Madiun (KoranTransparansi.com) - Menyusul dilantiknya Ahmad Dawami Ragil Saputro-Hari Wuryanto oleh Gubernur Soekarwo di gedung negara Grahadi Surabaya, jabatan Bupai Madiun resmi diserahtrimakan dari pejabat lama kepada yang baru di pendopo Muda Graha, pada Rabu (26/9/2018).

Sidang paripurna dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Madiun, H. Suwandi, juga dihadiri Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo.

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro menyatakan, pemilihan kepala daerah merupakan mekanisme yang harus ditempuh untuk kesinambungan penyelenggarakan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pemilihan kepala daerah hanya sebagai sarana guna mewujudkan pembangunan daerah secara integral dan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan masyarakat. 

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Dr.H. Soekarwo, menghimbau, agar bupati sering mengadakan komunikasi kepada rakyat. Terutama dengan DPRD agar tidak ada kendala dalam penyusunan APBD.

“Kalau bupati tidak rukun sama DPRD, pasti kisruh dalam penyusunan APBD. Harus sering ada komunikasi. Ini penting,” kata DR.H. Soekarwo. Sebelumnya, Pj Bupati Madiun yaitu Boedi Priyo.

Hadir dalam Sertijab ini diantaranya jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Walikota Madiun H. Sugeng Rismiyanto, Sekda Tontro Pahlawanto, kepala OPD, Asisten, Kabag dan undangan lainnya.(ais)

Thursday, 27 September 2018 05:02

DEKLARASI KOTAKU, MENUJU SIDOARJO BEBAS KUMUH

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Untuk mewujudkan Sidoarjo menjadi Kota bebas kumuh, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sidoarjo menggelar deklarasi membangun komitmen bersama dalam penanganan persoalan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh atau disingkat Kotaku.

Deklarasi ini dilakukan oleh relawan dari elemen Forum Komunikasi Antar Lembaga Keswadayaan Masyarakat (FKA-LKM) Kecamatan Gedangan di Pendopo Kecamatan Gedangan. Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin S.H. menghadiri acara itu seklaligus memberikan arahan

Deklarasi ditandatangani Camat Gedangan, perwakilan Kepala Desa dan Koordinator FKA-LKM. Semua pihak yang terlibat juga secara simbolis memakai pin Kota Tanpa Kumuh dengan harapan mampu menangani masalah sekaligus mengurangi luasan wilayah kumuh di Kabupaten Sidoarjo.

Tim Leader Kotaku Provinsi Jawa timur Agus Shonhaji Mu’thi mengatakan di Jawa Timur luasan wilayah kumuh mencapai 3 ribu hektar, sedangkan data yang masuk di kotaku mencapai 1792 hektar yang tersebar di 1857 kelurahan di 36 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

“Nah, dari 36 Kabupaten/Kota, Sidoarjo juga termasuk salah satunya masuk wilayah kumuh, yang luasan kumuhnya terletak di Kecamatan, Desa hingga RT/RW mana, telah di tetapkan melalui SK Bupati” jelasnya.

Ada 7 indikator dalam menangani wilayah kumuh, indikator itu diantaranya Kondisi Bangunan (Keteraturan, Kepadatan dan Kondisi Fisik), Jalan Lingkungan, Drainase Lingkunga, Air Limbah, Air Bersih / Air Minum, Pengelolaan Persampahan, Pengamanan Bahaya Kebakaran.

Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo yang juga hadir sebagai narasumber, memberi arahan kepada semua untuk dapat bersinergi dengan baik. “Pembangunan saat ini sudah bottom up, semua dari bawah, yang merencanakan desa dan yang melaksanakan desa, untuk itu desa juga harus berperan aktif dalam menentukan pembangunan.” ucapnya.

FKA-LKM harus bisa memotret keadaan di desa dengan sebenar-benarnya, sehingga bisa memetakan untuk melihat dari skala prioritas mana yang terlebih dahulu untuk diselesaikan.

“Keberhasilan program Kotaku ini bukan hanya menyangkut infrastruktur, tapi juga kesadaran masyarakat, pola pikir dan pola hidup harus dibangun secara menyeluruh” imbuhnya.

Wabup juga berharap jumlah luasan wilayah kumuh kedepan progresnya dapat dilihat, perlu monitoring dan evaluasi secara berkala, sehingga kita juga dapat memastikan ketepatan kualitas dan sasaran program ini. (med)

New York (KoranTransparansi.com) - Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyerukan agar dunia bersatu dalam rangka melawan penyakit tuberkulosis.

Wapres usai berbicara dalam Panel Tingkat Tinggi di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) New York, Amerika Serikat, Rabu waktu setempat, mengatakan, adanya tren tuberkulosis kembali meningkat.

“Sekarang ini kelihatannya ada trendnya, dunia harus bersatu kembali untuk menyelesaikan ini (tuberkulosis),” kata Wapres.

Penyakit   pembunuh nomor 4 dunia tersebut, menurut Wapres lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti lingkungan dan kemiskinan.

Wapres sendiri saat berbicara dalam panel tingkat tinggi yang pertama kalinya diselenggarakan di PBB tersebut, mengharapkan agar dapat dihasilkan misi yang pragmatis, konkret dan ditargetkan untuk dapat menghilangkan penyakit tersebut.

Wapres menyatakan, lebih dari lima ribu orang meninggal akibat tuberkulosisi setiap hari. Namun tuberkulosis dapat dicegah dan diobati.

Penyakit tersebut juga semakin resistan terhadap obat. Oleh karena itu, Pertemuan PBB tentang tuberkulosis pertama kali ini tepat waktu. 

"Kita harus menghasilkan tanggapan yang kuat dan komprehensif untuk mengakhiri penyakit," kata Wakil Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menegaskan tiga hal. Pertama, setiap negara harus menerapkan secara konkrit strategi nasionalnya masing-masing untuk mengakhiri tuberkulosis.

Wapres mengatakan, pemerintah menargetkan dapat menghilangkan tuberkulosis pada 2030 dan mencapai Indonesia bebas tuberkulosis pada 2050.

Kedua, harus ada upaya yang lebih terpadu untuk memperkuat kapasitas untuk deteksi dini kasus tuberkulosis, khususnya kasus baru yang melibatkan galur yang resisten terhadap obat-obatan.

Ketiga, harus ada akses yang lebih besar dan setara dengan layanan kesehatan berkualitas untuk masyarakat umum.

Sementara Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan untuk pemberantasan tuberkulosis sendiri tidak bisa dilakukan sendiri, namun perlu kerja sama dengan berbagai negara.

Seperti terkait penyediaan obat berkualitas dan murah yang terjangkau oleh penderita, katanya, dikutip dari antaranews.com

Sementara itu, Wakil Presiden M Jusuf Kalla sebelum berbicara dalam panel tingkat tinggi tersebut, menerima Imam  Masjid Islamic Center New York, Shamsi Ali, saat makan pagi.

Dalam kesempatan Shamsi Ali juga menyampaikan sooal pembangunan pesantren di AS yang telah dimulai.(kh)

 

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Kevin Volland mengemas dua gol saat timnya Bayer Leverkusen menang 2-1 di markas Fortuna Duesseldorf pada pertandingan lanjutan Liga Jerman yang dimainkan di Esprit Arena, Dusseldorf, Jerman, Kamis dini hari WIB.

Hasil ini mendongkrak Leverkusen untuk sementara naik empat strip ke posisi ke-11, sedangkan Duesseldorf yang sebelumnya menduduki posisi ke-11 turun ke posisi ke-14, demikian catatan pertandingan laman resmi Liga Jerman.

Fortuna menekan sejak awal dan mereka hampir menuai hasilnya ketika Benito Rahman dan Rouwen Hennings memaksa kiper Lukas Hradecky melakukan penyelamatan saat pertandingan baru bergulir enam menit.

Leverkusen segera merespon, namun Lars Bender gagal menjangkau umpan silang Tin Jedvaj. Fortuna mengakhiri babak pertama sebagai tim yang tampil lebih baik, dengan peluang Raman yang masih melebar.

Jika babak pertama menjadi milik Duesseldorf, babak kedua adalah milik Leverkusen. Gol pembuka tercipta pada menit ke-50 saat Dominik Kohr mengarahkan bola tendangan sudut Leon Bailey ke Volland yang tidak terkawal untuk kemudian dengan mudah disambar dengan sepakan kaki kirinya.

Sepuluh menit berselang, Volland menggandakan keunggulan timnya. Kali ini ia menanduk bola umpan silang kiriman Kai Havertz.

Hennings memperkecil ketertinggalan Duesseldorf melalui eksekusi penaltinya pada menit ke-90. Namun tidak tercipta gol balasan berikutnya, dan Leverkusen mampu mencatatkan kemenangan kedua secara beruntun di Liga Jerman musim ini.

Susunan pemain menurut laman resmi Liga Jerman

Duesseldorf (4-5-1): Rensing, Zimmermann, Ayhan, Kaminski, Giesselmann, Zimmer (Usami 74'), Stoger (Duksch 65'), Sobotka, Morales, Raman (Lukebakio 58'), Hennings .Pelatih: Friedhelm Funkel

Bayer Leverkusen (4-2-3-1): Hradecky, Jedvaj (Weiser 46'), Tah, Sven Bender, Wendell, Kohr, Lars Bender (Dragovic 72'), Bailey, Havertz (Brandt 65'), Volland, Thelin  .Pelatih: Heiko Herrlich

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi 13 Industri Kecil Menengah (IKM) untuk menampilkan produknya pada pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Grup Bank Dunia (IMF-WB) di Bali 8-15 Oktober 2018, yang akan dihadiri sekitar 18.000 delegasi dari berbagai negara.

“Ada 30 kami ajukan tapi yang akan pameran 13 IKM. Mereka akan ada di Paviliun Indonesia yang terletak di Nusa Dua, Bali,” kata Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu.

Menurut Gati, IKM binaan Kemenperin tersebut akan menampilkan berbagai kerajinan khas nusantara yang mudah dibawa sebagai oleh-oleh.

“Bali identik dengan kebudayaan, nah yang paling dekat dengan kebudayaan ya kerajinan. Itulah mengapa kami memilih kerajinan untuk tampil di acara ini,” ujar Gati, dikutip dari Antaranews

Selain itu, lanjut Gati, mereka juga akan menampilkan produk andalan dan asli Indonesia yakni batik untuk dapat menggaet hati para pengunjung di ajang tersebut.

Gati menambahkan, pertemuan IMF-WB merupakan peluang bagi IKM nasional untuk menampilkan karya-karya unggulannya.

Dalam hal ini, Gati menyampaikan, Kemenperi tidak menetapkan target penjualan tertentu, karena lebih memprioritaskan promosi produk terbaik asal Indonesia.

“Kita tidak ada target penjualan. Yang penting mereka tahu dulu bahwa Indonesia bisa memproduksi berbagai hal, terutama bidang kerajinan. Target kami adalah produk Indonesia dikenal dunia,” pungkasnya. (guh)

Jakarta (KoranTransparnsi.com) - Anggota Komisi X DPR RI Noor Achmad mengaku kecewa atas insiden pengeroyokan kepada supporter Persija, Haringga, Sirla hingga meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018 lalu).

Menurutnya, agar kejadian serupa tidak terulang perlu ada pembinaan masyarakat olahraga dari Kementerian Olahraga dan Pemuda (Kemenpora).

“Saya belum melihat adanya pembinaan masyarakat olahraga. Kemenpora harus mencari jalan keluar untuk pembinaan masyarakat, supaya kejadian antara supporter Persija dan Persib  tidak terulang kembali,” tegasnya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Selain itu, menurut legislator Partai Golkar itu, Perastuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) juga diharapkan memiliki aturan dalam mentrasfer pemain dari luar negeri. Menurutnya, pemain yang “diimpor” ke Indonesia minimal harus sesuai dengan budaya Indonesia.

“Terus terang saya melihat pemain sepakbola yang ditransfer dari luar memiliki sifat 'pemarah'. Ini tidak baik, karena akan memberikan pengaruh terhadap supporter-nya. PSSI harus membuat aturan,” terang legislator daerah pemilihan Jawa Tengah itu.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto menjelaskan, menanggapi insiden meninggalnya supporter Persija Jakarta itu, pemerintah telah mengambil langkah tegas. Diantaranya Menpora Imam Nahwari, secara resmi menghentikan sementara Liga Indonesia.

“Pemerintah, secara resmi menghentikan sementara pertandingan Liga Indonesia unutk melakukan evaluasi besar dan melihat langkah-langkah yang diambil PSSI sebagai pemegang tanggung jawab,” tandas Gatot. (rom)

Jakarta (KoranTransparansi.com)  - Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan agenda progres pembangunan Geopark dan Museum Geologi di Indonesia.

Ini menyangkut soal status gunung berapi di Indonesia dan revitalisasi pos pengamatan gunung api aktif, sistem informasi bencana geologi serta mitigasi dan adaptasi bencana geologi, penyediaan data geologi untuk eksplorasi migas dan minerba, program kemasyarakatan Badan Geologi.

“Sejarah Badan Geologi di Tanah Air sudah dimulai sejak pemerintahan kolonial Belanda. Hal ini seiring dengan kepentingan Belanda dalam eksplorasi dan eksploitasi migas dan minerba pada saat itu di wilayah Nusantara,” ucap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Dikatakannya, saat ini Badan Geologi adalah salah satu unit teknis di bawah Kementerian ESDM. Sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2015, Badan Geologi mempunyai tugas menyelenggarakan penelitian, penyidikan dan pelayanan di bidang sumber daya geologi, vulkanologi, dan mitigasi bencana geologi air tanah dan geologi lingkungan, serta survei geologi.

“Dalam melaksanakan tugas, Badan Geologi melaksanakan fungsi antara lain penyusunan kebijakan teknis, bimbingan teknis, supervisi dan pelaksanaan pelayanan, penelitian dan penyidikan dibidang sumber daya geologi, vulkanologi dan mitigasi bencana geologi air tanah dan lingkungan, serta survei geologi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ridwan, Badan Geologi melaksanakan pemantauan evaluasi dan peraturan penelitian dan pelayanan dibidang sumber daya geologi. Oleh karenanya, Komisi VII DPR RI ingin mendapatkan penjelasan secara komprehensif tentang perkembangan pembangunan Geopark dan Museum Geologi. Alam Indonesia terkenal kaya akan situs-situs geologi, sehingga sangat memungkinkan untuk mengembangkan Geopark, baik untuk tujuan penelitian maupun untuk dimanfaatkan sebagai lokasi wisata alam.

“Pembangunan dan revitalisasi Museum Geologi sangat diperlukan, mengingat keberadaan Museum Geologi yang existing masih minim, sedangkan animo dan kunjungan masyarakat ke Museum geologi sangat tinggi,” tandas legislator Partai Golkar itu.

Ridwan menyampaikan, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk ke dalam ring of fire, sehingga memiliki banyak gunung berapi aktif. Pada kesempatan tersebut, Komisi VII DPR RI meminta penjelasan yang terkait dengan status dari semua gunung api aktif tersebut.

“Keberadaan pos pengamatan gunung api perlu direvitalisasi agar lebih kondusif dan lebih optimal dalam menjalankan fungsinya. Sejalan dengan situasi kebencanaan, Komisi VII DPR RI juga meminta penjelasan mengenai sistem informasi geologi serta mitigasi dan adaptasi bencana geologi,” kata legislator dapil Jawa Timur itu. (sam)

Sumenep (KOranTransparansi.com) - Pasca ditetapkannya sebagai tersangka atas Pungutan Liar (Pungli) pendaftaraan Tanah sistematika lengkap (PTSL) Tahun  2017, Sekretaris Desa Prenduan (MM) ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kab. Sumenep,  beberapa hari kemarin.

Sebelumnya Kepala Desa Kertasada atas dugaan yang sama telah mendekam di jeruji besi, Kejaksaan Negeri Sumenep di minta untuk lebih tegas lagi awasi dugaan tersangka lainnya, sebab tidak menutup kemungkinan akan banyak kepala Desa yang lain terperangkap dalam pungutan liar (pungli) tersebut
 
Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) kab. Sumenep, Zaifiddin mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kinerja kejaksaan negeri sumenep, karena telah terbukti memproses berbagai persoalan korupsi dan pungutan liar (pungli) di Kab. Sumenep. (26/09)
 
keseriusan ini terlihat dengan banyaknya kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri sumenep dalam memberantas tindak pidana korupsi perlu diajungkan jempol, sebab kejaksaan tidak tebang pilih dalam menegakkan supre masi hukum 
 
seperti santer diberitakan di berbagai media cetak dan online terkait Pungli prona dilakukan sejumlah kades yang ada. Prona ini sangat rentan dan menjadi topik menarik bagi kejaksaan, hal ini banyak kepala Desa mendekam di sel penjara karena diduga kuat melakukan pungli yang bisa merugikan negara.
 
Di katakan zai, Setelah dua kepala Desa ditetapkan sebagai tersangka melakukan pungutan liar (Pungli) Kejaksaan Negeri harus mengkaji kembali beberapa Desa yang ada di Kab. Sumenep termasuk Desa Aeng panas
 
untuk diketahui, Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) ini adalah program pemerintah yang di subsidi oleh pemerintah pusat bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk masyarakat yang kurang mampu.(sal)
Thursday, 27 September 2018 02:25

Persebaya Dukung Penghentian Sementara Liga 1

Surabaya (KoranTransparansi.com) - PSSI secara resmi telah mengumumkan Liga 1 2018 dihentikan sampai waktu yang tidak ditentukan. Keputusan ini diambil setelah terjadinya insiden meninggalnya suporter Persija, Haringga Sirila, akibat pengeroyokan, Minggu (23/9/2018).

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman mengaku sangat setuju dengan sikap PSSI. Menurutnya, keputusan ini memang perlu diambil di tengah sorotan publik pada tragedi pengeroyokan suporter.  "Itu keputusan yang terbaik karena bagaimanapun kita harus mengevaluasi kejadian tersebut. Saya pikir itu keputusan yang tepat. Sebenarnya sekarang klub sudah mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan, mungkin akan terganggu lagi, keputusan ini sangat bijak," katanya

Diakuinya, penghentian Liga 1 ini bisa berdampak pada kelangsungan program masing-masing klub. Namun, Djanur menyatakan tidak ada masalah karena ada situasi yang lebih penting untuk segera diselesaikan.  "Nanti kami akan pikirkan lagi sampai kapan kira-kira dihentikan ini dan seperti apa. Kami harus memikirkan bagaimana supaya peak performance tetap terjaga. Kami tetap latihan," imbuhnya.

Persebaya Surabaya sebenarnya akan melakoni lawatan ke kandang Arema FC dalam Derbi Jatim, Minggu (30/9/2018). Sayangnya, laga yang banyak ditunggu publik harus ditunda sampai jadwal baru diumumkan.

Seperti diketahui, Ketua PSSI, Edy Rahmayad mengumumkan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2018 dalam jangka waktu yang belum ditentukan. Langkah yang diterapkan Edy itu merupakan buntut dari tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila. "PSSI menghentikan sementara Liga 1 senior di 18 klub sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Edy pada konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

"PSSI akan berkoordinasi dengan pihak AFC dan FIFA, dan juga pihak terkait lainnya, seperti BOPI (Badan Olahraga Profesional) dan Kemenpora (Kementrian Pemuda dan Olahraga)," tutur Edy.

Sebelumnya, BOPI dan Kemenpora meminta kepada PSSI untuk menghentikan Liga 1 2018 selama dua pekan, menyusul insiden tewasnya suporter Persija tersebut. (nov)

Magetan (KoranTransparnsi.com) - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo meminta Bupati Magetan terpilih periode kepemimpinan Tahun 2018-2023, Dr. Drs. Suprawoto SH, M.Si untuk fokus membangun sektor pertanian di wilayahnya. Ini karena sektor tersebut memiliki kontribusi sangat besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kab. Magetan 2017, yakni mencapai 32,07 %.

“Ini artinya 32,07 persen masyarakat Magetan hidup dari pertanian, jadi jika ingin masyarakatnya makmur, ya harus mengurus pertanian” tegas Gubernur Soekarwo saat memberikan sambutan di acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Magetan masa jabatan 2018-2023 dalam agenda Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Magetan Tahun 2018 di Gedung DPRD Kab. Magetan, Rabu (26/9).

Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, mengurus sektor pertanian ini juga sangat vital. Sebab berdasarkan data BPS per Maret 2017, tingkat kemiskinan di Kab. Magetan masih mencapai 10,48 %, dimana kemiskinan tertinggi berada di pedesaan. Di desa,  pekerjaan utama masyarakat Magetan bekerja sebagai petani.

Salah satu upaya memajukan pertanian, lanjut gubernur kelahiran Madiun ini, adalah dengan mendorong pengembangan industri primer atau industri pasca panen. Dengan begitu, para petani akan memperoleh peningkatan nilai tambah terhadap produknya. Pengembangan industri pasca panen ini juga harus didukung skema pembiayaan murah bagi petani.

“Dengan adanya industri primer, maka petani tidak lagi menjual gabah kering panen, tapi minimal bisa menjual gabah kering giling, bahkan jika bisa petani menjual beras. Kemudian bupati harus bisa memberikan skema pembiayaan murah di pertanian yang pro terhadap petani” lanjutnya.

Jika sektor pertanian maju, imbuh orang nomor satu di Jatim ini, maka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kab. Magetan juga akan ikut berkurang. Berdasarkan data BPS Tahun 2017, TPT di Kab. Magetan berada di angka 3,80 %. Dimana sebagian besar TPT Kab. Magetan berada di pedesaan. 

“Jadi bupati harus peduli terhadap on farm ke off farm pertanian, ini akan menyerap para pengangguran tersebut. Sebab proses industrinya ada di petani. Apalagi, 32,07 % masyarakat Magetan hidup di pertanian” imbuhnya.

Pakde Karwo juga berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2008-2018, Sumantri dan Samsi atas jasa dan kontribusinya terhadap pembangunan di Magetan. Pakde menilai, kinerja keduanya sudah sangat baik, contohnya pada Tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Magetan mencapai 5,09 %, GINI Ratio mencapai 0,39 %, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Magetan mencapai 72,60.

Dalam sambutannya, Bupati Magetan terpilih, Dr. Drs. Suprawoto, SH, M.Si mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti perintah Pakde Karwo untuk fokus pada pertanian. 
Menurutnya, sektor pertanian telah masuk kedalam tujuh misi pembangunan Magetan Tahun 2018-2023 yang diusungnya.
 
Misi tersebut adalah meningkatkan keberpihakan dan pemberdayaan kelembagaan koperasi usaha mikro sebagai pilar ekonomi kerakyatan, mengoptimalkan pengelola dan pendayagunaan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Disamping itu juga memberdayakan desa sebagai basis sekaligus ujung tombak pembangunan daerah melalui prioritas program dan pendanaan.

Sementara lima misi lainnya adalah meningkatkan percepatan dan perluasan pembentukan sumberdaya manusia yang Sehat, Maju, Agamis, Ramah, Terampil (SMART), memantapkan ketercukupan kuantitas dan kualitas sarana prasarana dan fasilitas bagi kegiatan pelayanan masyarakat, mengembangkan penyelenggaraan tata pemerintah yang baik dan manajemen pemerintah yang bersih, profesional, dan adil, serta mengembangkan koordinasi dan kerjasama inter dan antar daerah dalam rangka pemerataan pembangunan wilayah,

“Adapun visi yang saya usung adalah masyarakat Magetan yang SMART, Semakin Mantab dan Sejahtera” pungkasnya. (ais)

Page 10 of 603
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...

 
Edisi 24 |18-31 Januari 2018

10 BERITA TERPOPULER