Berita Kota

Ketua Barisan Pembaharuan Syafrudin Budiman SIP bersama Puti Guntur Soekarno dan Ibu Cincin pengusaha muda Tionghoa dalam acara pembagian sembako di Bulak Banteng Kidul Surabaya, akhir Mei lalu.

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Relawan H. Drs. Saifullah Yusuf - Hj. Puti Guntur Soekarno SIP (Gus Ipul - Mbak Puti) dari Barisan Pembaharuan (BP) Jatim mendekati hari Pilkada 27 Juni 2018 fokus menggarap pemilih perempuan. Hal ini sengaja dilakukan untuk meyakinkan perempuan, terutama pemilih pemula yang masuk massa mengambang (undicided voter) untuk memilih Paslon nomer 2 ini.

"Kami turun ke bawah dan menyapa langsung para pemilih perempuan dan memperkenalkan sosok Gus Ipul - Mbak Puti dan program-program prioritas untuk perempuan," terang Syafrudin Budiman SIP Ketua Presedium Pusat Barisan Pembaharuan (BP).

Menurutnya, Barisan Pembaharuan menggunakan jaringan relawan perempuan dan aktivis perempuan untuk bergerak secara kolektif dan massif. Jaringan ini dimaksimalkan di Madura, Malang Raya, Surabaya-Sidoarjo, Tapal Kudan dan sekitarnya, 

"Kerja para relawan perempuan Barisan Pembaharuan ini bertugas melakukan sosialisasi dan perkenalan Gus Ipul-Puti. Selain itu mereka bekerja mengarahkan perempuan hadir ke TPS dan mencoblos No 2 Gus Ipul - Mbak Puti," ujar aktivis Intelektual Muda asal Madura ini.

Sementara itu Ainur Rahmatin SIP, aktivis perempuan Barisan Pembaharuan (BP) mengatakan, langkah fokus garap perempuan untuk memaksimalkan potensi perolehan suara. Dimana Gus Ipul - Mbak Puti akab semakin kuat suaranya, jika perempuannya tergarap dengan maksimal.

"Data KPUD Jatim menunjukkan pemilih perempuan mencapai 60 persen an. Kemenangan Pilkada ini banyak ditentukan oleh pemilih perempuan," jelas Rahmatin Sarjana Ilmu Politik lulusan Unair ini.

Perempuan asal Sumenep Madura ini menjelaskan bahwa, figur Mbak Puti Guntur Soekarno merupakan nilai lebih pada pasangan Gus Ipul-Mbak Puti. Dimana sosok Mbak Puti bisa dikenalkan dari sisi kecantikan, keanggunan, kecerdasan dan sebagai cucu pendiri RI Presiden Soekarno.

"Aura dan sosok Mbak Puti lebih muda dikenalkan kepada Ibu-Ibu perempuan. Dibawah biasanya bilang, saya mau coblos karena cantik, anggun, cerdas dan dikenal sebagai cucu Soekarno," jelas mantan modelling ini. (den)

 

Idul Fitri, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan: Mari Sayangi Sesama

Surabaya - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat. Khofifah mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

"Selamat hari raya idul fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur.

Ibadah ramadan, dikatakan Khofifah, akan membentuk pribadi muslim menjadi bertaqwa, bersyukur, berdamai menjaga ketentraman.

"Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal sholeh dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la'allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun, dan tuflihun," ucapnya.

Hari raya idul fitri bagi Khofifah adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan mengembalikan keharmonisan. Sebab setelah  dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama ramadhan.

"Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci," tuturnya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang. 

"Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai," pungkas Ketua Umum Muslimat tersebut.

Momen hari raya ini juga dimanfaatkan Khofifah untuk berkumpul bersama keluarga. Paginya, Khofifah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya ditemani keempat buah hatinya.

Siang harinya, seperti tahun sebelumnya, Khofifah mengadakan open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat pun bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Khofifah tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

Hari raya juga menjadi kesempatan Khofifah berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli, dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota. (min)

Idul Fitri, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan: Mari Sayangi Sesama

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat. Khofifah mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

"Selamat hari raya idul fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur.

Ibadah ramadan, dikatakan Khofifah, akan membentuk pribadi muslim menjadi bertaqwa, bersyukur, berdamai menjaga ketentraman.

"Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal sholeh dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la'allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun, dan tuflihun," ucapnya.

Hari raya idul fitri bagi Khofifah adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan mengembalikan keharmonisan. Sebab setelah  dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama ramadhan.

"Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci," tuturnya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang. 

"Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai," pungkas Ketua Umum Muslimat tersebut.

Momen hari raya ini juga dimanfaatkan Khofifah untuk berkumpul bersama keluarga. Paginya, Khofifah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya ditemani keempat buah hatinya.

Siang harinya, seperti tahun sebelumnya, Khofifah mengadakan open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat pun bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Khofifah tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

Hari raya juga menjadi kesempatan Khofifah berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli, dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota. (min)

 

Idul Fitri, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan: Mari Sayangi Sesama

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat. Khofifah mengajak untuk saling menjaga keharmonisan dan persaudaraan.

"Selamat hari raya idul fitri. Taqobbalallahu minna waminkum, taqobbal ya karim, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur.

Ibadah ramadan, dikatakan Khofifah, akan membentuk pribadi muslim menjadi bertaqwa, bersyukur, berdamai menjaga ketentraman.

"Semoga segala amal kita di bulan Ramadhan diterima Allah sebagai amal sholeh dan Idul Fitri tahun ini membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang la'allakum tattaqun, tasykurun, yarsyudun, yattaqun, dan tuflihun," ucapnya.

Hari raya idul fitri bagi Khofifah adalah momen berbagi kasih sayang dan merefleksi diri untuk saling memaafkan mengembalikan keharmonisan. Sebab setelah  dididik membersihkan jiwa dan melawan hawa nafsu selama ramadhan.

"Bulan ramadhan itu membersihkan jiwa, ini saatnya kita kembali ke fitrah. Setelah dibersihkan badan, hati dan jiwa. Kita semua harus saling menyayangi. Siapa yang disayang Allah, hatinya pasti dekat Allah. Tak ada ruang untuk membenci," tuturnya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Sebab, dengan ibadah puasa selayaknya membentuk seorang muslim bisa menjaga perdamaian dan menebar kasih sayang. 

"Mari, semuanya tidak sakiti, tidak benci orang lain. Indikasi sayang Allah, berati sayang diri sendiri dan ke orang lain. Dengan saling kasih sayang, maka akan harmonis dan damai," pungkas Ketua Umum Muslimat tersebut.

Momen hari raya ini juga dimanfaatkan Khofifah untuk berkumpul bersama keluarga. Paginya, Khofifah melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya ditemani keempat buah hatinya.

Siang harinya, seperti tahun sebelumnya, Khofifah mengadakan open house di kediamannya di Jalan Jemursari, Surabaya. Open house tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari.

Para tetangga, saudara, relasi dan masyarakat pun bergantian datang ke rumah Khofifah untuk bersilaturahmi. Khofifah tampak berbaur dan dekat dengan tetangga sekitar.

Hari raya juga menjadi kesempatan Khofifah berkumpul bersama anak-anaknya, yakni Patimasang, Jalaluddin Mannagalli, Yusuf Mannagalli, dan Ali Mannagalli yang di hari biasa sibuk dengan kegiatan kerja dan akademis di luar kota. (min)

 

Sekretaris Partai Golkar Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak SH saat ngobrol santai dengan sahabat sahabatnya dalam acr buka puasa bersama, Senin (11/6/2018)

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Sekretaris Partai Golkar Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak, SH, mengundang sahabat sahabtnya sesama kader partai untuk berbuka puasa bersama di Hotel Elmi Surabaya, Senin (11/6/2018). 

Tidak hanya pengurus pleno saja yang hadir melainkan juga Ketua Ormas pendiri Partai Golkar seperti Ketua Ormas MKGR Jawa Timur Dr Kodrat Sunyoto, Ketua Ormas Kosgoro Yusuf Husni,GePe Ormas MKGR Andriayani Yulia, Dr Criswanto, Wakil Ketua bidang Humas Golkar Jatim Ali Saibu, Sabron Jamil Pasaribu, Pranayudha, Ketua DPD Golkar Koata Surabaya Blegur Projanggono SH, Ketua KNPI Jawa Timur Hasil Musda Surabaya Fajar Hysam. 

Agendanya tunggal hanya buka puasa bersama. Tuan rumah sendiri Sahat Smanjuntak yang juga Ketua Fraksi di DPRD Jawa Timur telat hadir karena harus mengikuti rapat dan buka puasa Bawaslu Jawa Timur terkait dengan Pilgub Jawa Timur 27 Juni 2018.

Kodrat Sunyoto yang kebetulan Sekretaris Fraksi berkomentar ini acara santai saja. Ngobrol ringan. Malah dengan seperti ini ide ide kita muncul semua. Tapi terpenting adalah Cagub Golkar Khofifah - Emil harus menang. 

"Kita perlu kerja keras. Tempat tempat yang masih lubang dengan waktu tersisa harus ditutup," kata Kodrat santai. (min)

SURABAYA (KoranTransparnsi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa akui lebih suka berbelanja di pasar tradisional, Ia menuturkan berbelanja dipasar tradisional dapat memberikan kesan mendalam bagi dirinya, sebab di pasar tradisional ia bisa bercengkrama dengan masyarakat 

Hal ini diungkapkan saat dirinya berkunjung di pasar Mangga Dua Jagir Surabaya, Senin, (11/6/2018)Dini hari

Mantan Mensos RI ini juga mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki fasilitas pasar-pasar tradisional di Jawa Timur, ia mengungkapkan pasar tradisional yang notabene juga mempunyai perputaran ekonomi yang relatif besar harus diimbangi dengan fasilitas yang memadai, misal dengan memperbaiki infrastruktur yang nantinya dapat menarik pembeli dari kalangan ekonomi atas agar mempunyai keinginan untuk berbelanja dipasar-pasar tradisional.

"saya yakin perputaran ekonomi dipasar ini relatif besar, karna pembeli disini membeli barang untuk dijual kembali, juga, untuk menarik masyarakat ekonomi atas berbelanja di pasar-pasar tradisional seperti ini infrastruktur harus juga dibenahi,"Ungkapnya

Khofifah juga mengutarakan bahwa dalam setiap kunjungannya ke hampir seluruh daerah di jawa timur tidak menemukan bank penyedia KUR yang berada ditengah-tengah pasar, ia menginginkan agar nantinya akan ada Bank penyedia KUR ditengah-tengah Pasar-pasar Tradisional. Ini ia rencanakan sabai bentuk real dukungan modal dari pemerintah untuk memajukan usaha masyarakat.

"Saya ingin nantinya pemerintah memberikan bantuan modal pada para pedagang dengan meletakkan Bank Penyalur KUR yang interestnya 7 persen pertahun,sejauh ini saya tidak melihat ada bank penyedia KUR ditengah-tengah pasar tradisional"tambah Khofifah

Mantan aktifis perempuan ini juga mengungkapkan pentingnya menumbuhkan inofasi pembangunan pasar tradisional, ia mencontohkan ketika pasar modern dapat berlari kencang sedangkan pasar tradisional tidak dapat pembenahan infrastuktur secara maksimal

" inofasi pembangunan pasar-pasar tradisional itu penting, ketika pasar tradisional dapat berlari kencang kemudian pasar tradisional tidak dapat pembenahan secara maksimal," tambahnya

Ditempat terpisah, Samuna pedagang sayur di pasar Mangga Dua Jagir Surabaya ini mengungkapkan dukungannya pada Khofifah, ia juga mendukung langkah Khofifah untuk memperbaiki pasar Jagir wonokromo ini agar terlihat lebih baik, dan ketika hujan tidak becek.

"Saya dari dulu udah suka ibu Khofifah, saya dukung yang terbaik buat ibu, Saya juga dukung kalau mau benerin pasar ini," Ungkap pedagang asal Kabupatan Sampang Madura ini.(den/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...