Laporan Khusus

Pakde Karwo Usul PPH Badan Masuk Daerah

Surabaya (koranTransparansi.com) - Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo minta kepada pemerintah pusat untuk dapat memberikan kepada pemerintah daerah dana hasil pajak yang dihimpun dari Pajak Penghasilan (PPh) badan usaha. Ini dimaksudkan untuk menjaga ekonomi di daerah, khususnya Jatim, tetap tumbuh. 

Hal tersebut disampaikan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini menjawab pertanyaan media seusai menghadiri sidang Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) bersama Wakil Presiden Drs. HM. Jusuf Kalla di Kantor Wapres di Jakarta, Kamis (2/8). 

Dikatakan, selama ini pajak badan yang dibebankan membuat daerah tidak bisa optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Sebab, banyak produk produk usaha di daerah,  pembayaran pajaknya  dikantor pusatnya, yang  berada di Jakarta. 

"Ini kan tidak adil. Daerah kami yang terlibat dalam proses usaha harus terdampak pada lingkungan dan arus ekonomi. Sementara, pajak di kirim ke kantor pusat yang ada di Jakarta," ujarnya. 

Terkait Dana Alokasi Umum (DAU) Pakde Karwo sapaan Gubernur Jatim yang juga selaku Ketua APPSI berharap agar terdapat kesamaan dalam pengalokasian dana dari pemerintah pusat kepada daerah. Meskipun, terdapat beberapa daerah baik provinsi maupub kabupaten/kota di Indonesia tidak memberikan pendapatan atau hasil bagi negara. 

Tak hanya itu, DAU dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi daerah yang memiliki kekhususan seperti luas wilayah cukup besar, jumlah penduduk, daerah kepulauan dan kelautan bisa menjadi variable utama dalam memberikan tambahan dana yang berbeda. 

Oleh karena itu, lanjut Pakde Karwo, Wapres yang juga sebagai Dewan Pertimbangan Daerah memerintahkan kepada daerah agar segera menyusun anggaran terencana sehingga bisa diterima oleh Kementerian Keuangan. Selain itu, pada pertemuan yang dipimpin oleh Wapres dan berlangsung terbatas itu, batas minimum segera ditentukan. 

"Jadi, anggaran yang diberikan kepada daerah harus terdapat batas minimum anggarannya hingga berapa. Jangan sampai ditengah jalan terdapat anggaran yang lebih kemudian ditambah, tapi yang kurang dikurangi akibat pendapatan negara yang tidak memenuhi," ungkapnya. 

Tampung Aspirasi Daerah

Sementara itu, Wapres menjelaskan, bahwa sidang yang dilakukan hari ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah baik itu provinsi, kabupaten/kota untuk memberikan kesempatan dalam menyampaikan ide dan gagasan terhadap setiap permasalahan yang ada. Terutama pada penggunaan DAU, DAK dan DBH 

Ia meminta, agar daerah segera menyusun DAU secara konkrit agar hasilnya bisa langsung berdampak terhadap daerah. Sementara, pemerintah daerah harus memahami dana pengeluaran dan perimbangan, baik itu definisi, formulasinya seperti apa. “Sidang ini kami ingin mendengar aspirasi daerah terkait DAU, DAK dan Dana Bagi Hasil yang ada. Kemudian dijadikan rumusan dalam menyusun anggaran pada APBN mendatang,” tegasnya. 

Tampak hadir pada Sidang DPOD antara lain Mendagri, Menteri Pertahanan, Menkum HAM, Menteri Desa PDT, Menteri PAN & RB, Sekretaris Wakil Presiden, Wakil Menteri Keuangan dan Deputi Pengembangan Regional Bappenas. Untuk perwakilan dari pemerintah Daerah turut hadir Ketua APPSI, Ketua APKASI dan Ketua APEKSI Walikota Tangerang Selatan. 

Sementara itu, turut mendampingi Gubernur Jatim antara lain, Pj Sekretaris Daerah Prov. Jatim Dr. Jumadi, Plt. Ka. Bappeda Prov. Jatim Bobby Soemarsono SH. M.Si.  (guh)

     Suasana di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (28/7/2018).

Mekkah, (KoranTransparansi.com) - Sejumlah calon haji Indonesia mulai mengalami gangguan kesehatan, termasuk gangguan psikiatri. Sebanyak 17 calon haji Indonesia mengalami gangguan psikiatri dan kini ditangani oleh petugas di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi.

Psikiater KKHI di Madinah, Miftakhul Huda, yang dikutip Media Center Haji di Mekkah, Sabtu, mengatakan dari sejumlah pasien itu tujuh pasien telah kembali ke pondokan dan empat lainnya dievakuasi ke Mekkah.

Sedangkan enam pasien lainnya masih dirawat di KKHI Madinah. Adapun jenis kelamin yang paling banyak dirawat, kata Huda, adalah laki laki. Klinik di Madinah itu sendiri dibuka tanggal 17 Juli 2018.

Psikiatri adalah bidang medis yang mengkhususkan diri pada kesehatan mental, mulai dari diagnosis, pengobatan dan pencegahan. Psikiatri berbeda dengan psikologi. Psikologi adalah bidang nonmedis yang mempelajari perilaku dan perasaan seseorang, mulai dari pola pikir, aksi, reaksi dan juga interaksi.

Huda mengatakan pasien psikiatri calhaj yang ada di KKHI Madinah sebagian besar berumur di atas 60 tahun. Menurut dia, lansia tidak mudah beradaptasi dan belajar hal-hal baru. Terlebih di Arab Saudi memiliki banyak aspek yang berbeda dengan di Indonesia, seperti cuaca dan budaya.

"Kita tidak dapat mengatakan pasien itu dimensia sebelum diperiksa. Bisa saja dia ke sini karena gangguan adaptasi atau sindrom benturan budaya, ada perbedaan antara kondisi di Indonesia dengan kondisi di sini. Mereka ke sini bertemu dengan kebiasaan dan budaya yang berbeda," katanya.

Dia mencontohkan beberapa kondisi yang memerlukan adaptasi dalam waktu cepat, misalnya penggunaan toilet, bentuk hotel dan kamar hotel yang sama.

"Ada yang sulit mengenali, susah mengingat pintu-pintu yang sama. Apalagi mengingat pintu keluar di masjid nomor berapa. Mereka seringkali lupa dan bingung," kata dia.

Huda mengimbau calhaj ketika sampai di Tanah Suci untuk tenang. "Tidak usah khawatir, yang penting jangan terpisah dari rombongan. Kalau ada masalah kesehatan di sini bisa tanya petugas karena kami ada di sekitar Nabawi," kata dia.

Dia mengatakan orang tua rentan terhadap perubahan situasi, baik perubahan eksternal seperti perubahan lingkungan maupun perubahan internal, seperti perubahan situasi dalam tubuh, misalkan kekurangan cairan.

Kerentanan, kata dia, akan semakin tinggi bagi jamaah yang memiliki penyakit yang menyertainya karena akan meningkatkan stres bagi jamaah tersebut. Suhu di Saudi yang bisa mencapai 53 derajat Celcius juga bisa memicu masalah psikis.

Kasus psikiatri calhaj di Saudi, kata dia, dipicu dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan jamaah haji mengalami perubahan tingkah laku. Jika sudah mengalami gangguan psikiatri yang berat maka dapat dipastikan calhaj akan dibadalkan hajinya dan tidak bisa menjalankan ibadahnya dengan baik.(ais)

Mendagri Kukuhkan Pengurus APPSI Kepemimpinan Pakde Karwo

Jakarta (KoranTrasparansi.com) - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengukuhkan kepengurusan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) periode tahun 2015-2019, yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo sebagai ketua umum, di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (2/7). 

Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo meresmikan Jembatan Widang Tuban. Selain itu Gubernur juga melihat dari dekat tol di Nganjuk menjlang lebaran 2018.

Nganjuk (KoranTransparansi.com) - Menjelang libur lebaran, Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo meninjau kesiapan infrastruktur jalan, termasuk jembatan yang akan dilalui para pemudik, Rabu (6/6) pagi. 

Kunjungan diawali dengan pembukaan Jembatan Widang Tuban untuk kendaraan. Dengan dibukanya Jembatan Widang ini, kendaraan dari arah Lamongan menuju Tuban maupun sebaliknya bisa menggunakan dua ruas jembatan. 

Jembatan sudah dites kemampuan dan kekuatannya untuk dilalui kendaraan. Berdasarkan hasil tes kelayakan jembatan, kendaraan bermuatan besar yang diperbolehkan maksimal 40 ton beban total. “Karena maksimalnya 40 ton, truk atau kendaraan bermuatan besar, truk tidak boleh berjejeran saat melewati jembatan ini,” tegas Pakde Karwo.

Sementara itu, Kepala BBPJN VIII I Ketut Dharmawahana menjelaskan, sebelum pembukaan jembatan, pihak BBPJN VIII telah melakukan tes pembebanan dengan melewatkan kendaraan bermuatan berat dengan total maksimal 40 ton. Setelahnya, dievaluasi kembali, apakah berdampak pada kondisi jembatan. 

“Yang dikatakan jembatan berfungsi baik itu ketika dilalui kendaraan bermuatan berat jembatan turun sedikit, kemudian setelah dilewati kondisi jembatan kembali pada posisi awal. Artinya keelastisan jembatan berfungsi normal,” ujarnya sambil menambahkan pihaknya melakukan monitoring terhadap fungsi jembatan setiap dua minggu sekali hingga akhir tahun.

Apresiasi Penyelesaian Infrastruktur

Disela-sela kunjungannya, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan tol fungsional Kertosono-Wilangan sepanjang 38 Km, termasuk penyelesaian Jembatan Besuk yang berada di atas Sungai Avur Besuk. 

Jembatan tersebut ada di antara Desa Bandar Kedungmulyo dengan Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, yang dijadwalkan selesai Jumat tanggal 8 Juni dan beroperasi pada Sabtu tanggal 9 Juni mendatang.

Menurutnya, dengan beroperasinya tol fungsional ini sangat membantu para pemudik untuk menghindari kemacetan di jalur utama saat arus mudik dan balik tahun 2018.

"Ini sebagai solusi mengatasi kepadatan mobilitas transportasi di jalan utama dari Surabaya ke luar kota," ujar Pakde Karwo sambil menjelaskan jika tol fungsional Kertosono-Wilangan sudah difungsikan artinya jalur tengah hingga ke Ngawi semua dilalui tol saat mudik besok.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) Tol Solo-Kertosono Agung Sutarjo menjelaskan, jalur tol fungsional Kertosono-Wilangan yang digunakan satu arah dari Surabaya hingga H+2. Apabila terjadi kemacetan, jembatan bailey yang berada di samping Jembatan Besuk juga akan dipergunakan.

“Pada hari mudik dari timur ke barat keluarnya di Caruban, satu arah semua. Setelah H+2 dari barat ke timur bisa lewat jalan tol fungsional,” jelasnya.

Dijelaskan, untuk jalan tol fungsional, dioperasikan pada pukul 07.00-17.00 WIB. Apabila kondisi jalan pantura terjadi kemacetan, maka aparat akan mengalihkan ke jalan fungsional tadi.

“Jam operasionalnya fleksibel. Intinya ruas jalan fungsional kita ini sudah cukup nyaman dan tidak membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Target Desember 2018, Jalan Tol Kertosono-Wilangan Selesai Dikerjakan

Setelah masa arus mudik dan balik selesai, Agung menargetkan, jalan tol ini bisa selesai dikerjakan atau tidak lagi menjadi fungsional sekitar Desember 2018. Untuk progres dari total Jalan tol Kertosono-Wilangan telah mencapai sekitar 73 persen. 

“Target pada kontrak selesai pada tahun 2019, tetapi kita sudah bisa menyelesaikan pada Desember 2018,” harapnya.

Saat kunjungan Pakde Karwo ini, jalan sudah dalam kondisi dibeton, dengan beberapa gundukan tanah  masih dijumpai di sisi kanan dan kiri jalan dan lampu penerangan belum tersedia. Namun demikian, Agung  menegaskan petunjuk jalan seperti spot light sudah tersedia saat pemanfaatan sebagai tol fungsional. 

Hari ini, Pakde Karwo Resmikan Pengoperasian Jembatan Widang 

Sebelum meninjau tol fungsional Kertosono-Wilangan, Gubernur Jatim Pakde Karwo bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII I Ketut Dharmawahana dan Bupati Tuban Fathul Huda meninjau sekaligus meresmikan pengoperasian Jembatan Babat-Widang yang menghubungkan Kabupaten Lamongan.(den/med)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berbincang dengan penumpang bus antar kota dan provinsi saat meninjau kesiapan sarana dan prasarana jelang angkutan lebaran, di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (3/6/2018).

 

 

JAKARTA (KoranTransparansi.com) - Lebaran Tahun 2018 atau Idul Fitri 1439 Hijriah tinggal beberapa hari lagi, sesuai hitungan kalender yaitu jatuh pada 15-16 Juni.

Sejumlah persiapan sudah dilakukan Pemerintah, mulai dari upaya menuntaskan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, memastikan keamanan dan kenyamanan layanan transportasi, pengaturan arus lalu lintas, hingga persediaan dan distribusi bahan bakar serta kebutuhan pangan.

Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-6 Lebaran 2018 atau hari Sabtu (9 Juni), bergeser dari perkiraan sebelumnya H-3 seiring dengan penambahan cuti bersama yang mengakibatkan waktu libur semakin panjang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkirakan puncak arus mudik layanan KAI di Pulau Jawa akan terjadi pada H-2 Lebaran, PT Jasa Marga (Persero) sebagai perusahaan penyedia jasa jalan tol memperkirakan arus mudik Lebaran akan mencapai puncaknya di Gerbang Tol Cikarang Utama pada H-3 atau 12 Juni 2018.

Pada saat itu, volume lalu lintas diperkirakan mencapai 116.270 kendaraan per hari.

Sementara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2018 di penyeberangan Merak-Bakauheni terjadi pada 11 dan 12 Juni.

Pada infrastruktur jalan tol, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan sejumlah ruas tol sudah bisa digunakan sebagai tol fungsional seperti ruas Brebes Timur hingga Semarang yang akan mulai dibuka 8 Juni.

"Kami rembukan dengan Menteri PUPR, Kakorlantas, Kapolda, kami akan buka fungsional pada Jumat mulai jam 6 pagi," kata Budi Karya.

Pada ruas ini, Budi Karya menjelaskan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 8 Juni (H-7) dan 9 Juni (H-6), sehingga jalan tol fungsional sepanjang 150 kilometer tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pemudik yang menuju ke Semarang, selain melewati jalur Pantura.

Sedangkan jalan tol fungsional dari Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang sepanjang 132 km ditargetkan bisa dilalui pada H-2 Lebaran.

Untuk mengantisipasi menumpuknya masyarakat pada arus puncak Lebaran, Menhub turun langsung meninjau tiga lokasi yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Terminal Bus Pulo Gebang, Jakarta Timur, serta Stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta Pusat.

"Saya ingin memastikan lokasi yang nanti akan dipadati penumpang saat mudik dan balik dalam kondisi siap dan nyaman sehingga bisa menampung dan melayani penumpang dengan baik," katanya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang sejumlah perusahaan transportasi juga disiasati dengan menambah frekuensi perjalanan.

Garuda Indonesia Group misalnya, menyiapkan sedikitnya 150.510 kursi penerbangan ekstra??mengantisipasi peningkatan trafik penumpang selama mudik dan balik Lebaran 2018, yang diperkirakan berlangsung 8 Juni- 24 Juni 2018 untuk rute domestik dan internasional.

Kapasitas penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yaitu 480 penerbangan Citilink dan 288 penerbangan Garuda Indonesia.

Mudik Gratis BUMN

Dalam menyambut mudik Lebaran 2018, Kementerian BUMN menggelar program Mudik Gratis BUMN memberangkatkan sekitar 200.000 orang, dengan menggunakan tiga jenis angkutan, yaitu bus, kereta api dan kapal laut.

Kementerian BUMN ingin memastikan bahwa sinergi BUMN ini dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat pada hari besar keagaamaan, sehingga arus mudik bisa berjalan lancar, aman dan nyaman.

Perum Damri akan menyediakan 275 armada bus untuk mengangkut 11.036 peserta mudik gratis yang dikumpulkan oleh 14 BUMN lain seperti di antaranya PT Taspen (Persero), PT Angkasa Pura II (Perser), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Jamkrindo (Persero).

Rute yang disediakan melalui wilayah Jawa dan diperluas ke wilayah Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi dengan rute antara lain Jakarta menuju ke sejumlah kota seperti Cirebon, Pati, Yogyakarta, Pekalongan. Selanjutnya, Solo, Semarang, Kediri, Klaten, Cilacap, Madiun, Malang, Surabaya, Purwokerto hingga di luar Pulau Jawa seperti Bandar Lampung, Medan, Aceh, Makassar, Samarinda, Banjarmasin dan Mataram.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, Tatan Rustandi mengatakan, persiapan mudik ini dilakukan atas inisiatif dari Kementerian BUMN dalam rangka memastikan semua BUMN jasa transportasi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada saat mudik.

Program Mudik Gratis ini bertujuan untuk mengalihkan pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor ke moda transportasi yang lebih nyaman dan aman, sekaligus menjadi upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas jalan.

Khusus transportasi kereta api, Menteri BUMN Rini Soemarno juga ingin memastikan pelayanan KAI lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Didampingi Dirut KAI Edi Sukmoro, Rini meninjau kesiapan PT KAI di Stasiun Senen, Jakarta dalam melakukan persiapan arus mudik lebaran 2018 dalam rangka acara "Mudik Bareng KAI".

Rini melihat langsung dari dekat fasilitas layanan KAI yang wajib disediakan bagi calon pemudik di Stasiun Senen, Jakarta.

Selama arus mudik dan arus balik, KAI akan mengoperasikan 393 perjalanan, lebih banyak 40 perjalanan dibanding tahun sebelumnya.

Meskipun Pemerintah mengadakan Mudik Gratis BUMN, memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik, namun pemudik bermotor harus tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Masyarakat Transportasi Indonesia meminta pemudik yang menggunakan motor untuk memperhatikan faktor keselamatan dengan mengatur waktu istirahat, membatasi penumpang dan barang bawaan.

"Pemudik dengan kendaraan roda dua tahun ini masih tinggi dan berisiko menyumbang angka kecelakaan, pemotor harus mengutamakan keselamatan," kata Presidium MTI Muslih Zaenal Asikin.

MTI memperkirakan, angka pemudik kendaraan roda dua pada 2018 mencapai lebih dari 6,39 juta. Setiap tahun, pemudik kendaraan roda dua selalu menyumbang 70 persen angka kecelakaan.

Salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi sehingga pemotor perlu sering beristirahat untuk memulihkan kondisi.

Faktor Keamanan

Mudik Lebaran sudah menjadi sebuah tradisi bagi masyarakat Indonesia. Dari tahun ke tahun tentu harus ada peningkatan dari sisi kapasitas maupun dari sisi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Untuk itu, peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri menjadi penting dalam memastikan keamanan selama arus mudik maupun arus balik.

"TNI dibantu Polri dan instansi lainnya akan menjaga keselamatan dan keamanan bagi seluruh masyarakat, khususnya yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Bahan Bakar Minyak (BBM) setiap menghadapi Lebaran, menjadi salah satu isu utama yang harus diamankan pasokannya oleh Pemerintah, yaitu konsumsi BBM harian secara nasional diperkirakan naik rata-rata 15 persen.

Untuk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan BBM karena jumlah permintaan, PT Pertamina (Persero) selama Ramadhan dan Idul Fitri 2018, meningkatkan stok dan penyaluran dari rata-rata harian normal 90.000 kiloliter menjadi sekitar 104.000 kiloliter.

Khusus di sejumlah titik di area Jawa dan Sumatera, Pertamina menyiagakan 63 titik KIOSK Pertamax yang menyediakan produk BBM nonsubsidi menjelang arus mudik Lebaran 2018.

"Dari 63 KIOSK tersebut, sebanyak 57 KIOSK tersebar di beberapa titik jalur mudik Jawa, tol dan non-tol, serta 6 titik KIOSK di jalur Sumatera," kata Adiatma.

Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik menggunakan roda dua diperkirakan mencapai 7,67 juta, naik dibanding tahun 2017 yang mencapai 6,8 juta. Sementara jumlah pemudik yang menggunakan roda empat diperkirakan mencapai 3,46 juta, naik dari tahun 2017 yang mencapai 3,1 juta.

Secara keseluruhan, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menilai, kesiapan jalur mudik 2018 lebih baik dibanding 2017. Dari sisi infrastruktur jalur mudik 2018 juga didukung oleh tersambungnya jalan tol Jakarta-Surabaya baik secara operasional maupun fungsional. 

"Tahun ini, kami laporkan ke DPR dalam raker (rapat kerja) kemarin (4/6), jalur mudik lebih baik dibanding tahun lalu. Kondisi jalan nasional tahun ini 90 persen mantap," katanya. (ant/tim)

 

Peringatan Hari Lahir Pancasila Momentum Aktualisasikan Nilai-Nilai Pancasila

Surabaya (Korantaransparansi.com) - Hari Lahir PancasiIa yang diperingati  setiap tanggal 1 Juni, harus dimanfaatkan sebagai   momentum mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, juga menjadi momentum pengingat dan pemacu semangat dalam berbangsa dan bernegara. 

“Pancasila adalah berkah indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada masyarakat Indonesia  melalui perenungan dan  pergulatan,” ujar Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo membacakan sambutan Presiden RI  pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (1/6).

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia harus terus diamalkan sebagai warisan mulia  untuk kemajuan bangsa. Juga, sekaligus sebagai sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Ditambahkan,  Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945. Kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945, dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh para pendiri bangsa Indonesia yang berasal  dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang.

“Mereka duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan,” tambahnya. Oleh karena itu, Pancasila menjadi  falsafah dan dasar negara yang kokoh, serta sebagai fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Rangkaian proses besar tersebut, lanjut Pakde Karwo, harus selalu diingat, didalami  semangatnya, dan  dipahami rohnya. Selain itu, menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan, hati dan pikiran. “Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi, dan berprestasi," tuturnya.

Berbagi Pengalaman Bhinneka Tunggal Ika

Menjawab pertanyaan media mengenai bayangan intoleransi, Gubernur Jatim Pakde Karwo mengatakan negara manapun di dunia saat ini selalu berproses menjadi masyarakat yang majemuk, walaupun kemajemukan juga dibayang-bayangi oleh resiko intoleransi, ketidak-bersatuan dan ketidakgotongroyongan. " Saatnya kita berbagi pengalaman dalam berbhinneka tunggal ika atau bertoleransi, serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan," ungkapnya.

Menurutnya, kunci aktualisasi nilai Pancasila adalah  sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menjadi kausa prima  terwujudnya sila kedua sampai kelima. Salah satu implementasi sila pertama saat ini diantaranya berupa saling peduli dan berbagi, diantaranya peduli dan berbagi dengan lingkungan, yang agama juga memerintahkan, dalam bentuk sodakoh dan zakat.  “Itulah working ideology Pancasila, ketika disparitas semakin tinggi, masyarakat yang mampu menyisihkan sedikit rejekinya untuk masyarakat banyak,” ujarnya mencontohkan.

Pakde Karwo juga mengingatkan momen Bulan Ramadhan sebagai saat paling baik untuk saling berbagi dan peduli kepada lingkungan.  Dengan sering membuka pintu untuk berbuat kebaikan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sebaliknya, jika ada yang mengunci pintu kebaikan, berarti pemahaman tentang Pancasila masih kurang.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya berlangsung semarak. Sekitar 1.607 undangan dan 785 peserta mengikuti jalannya upacara. Hadir dalam kegiatan ini a.l. jajaran Forkopimda Jatim seperti Ketua DPRD Jatim, Pangdam V Brawijaya, Sekdaprov Jatim. Juga, para pimpinan OPD di jajaran Pemprov. Jatim.

Sementara itu, peserta upacara a.l.  karyawan Satpol PP Prov. Jatim, Korpri. Pemprov. Jatim, taruna AAL, TNI , POLRI, mahasiswa, menwa, pelajar SMU dan SMK, Pramuka, Tagana, dan Karang Taruna. Acara juga dimeriahkan oleh Paduan Suara UPN Surabaya. (den/fir)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...