Metro

BAPEDA JATIM.

SURABAYA (KT)  – Jumlah mobil mewah dengan harga diatas Rp 1 milliar di Jawa Timur ternyata hampir mendekati Jakarta. Dalam catatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur, jumlahnya mencapai 4.800 unit.

Sayangnya meski mobilnya tergolong mewah, ketaatan untuk membayar pajak kendaraannya belum sebanding dengan kemewahan yang mereka punya. “Walaupun prosentasenya relatif kecil, harusnya mereka lebih taat membayar pajak,” tandas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur Bobby Soemiarsono  di Surabaya, Jumat (20/10/2017).

Dikatakan dari 4.800 unit itu, sekitar 430 unit tercatat menunggak bayar pajak kendaraan bermotornya. Pemilik mobil mewah hampir semuanya adalah warga Kota Surabaya. Jika mobil itu seharga Rp 1 milliar, sebenarnya pajak yang harus dibayarkan kisaran Rp 15 juta/tahun. Ini jauh lebih mahal dibanding ongkos perawatannya yang harus mendatangkan tenaga teknisi dari Jakarta. Belum lagi suku cadangnya.

Bobby mengharapkan pemilik kendaraan mobil mewah untuk menjadi contoh bagi wajib pajak lainya. Terlebih lagi mulai Senin (23 Oktober sampai 28 Desember nanti  Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo (Soekarwo) memberikan keringanan pembayaran pajak kendaraan dan bebas denda pajak kendaraan bermotor.

Ada tiga jenis program yang diluncurkan dalam rangka meringankan beban masyarakat, yakni bebas biaya balik nama (BBN) kendaraan bermotor atas penyerahan kedua dan seterusnya. Lalu bebas sanksi administrasi kenaikan denda dan bunga pajak. Terakhir, untuk kendaraan komersial, akan ada insentif pajak sebesar 30%.

“Tahun 2017 lalu, dari program ini realisasi pendapatannya mencapai Rp 405 miliar. Sedang tahun 2017 program yang hanya berlaku tiga bulan itu targetnya hanya Rp 250 milliar saja. Kenapa tahun ini malah turun, ini karena tingkat kesadaran masyarajat untuk membayar pajak kendaraan sudah semakin meningkat

Secara keseluruhan , jumlah kendaraan di Jatim sebanyak 17.913.998 unit. Dari jumlah itu, yang tidak patuh dalam membayar pajak tahunan sebesar 8,26% atau sebanyak 1.480.000 kendaraan. Sedangkan yang tidak bayar pajak tahunan dan itu berlangsung selama lima tahun sebesar 21,% atau sebanyak 3.785.000.

Sedangkan tiap tahun, jumlah kendaraan baru, khususnya roda empat sebanyak 150.000 dan roda dua sebanyak 1,5 juta. “Untuk target pendapatan selama setahun, saat ini sudah tercapai sebesar Rp 10,71 triliun atau 82% dari target sebesar Rp 13 triliun,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan pemutihan pajak ini mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim nomor 67 tahun 2017 tentang pemberian Keringanan, Pembebasan dan Insentif Pajak Daerah Untuk Rakyat Jatim 2017.

Pergub itu juga sebagai respon atas surat permohonan dari Dewan Pimpinan Cabang Khusus Organda Tanjung Perak Surabaya, tanggal 17 Juli 2017 nomor 17047/E/OGD-KH-PRK/VII/2017 tentang Permhonan Pemutihan Denda Pajak dan Bebas BBM bagi pengusaha angkutan umum.

“Program ini semata-mata kebijakan Gubernur Jatim Soekarwo dalam memberikan insentif kepada masyarakat agar selalu tertib membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Hari ini resmi kami sampaikan ke masyarakat,” tuturnya. (min)

Mustahid Astar

SURABAYA (KT) - Dedengkot Partai Golkar Mustahid Astari mengatakan sudah waktunya para pimpinan mulai tingkat atas sampai bawah untuk melakukan konsolidasi partai secara integral sebab kalau tidak dikawatirkan partai ini akan semakin susut.

Ketika mengikuti acara ziarah makam para tokoh Golkar di Makam Pahlawan  Ngagel Jumat (20/10) , Mustahid yang pernah duduk di DPRD Jawa Timur dan DPR RI di masa orde baru menjelaskan konsolidasi secara menyeluruh, total, dianggap sangat mendesak oleh karena perkembangan partai ini dari hari ke hari kurang menggembirakan.

Banyak kader partai Golkar yang kesandung masalah hukum. Tapi biarlah hukum berjalan dan itu tanggung jawab pribadi masing masing. " Kita harus duduk bareng dan cuci otak," tegas Mustahid. Kami yang tua ini sangat prihatin melihat kondisi Golkar sekarang. tambahnya lagi .

Semua steakholder partai kata Mustahid, untuk diajak duduk bersama sama bicara memperbaharui sikap perjuangan Golkar. Sekali lagi ini sifatnya mendeaak. Kalau tidak Golkar akan makin susut.

Sememtara itu Ketua DPD Golkar Jawa Timur Nyono Suharli mengtakan , ziarah makam para Pahlawan, pejuang Praklamator dan pendiri Partai Golkar ini adalah bagian dari kegiatan ulang tahun ke 53 Partai Golkar. Selain itu perintah DPP agar semua daerah melakukan Golkar bersholawat.

Setelah ziarah makam dilanjutkan mengunjungi Yayasan Yatim Piatu binaan  Korem 084 Bhaskara Jaya. Dan syukuran di kantor DPD l Jatim.

Bakti sosial  serupa juga di lakukan DPD Golkar Kota Surabaya dengan membagi 150 paket sembako di kampung Gayungan Kamis (19/10/2017) .

Ketua AMPG Kota Surabaya Agoeng Prasojo mengatakan bakti sosial melibatkan puluhan kader AMPG di Gayungan. Saat itu paket sembako langsung diserahkan pak Ketua RW Ignatius Raharjo.

"Harapan kami dengan yang sedikit itu bisa berbagi kebahagiaan. Di RW itu ada 4 RT dan siapa saja yang menerima terserah saja pak RW yang tahu kondisi. (min)

M.Nuh, Mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan era SBY.

SURABAYA (KT) - Mantan Mendikbud Mohammad Nuh menolak tawaran dari sejumlah partai politik untuk meramaikan bursa calon dalam Pilkada Jatim 2018.

Pakde Karwo : Yang Bisa Membasuh Kekotoran Politik Adalah Budaya

SURABAYA (KT) - Kekotoran politik yang sering muncul dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) selalu diwarnai banyak gesekan. Lewat kebudayaan, kekotoran itu bisa dijernihkan dengan damai dan berakhir hingga menjadi guyub dan rukun.

“Sebab apa ? karena budaya adalah bagian yang bisa menjernihkan seseorang sehingga guyub rukun, yang lebih penting dari pada sebuah kemenangan, apalagi kekalahan,” kata Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menyampaikan sambutan di acara pagelaran wayang memperingati Hari Jadi Provinsi Jatim ke 72 yang diselenggarakan di Lapangan Kodam V Brawijaya, Jl. Hayam Wuruk Surabaya, Selasa (17/10) malam.

Gubernur Jatim yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini menegaskan, kerukunan dan keguyuban masyarakat dinilai lebih penting dari pada sebuah kekalahan maupun kemenangan dalam sebuah pemilukada. Oleh sebab itu, dirinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut bagian dalam membangun sebuah keharmonisan.

“Hari ini tidak hanya menggelarkan kebudayaan yang membasuh kotoran-kotoran politik, tapi Gus Ipul sudah berubah penampilannya menjadi seperti Sunan Kalijaga yang menjadikan Sunan Bonang membuat kebudayaan proses Islam yang damai,” katanya.

Melalui momen pagelaran wayang memperingati Hari Jadi ke 72, Pakde Karwo mengajak seluruh masyarakat untuk bisa mengambil nilai positif dari acara tersebut. “Saya kira ini menjadi pelajaran yang sangat luar biasa, kecerdasannya luar biasa, dan inilah filosofi malam ini, saya bersama TNI dan tokoh masyarakat dan rakyat ingin melihat dan merasakan acara ini,” jelasnya.

“Ini memberikan semacam tuntunan terhadap kita soal modernisasi itu bukan seperti kebarat-baratan, modernisasi bagian dari sopan santun, etik dan warna yaitu harus menampung semuanya,” imbuh Pakde Karwo.

Masih menurut Pakde Karwo, kebudayaan yang sejuk dan damai sudah diberikan tuntunan oleh sembilan walisongo. Dimana penyebaran agama Islam di nusantara memberikan solusi kecerdasan yang sangat kuat dalam menyikapi sebuah kesulitan.

“Ini sangat luar biasa. Seperti halnya Mahabarata dan Ramayana bagaimana mengupas secara baik yang kemudian orang seperti berhala dirubah menjadi seperti wayang yang tangannya lebih panjang dari tangan orang. Sehingga konsep berhala menjadi seni,” ungkapnya.   

Oleh karena itu, orang nomor satu di Jatim ini menyampaikan kalau akulturasi atau perkawinan budaya itu dinilai sangat positif. “Saya yakin Jatim suasananya guyub rukun tetap seperti itu. Karena hari ini diberikan pelajaran penting sebagai tuntunan kita bersama bagaimana substansi dari wayang itu sendiri. Substansinya bukan persoalan kalah dan menang tapi mencari keadilan dan kebenaran. Dan saya yakin, Jatim menjelang Pilgub ini akan tenang,” pungkasnya.

Sementara itu, pagelaran wayang kulit yang digelar semalam suntuk dengan dalang Ki Manteb Sudarsono duet bersama Ki Anom Suroto mengambil lakon Babad Wonomarto. Hadir pada kesempatan itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf. Untuk memulainya pagelaran tersebut, Pakde Karwo menyerahkan gunungan wayang kepada kedua dalang kondang tersebut. (min)

Gubernur Jawa Timur Ir. H.  Soekarwo, Saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Rektor dan Wakil Rektor PTN se-Jatim.

SURABAYA (KT) - Tahun 2019 Jatim akan mengalami bonus demografi, dengan jumlah usia produktif  yakni 15-64 tahun sebanyak 69,60 persen. Untuk itu, pengembangan SDM terutama pendidikan vokasi untuk mencetak tenaga kerja terampil, sangat dibutuhkan. Bila tidak, jumlah pengangguran akan semakin meningkat.

Sekretaris Golkar Surabaya Kol (Purn) Utung Agung.

SURABAYA (KT) - Mengawali peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  ke 53, Golkar Kota Surabaya menggelar orasi kusus bagi Ketua Pengurus Golkar tingkat Kecamatan (PK) yang berlangsung di kantor DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Minggu (15/10/2017).

banner

> BERITA TERKINI lainnya ...