang sama pada tahun 2017.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Puncak Hari Keluarga Nasional XXV Tingkat Provinsi Jatim yang akan digelar tanggal 12 Juli 2018 di Madiun. 

Dalam kesempatan ini, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi jawa Timur, Yenrizal Makmur mengatakan, South-East Asia Bienniall Conference on Population and Health akan diikuti oleh 16 negara, diantaranya adalah Australia, Amerika, Iran, Brunei Darussalam, Timor Leste, Filipina, Vietnam, Myanmar, Malaysia, Singapura, Kamboja, Thailand, Laos, serta Indonesia selaku tuan rumah.

“Peserta konferensi terdiri dari para peneliti yang berasal dari berbagai kalangan, seperti akademisi, yang diharapkan dapat mengirimkan abstrak penelitian yang terstruktur terkait isu-isu kontemporer tentang kependudukan dan kesehatan di Asia Tenggara” katanya.

Konferensi ini, lanjut Kepala BKKBN Yenrizal, digagas dari kesepakatan antara Unibraw Malang, University of Portsmouth Inggris, dan BKKBN. Adapun tema konferensi diantaranya adalah Family Planning, Fertility and Population Dividend, Ageing, Population and Development, National and International Migration, Lifestyle Diseases and Mortality, dan Health System and Health Financing. 

Harganas XXV Dimeriahkan Berbagai Acara

Masih menurut Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi jawa Timur, Yenrizal Makmur, puncak peringatan Harganas XXV pada 12 Juli 2018 mendatang akan dimeriahkan berbagai acara, diantaranya penyerahan anugerah kencana, penyerahan penghargaan pemenang lomba KB, program kependudukan, dan pembangunan keluarga, pameran produk unggulan kelompok UPPKS, pemberian bantuan, renovasi rumah, pemasangan PDAM gratis, dan bakti sosial. 

Kepala BKKBN Yenrizal Makmur menambahkan, konsep peringatan Harganas tahun ini menggunakan empat pendekatan, yakni keluarga berinteraksi, keluarga berkumpul, keluarga peduli dan berbagi, dan keluarga berdaya. “Jadi peringatan Harganas tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya” tambahnya.

Dijelaskannya, perbedaan itu karena pada peringatan tahun ini lebih ditekankan pada kegiatan yang langsung bisa dirasakan oleh  masyarakat dengan memaknai konsep peduli, berbagi, berkumpul, dan berdaya. Salah satunya, ada kegiatan kunjungan ke wilayah Kampung KB.

“Masyarakat di kampong KB masih minim akses pelayanan dan wilayah Kampung KB adalah daerah yang termarginalkan dengan cakupan program pembangunan yang masih rendah. Disitu akan dilaksanakan dialog, renovasi rumah, pemberian bantuan kursi roda, dan sembako. Ini sebagai upaya kepedulian” jelasnya.(min)

Foto  : Ketua Fraksi Partai Golkar Hj Pertiwi Ayu dan Satgas AMPG Kota Surabaya melakukan pengamanan disekitar areal coblos ulang TPS 49 Manukan Kulon, Kecamatan Tandes Surabaya, minggu (1/7/2018)

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Pundi pundi suara pasangan calon Gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elstianto Dardak makin tak terkendali. Seperti halnya yang terjadi di TPS 49 Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes Surabaya, meski harus coblos ulang namun suara Khififah-Emil tidak berkurang malah sebaliknya menang telak.

Coblos ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 49 Kelurahan Manukan Kulon, berlangung pada Minggu (1/7) berjalan cukup lancar. Pemungutan suara ini mendapat pengawalan ketat bukan saja dari tim keamanan, namun juga Satgas Angatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Surabaya. 

Coblos ulang di TPS 49  dipicu karena kesalahan dimana surat suara yang digunakan dua orang suami istri yang sudah pikun itu diduga milih orang lain, namun tinggal serumah, sempat menimbulkan salah paham, lalu diputuskan oleh Panwaslu untuk coblos ulang. 

Meski ini cobos ulang namun jalanya pemungutan suara tetap sesuai prosedur yang berlaku. Dimulai pukul 07.00 dan berakahir sekitar jam 15.00. Setelah  kotak suara dibuka, lalu dimulai penghitungan suara oleh petugas TPS. 

Hasilnya sesuai yang diduga sebelumnya pasangan nomor urut 1 Khoifah Indar Parawansa-Emil Dardah menang telak yaitu 135 untuk Khofiaf-Emil dan 72 untuk pasangan nomor urut 2 Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dan suara tidak sah 5.

Drs Asrofi, perwakilan Partai Golka Kota Surabaya mengatakan, sejak pagi kami sudah stanby disini. Kebetulan kami diperintah Ketua Partai Blegur Prijanggono untuk memantau coblos ulang di TPS 49. Semua berjalan cukup tertib. tegasnya. (min)

 

Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim saat menghadiri Halal Bi Halal IKA Undip Jatim Tahun 2018 “Sedhuluran Undip, Ngencengi Silaturahmi” di Gedung Gapura Surya Nusantara,Surabaya, Minggu (1/7).

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mengusulkan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) menyelenggarakan seminar nasional membahas permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi saat ini. 

Penyelenggaraan seminar nasional tersebut diyakininya bisa mengumpulkan alumni-alumni Undip yang berada di Jatim.

“Nantinya seminar nasional ini tidak hanya bermanfaat bagi anggota, juga dapat menyumbangkan pemikiran bagi nasional,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim saat menghadiri Halal Bi Halal IKA Undip Jatim Tahun 2018 “Sedhuluran Undip, Ngencengi Silaturahmi” di Gedung Gapura Surya Nusantara,Surabaya, Minggu (1/7).

Untuk itu, lanjut Pakde Karwo, seminar ini agar ditawarkan terlebih dahulu kepada para alumni Undip ingin membahas permasalahan seperti apa. Materi yang dibahas dalam seminar, dicontohkannya, seperti perkembangan digital yang bisa diaplikasikan dan bermanfaat bagi anggota. Selain itu juga bisa membahas tentang jalan tol dengan pendekatannya induktif dari Jatim untuk nasional. 

Pada kesempatan yang sama, Pakde Karwo juga mengapresiasi IKA Undip yang melakukan multiple channel untuk pendaftaran mahasiswa baru. Dengan multiple channel tersebut, calon mahasiswa baru yang berasal dari Jatim bisa mendaftar dan mengikuti tes masuk di Surabaya.

“Ini ada solusi yang sangat baik dilakukan IKA Undip. Ini sangat membantu masyarakat dan efisien. Apalagi Undip masuk 801-1000 universitas world class,” puji orang nomor satu di Jatim.

Sementara itu, Ketua Panitia Daru Wicaksono melaporkan, halal bi halal saat ini diikuti sebanyak 120 orang yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni Undip yang ada di Jatim. (den)

Para Kiai Bentuk Tim Pencari Fakta, Telusuri Indikasi Intervensi Kekuasaan dalam Pilgub Jatim

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan seluruh Kiai-Kiai sepuh saat ini bisa menerima dan menghormati apapun hasil pilgub kali ini.

"Semalam para Kiai bertemu membahas hasil Pilkada Jawa Timur. Mereka bisa menerima meskipun banyak indikasi penggunaan kekuasaan melalui program Pemerintah," kata Gus Ipul, ketika ditemui di posko pemenangan Gayungsari, Jumat (29/6).

Informasi yang diterima para Kiai, dan didukung informasi dari Bawaslu Jawa Timur, beberapa pelanggaran memang sangat terasa dan terlihat dalam Pilkada kali ini.

"Para Kiai punya cukup banyak bukti. Tapi mereka sudah Legowo sehingga tidak akan membawa ini ke hukum. Mereka cukup mengetahui saja," ujar keponakkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Pertemuan para Kiai sendiri digelar pada Kamis (28/6) malam. Beberapa Kiai yang bertemu diantaranya adalah, KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli, Pengasuh Pesantren Ploso, Kediri; KH Kafabihi Mahrus, Lirboyo, Kediri; KH Anwar Iskandar, pesantren Al Amin, Kediri; dan KH Miftachul Ahyar, pesantren Miftachussunnah Surabaya.

Selain itu juga KH Agus Ali Mashuri, Sidoarjo; KH Idris Hamid, Pasuruan serta belasan Kiai sepuh lainnya.

Dalam pertemuan ini, para Kiai juga menyatakan mereka akan selalu kompak dalam satu barisan dalam menghadapi perhelatan politik berikutnya termasuk pemilihan Presiden dan pemilihan legislatif.

"Dalam pilgub ini, perjuangan yang bermula dari para ulama dan Kiai ini akhirnya mendapatkan suara sekitar 8 juta suara yang mayoritas berasal dari dukungan para Kiai," kata dia.

Proses Pilkada Jawa Timur sendiri, kata dia berawal dari upaya para Kiai-Kiai sepuh di Jawa Timur yang kompak merajut kembali kehidupan berbangsa yang terporak porandakan paska pemilihan gubernur DKI Jakarta.

Karenannya di pilgub kali ini, para Kiai mendorong parpol yang semua berseteru untuk bersatu. Hasilnya PKB, PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra bisa bersatu dan mengusung Gus Ipul-Mbak Puti (Puti Guntur Soekarno).

Kekompakan ini akan dilanjutkan untuk mengawal perhelatan politik selanjutnya sehingga kehidupan berbangsa di Indonesia bisa berlangsung dengan baik.

Sementara itu Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abd Halim Iskandar mengatakan meskipun hitungan matematika kalah, tapi pilkada kali ini adalah upaya PKB mengabdi pada Kiai.

"Pilkada ini bentuk bakti kita pada Kiai. Ini sangat bernilai bagi kepentingan bangsa dan negara. PKB sampai kapanpun akan berada di barisan para Kiai dalam menjalani gelaran politik selanjutnya. Kita tidak ngomong menang kalah, tapi barokah," ujarnya.

Terkait indikasi pelanggaran, Gus Halim mengatakan bahwa semua indikasi pelanggaran akan didalami para Kiai dengan membentuk tim pencari fakta.

Hasil temuan pelanggaran akan dijadikan bahan untuk perentangan bagi para Kiai. "Perintah Kiai jelas, jangan menggugat, jangan bikin gaduh," ujar Halim yang juga ketua DPRD Jawa Timur ini.(min)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...