INTERNASIONAL

Presiden Rusia Vladimir Putin (Reuter)

Moskow (Korantransparansi.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pihaknya siap melakukan pembicaraan mengenai masalah apa pun dengan Amerika Serikat (AS) sekaligus mendesak Washington bersikap sama.

"Kami siap membahas masalah apa saja, apakah yang terkait peluru kendali, perang dunia maya atau masalah kontraterorisme," kata Putin dalam wawancara dengan NBC, yang diterbitkan Kremlin pada Sabtu (10/3).

Ia mengatakan Rusia dan AS harus duduk bersama dan membicarakan berbagai masalah agar posisinya jelas, demikian traskrip wawancara yang dibuat Kremlin, selayaknya dikutip kantor berita Xinhua China.

"Saya mendapat kesan bahwa ini yang diinginkan Presiden AS saat ini, tapi ia terhalang oleh beberapa kekuatan untuk dapat melakukannya," kata Putin.

Putin pun mengatakan Rusia siap berunding kapan pun dan berharap AS juga siap melakukan hal yang sama.

"Akan datang waktunya ketika elit politik Amerika Serikat akan terdorong oleh pendapat umum untuk bergerak ke arah ini. Kami akan siap begitu mitra kami siap," demikian Vladimir Putin. (ant)

Pengungsi Rohingya Pengungsi Rohingya di kamp pengungsian Thengkali, Kutupalong, Cox's Bazar, Senin (25/12).

JAKARTA (Korantransparansi.com) - Prancis mendorong Indonesia lebih aktif berdialog dalam penegakan HAM global karena dianggap memiliki peran penting dengan tradisi toleransi dan inklusi budaya yang beragam.

"Kami ingin Indonesia lebih aktif dalam penegakan HAM di Dewan HAM PBB, juga Dewan Keamanan PBB saya harap, untuk ikut berkoalisi dan berbagi tradisi terhadap penanganan isu HAM," ujar Duta Besar Prancis untuk HAM Francois Croquette dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis malam.

Selama beberapa hari di Indonesia, Croquette bertemu dengan perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM RI, Kementerian Luar Negeri RI, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Mahkamah Agung, juga lembaga swadaya masyarakat untuk membahas di antaranya isu-isu lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), hukuman mati, juga RUU KUHP.

Dalam konteks regional, ia juga mendiskusikan tentang krisis kemanusiaan di Myanmar yang terjadi tahun lalu dan menjadi salah satu pelanggaran HAM terbesar yang menarik perhatian masyarakat dunia.

Meskipun saat ini Myanmar dan Bangladesh sedang dalam proses merepatriasi para pengungsi Rohingya kembali ke Rakhine State, namun upaya itu dianggap belum cukup untuk menyelesaikan konflik di negara tersebut.

Croquette berharap komunitas internasional berpartisipasi dan berkontribusi untuk menemukan solusi atas konflik berkepanjangan yang memicu pembersihan etnis di Myanmar.

i menyambut keterlibatan Indonesia dalam dialog dengan berbagai pihak untuk menemukan solusi atas berbagai masalah ini," tutur dia.

Bagi Croquette, Indonesia adalah salah satu mitra dialog penting untuk diajak bekerjasama dalam lingkungan global yang terus dihadapkan pada tantangan penegakan HAM.

Ia pun memastikan bahwa dialog antarpemerintah kedua negara akan terus berlanjut baik itu dalam forum-forum internasional maupun kunjungan-kunjungan resmi.

"Kami tidak ingin kehilangan momentum ini, untuk secara serius berdialog intensif dengan pemerintah Indonesia," kata Croquette. (ant/kh)

Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun.

 

BANGKOK (Korantransparnsi.com) - Bank sentral Thailand memamerkan uang kertas baru pada Kamis, yang menampilkan gambar Raja Maha Vajiralongkorn akan menggantikan almarhum ayahnya, Bhumibol Adulyadej.

Uang kertas itu menandai langkah lain dalam peralihan Raja Maha Vajiralongkorn, 65, yang naik takhta pada Desember 2016 dan semakin menegaskan kekuatannya namun belum menetapkan tanggal penobatannya.

Ayah raja itu dipuja secara luas di Thailand dan banyak warga Thailand berbusana hitam selama setahun berkabung, yang berakhir dengan perabuannya pada Oktober. Raja Bhumibol muncul di uang kertas dalam tujuh dasawarsa pemerintahannya.

"Pada masa depan, kami hanya akan mencetak uang kertas baru," kata Gubernur Bank Sentral Veerathai Santiprabhob kepada wartawan.

Uang kertas saat ini akan tetap berlaku dan yang baru berukuran dan bewarna sama.

Gelombang pertama uang baru itu, yang menampilkan Raja Maha Vajiralongkorn dalam seragam angkatan udara, akan beredar mulai 6 April.(ant/kh)

Kapal induk pasukan Angkatan Laut Bela DIri Jepang Izumo meninggalkan pangkalan laut Yokosuka (latar belakang) di Perfektur Kanagawa, barat daya Tokyo, Senin (1/5/2017).

Tokyo (Korantransparansi.com) - Angkatan Laut Jepang pada Selasa mengangkat wanita pertama untuk memimpin armada kapal perang, termasuk kapal induk Izumo, sebagai percobaan untuk memancing lebih banyak perempuan ambil bagian di tengah kekurangan pria dalam penugasan.

Ryoko Azuma akan memimpin empat kapal dengan awak gabungan berjumlah sekitar 1.000 orang, yang hanya 30 di antaranya wanita, serta membentuk Divisi Pengawalan Pertama Pasukan Bela Diri Laut Jepang (MSDF), sebutan resmi untuk angkatan laut negara tersebut.

"Saya tidak berpikir menjadi wanita. Saya akan memusatkan tenaga untuk memenuhi tugas saya sebagai komandan," kata Azuma, 44 tahun, dalam upacara pergantian komandan, yang dihadiri 400 pelaut di kapal Izumo, yang berlabuh di galangan di Yokohama, dekat Tokyo, untuk perbaikan.

Ketika dia bergabung dengan MSDF pada 1996, wanita dilarang bertugas di kapal perang. Peraturan itu dihapuskan angkatan laut sepuluh tahun lalu. Namun, kapal selam masih hanya diawaki laki-laki.

Militer Jepang, seperti halnya sektor ekonomi yang lebih luas, mulai mengalihkan perhatiannya ke perempuan untuk mengatasi kekurangan personil karena populasi usia kerja nasional mengalami penyusutan.

Hal ini merupakan dampak dari menurunnya angka kelahiran. Jumlah orang berusia antara 18 dan 26 tahun diperkirakan oleh pemerintah akan menyusut menjadi tujuh juta orang pada tahun 2065, dari 11 juta tahun lalu.

Tidak seperti perusahaan komersial, militer Jepang tidak dapat memindahkan unit ke luar negeri atau mempekerjakan orang asing untuk melengkapi staf Jepang mereka.

Pada tahun2030, Pasukan Bela Diri Jepang berencana untuk meningkatkan jumlah gabungan wanita yang bertugas di Angkatan Laut, Darat, dan Udara udara sampai sembilan persen dari total saat ini enam persen, atau 14.000 personel pada jumlah sekarang. Selain Azuma, perwira wanita senior lainnya di MSDF mencakup empat kapten dan seorang laksamana muda yang bertanggung jawab atas logistik.

"Saya ingin mencurahkan diri untuk menjadi orang, yang akan mengilhami orang lain," kata Azuma saat ditanya apakah dia ingin berperan sebagai teladan bagi wanita lain.(*/kh)

Perdamaian Semenanjung Korea

Jakarta Korantransparansi.com) - Tanda-tanda ke arah perdamaian di Semenanjung Korea semakin dekat. Pertemuan pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Jong Un dengan utusan khusus Presiden Republik Korea Moon Jae-in bagai hujan turun di musim panas yang panjang.

Begitu disampaikan Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, Teguh Santosa, menyikapi pembicaraan damai di ibukota Korea Utara, Pyongyang. Dalam pembicaraan itu, utusan khusus Presiden Korsel Moon Jaein yang dipimpin Kepala Keamanan Nasional Chung Eui-yong. 

"Sudah beberapa bulan terakhir ini dunia mengkhawatirkan situasi di Semenanjung Korea akan memburuk. Pertemuan antara Kim Jong Un dan utusan khusus Presiden Moon Jae-in memperbesar harapan semoga perdamaian bisa segera terwujud di Semenanjung Korea," ujar Teguh Santosa dalam keterangan yang diterima redaksi. 

Teguh mengatakan, sejak awal dirinya sudah memperkirakan bahwa ketegangan di Semenanjung Korea akan mereda di era pemerintahan Moon Jae-in. Namun, situasi di Semenanjung Korea sempat terganggu oleh provokasi pihak lain, dalam hal ini Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dan beberapa anasir eksternal yang kelihatannya ingin mempertahankan ketegangan bertahan di Semenanjung Korea. 

Merujuk catatan sejarah pembicaraan damai kedua Korea pasca Perang Korea 1950-1953, Teguh mengatakan, ini bukan kali pertama pemimpin Korea Utara menerima pejabat tinggi Korea Selatan. 

Di tahun 2000 pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Il bertemu Presiden Korea Selatan Kim Dae-jung di Pyongyang. Begitu juga di tahun 2007 giliran pengganti Kim Dae-jung, Presiden Roh Moo-hyun yang bertemu dengan Kim Jong Il, juga di Pyongyang. 

"Semoga pertemuan yang terjadi sejak kemarin dan hari ini akan segera disusul dengan pertemuan antara Kim Jong Un dan Moon Jae-in," sambung Teguh yang juga dosen Asia Timur di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Teguh juga berharap pembicaraan damai yang sedang terjadi di Pyongyang bisa membuka mata dunia dan mengubah persepsi banyak pihak yang sudah kadung dibentuk oleh kabar-kabar bohong dan cerita fantasi tentang Korea Utara. (kh)

Arsip Foto. Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan teropong saat menonton pertunjukan udara MAKS 2017 di Zhukovsky, luar Moskow, Rusia,
 
Arsip Foto. Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan teropong saat menonton pertunjukan udara MAKS 2017 di Zhukovsky, luar Moskow, Rusia, 
 
Moskow - Presiden Vladimir Putin sesumbar bahwa Rusia telah mengembangkan generasi baru rudal hipersonik dalam pidato kenegaraannya pada Kamis (3/1), memperingatkan negara-negara adidaya bahwa mereka sekarang harus memperhitungkan keperkasaan militer Moskow.
 
Putin mengutip pidato yang dia sampaikan tahun 2004 bahwa Rusia akan mengembangkan generasi baru persenjataan, janji yang menurut dia sekarang telah terpenuhi.
 
"Pada dasarnya tidak ada yang benar-benar ingin berbicara kepada kami. Tidak ada yang mendengarkan kami saat itu. Dengarkan kami sekarang," kata Putin.
 
Putin menunjukkan pengujian satu tipe rudal rumit baru yang menurut dia tidak dimiliki oleh negara lain, sistem rudal hipersonik yang bisa terbang 20 kali kecepatan suara dan bermanuver naik turun.
 
"Ini menjadikannya benar-benar tak terkalahkan untuk segala jenis pertahanan udara dan rudal," kata Putin, membanggakannya sebagai "senjata ideal."
 
Rusia juga mulai menggunakan sistem rudal berpeluncur udara kecil baru yang disebut Kinzhal, atau Dagger (Belati), yang terbang 10 kali kecepatan suara dengan lintasan tak terduga menuju sasarannya, kata Putin.
 
Ini memungkinkannya untuk "mengatasi semua yang ada dan saya pikir, sistem pertahanan udara dan rudal," kata Putin sebagaimana dikutip kantor berita AFP.
 
Selain itu, Rusia mengembangkan perangkat bawah air tak berawak yang bergerak lebih cepat dari kapal selam dan torpedo dan bisa membawa hulu ledak nuklir, kata Putin, menambahkan: "Ini fantastis!"
 
Dia juga menunjukkan pengujian-pengujian rudal jelajah baru dan rudal balistik antar-benua kompleks yang disebut Sarmat serta rekaman video sistem senjata laser, sebelum mengatakan kepada para pemirsa: "Itu cukup untuk hari ini."
 
Putin memuji generasi baru ilmuwan muda yang menghasilkan persenjataan semacam itu, menyebut mereka "pahlawan-pahlawan masa kita" (reuters)
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...