Peristiwa

Kejatim Jatim yang abru Dr Sunarta akan mengutamkan kearifan lokal dan kolaborasi dengan Forkompimda Jatim

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Kajati Jatim, Dr. Sunarta mengatakan, dirinya siap berkolaborasi dengan Forkopimda Jatim untuk membangun provinsi ini. Untuk itu, ia berkomitmen segera beradaptasi dengan suasana di Jatim, yang terdukung pengalamannya sebagai Kajari Banyuwangi.

“Prinsip saya, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Jadi saya akan mengikuti kearifan dan kebijakan lokal di Jatim sebagai kekuatan dalam membangun daerah,” ujar Kejati Jatim yng baru saat membrikan sambutan perkanalan pada acara buka puasa dengan Forkompimda Jawa Timur, di kantornya, Selasa (5/6/2018).

Mengaikuti kearifan lokal menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Sebagai langkah awal untuk beradaptasi, Kajati Sunarta akan memulainya dengan sesering mungkin mengkonsumsi kuliner khas Jatim, seperti nasi rawon, rujak cingur, dan lainnya. 

“Saya harus terbiasa dengan makanan dan adat di Jatim, supaya makin cepat beradaptasi dan jatuh cinta dengan Jawa Timur” ujarnya yang memiliki kesan tersendiri saat menjadi Kajari di Banyuwangi. 

“Bersama Pakde Karwo dan Fokopimda, kami berharap bisa memimpin Kajati Jatim dengan baik. Lewat kebersamaan ini, kita kawal dan bersama-sama membangun Jawa Timur” katanya. Sebelum sebagai Kajatim Jatim, Dr. Sunarta menjabat Kajati Provinsi Nusa Tenggara Timu. Sebelumnya, sebagai Wakajati Sulawesi Selatan, dan pada 2006-2008 menjabat sebagai Kajari Banyuwangi. 

Hadir dalam kesempatan ini antara lain Wakapolda Jatim, pimpinan OPD di Jajaran Pemprov. Jatim, perwakilan AAL, Armatim, AU, dan Kodam V/Brawijaya. (min)

Anggota Divisi Perencanaan dan Data KPU JawaTimur Choirul Anam

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Pemilihan Gubernur Jawa Timur dan Pilkada serentak Rabu (29/6/2018) menarik perhatian dunia. Setidaknya ada 150 negara di dunia akan memantau pelaksanaan dua event politik lokal Jawa Timur tersebut.

Kabar akan hadirnya 150 negara ke Jawa Timur diperoleh dari Ketua Divisi Perencanaan dan data Komisi Pemilihn Umum (KPU) Jawa Timur Choirul Anam (Cak Anam) saat menjelaskan kepada anggota Dewan Perwakilan daerah (DPD) RI di gedung negara Grahadi Surabaya, Selasa (5/6/2018). Dalam pertemuan tersebut hadir pula Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Delegasi 150 negara tersebut akan hadir ke Surabaya, Jawa Timur mulai tanggal 23 sampai H+1 yaitu tanggal 28 Juni. Karena ini pekerjaan diluar KPU meski obyeknya KPU, tapi kami perlu melaporkan secara kusus kepada Gubernur. Nantinya mereka akan di jamu Pemprov Jawa Timur dan Pak Gubernur sebagai tuan rumahnya.

Selain Pilgub ada 18 Kabupaten/Kota yang melaksnakan pemilihan Bupati dan Walikota.

Mantan anggota KPU Kota Surabaya itu mengatakan, para pemantau pilgub dan pilkada serentak dari berbagai negara itu adalah anggota KPUnya negara tersebut alias bukan LSM. Jadi kedatangannya ke Surabaya atas nama negara masing masing. "Sebenarnya ini tamunya KPU Pusat, namun oleh KPU Pusat diarahkan ke KPU Jawa Timur.

Pihaknya tidak mengerti pertimbangan KPU Pusat kenapa harus Jawa Timur. Bisa jadi karena Pilgub Jawa Timur dianggap lebih cool. Sedangkan apa saja yang akan jadi pusat pemantauan, kita serahkan kepada mereka maunya apa. Yang jelas, KPU Jawa Timur siap menggelar Pilgub Jawa Timur.

Dalam pertemuan tadi, juga kami sampaikan tentang kesiapan Jawa Timur menghadapi event politik tersebut mulai dari distribusi APK (Alat Peraga Kampanye), surat suara, petugas TPS, pengawasan, sampai pada coblosan di Lapas (Lembaga Pemasarakatan) dan perlakukan pengungsi Sampang penganut Siah yang kini masih di Surabaya. 

Semuanya sudah clear. Bahkan diluar dugaan untuk distribusi surat suara sudah sampai ke Kabupaten/Kota di Jawa Timur. "Kami juga mengajak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam rangka pengawasan," tandas Choirul Anam. (min)

Pakde dan Bude Karwo Temu Kangen Paguma Surabaya Lewat Buka Puasa Bersama

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo beserta Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si melakukan temu kangen dengan Paguyuban Madiun/Paguma Surabaya lewat buka puasa bersama, di kediaman Ketua Paguma Surabaya, dr. Pranawa,Sp.PD, KGH, di Jalan Rungkut Asri Tengah VII No. 43 Surabaya, Minggu (3/6) sore.

Memberikan sambutan, Pakde Karwo mengatakan, bulan Ramadhan dipenuhi berkah Allah SWT. Untuk itu, perlu diisi dengan kegiatan-kegiatan kebaikan, seperti  silaturahmi, temu kangen, dan saling memaafkan. Memahami keberkahan bulan ini, ajang buka puasa dijadikan sebagai momen silaturahim oleh Paguma Surabaya dan dirinya.

“Kami sekeluarga terima kasih diundang untuk buka puasa bersama di sini. Tadi diajak cepat-cepat untuk berangkat ke sini untuk temu kangen dengan saudara-saudara Paguma Surabaya. Semoga Bulan Ramadhan tahun depan bisa bertemu lagi,” ujarnya sambil mengapresiasi berbagai kontribusi sosial Paguma Surabaya, diantaranya mendirikan asrama mahasiswi untuk warga Paguma Surabaya. 

Mengakhiri sambutannya, Pakde Karwo berpamitan kepada warga Paguma Surabaya, karena akan mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur Jatim pada 12 Februari 2019. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai gubernur, ia menegaskan dirinya tetap akan mensupport dan berpartisipasi terhadap Paguma Surabaya. 

Dalam acara buka puasa bersama ini, Pakde dan Bude Karwo memberikan bingkisan kepada 100 anak yatim piatu dari beberapa panti asuhan di Surabaya, yang secara simbolis diberikan kepada 10 anak sebagai perwakilan .

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Paguma Surabaya  menjelaskan, Paguma Surabaya telah berhasil mendirikan asrama mahasiswi Paguma, berlokasi di Jalan SMEA Negeri 3 No. 5 Keputih Surabaya tahun 2015. “Pendirian ini berhasil diwujudkan atas gagasan dari Pakde Karwo yang juga merupakan Pelindung Paguma Surabaya,” ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Suasana guyub, rukun, gayeng, dan penuh persaudaraan di antara keluarga Paguma Surabaya nampak benar dalam acara buka puasa ini. Demikian pula, canda dan tawa, bersalaman, serta peluk sapa diantara sesama warga Paguma. Pakde Karwo juga tanpa canggung berbaur bersama warga lainnya. (den)

 

Khofifah Indar Parawansa ketik menemui para buruh pabrik sebagai basis dukungan.

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa menyapa pekerja pelinting rokok di Mitra Produksi Sigaret (MPS) sekaligus melakukan navigasi program. Kedatangan Khofifah di pabrik tersebut disambut hangat seluruh jajaran karyawan.

Khofifah yang datang dengan baju khas putih dan kerudung putih disambut langsung para karyawan produsen sigaret kretek tangan (SKT), Pabrik MPS Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro., Senin  (28/5/2018). Direktur Utama MPS Kapas, Sriyadi Utomo, serta Ketua Koperasi Kareb, Hadi Prayetno langsung menyambut Khofifah dan berdialog bersama jajaran managemen. 

Selang ebebrapa menit, Khofifah diajak menyapa ke ruang produksi menyapa ribuan karyawan pelinting rokok. Para karyawan tampak antusias ceria kegiarangan melihat Khofifah menyapanya. Satu per satu Khofifah dekati sambil memberi motivasi kepada karyawan. 

Saat waktu menunjukan pukul 11.00 WIB, manajemen pabrik melakukan sengaja meluangkan waktu untuk stretching (melemaskan) badan sejenak. Seketika itu pun Khofifah langsung berbaur bersama ribuan karyawan.

"Di sni setiap istirahat kami memang sudah terbiasa melakukan senam bersama, untuk mengembalikan semangat kerja kita. Alhamdullillah ibu Khofifah mau ikut bersenam bersama kita," ujar karyawan MPS Kapas, Sri Susilowati melalui pengeras suara.

Khofifah tampak semangat senam bersama  ribuan karyawan yang mayoritas perampuan. Mereka pun tampak semringah dan menyemut ke sekeliling Khofifah ikut melakukan gerakan senam.

Sri juga ikut menyuarakan dukungan kepada Khofifah. Menurutnya, Khofifah sosok yang sederhana dan terbukti memiliki pengalaman yang mumpuni.

"Kita juga enggak asal pilih. Bu Khofifah pengalamannya terbukti dari Menteri Pemberdayaan Perempaun dan yang terakhir kan Menteri Sosial. Pengalamannya jelas. Gus Ipul kan udah dua kali. Ya harusnya ibu Khofifah. Kita butuh pemimpin baru," ungkapnya tegas.

Mengamati para buruh pelinting rokok yang mayoritas perempuan, Khofifah mengaku senang dan bangga terhadap semangat para ibu-ibu buruh. Mereka rela bekerja waktu penuh demi membantu perekonomian keluarga membantu para suami.

"Hal ini bentuk perjuangan wanita generasi saat ini. Yang berkarya dan memperkuat ekonomi rumah tangga. Sudah perannya wanita turut memberikan perubahan," pungkas Khofifah.(eka/med)

Duduk Lesehan, Gus Ipul Berbaur dengan Ribuan Suporter Liverpool dan Real Madrid

 

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berbaur bersama dengan ribuan suporter fanatik klub Liverpool dan Real Madrid dalam nonton bareng (nobar) final liga Champions yang digelar di parkir timur Plaza Surabaya, Minggu (27/5) dini hari.

Tak sendiri, calon gubernur yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno ini juga mengajak tiga putranya. Tanpa canggung, Gus Ipul berbaur dan duduk bersila tanpa alas bersama ribuan masa fanatik Liverpool dan Real Madrid.

Suasana nobar kali ini berlangsung damai, para penonton duduk bersila rapi. Melihat suasana guyub, rukun dan damai ini Gus Ipul yang juga didaulat sebagai bapak sepakbola Jawa Timur ini menyampaikan rasa terima kasih, karena masyarakat Jatim khususnya di tengah suasana Pilkada masih bisa terus menjaga suasana.

“Terima kasih, semoga suasana adem, guyub rukun ini juga berdampak terhadap rivalitas antar suporter yang ada di Jatim. Jika suasana seperti ini terus terjadi, Insyallah setiap ada kegiatan serupa bisa digelar nobar kembali. Saya punya keyakinan seporter yang memiliki revalitas akan bersatu sehingga Jatim akan menjadi kiblat sepakbola nasional,” katanya.

Pihaknya juga berharap persepakbolaan di Jawa Timur nantinya bisa menjadi kiblatnya sepakbola Indonesia. “Banyak teman saya kagum terhadap dunia sepakbola Jatim. Kita terharu betapa cintanya para suporter-suporter kita pada klubnya masing-masing," ujarnya.

Karenanya Gus Ipul berharap suporter Jawa Timur bisa bersatu untuk memajukan persepakbolaan di wilayahnya.

Selain nobar, Gus Ipul juga menggelar sahur bersama dengan ribuan penonton. Dengan makan nasi bungkus sederhana, Gus Ipul merasakan atmosfir kebersamaan antar suporter.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga sempat memberikan hadiah bola dan sarung kepada beberapa suporter.

Nobar kali ini juga dihadiri komentator bola nasional Tommy Welly. Menjadi MC adalah Sandy Gibol.(den)

Relawan Projo Satukan Dukungan Menangkan Gus Ipul-Mbak Puti

SURABAYA (Korantransparansi.com) - Relawan barisan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Indonesia Link, mengumpulkan ribuan relawannya (penggalang) se-Jawa Timur, untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Jumat (25/5), acara ini menjadi bentuk komitmen relawan ini untuk memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti.

"Pertemuan ini bukan sekadar bicara program. Namun, sudah ke strategi pemenangan. Kita optimistis program yang dibawa oleh Gus Ipul dan Mbak Puti adalah yang terbaik untuk Jawa Timur. Tinggal bagaimana kita mengenalkan ke masyarakat," kata Ketua Indonesia Link, Henky Kurniadi.

Henky optimistis bahwa organisasi yang dipimpinnya bisa mengantarkan Gus Ipul menduduki jabatan Gubernur. Sama halnya, saat pihaknya mendukung Jokowi di pemilu 2014 silam. 

"Kandidat yang didukung oleh Indonesia Link, Insya Allah menjadi pemimpin terpilih. Pak Jokowi saja bisa kita menangkan, kali ini giliran Gus Ipul," kata Henry yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini.

Sependapat dengan hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, yang juga hadir di acara ini pun mengungkapkan optimisme serupa. 

Kusnadi yang berpengalaman menjadi Ketua Tim Pemenangan sejak 2004 ini mengatakan bahwa pihaknya memiliki prediksi sama halnya ketika memenangkan pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. 

"Kalau di pemilu sebelumnya mungkin agak berat. Namun saat pemilu 2014 lalu, rasanya kemenangan lebih mudah. Sama halnya seperti saat ini. Rasanya kemenangan untuk Gus Ipul dan Mbak Puti ini ringan sekali," kata Kusnadi. 

"Insya Allah, kalau relawan dan mesin partai sudah berjalan, kemenangan sudah dekat," kata Kusnadi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Kusnadi juga sempat menceritakan pengalamannya bertemu beberapa orang yang sangat yakin melihat fenomena yang terjadi bahwa Gus Ipul-Mbak Puti akan menang. "Suara alam sangat terasa dan kemenangan tinggal menunggu waktu di 27 Juni," ujarnya.

Menanggapi dukungan ini, Gus Ipul pun menyampaikan optimismenya memenangkan pilkada mendatang. Apalagi, hal ini dengan didukung semangat persatuan yang ada di Jawa Timur. 

"Mungkin banyak yang bertanya, beberapa partai di luar daerah sulit bergabung. Namun, di Jawa Timur berbeda. Inilah cermin semangat persatuan itu," kata Gus Ipul yang diusung mayoritas kursi DPRD Jatim ini.

Untuk menjaga persatuan ini, Gus Ipul bersama Mbak Puti kemudian mencanangkan program yang mengedepankan pemerataan pembangunan atau yang dikenal dengan konsep 'Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur'. 

"Pembangunan harus diratakan. Bukan hanya berpusat di tengah saja. Namun utara dan selatan juga harus sama. Barat dan timur juga harus merasakan kesejahteraan bersama," ungkap Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini. 

"Di Madura misalnya, kita punya program Satria Madura (Pemberian anggaran Satu Triliun untuk Pulau Madura). Kemudian, di selatan Jatim ada program Tebar Jala (Pembentukan pusat ekonomi baru di Jatim Selatan)," jelas mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. 

"Kalau pembangunan bisa diselaraskan di semua wilayah, maka kemiskinan akan tertasi. Kesenjangan pun akan menurun," kata Gus Ipul mengakhiri. (med)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...