Surabaya (KoranTransparansi.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Alhidayah Kota Surabaya , organisasi dibawah naungan Golkar, kini mulai bergerak untuk mengenalkan Ketua Umumnya Hj, Harbiyah Salahudin, MSI, Calon Anggota DPD RI nomor urut 35, kepada masyarakat Surabaya.

Mengawali gerakan itu, DPD Alhidayah Surabya mengundang Hj Harbiyah Salahudin, untuk memaparkan visi dan misinya yang diusung, kepada jajaran struktural mulai pengurus DPD ll, Kecamatan dan Kelurahan, di kantor Golkar Jalan Adityawarman, Sabtu (15/12/2018).

“ Kami berkewajiban menyokseskan Hj. Harbiyah Salahudin,”  ucap Ketua DPD ll Alhidayah Surabaya  Erna Windhihati Waspadani usai pertemuan.

Dia menceritakan sosok Hj. Harbiayah Salahudin tidak diragukan lagi dalam percaturan politik regional Jawa Timur dan nasional.  Di era orde baru sampai reformasi setidaknya tiga kali menjadi anggota DPRD Jawa Timur, sebelum akhirnya maju sebagai Caleg DPR RI dan terpilih. Beliau ada di Komisi X.

Menjadi Ketua umum Alhidayah menggantikan Hj. Aisyah Hamid Baidhowi dalam Rakernas di Surabaya tahun 2010. Jadi, pengalaman berorganisasinya sangat bagus dan tidak pernah cidera. ungkap Bu Erna memuji.

Secara kelembagaan, bu Harbiyah juga sudah  mundur dari partai Golkar untuk memenuhi ketentuan undang undang.

Calon legislator ini sejak dua bulan terakhir terus blusukan di Surabaya mengenalkan dirinya, bersama tim.

“Intinya kami ingin agar kaum perempuan lebih berdaya. Bukan saja berdaya secara ekonomi namun juga terhindar dari diskriminasi. Kami datang dengan konsep pemberdayaan kaum perempuan,” kata Harbiyah Salahudin singkat. (fir)

Malang (KoranTransparansi.com)  - Pengembangan vokasi yang diterapkan di Provinsi Jawa Timur dilakukan dengan empat tahap. Pengembangan tersebut tujuannya untuk meningkatkan dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kualitas dan berdaya saing. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim  Soekarwo saat mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 4 Malang, Kamis (13/12).

Ia menjelaskan, empat tahap yang dimaksud yakni pertama, mengubah komposisi antara sekolah umum dengan SMK. Yang semula berkomposisi 31 persen SMK dan 69 persen SMU, maka pada tahun 2023 mendatang ditarget menjadi 70 persen SMK dan 30 persen SMU. Sedangkan posisi saat ini 65 persen SMK dan 35 persen SMU.

Kedua, yakni dengan membuat SMK Mini yang junlahnya mencapai 270 SMK di seluruh Jatim. Program tersebut dikembangkan di pondok pesantren, daerah terpencil dan daerah khusus. 

Selama enam bulan, lulusan SD diberikan tambahan pelatihan vokasional, ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Lebih lanjut disampaikannya, tahap ketiga yakni menyelenggarakan program dual track. Untuk SMA, Madrasah Aliyah, Ula, dan Wusto dalam pendidikan Diniyah Salafiyah juga diberikan pendidikan vokasional atau keterampilan. Sebab, apabila tidak dikembangkan program tersebut, maka dikawatirkan semua lulusan SMA akan menjadi unskill. Program dual track secara tidak langsung mengurangi kelompok unskill, katanya.

Sedangkan untuk tahap keempat, Pemprov Jatim mengubah beberapa SMK di Jatim berupa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Saat ini, sudah terdapat 20 SMK yang telah berubah statusnya menjadi BLUD. 

Sementara itu, Menko Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution mengatakan, pemerintah sedang berusaha serius menyiapkan SDM. Bukti keseriusannya yakni dengan menyiapkan APBN tahun 2019 memuat pengembangan pendidikan vokasi. 

Saat ini bulan-bulan kita mendesain seperti apa. Kalau kurikulum strukturnya seperti apa, modulnya apa saja yang bisa diambil. Jangan sampai memilih yang justru nanti digusur oleh ekonomi digital, jelasnya.

Menurutnya, ini senada dengan permintaan Presiden RI untuk menyiapkan konsep peningkatan SDM, utamanya pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 4 Malang, Drs. H. Wadib Suudi, MM mengapresiasi program yang digagas Pakde karwo dengan mendorong SMKN 4 menjadi BLUD. Karena, menurutnya, program yang dikembangkan Pakde Karwo tersebut membuat setiap sekolah mampu berkembang dengan baik. 

Dalam kunjungannya, Pakde Karwo dan Menko Bidang Perekonomian meninjau industry class, technopark, dan perpustakaan SMKN 4 Malang.  Pakde Karwo Dampingi Menko Perekonomian Jadi Pembicara Kuliah Umum di UMM 

Sementara itu, setelah melakukan kunjungan kerja ke SMKN 4 untuk melihat hasil karya siswa SMK, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mendampingi Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Kesiapan Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di Dome Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis, (13/12). 

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah akan memfokuskan untuk pengembangan SDM pada Tahun 2019. Ditahun sebelumnya, pemerintah secara besar besaran meningkatkan infrastruktur fisik mulai pembangunan jalan, pelabuhan, bandara, irigasi sampai fasilitas umum bagi rakyat sehingga dapat tercipta konektivitas yang optimal antara satu daerah dengan daerah lain di Indonesia. 

Menurutnya, peningkatan SDM dapat dilakukan salah satunya melalui pendidikan vokasi yang merupakan strategi besar pemerintah di tahun mendatang. "Tanpa SDM yang baik kita tidak bisa masuk pada industri yang baik. Tanpa kualitas SDM yang baik pula kita tidak bisa bersaing dengan negara lain. Ini yang kami namakan reformasi besar besaran melalui pendidikan Vokasi," ungkapnya. 

Agar industri mau untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait vokasi, pemerintah sedang merumuskan pengurangan pajak bagi perusahaan yang mau menerima magang dan membantu hingga di pasar kerja.  "Ini salah satu langkah guna menghadapi revolusi industri 4.0," tutupnya. (min)

 

Jakarta (KoranTrasparansi.com) - Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya menyambut baik rencana gelaran Hari Pers Nasional tahun 2019. Gelaran kali ini, memilih Jawa Timur sebagai tuan rumah.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Arif saat menerima kunjungan delegasi panitia HPN 2019 di Ruang Kerja Menteri Pariwisata, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (12/12).

Penanggungjawab HPN 2019, Margiono menjelaskan acara kali ini mengangkat tema "Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital". Margiono dalam pertemuan tersebut didampingi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Atal S Depari.

"Sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo yang memang lagi menata digitalisasi ekonomi. Nantinya, sentra-sentra ekonomi UMKM akan disentuh dengan teknologi  digital," ujar Margiono.

Mendapat penjelasan tersebut, Menteri Arif pun menyambut baik. Menurutnya, sektor ekonomi kerakyatan adalah penopang utama dari ramainya wisata.

Dia sebutkan juga banyak potensi wisata tersebar di Jawa Timur. Wisata ini bahkan beberapa diantaranya sudah dikenal publik.

"Banyak wisata populer di Jawa Timur, yang dekat itu ada Jawa Timur Park di Malang, kalau yang agak jauh kan ada Banyuwangi," ungkapnya.

Margiono pun menambahkan bahwa acara HPN 2019 juga akan memberikan tamasya kepada seluruh peserta yang tidak lain adalah wartawan dari Sabang hingga Merauke.

Hal ini pun kembali diapresiasi Menteri Arif. Dia berharap tamasya wartawan di HPN 2019 dapat membantu mengeksplorasi dan mengenalkan potensi wisata Jawa Timur.

"Nanti bisa  kita laksanakan, itu bagus karena kan yang hadir adalah wartawan jadi kita buat semacam film trip wisata," demikian Menteri Arif. (ais)

Blitar (KoranTransparansi.com) – Dihadapan Ketua Bappilu (Badan Pengendali Pemenangan Pemilu) DPD l Partai Golkar Jawa Timur H. Zainudin Amali,SE dan Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak,SH,  Ketua Golkar Kota Blitar Hadi Husodo memberikan statemen mengejutkan dan cukup berani. 

Ia mengatakan akan mengundurkan diri dan menyerahkan jabatannya sebagai Ketua Golkar Kota Blitar manakala tidak bisa menaikan kursi di DPRD Kota Blitar 100 persen tampa harus diminta mundur.

"Saya tidak akan bicara hasil Pemilu 2014 karena hasil kerja kabinet saya adalah 2019," tambah pria dengan tubuh bak atlet Binaraga dengan suara lantang dan serius usai dilantik sebagai Ketua Bappilu Kota Blitar, Selasa (12/12/2018).

Saat ini bicara Kota Blitar sangat sensi dan penuh daya tarik. Terutama Caleg Golkar yang dianggapnya sangat diperhitungkan oleh lawan politik.

Memimpin partai Golkar tidaklah sulit. Semua bisa memimpin Golkar Kota Blitar asal hatinya betul betul Golkar luar dalam. Otaknya juga harus Golkar. “Saya mengabdi di partai sudah 37 tahun,” tambahnya.

Kondisi politik Kota Blitar saat ini sangat memberikan peluang partai bisa berkembang. Selain suasna hati Calegnya cukup bersemangat. Partai juga sudah menghitung secara detil Dapil mana saja yang berkontribusi kursi bertambah. Meski begitu kami harus berhati hati. "Golkar Blitar hari ini sangat beda dengan periode sebelumnya,"

Bagi dirinya kekuasaan politik bukanlah segalanya. Tapi mendengar rakyat lebih utama. Tugas pemimpin politik adalah tugas yang mulia. Yaitu memperjuangkan rakyat. Kami ingin sebuah perubahan dan Pileg 2019 adalah momentumnya.

Dijelaskan oleh Husodo, Kota Blitar terdiri 3 kecamatan yakni Kepanjen Kidul, Sanan Wetan dan Kecamatan Sukorejo, 20 kelurahan, 477 TPS dan pemilih sesuai data KPU terdapat 111.903.

Untuk mendulang suara Golkar Kota Blitar dengan metode door to door . Ini mengingat jumlah pnduduknya yang relatif kecil serta dianggap lebih efektif. Kampanye tatap muka ini lebih bagus.

Husodo mengatakan, partainya saat ini konsentrasi mengincar pimpinan dewan. Sebab itu penambahan menjadi empat kursi tidak bisa ditoleransi."Ini yang sedang kami perjuangkan," ucapnya dengan mimik serius.

Maka dihadapan Pak Ketua Provinsi dan Pak Sekretaris, saya menyatakan akan mundur tampa diminta jika tidak bisa menaikan 100 persen kursi di DPRD dari jumlah kursi sebelumnya.

Kepengurusan Bappilu Kota Blitar dikukuhkan berdasarkan surat keputuaan : KEP Nomor 4/DPD/ll/lX/2018 tanggal 27 September 2017 diteken oleh Ketua Hadi Husodo dan sekretaris Sidarta Djarot Haryadi.

Sementara itu Ketua Bappilu Partai Golkar Jatim H. Zainudin Amali memuji sikap politik Hadi Husodo, Ketua Golkar Kota Blitar yang akan mundur jika tidak bisa memenuhi target 100 persen di DPRD Kota Blitar tampa harus diminta.

“Ini sikap gentle, berani dan penuh resiko. Dari hasil kunjungannya ke DPD II Golkar se Jawa Timur, baru ini mendengar ada pernyataan sikap yang dianggapya sangat luar biasa. Pernyataan Pak Hadi Husodo ini didengar banyak orang dan media, mudah mudahan bisa dipertanggung jawabkan," kata Pak ZA (Zainudin Amali) dengan kalem.

"Saya selaku ketua DPD Jawa Timur mengapresiasi sikap berani. Dan jika ini benar benar diwujudkan, Golkar Jatim merekom Calon Walikota Blitar dari kedernya sendiri yaitu Pak Hadi Husodo, tandas Zainudin Amali disambut tepuk tangan menggemuruh.

Tepuh tangan menggema diruangan itupun sejenak berhenti  ketika Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak interupsi setengah mengingatkan.  "Pak Ketua, Ketua juga janji akan mengusung calon Bupati Banyuwangi dari kader sendiri," ujar Sahat sambil beteriak dan mengacungkan tangannya. Dan Zanudin Amali-pun mengamini.   

Dikatakan, suara Golkar pada Pemilu 2014 jika dihitung dengan sistem Pemilu 2019 sudah setara dengan 3 kursi. Namun saya menambah target 2 lagi menjadi 5 kursi. Jadi kalau Ketua Hadi Husodo 4 kursi harus jadi 5 kursi.

Dengan 5 kursi, kata Zainudin Amali, tidak pimpinan dewan saja melainkan bisa mengusung Calon Walikota sendiri. ucapnya

Ketua Komisi II DPRD RI menyatakan dengan 5 kursi, maka Golkar Kota Blitar punya wibawa, punya gengsi. Niat baik dan semangat ini harus diapresiasi.

Dalam setiap kunjungannya, Zainudin Amali selalu meminta untuk memenangkan Capres Cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Ketua umum Pengajian Alhidayah Hj Harbiyah Salahudin sebagai calon anggota DPD RI.(min)

 

Page 1 of 1820
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...