Peristiwa

Published in Peristiwa

Kronologi Kecelakaan Kapolres Tulungagung hingga tewaskan istri dan Ajudan

Sep 28, 2018 Publish by 
Kondisi Mobil Kapolres Tulungagung ringsek setelah mengalami kecelakaan tunggal di Tol SuMo Mojokerto
Kondisi Mobil Kapolres Tulungagung ringsek setelah mengalami kecelakaan tunggal di Tol SuMo Mojokerto (kt/ais)

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur berduka. Kapolres Tulungagung AKBP Tofiq Sukendar mengalami kecelakaan lalulintas di jalan bebas hambatan, tol SuMo (Surabaya – Mojokerto).

Kecelakaan maut tersebut telah merenggut dua nyawa sekaligus diantaranya adalah Ny. Anggi Tofik, istri Kapolres dan ajudannya Briptu Lutfi. Kapolres AKBP Tofik Sukendar saat ini tengah dirawat di RS Bhayangkara Surabaya.

Kronologi kecelakaan maut tersebut seperti diutarakan Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Edwin Nathanael bahwa lakalantas terjadi pada hari Kamis tanggal 27 September 2018 sekira pukul 23.30 wib.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Raya tol Surabaya-Mojokerto km 716 +800 Ds Sidorejo Kec Jetis Kab Mojokerto.

Kecelakaan Kendaraan mobil Landcruiser Nopol dinas yang dikendarai oleh Bripda Tommy (LR) dengan membawa penumpang Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, Ibu Kapolres Tulungagung (Anggi) dan Ajudan Bripda Lutfi.

Mobil tersebut tabrakan dengan Kendaraan truck tangki tronton Hino Nopol L-9490-UR yang dikemudikan oleh Sugiyo, 41 th, Laki-laki, Perkerjaan Swasta, Alamat Dusun Pujok RT 01 RW 05 Ds Puton Kec Diwek Kab Jombang.

Kendaraan mobil Landcruiser Nopol dinas yang dikemudikan oleh Bripda Tommy berjalan dari arah timur ke barat (Surabaya menuju Mojokerto) mendahului dari sisi sebelah kanan kendaraan truck didepannya kemudian oleng kekiri sesampai TKP menabrak dari belakang kendaraan truck

tangki tronton Hino Nopol L-9490-UR yang dikemudikan oleh Sugiyo yang berjalan searah didepannya.

Kecelakaan itu mengakibatkan korban Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengalami luka berat,Ibu Kapolres Tulungagung bernama Anggi (meninggal dunia), Ajudan Bripda Lutfi (meninggal dunia). Kerugian materiel diperkirakan mencpai Rp 100.000.000,- (med/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...