Berita Kota

Kepala Biro Pemerintahan Anom Surahno menyaakan Gus Ipul, Anas dan Emil cukup mengajukan cuti. Dan setelah pilgub selesai kembali bertugas lagi ditenpat semula. Kepala Biro Pemerintahan Anom Surahno menyaakan Gus Ipul, Anas dan Emil cukup mengajukan cuti. Dan setelah pilgub selesai kembali bertugas lagi ditenpat semula. (kt/min)

SURABAYA (KT) - Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Timu Anom Surahno menyatakan menyangkut soal pencalonan wakil gubernur Saifullah Yusuf sebagai gubernur akan datang tidak perlu harus mengundurkan diri dari jabatanya  sebagai wakil gubernur.

Gubernur Jatim Soekarwo saat acara Penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU antara Bapeten dengan Pemprov Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Senin (27/11).

SURABAYA (KT) - Pemanfaatan energi nuklir banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti bidang kesehatan, pertanian dan industri. Akan tetapi minimnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tenaga nuklir menyebabkan mereka tidak menyadari akan bahaya radiasi nuklir. 

Gus Ipul saat menghadiri Santri Preneur 2017 di JX Internasional, Surabaya, Sabtu (25/11).

SURABAYA (KT) - Wakil Gubernur Jawa Timur  Saifullah Yusuf mengajak santri di seluruh Indonesia dapat menjadikan Jatim sebagai pusat entrepreneur atau kewirausahaan. Kata Gus Ipul saat menghadiri Santri Preneur 2017 di JX Internasional, Surabaya, Sabtu (25/11).

Gubernur JatimPakde Karwo menerima penghargaan dari  Gubernur Syahrul Yasin Limpo dalam acara pembukaan Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi (APPSI) 2017 di Hotel Shangrilla Surabaya, Selasa (21/11) malam.

SURABAYA (KT) - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menerima gelar "I Lewa Daeng Mannimbang" dari masyarakat Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

“Untuk itulah kami akan menggandengkan diniyah salafiyah dengan keterampilan,” kata Pakde Karwo saat memberikan kuliah umum perdna mahaiswa program kualifikasi Akademik Guru Madrasah Diniyah tahun 2017 di Islamic Centre Surabaya, Senin (20/11/2017).

SURABAYA (KT) – Pemerinatah Provinsi Jawa Timur akan menyekolahkan guru gur madrasah diniyah ke pergurun tinggi dengan lulus Strata 1/S1. Program ini dilakukan agar guru madin memiliki kompetensi tak hanya pendidikan agama, tapi juga pendidikan formal sehingga nantinya mampu mencetak lulusan yang berdaya saing dan memiliki keterampilan.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan salah satu tantangan Jawa Timur kedepan  adalah bonus demografi di Tahun 2019 dimana usia produktif  (usia 15-64 tahun) sejumlah 69,60 persen. Selain itu, tenaga kerja baru di Jatim pada Tahun 2018 nanti diperkirakan berjumlah 326.629 orang. 

Masyarakat usia produktif ini, lanjut Pakde Karwo, harus memiliki keterampilan, bila tidak mereka akan menjadi pengangguran dan menjadi beban kriminalitas di perkotaan. 

“Untuk itulah kami akan menggandengkan diniyah salafiyah dengan keterampilan,” kata Pakde Karwo saat memberikan kuliah umum perdna mahaiswa program kualifikasi Akademik Guru Madrasah Diniyah tahun 2017 di Islamic Centre Surabaya, Senin (20/11/2017).

Pakde Karwo mengatakan, suatu negara akan maju dan lebih baik bila basisnya spiritual. Sehingga ia kurang setuju dengan konsep yang dicetuskan oleh Chapra bahwa negara maju basisnya adalah kebudayaan. “Salah satu perwujudan konsep spiritual ini adalah dengan program ini, menyekolahkan ustadnya,” katanya.

Program madin ini, lanjutnya, termasuk dalam program peningkatan SDM dan memberikan nilai tambah. Pemprov Jatim sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas SDM melalui dual track strategy, yakni pendidikan non formal dan formal. 

Pendidikan non formal yakni melalui SMK Mini dan BLK, sedangkan pendidikan formal melalui beberapa strategi diantaranya link and match lulusan SMK dengan kebutuhan industri, filial SMK dengan PTN, hubungan kerjasama SMK dengan luar negeri, ekstrakurikuler di MA dll. 

“Beberapa waktu lalu saya melakukan pertemuan dengan kyai di Madura untuk melakukan dual track agar Madrasah Aliyah memiliki pendidikan keterampilan dan tersertifikat,” terang orang nomor satu di Jatim ini.

Gubernur lalu berpesan untuk terus meningkatkan daya saing, termasuk bagi guru madin. Setelah lulus S1, guru madin ini harus melakukan uji kompetensi. Bila lulus kompetensi maka mereka akan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Mereka yang lulus kompetensi ini akan digaji oleh negara,” pungkasnya. (min)

 

Ketua KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar) Kota Surabaya  Binti Rohma,SE, MM (tengah) memberikan kata sambutan saat pembukaan Diklat Kecantikan bagi kader dan masyarakat umum di gedung Golkar Jalan Adityawarman 87B Surabaya, Minggu (19/11/2017)

 

SURABAYA (KT) – Ditengak Ketua umum Partai Golkar kesandung masalah hukum , KPK, dan kini di rawat di rumah sakit, namun kader Golkar di tingkat daerah ternyata tak bergeming samasekali.

banner