Berita Kota

Foto  : DPRD Kota Surabaya meminta pemerintah kota melakukan kontrol pada pendatang baru dari luar dengan menggelar operasi yustisi usai libur Lebaran 2018.

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Ketua DPRD Surabaya, Armuji, mengatakan kontrol tersebut perlu dilakukan agar Kota Pahlawan tidak penuh sesak dengan pendatang dari luar kota yang yang tidak memiliki tujuan yang jelas.

"Tujuan mereka datang ke Surabaya bermacam-macam. Kami tidak melarang datang ke Surabaya asalkan tujuannya jelas, dan tak menjadi beban kota nantinya," katanya di Surabaya, Senin (18/6/2018).

Selama ini, lanjut dia, banyak warga luar daerah datang ke Surabaya dengan tujuan mencari pekerjaan. Tapi kebanyakan tidak punya pengalaman dan keahlian sehingga akhirnya menganggur.

Menurut dia, mereka yang menganggur jika tidak diantisipasi bisa memicu adanya kriminalitas seperti pencurian, perampokan dan lainnya. Selain itu, bisa memicu banyak gelandangan dan pengemis.

"Ini persoalan tahunan yang terjadi setiap setelah Lebaran. Tentunya, ini bisa diantisipasi," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta Pemkot Surabaya tidak segan-segan memulangkan para pendatang baru jika tidak memiliki identitas dan tujuan yang pasti.

"Saya mendukung itu dilakukan saat operasi yustisi," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya, Junaedi, mengatakan agar pelaksanaan operasi yustisi tidak dilakukan hanya di tempat-tempat kos atau rumah kontrakan, melainkan juga di apartemen.

"Banyak warga penghuni apartemen yang tidak memiliki identitas warga Surabaya. Itu juga jangan lupa dilakukan operasi yustisi," katanya.(Pemkot Surabaya/den)

All Out Menangkan Khofifah-Emil, SBY Kembali Keliling Jatim

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Menjelang hari coblosan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, pada 27 Juni mendatang. Susilo Bmbang Yudhoyono (SBY) kembali turun keliling Jawa Timur.

Tujuannya hanya satu memenangkan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, pasangan nomkr urut 1. SBY menggerakan elemen partai mulai tingkat Jawa Timur sampai ke desa desa.

Siang ini, Senin (18/6/2018), SBY bersama Ibu Ani Yudhoyono tiba di bandara Juanda dan langsung menggelar rapat tertutup bersama Khofifah dan juga Emil Dardak di ruang transit bandara. 

SBY dijadwalkan akan keliling ke Malang, Bangkalan dan Madiun mulai besok, Selasa (19/6/2018) bersama keluarga Cikeas. 

Meski tak ikut mendampingi SBY, namun Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo memastikan dirinya terus bergerak memenangkan pasangan Khofifah Emil. 

Sebagaimana diketahui, sejak lebaran, Gubernur Jawa Timur ini berada di Australia bersama keluarga dan hari ini langsung bertolak ke Maroko untuk menerima penghargaan Feminization Proverty Award dari dari PBB yang diserahkan di Maroko 20 Juni sampai 22 Juni mendatang. 

Sehingga tidak bisa mendampingi langsung kedatangan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 18-20 Juni di Jawa Timur.

"Saya setiap hari koordinasi dengan Ketua Umum terhadap perkembangan pilkada di Jawa Timur, termasuk mengajak Ketua Umum untuk sekali lagi menguatkan kemenangan Pilgub dan Pilkada di Jawa Timur,” ucap pria yang akrab disapa Pakde Karwo, Senin (18/6/2018).

Rangkaian kunjungan SBY dan keluarga ke Jawa Timur dikatakan Soekarwo juga atas masukan dari dirinya dan tim di DPD.

Karena menurutnya, selain Pilgub Jatim, ada pilkada kabupaten kota yang diusung Partai Demokrat dan punya target menang dalam Pilkada serentak ini. 

Tidak hanya keliling Jatim, hari ini  SBY juga menggelar Apel Siaga kader Demokrat. Ia menuturkan akan mengawal langsung seluruh instruksi ketua Umum Partai Demokrat yang disampaikan dalam Apel Siaga Kader di Madiun hari ini.

Termasuk mengawalnya sampai 27 Juni untuk kemenangan seluruh kandidat paslon pilkada yang diusung Partai Demokrat. 

"Itu pasti, saya akan kawal dan jaga betul semua instruksi Ketua Umum untuk kesuksesan Pilkada di Jawa Timur,” pungkasnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio membenarkan jika Pakde Karwo berhalangan mendampingi kunjungan Ketua Umum SBY di Jatim. 

"Pak SBY ke Jatim ini atas saran dan masukan Pakde Karwo langsung, jadi kami ini 24 jam dipantau terus sama Pakde,” cetus Renville.

Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil ini juga memastikan bahwa Partai Demokrat Jatim dibawah kepemimpinan Pakde Karwo tidak goyah sedikitpun untuk memenan

"Seluruh gerak kami dibawah semua atas koordinasi langsung Pakde Karwo, karena Pakde Karwo all out untuk paslon nomer 1,” pungkasnya. (min)

Ketua Barisan Pembaharuan Syafrudin Budiman SIP bersama Puti Guntur Soekarno dan Ibu Cincin pengusaha muda Tionghoa dalam acara pembagian sembako di Bulak Banteng Kidul Surabaya, akhir Mei lalu.

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Relawan H. Drs. Saifullah Yusuf - Hj. Puti Guntur Soekarno SIP (Gus Ipul - Mbak Puti) dari Barisan Pembaharuan (BP) Jatim mendekati hari Pilkada 27 Juni 2018 fokus menggarap pemilih perempuan. Hal ini sengaja dilakukan untuk meyakinkan perempuan, terutama pemilih pemula yang masuk massa mengambang (undicided voter) untuk memilih Paslon nomer 2 ini.

"Kami turun ke bawah dan menyapa langsung para pemilih perempuan dan memperkenalkan sosok Gus Ipul - Mbak Puti dan program-program prioritas untuk perempuan," terang Syafrudin Budiman SIP Ketua Presedium Pusat Barisan Pembaharuan (BP).

Menurutnya, Barisan Pembaharuan menggunakan jaringan relawan perempuan dan aktivis perempuan untuk bergerak secara kolektif dan massif. Jaringan ini dimaksimalkan di Madura, Malang Raya, Surabaya-Sidoarjo, Tapal Kudan dan sekitarnya, 

"Kerja para relawan perempuan Barisan Pembaharuan ini bertugas melakukan sosialisasi dan perkenalan Gus Ipul-Puti. Selain itu mereka bekerja mengarahkan perempuan hadir ke TPS dan mencoblos No 2 Gus Ipul - Mbak Puti," ujar aktivis Intelektual Muda asal Madura ini.

Sementara itu Ainur Rahmatin SIP, aktivis perempuan Barisan Pembaharuan (BP) mengatakan, langkah fokus garap perempuan untuk memaksimalkan potensi perolehan suara. Dimana Gus Ipul - Mbak Puti akab semakin kuat suaranya, jika perempuannya tergarap dengan maksimal.

"Data KPUD Jatim menunjukkan pemilih perempuan mencapai 60 persen an. Kemenangan Pilkada ini banyak ditentukan oleh pemilih perempuan," jelas Rahmatin Sarjana Ilmu Politik lulusan Unair ini.

Perempuan asal Sumenep Madura ini menjelaskan bahwa, figur Mbak Puti Guntur Soekarno merupakan nilai lebih pada pasangan Gus Ipul-Mbak Puti. Dimana sosok Mbak Puti bisa dikenalkan dari sisi kecantikan, keanggunan, kecerdasan dan sebagai cucu pendiri RI Presiden Soekarno.

"Aura dan sosok Mbak Puti lebih muda dikenalkan kepada Ibu-Ibu perempuan. Dibawah biasanya bilang, saya mau coblos karena cantik, anggun, cerdas dan dikenal sebagai cucu Soekarno," jelas mantan modelling ini. (den)

 

Idul Fitri, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan: Mari Sayangi Sesama

Surabaya - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat. Khofifah mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

"Selamat hari raya idul fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur.

Ibadah ramadan, dikatakan Khofifah, akan membentuk pribadi muslim menjadi bertaqwa, bersyukur, berdamai menjaga ketentraman.

"Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal sholeh dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la'allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun, dan tuflihun," ucapnya.

Hari raya idul fitri bagi Khofifah adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan mengembalikan keharmonisan. Sebab setelah  dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama ramadhan.

"Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci," tuturnya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang. 

"Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai," pungkas Ketua Umum Muslimat tersebut.

Momen hari raya ini juga dimanfaatkan Khofifah untuk berkumpul bersama keluarga. Paginya, Khofifah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya ditemani keempat buah hatinya.

Siang harinya, seperti tahun sebelumnya, Khofifah mengadakan open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat pun bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Khofifah tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

Hari raya juga menjadi kesempatan Khofifah berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli, dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota. (min)

Idul Fitri, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan: Mari Sayangi Sesama

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat. Khofifah mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

"Selamat hari raya idul fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur.

Ibadah ramadan, dikatakan Khofifah, akan membentuk pribadi muslim menjadi bertaqwa, bersyukur, berdamai menjaga ketentraman.

"Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal sholeh dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la'allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun, dan tuflihun," ucapnya.

Hari raya idul fitri bagi Khofifah adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan mengembalikan keharmonisan. Sebab setelah  dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama ramadhan.

"Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci," tuturnya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang. 

"Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai," pungkas Ketua Umum Muslimat tersebut.

Momen hari raya ini juga dimanfaatkan Khofifah untuk berkumpul bersama keluarga. Paginya, Khofifah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya ditemani keempat buah hatinya.

Siang harinya, seperti tahun sebelumnya, Khofifah mengadakan open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat pun bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Khofifah tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

Hari raya juga menjadi kesempatan Khofifah berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli, dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota. (min)

 

Idul Fitri, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan: Mari Sayangi Sesama

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat. Khofifah mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

"Selamat hari raya idul fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur.

Ibadah ramadan, dikatakan Khofifah, akan membentuk pribadi muslim menjadi bertaqwa, bersyukur, berdamai menjaga ketentraman.

"Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal sholeh dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la'allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun, dan tuflihun," ucapnya.

Hari raya idul fitri bagi Khofifah adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan mengembalikan keharmonisan. Sebab setelah  dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama ramadhan.

"Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci," tuturnya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang. 

"Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai," pungkas Ketua Umum Muslimat tersebut.

Momen hari raya ini juga dimanfaatkan Khofifah untuk berkumpul bersama keluarga. Paginya, Khofifah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya ditemani keempat buah hatinya.

Siang harinya, seperti tahun sebelumnya, Khofifah mengadakan open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat pun bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Khofifah tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

Hari raya juga menjadi kesempatan Khofifah berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli, dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota. (min)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...