Laporan Utama

Published in Laporan Utama

Pakde Karwo Raih Penghargaan Anugerah KASN Tahun 2017

Dec 29, 2017 Publish by 
 Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sukardi, menerima Anugererah KASN Tahun 2017 di Auditorium Prof. Dr. Agus Dwiyanto Kantor Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Jl. Veteran No. 10 Jakarta, Kamis (28/12) malam.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sukardi, menerima Anugererah KASN Tahun 2017 di Auditorium Prof. Dr. Agus Dwiyanto Kantor Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Jl. Veteran No. 10 Jakarta, Kamis (28/12) malam. (kt/min)

JAKARTA (Koran Transparansi) - Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibawah kepemimpinan Gubernur Soekarwo  makin diakui publik.

Buktinya pemerintah pusat memberikan apresiasi  tinggi dengan diserahkannya sebuah penghargaan berupa Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Tahun 2017 untuk kategori Innovasi Penguatan Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara Dalam  Pelayanan Assessment Center bagi Instansi Pemerintah. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua KASN, Prof. Dr. Sofyan Effendi kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sukardi, mewakili gubernur pada acara Malam Penganugerahan Penghargaan Pejabat Tinggi Madya Teladan Nasional dan Anugereah KASN Tahun 2017 di Auditorium Prof. Dr. Agus Dwiyanto Kantor Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Jl. Veteran No. 10 Jakarta, Kamis (28/12) malam.

Menjawab pertanyaan media, Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi mengatakan, keberhasilan ini karena keseriusan Pemprov Jatim dalam melaksanakan sistem merit secara konsisten guna mewujudkan ASN yang profesional, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN. 

Implementasi sistem merit di Pemprov dan kabupaten/kota di Jatim, lanjut Akhmad Sukardi, salah satunya  mewajibkan assessment bagi seluruh pejabat struktural. Kedepan, guna meningkatkan kualitas ASN secara menyeluruh, seluruh ASN baik struktural maupun non struktural juga akan dilakukan assessment. 

“Kami juga menggandeng pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan hal serupa. Jika di kabupaten/kota belum ada tenaga untuk melakukan assessment, kami siap membant dan memfasilitasi," katanya.

Ditambahkan, assessment kepada seluruh ASN tersebut terutama  akan lebih diarahkan kepada manajemen karier. Lewat assessment, diharapkan pemerintah memiliki calon-calon potensial untuk menjadi pejabat di masa depan. “Jadi jika ada seleksi terbuka, calon-calon itulah yang akan diajukan” imbuhnya. 

Selain Pakde Karwo, dua bupati asal Jatim juga berhasil meraih penghargaan pada malam ini, yakni Bupati Banyuwangi dan Bupati Ngawi. Keduanya berhasil meraih penghargaan Anugerah KASN 2017 dalam kategori “Kepatuhan dan Kualitas Tata Kelola Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi”. 

Dalam kesempatan ini, MenPAN RB, Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si menjelaskan pemberian anugerah KASN ini sebagai penghargaan kepada instansi yang telah melaksanakan sistem merit dengan berbagai komitmen, inovasi, dan konsisten sehingga ikut mendorong terwujudnya ASN jaman “now”.

ASN jaman “now” adalah ASN yang modern, melek teknologi, profesional, sanggup mengikuti perkembangan jaman, serta mampu bekerja secara cepat, cerdas, dan solutif. Asman optimis, ASN jaman “now” akan membuat bangsa ini lebih maju dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kedepan, ASN tidak akan kalah dengan pegawai perusahaan korporasi. Ingat, ASN adalah kunci keberhasilan dan motor manajemennya negara” ujarnya.

Dikatakan,  sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) pengisian jabatan pimpinan tinggi dan sistem seleksi ASN secara terbuka, obyektif dan transparan. “Kompetisi yang terbuka penting dilakukan sebagai manifestasi pelaksanaan merit system, lebih-lebih dalam pengisian Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT,” ujarnya.

Penganugerahan KASN ini, imbuh Arman, juga menjadi motivasi serta mendorong setiap individu pejabat untuk terus menjadi pelopor dalam bidang keahlian profesional, analisis dan rekomendasi kebijakan, serta kepemimpinan manajemen, pengembangan kerja sama dengan instansi lain. Selain itu, juga keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN serta melaksanakan kode etik dan kode perilaku ASN. (min)

banner