INTERNASIONAL

 ILUSTRASI : The Resonanz Children Choir tampil membawakan komposisi karya komponis Hungaria dalam acara konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Jumat (5/9)

London (KoranTransparansi.com) - Kelompok paduan suara "The Resonanz Children`s Choir" (TRCC) pimpinan Avip Priatna dinobatkan sebagai pemenang European Grand Prix for Choral Singing (EGP) dalam acara yang berlangsung di Maribor, Slovenia, Minggu.

Manager The Resonanz Children`s Choir, Dani Dumadi kepada ANTARA News, mengatakan bahwa European Grand Prix in Choral Singing merupakan acara yang mempertandingkan para juara umum dari enam kompetisi paduan suara paling disegani di Eropa.

TRCC adalah pemenang juara umum 2017 dari kompetisi Tolosa Choral Contest, berlangsung di Tolosa, Spanyol pada November lalu.

Pada kompetisi EGP ini, TRCC bersaing dengan para juara umum tahun 2017 dari kompetisi lainnya.

Mereka adalah Allmanna Sangen dari Swedia yang jadi juara umum International Choral Competition Gallus Maribor di Slovenia; Coro Musicanova dari Roma, Italia, juara umum Florilege Vocal de Tours di Prancis; The Stockholms Musikgymnasium Chamber Choir dari Swedia, juara umum International May Choir Competition di Bulgaria; dan Beijing Philharmonic Choir dari Tiongkok yang menjadi juara umum Concorso Polifonico Guido d`Arezzo di Italia.

Dengan berkekuatan 44 penyanyi anak, TRCC tampil membawakan tujuh karya, yaitu Ad Amore karya Lee R. Kesselman, Duo Seraphim karya Thomas Luis de Victoria, Der Wassermann karya Robert Schumann, Salve Regina karya komposer Indonesia Ivan Yohan, Steal Away Arr. Gwyneth Walker, 137 Hip Street karya komposer Indonesia Fero Aldiansya Stefanus (b.1988), dan lagu tradisional Bali berjudul Janger yang diarransemen Agustinus Bambang Jusana.

Kemenangan ini mengukir sejarah baru bagi dunia paduan suara, karena untuk pertama kalinya paduan suara dari Indonesia menjadi juara EGP, perhelatan yang telah berlangsung selama 30 tahun.

Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Wina Dewi Kejora menyampaikan penampilan TRCC sangat luar biasa, penampilan mereka nyaris sempurna, dari keseluruhan performance, dapat menjaga keseimbangan gerak tari dan suara, serta penghayatan terhadap lagu yang sangat baik.(kh)

Perdana Menteri Kirgistan Mukhammedkaliy Abylgaziyev yang baru terpilih oleh Parlemen Kirgistan,

Bishkek (KoranYTransparansi.com) - Parlemen Kirgistan menetapkan Mukhammedkaliy Abylgaziyev sebagai perdana menteri baru (PM) setelah pencalonannya diajukan partai Demokratik Sosial, yang memimpin koalisi berkuasa, Jumat (20/4).

Abylgaziyev, yang sebelumnya menjabat kepala staf kantor Presiden Sooronbai Jeenbekov, menggantikan Sapar Isakov, yang kabinetnya jatuh melalui mosi tidak percaya pada pekan ini, demikian laporan kantor berita Reuters.

Perombakan jabatan di pemerintahan itu melengkapi serangkaian langkah Jeenbekov sejak ia mulai menjabat pada November lalu untuk menghilangkan sosok pilihan pendahulunya, Almazbek Atambayev, dari berbagai jabatan kunci di negara Asia Tengah berpenduduk enam juta orang tersebut.

Kirgistan dirundung kegoyahan sejak merdeka pada 1991. Kirgistan adalah negara bekas republik Soviet, yang dijadikan tempat bagi pangkalan udara militer Rusia.

Sengketa politik meletus dan berkembang menjadi revolusi disertai kekerasan pada 2005 dan 2010.(ant/kh)

 Gedung Putih.

Washington (KoranTransparansi.com) - Gedung Putih pada Senin mengatakan, pihaknya sedang mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Rusia menyusul dugaan serangan gas beracun di Suriah, namun belum membuat keputusan

"Kami sedang mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Rusia dan keputusannya akan dibuat dalam waktu dekat," demikian juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan.

Dia tidak mengatakan mengapa sanksi akan diberlakukan, namun duta besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley, mengatakan pada Minggu bahwa AS sedang mempersiapkan sanksi baru pada Rusia atas dukungannya terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Jika sanksi AS diberlakukan, mereka akan menjadi kelompok kedua semacam itu dalam waktu satu tahun lebih terhadap program penghancuran besar-besaran senjata Suriah. Assad adalah sekutu dekat Moskow.

AS juga memberlakukan sanksi terhadap 24 warga Rusia awal bulan ini, mengenai apa yang disebut badan intelijen AS sebagai campur tangan dalam pemilihan presiden AS. Moskow membantah melakukan kesalahan.

Washington telah mengatakan pihaknya memiliki bukti bahwa pasukan Suriah melakukan serangan senjata kimia mematikan pada 7 April, meski kunjungan pengawas senjata kimia ke lokasi penyerangan yang dicurigai ditunda pada Senin, (ant/reuters).

 Penduduk sipil menolong seorang pria dari sebuah tempat berlindung di Kota Douma yang terkepung di Ghouta Timur, Damaskus, Suriah, Kamis (22/2/2018).

Perserikatan Bangsa-bangsa (KoranTranparnsi.com) - Resolusi rancangan Rusia, yang berisi kutukan atas serangan militer ke Suriah oleh Amerika Serikat, Prancis dan Inggris, pada Sabtu gagal disahkan oleh Dewan Keamanan PBB.

Tiga dari 15 anggota Dewan Keamanan, yaitu Rusia, Bolivia dan China menyatakan mendukung resolusi itu.

Empat negara, yakni Guinea Ekuatorial, Ethiopia, Kazakhstan dan Peru menyatakan abstain.

Delapan negara anggota sisanya menyatakan menolak rancangan resolusi tersebut.

Untuk dapat disahkan, resolusi membutuhkan sedikitnya sembilan suara dukungan serta tidak terkena penolakan oleh satu pun dari kelima anggota tetap Dewan Keamanan, yang terdiri dari Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat.

Rancangan resolusi itu berisi hanya lima paragraf dan menyatakan kutukan terhadap "agresi terhadap Republik Arab Suriah dan sekutu-sekutunya dalam pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam PBB".

Rancangan juga mendesak Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya agar segera mengakhiri serangan militer terhadap Suriah dan agar menahan diri untuk tidak lagi menggunakan kekuatan militer di masa depan.

Setelah proses pemungutan suara, duta besar Rusia untuk Amerika Serikat Vassily Nebenzia mengatakan, "Ini adalah hari yang menyedihkan bagi dunia, bagi Perserikatan Bangsa-bangsa, dan bagi Piagam (PBB), yang secara terang-terangan dilanggar."

Ia menekankan tuntutan negaranya agar jangan ada lagi serangan militer dilakukan terhadap Suriah.

Duta besar Inggris Karen Pierce mengatakan usai pemungutan suara bahwa serangan militer gabungan terhadap Suriah itu dilakukan berdasarkan hukum menyangkut campur tangan kemanusiaan, yang "secara penuh memenuhi prinsip-prinsip dan tujuan Piagam PBB."

Amerika Serikat, Prancis dan Inggris pada Jumat melancarkan serangan peluru kendali ke Suriah setelah munculnya laporan soal dugaan penggunaan senjata kimia di Douma di dekat ibu kota negara Suriah, Damaskus, pada 7 April, demikian Xinhua.(ant/min)

 

Tenaga kerja wanita (TKW) Parinah, yang 18 tahun di Inggris tanpa kontak dengan keluarganya di Indonesia, saat berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Kerajaan Inggris, Jumat (6/4/2018).

London (KoranTransparnsi.com) - Tenaga Kerja Indonesia yang selama 18 tahun di sekap oleh majikannya akhirnya kembali ke tanah air diantar sampai ke pesawat oleh pejabat dari konsulat KBRI London dengan mengunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dari Bandara Heathrow London, Selasa malam.

KBRI London memfasilitasi pemulangan Parinah dengan maskapai Garuda Indonesia (GA87) terbang langsung dari London menuju Jakarta dan akan tiba di terminal 3 bandara Soekarno-Hatta pada hari Rabu (11/4) pukul 18.15 WIB, demikian pejabat dari Konsulat KBRI London, Anisa Farida kepada Antara London, Selasa.

Menurut rencana setibanya di Jakarta, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI akan menyambut Parinah di Bandara Soetta dan akan membantu mengatur perjalanan dan sekaligus menyerahkan kepada pihak keluarga di Banyumas.

Menurut Anisa Farida, Parinah merasa senang bercampur haru karena akhirnya bisa bertemu dengan keluarga besar di Banyumas dan berterima kasih kepada KBRI London yang berhasil mengeluarkan Parinah dari majikan.

Perasaan Parinah akan pulang, bercampur aduk, senang dan juga sedih karena tidak membawa uang. Parinah menyampaikan terima kasih atas bantuan KBRI London yang membantu kepulangannya dalam waktu yang singkat.

Anisa Farida mengatakan KBRI London akan terus menjalin koordinasi dengan kepolisian setempat terkait penanganan kasus Parinah agar hak-haknya dapat diselesaikan secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Parinah, TKW asal Banyumas yang disekap oleh majikan selama 18 tahun di Inggris, akhirnya bisa kembali ke tanah air itu berada di Inggris sejak tanggal 28 Mei 2001, seteah sebelumnya bekerja dengan majikan di Arab Saudi sejak tahun 1999. 

Selama bekerja dengan majikan, ia tidak diperkenankan keluar rumah kecuali jika bersama salah seorang anggota keluarga, dan ia juga tidak diperkenankan menghubungi keluarga dan tidak mendapatkan pembayaran gaji untuk dikirimkan ke keluarga.(min)

Ilustrasi - Seorang pria terlihat berlari setelah serangan udara di desa terkepung Douma di bagian timur Ghouta di Damaskus, Suriah, Selasa (6/2/2018).

Teheran (KoranTransparansi.com) - Wakil menteri luar negeri Iran pada Selasa mengecam dugaan serangan oleh Israel ke sebuah pangkalan udara Suriah.

Dengan menyerang pangkalan udara Homs di Suriah, Israel sedang berupaya meningkatkan ketegangan di kawasan, kata Abbas Araqchi.

Araqchi memuji pemerintah Suriah untuk apa yang disebutnya sebagai kemenangan atas kelompok-kelompok garis keras.

Kemajuan yang dicapai militer Suriah telah merugikan musuh-musuh negara Arab, karena itu "mereka berupaya memunculkan kembali ketegangan," katanya.

Araqchi memperingatkan masyarakat internasional untuk mewaspadai langkah-langkah Israel di kawasan Timur Tengah.

Pada Senin, sebanyak 14 orang, termasuk beberapa anggota pasukan Iran yang bersekutu dengan pemerintah Suriah, tewas dalam serangan yang diduga dilancarkan jet-jet tempur F-15 milik Israel ke pangkalan udara T-4 di Suriah tengah.

Pada hari itu, laporan-laporan berbagai media Iran mengatakan empat penasihat militer Iran tewas dalam serangan tersebut.

Sementara itu, laman berita Asr Iran melaporkan pada Selasa bahwa jenazah tujuh warga Iran yang tewas dalam serangan dibawa ke tanah air pada Selasa pagi.

Seorang pembantu Pemimpin Agung Iran mengatakan, Selasa, bahwa serangan Israel baru-baru ini ke pangkalan udara di Suriah itu tidak akan dibiarkan tanpa pembalasan, menurut Press TV.

"Tentu saja, kejahatan ini tidak akan dibiarkan tanpa ada balasan," kata Ali Akbar Velayati, penasihat senior Ayatullah Ali Khamenei untuk urusan hubungan internasional. Iran akan dengan kuat membela kesatuan wilayah dan kedaulatan nasional Suriah, tambahnya. (ant/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...