Tuesday, 01 January 2019 01:13

Pakde Karwo Optimis, Tahun 2019 Lebih Baik

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim Soekarwo menyampaikan rasa optimis terhadap perkembangan dan kemajuan Prov. Jatim di tahun 2019 akan semakin lebih baik.

Optimisme tersebut diperoleh dari kekompakan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga suasana aman dan nyaman.

“Berangkat dari kondisi tahun 2018, tidak akan jauh dengan kondisi pada tahun 2019. Harapannya lebih baik lagi pada tahun 2019,” ujar Pakde Karwo jelang pergantian tahun di Surabaya Senin (31/12/2018) malam.

Menurutnya, Masyarakat Jatim ikut menjaga suasana aman dan nyaman disertai kerjasama yang kompak TNI-Polri. Kehidupan masyarakat dengan suasana aman dan nyaman ini lebih menyukai kondisi yang damai dari pada konflik.

“Jatim aman dan nyaman, masyarakatnya mampu bergandengan tangan menjaga kedamaian Jatim,” katanya.

Sebagai bentuk syukur suasana aman dan nyaman, Pakde Karwo mengatakan, Pemprov Jatim mengadakan doa bersama untuk menyongsong tahun 2019 dengan suasana kedamaian.

“Doa tidak terpisahkan dari ikhtiar. Mari bergandengan tangan dan berdoa bersama untuk tahun 2019,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Terkait tahun politik 2019, Pakde Karwo berharap agar masyarakat harus bisa meredam emosi dan menjaga rasionalitasnya. 

Jatim telah mempunyai pengalaman dalam meredam emosi pada tahun politik. Dan TNI Polrinya kompak menjadi panutan masyarakat.

Selain itu, masarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan hati dan suasana yang damai untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik. “Harapan besar tahun 2019, jaga hari depan yang lebih baik lewat pemilihan pemimpin. 

Hadir ke TPS, pilih dengan hati untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Pilih dengan suasana yang damai,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan, Jatim sampai saat ini masih aman dan kondusif. TNI akan terus meningkatkan profesionalisme dan dekat dengan rakyat, bersinergi dengan Polri. 

Sedang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari Forkopimda dan Masyarakat Jatim. Sehingga pada tahun 2018, suasana Jatim dalam keadaan yang sangat kondusif, aman dan terasa nyaman.“Suasana aman dan nyaman ini betul-betul dirasakan di Jatim,” ujarnya.

Tasyakuran tahun ini bertemakan “Doa dan Syukur atas Perjalanan dan Berakhirnya Tahun 2018 dan menyongsong Tahun 2019”. 

Agenda tersebut merupakan agenda tahunan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena memberikan kemudahan dalam menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik, dengan kondisi yang aman, nyaman dan tentram.

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan agenda tauziah dari  KH. D.  Zawawi Imron serta doa dan dzikir bergantian dari ulama dari pondok pesantren yang hadir. 

Setidaknya, ada sektiar 5.000 peserta yang mengikuti acara tersebut dan juga masyarakat umum ikut bersama-sama menggelar Istighosah bersama dengan  disemarakkan lantunan sholawat  dari Grup Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) dari Jombang, Kediri, Surabaya, Mojokerto,  Gresik dan Pasuruan. (min)

 

Monday, 24 December 2018 05:45

Letusan Gunung Anak Krakatau

Foto udara letusan gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Minggu (23/12). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Sabtu, 22 Desember 2018 pukul 17.22 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak (sekitar 1.838 meter di atas permukaan laut).

Jakarta  (KoranTransparansi.com) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut tak ada korban jiwa dalam tsunami yang menerjang Pantai di Selat Sunda.

"Tidak ada korban warga negara asing. Semua warga Indonesia," kata  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwonugroho dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

Hingga pukul 16.00 WIB, Minggu, korban akibat tsunami Selat Sunda sudah tercatat 222 korban jiwa. Selain itu  843 orang luka-luka dan 28 orang hilang.

Kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, sembilan unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak.

Korban dan kerusakan meliputi empat kabupaten terdampak yaitu di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.

Jumlah itu diperkirakan masih akan terus bertambah karena belum semua korban berhasil dievakuasi, belum semua Puskesmas melaporkan korban, dan belum semua lokasi dapat didata keseluruhan. Kondisi ini menyebabkan data akan berubah," katanya.

Dari total korban tersebut ada di Kabupaten Pandeglang tercatat 164 orang meninggal dunia, 624 orang luka-luka, 2 orang hilang.

Kerusakan fisik meliputi 446 rumah rusak, 9 hotel rusak, 60 warung rusak, 350 unit kapal dan perahu rusak, dan 73 kendaraan rusak.

Daerah yang terdampak di 10 kecamatan. Lokasi yang banyak ditemukan korban adalah di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung dan Kampung Sambolo.

"Kebanyakan korban adalah wisatawan dan masyarakat setempat. Daerah wisata sepanjang pantai dari Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang dan Pantai Carita sedang banyak wisatawan berlibur yang kemudian diterjang tsunami," katanya.

Korban di Kabupaten Serang tercatat 11 orang meninggal dunia, 22 orang luka-luka, dan 26 orang hilang. Kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan.

Sedangkan korban di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 48 orang meninggal dunia, 213 orang luka-luka dan 110 rumah rusak. Di Kabupaten Tanggamus terdapat satu orang meninggal dunia.

Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU Pera, Kementerian ESDM, dan K/L terkait terus mendampingi Pemda dalam penanganan darurat.

Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Posko, pos kesehatan, dapur umum dan pos pengungsian didirikan untuk menangani korban.

Alat berat dikerahkan membantu evakuasi. Saat ini sedang bekerja 5 unit excavator, 2 unit loader, 2 unit dump truck dan 6 unit mobil tangki air. Bantuan alat berat akan ditambah.  "Jumlah pengungsi masih dalam pendataan," katanya. (tim)

 

Sunday, 23 December 2018 12:24

38 DPD MKGR se Jatim Akan Dilantik Serentak

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun lahirnya organisasi Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), DPD l MKGR Jawa Timur akan melantik kepengurusan 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur yang di pusatkan di Surabaya, pertengahan Janauri 2019.

DPD l MKGR Jawa Timur DR Kodrat Sunjoto mengatakan,persiapan pelantikan sudah 95 persen. Yaitu penyiapan surat keputusan. Itupun tinggal dua atau tiga DPD saja yang belum sambil menunggu barangkali ada penambahan susunan pengurus . Sedangkan menyangkut soal tempatnya sudah clear, tidak ada masalah.

MKGR lahir pada tanggal 3 Januari 1960. Pada hari itu, DPD l Jawa Timur akan memperingati dengan tabur bunga di makam Pahlawan Jalan Mayjen Sungkono, diskusi dan tumpengen di kantor Golkar Jawa Timur.

Dijelaskan oleh Kodrat Sunjoto, bersamaan dengan pelantikan itu juga akan diadakan pelepasan Caleg untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan Caleg DPRD Kab/Kota dari unsur MKGR. Jumlahnya cukup banyak.

Terhadap Caleg dari MKGR, wakil ketua bidang organisasi DPD l Partai Golkar Jawa Timur itu menekankan agar caleg serius dengan turun ke masyarakat, menyapa konstituennya dengan membawa sesuatu yang bisa ditawarkan kepada masyarakat. Harapan kami Caleg MKGR tidak sekedar datang  tanpa program.

Kalau proramnya bagus, IsnyaAllah masyarakat akan menerima dengan senang hati. tegas Kodrat. Ditambahkan pula bahwa pada pelantikan tanggal 13 Janauri akan hadir Ketua Umum MKGR Romkono dan Sekjen Adies Kadir. (min)  

 

Sunday, 23 December 2018 10:07

Super Sub-Bernama Hashim

Tak ada rotan akar pun jadi.

Tak ada Prabowo Hashim pun jadi.

Tak gampang mendapatkan waktu dari Capres 02 di tengah kesibukannya sekarang. Tapi, beruntung ada Hashim Djojohadikusumo yang bisa menggantikannya.

Dalam dunia sepakbola dikenal istilah _super-sub,_ pemain pengganti yang super istimewa. Ia bukan pemain utama dalam _line up_. Tapi, setiap kali ia diturukan ke lapangan ia akan memberikan gol penentu yang memenangkan tim. Itulah posisi Hashim. Ia pemain supersub. Ia turun pada saat yang tepat dan pada saatnya akan mencetak gol penentu kemenangan.

Beberapa waktu setelah Reuni 212 serangan terhadap prabowo makin kencang. Prabowo pun menyuarakan kekecewaan terhadap media dan mengambil jarak. Ketika Prabowo defensif terhadap media, Hashim justru ofensif datang ke dapur media, atau mengundang media untuk ngobrol.

Hashim menguasai isu-isu penting dan paham visi misi, serta memahami psikologi Prabowo. Makanya seorang wartawan senior nyeletuk, "Pak Hashim ini seperti replika Prabowo..."

Ia mengagumi kakaknya. Meskipun, sebagai adik ia tetap diperlakukan sebagai junior.

Prabowo muslim, Hashim nasrani, mereka saling menghormati dan menyayangi. Pelajaran demokrasi dimulai dari keluarga.

Ia bukan sekadar kasir seperti banyak diduga orang selama ini, ia jurubicara terbaik Prabowo yang tidak hanya memahami visi misi (karena ia terlibat langsung), tetapi memahami _asbab al nuzul_ dan _asbab al wurudnya_, plus sejarah dan suasana kebatinannya.

Prabowo memikirkan nasib bangsa Indonesia sejak jauh hari ketika ia masih kolonel muda di awal 1990an. Ketika itu Prabowo mengirim surat kepada petinggi ABRI mengenai nasib bangsa kedepan. Ia, terutama, menyoroti bahaya stunting, cebol karena kurang gizi, yang bisa menyebabkan Indonesia mengalami _lost generation._ Stunting akan menghambat pertumbuhan fisik dan mental. Secara fisik anak Indonesia akan cebol dan kecerdasan rendah.

Hashim terkagum-kagum oleh pemikiran kakaknya yang visioner. "Saya heran ada kolonel kok mikir soal stunting." 

Saat ini setidaknya satu di antara tiga balita Indonesia terancam stunting.

Prabowo pun mencanangkan program Indonesia Emas yang sekarang menjadi salah satu program unggulannya. Targetnya, seluruh balita di Indonesia harus mendapat gizi cukup paling tidak seliter susu sehari plus nutrisi lain dari ikan atau kacang-kacangan.

Kebijakan inilah yang diterapkan oleh pemerintah China sehingga mereka bisa memetik hasilnya dengan generasi unggul sekarang ini.

Ketika Prabowo menyuarakan kekecewaannya kepada media massa nasional pasca-Reuni 212, banyak kalangan melihat Prabowo sengaja menerapkan strategi kill the messenger dengan _men-down-grade_ media _mainstream_ untuk mempromote media sosial sebagai alternatif.

Ketika media mainstream menjaga jarak (kalau tidak menjauhi) dari Prabowo, Hashim--yang secara formal menjadi direktur media dan komunikasi BPN--malah aktif melakukan media visit ke hampir semua media nasional.

Ia juga mengadakan _coffee morning_ dengan pemimpin redaksi dan berbicara berjam-jam kepada mereka. "Ini bebas, _on the record_. Silakan rekam," kata Hashim di depan 10 pimpinan media Jumat (21/12).

Hampir semua pemimpin redaksi media massa terperangah oleh sikap Hashim yang _bold and blunt_ alias blak-blakan. Ia berbicara mengenai keprihatinannya terhadap potensi kecurangan pemilu 2019, terutama karena karut-marut DPT (Daftar Pemilih Tetap. _"I can't take it anymore,"_ sergah Hashim mengenai potensi kecurangan karena adanya jutaan pemilih ganda.

Pada pemilu 2014 ia merasakan pahitnya dicurangi. "Saya pergi ke luar negeri berminggu-minggu karena kecewa," kata Hashim. Bagaimana dengan Prabowo? Dengan besar hati dia menerima kekalahan dan hadir di acara pelantikan Joko Widodo. " Itulah jiwa besar Prabowo. Ia legawa. Ia tak pernah mendendam," kata Hashim.

Ia prihatin dengan kondisi ekonomi Indonesia sekarang. Kemiskinan tinggi, kesenjangan menganga, pekerjaan sulit, dan harga tak terjangkau. " Saya akui, saya orang kaya, saya tidak merasakan harga-harga tak terjangkau. Tapi, saya punya pegawai, sopir, sanak saudara di kampung, mereka mengeluhkan harga-harga yang mahal," kata bapak tiga anak ini.

Ia tak mau terlibat debat kusir soal angka kemiskinan. Prabowo menegaskan kekayaan Indonesia hanya dinikmati 1 persen orang sementara 99 persen sisanya hidup pas-pasan dan sulit. Sementara pemerintah Jokowi mengklaim kemiskinan di Indonesia sudah bisa ditekan sampai di bawah dua digit. "Itu main-main dengan statistik saja. Ada kategori miskin, hampir miskin, dan rentan miskin. Padahal ketiganya sulit dibedakan. Kalau digabung akan jauh lebih besar dari angka pemerintah."

Hashim sependapat. Kemiskinan dan kesenjangan di Indonesia terjadi karena salah kebijakan. Ada kalangan _privileged few_ yang sengaja melestarikannya. Terhadap mereka Hashim tak segan berkata keras. "Praktik ini harus diakhiri".

Masalah kesehatan membuat Hashim prihatin. Dokter-dokter mengatakan banyak peralatan yang harusnya sekali pakai (disposable), tapi dipakai sampai empat kali di Indonesia. _''Believe it or not,_ sekarang ada yang dipakai sampai 40 kali," Hashim geleng-geleng kepala.

Kualitas pendidikan juga menjadi keprihatinannya. Kita kalah peringkat dari Vietnam, apalagi dari negara-negara maju.

Apakah Prabowo anti-Cina? "Itu isu lama dihembuskan lagi. Siapa yang bawa Ahok ke Jakarta? Prabowo".

Prabowo pelanggar HAM? "Setiap lima tahun sekali isu itu dimunculkan lagi. Kalau pelanggar berat HAM Prabowo tidak bisa bebas ke luar negeri. Mengapa pada 2009 saat menjadi Cawapres Ibu Mega tidak dipersoalkan? Bagaimana dengan Wiranto dan Hendropriyono?"

Tak hanya soal-soal serius yang dijawab Hashim. Soal-soal remeh-temeh pun ia layani. Soal pendamping Prabowo kalau jadi presiden Hashim menukas, "Sudah ada ibu pendamping." Siapa, pak? "Ibu Pertiwi...Hahaha..."

Bagaimana kalau jadi presiden jomblo? _"What's the problem?_ Duarte jomblo, Vladimir Putin, Francois Hollande, Junichiro Koizumi, dan Thomas Jefferson pada jomblo, tapi tidak ada masalah".

Yakin Prabowo menang? "InsyaAllah.." 

Apa yang dilakukan Prabowo kalau kalah? "Naik kuda..."(Oleh : Dhimam Abror Djuraid)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Dampak dari tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Demikian Kepala Pusat Data Informasi dan Humas  BMKG Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Tsunami terjadi pada 22/12/2018 sekitar pukul 21.27 WIB. Faktor penyebab tsunami masih dilakukan penyelidikan oleh BMKG untuk mengetahui secara  pasti. 

Kemungkinan disebabkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang akibat bulan purnama. Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba yang menerjang pantai. BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya.

Sementara itu dampak tsunami menyebabkan korban jiwa dan kerusakan. Data sementara hingga 23/12/2018 pukul 04.30 WIB tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak. Data korban kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat belum semua daerah terdampak di data.

Menurut Sutopo dari 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka dan 2 orang hilang terdapat di 3 wilayah yaitu di Kabupaten Padenglang, Lampung Selatan dan Serang. 

Di Kabupaten Pandeglang daerah yang terdampak terdapat di Kecamatan Carita, Panimbang dan Sumur. Data sementara tercatat 14 orang meninggal dunia, 150 orang luka-luka, 43 rumah rusak berat, 9 unit hotel rusak berat dan puluhan kendaraan rusak. Daerah yang terdampak parah adalah permukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.

Di Kabupaten Lampung Selatan terdapat 3 orang meninggal dunia dan 11 orang luka-luka. Sedangkan di Kabupaten Serang terdapat  3 orang meninggal dunia, 4 orang luka dan 2 orang hilang. Daerah yang terdampak di Kecamatan Cinangka.

Penanganan darurat masih terus dilakukan oleh BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat. Bantuan logistik disalurkan. Sementara itu Jalan Raya penghubung Serang-Pandeglang putus akibat tsunami.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan. Update penanganan darurat akan terus disampaikan.(sam)

Sunday, 23 December 2018 08:48

Mengubah Tradisi

Tajuk Transparansi

MENGUBAH tradisi setiap pergantian tahun bagi masyarakat Indonesia memang tidak mudah, mengingat tradisi meniup terompet, membakar kembang api atau petasan berbagai model, di akhir tahun sampai awal tahun, seakan-akan menjadi sebuah titel bahwa mereka telah mampu berpesta selama 2 tahun. (akhir dan awal tahun), sehingga kalau dilakukan secara terus menerus setiap tahun, seakan-akan sebagai manusia hebat sepanjang tahun.

Tetapi pemikiran salah tersebut, sudah menjadi sebuah kebiasaan bahkan sudah menjadi tradisi, sehingga tidak mudah mengubah begitu saja. Apalagi di Indonesia budaya ikut-ikutan cukup kuat, bahkan hanya karena mempertahankan paham ikut-ikutan, tidak jarang bisa menimbulkan pertikaian atau permusuhan turun temurun.

Khusus untuk tradisi akhir dan awal tahun, masyarakat Indonesia terutama umat Islam, perlu melakukan perenungan sangat mendalam bahwa melepas dari tradisi salah itu harus dilawan dengan kesantunan.

Berikut ini do’a akhir tahun ketika Rasulullah Muhammad saw, mengajarkan pada pergantian tahun hijriyah. Do’a Akhir Tahun ’’Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala Puji bagi Allah, Tuhan seluruh Alam.

Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW, beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat.

Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.

Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Amin yaa rabbal ‘alamin.’’.

Doa di atas sangat menggambarkan begitu agung umat Islam mendapatkan tuntunan untuk melakukan inrospeksi atas kesalahan, bahkan kemaksiatan agar mendapat ampunan juga selalu mendapat rahmat dan kesejehteraan.

Tentu saja selamat duinia dan akhirat, Alangkah indah dan bermartabat ketika umat Islam Indonesia menjadikan pergantian tahun baru masehi dan digunakan sebagai penanggalan administrasi negara dan bangsa Indonesia, mengubah tradisi salah kaprah menuju tradisi berdo’a dan berdzikir.

Selanjutnya meneruskan tradisi berdoa’a dan berdzikir dengan membaca do’a awal tahun di bawah ini: Do’a Awal Tahun ’’Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.

Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang.

Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta para keluarganya dan sahabatnya.

Dan Segala puji milik Allah, Tuhan seluruh alam. Amin yaa rabbal ‘alamin Semoga Allah SWT mengijabah doa-doa kita. Amin.’’ InsyaAllah dengan memanjatkan do’a kepada Allah SWT, maka umat Islam khusus dan bangsa serta negara Indonesia pada umumnya, akan diselematkan dari berbagai marah bahaya, dan ancaman dekadensi moral, bahkan kekuatan pemodal dan kekuatan pengusaha nakal narkotika meracuni anak bangsa kini dan akan datang, akan dijauhkan.

Dengan banyak memanjatkan do’a dan terus menerus beribadah untuk mengubah menuju kebaikan, takdir kebaikan akan diterima masyarakat Indoensia dengan ridlo dan pertolongan Allah SWT Mari mengubah sebuah tradisi salah kaprah menuju tradisi bermartabat..

Sunday, 23 December 2018 08:18

Ketika ..Demokrasi = Demo Crazy

Oleh : Djoko Tetuko

PERKEMBANGAN  dan percepatan teknologi dengan memberikan berbagai fasilitas sangat memanjakan kepada hampir seluruh warga di dunia, maka demokrasi seakan-akan tanpa menggunakan teori baru atau kajian baru, semakin terkikis menuju demo crazy (demo gila).

Demokrasi sebagai suatu sistem pemerintahan atau organisasi yang dianggap baik, bahkan merupakan sistem paling diagung-agungkan. Ketika semua cara dihalalkan atau berbagai cara dilakukan, maka campur-aduk memaknai demokrasi sudah semakin kabur.

Bahkan tidak berlebihan menggambarkan tontonan demokrasi saat ini, sangat vulgar memamerkan demokrasi, namun praktik dalam melaksanakan seperti demo crazy (demo gila).

Mengapa demikian? Karena hampir semua jurus-jurus baru atau teori lama demokrasi, sudah dicampur-aduk menjadi, kegilaan-kegilaan yang didemokan atau dipamerkan, guna merebut kekuasaan, bahkan mempertahankan kekuasaan.

Lebih dahsyat lagi, melakukan demo crazy, hanya karena mempertahankan pendapat, sehingga semakin nyata bahwa pamer kegilaan hampir di semua penjuru dunia, berdampak pada penguatan ego kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama, sudah keluar dari rel ajaran kebenaran. 

Mengembalikan makna hakiki demokrasi, maka mencontoh keteladanan dan kepemimpinan Nabi Muhammad saw, sangat mendekati menuju kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama yang mendekati sempurna. Mengingat ajaran tertinggi sebagai rasul (utusan), ialah, ’’Sesungguhnya aku (Muhammad) diutus untuk menyempurnakan akhlaq manusia’’. 

Mengingat dalam perkembangan sistem pemerintahan dan sistem organisasi dengan mengatasnamakan demokrasi, justru akhir-akhir ini hampir di semua negara, termasuk di Indonesia, lebih banyak dikuasai pemilik modal. 

Bahkan pesta demokrasi di Indonesia, bukan hanya pemodal raksasa nasional saja menentukan peta demokrasi dan arah demokrasi mau dibelokkan ke mana? Tetapi di beberapa daerah, ’’raja kecil’’ di Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati, juga di Pilkades, sudah bermain-main untuk memamerkan demo crazy. 

Oleh karena itu, tidak berlebihan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 serentak, Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kab/Kota, maka permainan itu semakin nampak di permukaan.

Demokrasi           

Demokrasi secara etimologis demokrasi terdiri dari dua kata Yunani, yaitu demos yang berarti rakyat atau penduduk suatu tempat dan cratein atau cratos yang berarti kekuasaan atau kedaulatan.

Demos-cratein atau demos-cratos (demokrasi) memiliki arti suatu sistem pemerintahan  dari, oleh, dan untuk rakyat. Menurut Hendry B. Mayo,  demokrasi sebagai sistem politik merupakan suatu sistem yang menunjukkan bahwa kebijakan umum ditentukan atas dasar mayoritas wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnnya kebebasan politik.

Bahkan, demokrasi dianggap paling populer diantara pengertian yang ada. Sebagaimana pengertian yang dikemukakanoleh Abraham Lincoln (1863) yang mengatakan, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat (government of the people, by the people, and for the peolple).

Dan, C.F Strong menyatakan bahwa demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan dalam mayoritas anggota dewasa dari masyarakat politik ikut serta  atas dasar sistem perwakilan yang menjamin bahwa pemerintah  mempertanggung jawabkan tindakan-tindakan kepada mayoritas itu.

Demokrasi, dalam pengertian klasik, pertama kali muncul pada abad ke-5 SM tepa di Yunani. Pada saat itu pelaksanaan demokrasi dilakukan secara langsung, dalam artian rakyat berkumpul pada suatu tempat tertentu dalam rangka membahas pelbagai permasalahan kenegaraan. 

Bentuk negara demokrasi klasik lahir dari pemikiran aliran yang dikenal berpandangan a tree partite classification of state yang membedakan bentuk negara atas tiga bentuk ideal yang dikenal sebagai bentuk negara kalsik-tradisional. Para penganut aliran ini adalah Plato, Aristoteles, Polybius dan

Thomas Aquino.

Plato dalam ajarannya menyatakan bahwa dalam bentuk demokrasi, kekuasaan berada di tangan rakyat, sehingga kepentingan umum (kepentingan rakyat) lebih diutamakan. Secara prinsipil, rakyat diberi kebebasan dan kemerdekaan. Akan tetapi kemudian rakyat kehilangan kendali, rakyat hanya ingin memerintah dirinya sendiri dan tidak mau lagi diatur, sehingga mengakibatkan keadaan menjadi kacau, yang disebut Anarki.

Aristoteles sendiri mendefiniskan demokrasi sebagai penyimpangan kepentingan orang-orang sebagai wakil rakyat terhadap kepentingan umum. Menurut Polybius, demokrasi dibentuk oleh perwalian kekuasaan dari rakyat.

Pada prinsipnya konsep demokrasi yang dikemukakan oleh Polybius mirip dengan konsep ajaran Plato. Sedangkan Thomas Aquino memahami demokrasi sebagai bentuk pemerintahan oleh seluruh rakyat dimana kepentingannya ditujukan untuk diri sendiri. 

Prinsip dasar demokrasi klasik adalah penduduk harus menikmati persamaan politik agar mereka bebas mengatur atau memimpin dan dipimpin secara bergiliran. Pericles, negarawan Athena yang berjasa mengembangkan demokrasi.

Prinsip-prinsip pokok demokrasi yang dikembangkannya adalah: (1) Kesetaraan warga negara; (2) Kemerdekaan; (3) Penghormatan terhadap hukum dan keadilan; (4) Kebajikan bersama.Hobbes menyatakan bahwa secara kodrati manusia itu sama satu dengan lainnya. Masing-masing mempunyai hasrat atau nafsu (appetite) dan keengganan (aversions), yang menggerakkan tindakan mereka. 

Appetite manusia adalah hasrat atau nafsu akan kekuasaan, akan kekayaan, akan pengetahuan, dan akan kehormatan. Sedangkan aversions manusia adalah keengganan untuk hidup sengsara dan mati. Hobbes menegaskan pula bahwa hasrat manusia itu tidaklah terbatas. Untuk memenuhi hasrat atau nafsu yang tidak terbatas itu, manusia mempunyai power.

Oleh karena setiap manusia berusaha untuk memenuhi hasrat dan keengganannya, dengan menggunakan power-nya masing-masing, maka yang terjadi adalah benturan power antarsesama manusia, yang meningkatkan keengganan untuk mati. 

Dengan demikian Hobbes menyatakan bahwa dalam kondisi alamiah, terdapat perjuangan untuk power dari manusia atas manusia yang lain. Dalam kondisi alamiah seperti itu manusia menjadi tidak aman dan ancaman kematian menjadi semakin mencekam. 

Karena kondisi alamiah tidak aman, maka dengan akalnya manusia berusaha menghindari kondisi perang satu dengan lainnya itu dengan menciptakan kondisi artifisial (buatan). Dengan penciptaan ini manusia tidak lagi dalam kondisi alamiah, tetapi sudah memasuki kondisi sipil. 

Gelar ’’Al-Amin’’

Satu perubahan dunia paling menakjubkan ialah ketika Islam sebagai ajaran Nabi Muhammad saw, telah melakukan sentuhan-sentuhan perubahan dengan mengacu kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah (Hadits), tentu saja tidak hanya menyampaikan firman Allah, tetapi pernyataan dan tindakan (perbuatan) sebagai pemimpin mampu menjembatani, hampir semua kepentingan rakyat.

Salah satu kecerdasan rasul Muhammad ketika mendapat gelar Al-Amin, dimana mampu menyatukan pertikaian dan kesombongan kaum Quraisy waktu itu, dengan mememangkan sayembara, lebih dahulu masuk dan berada di dekat ka’bah.

Ketika mendapat hak untuk meletakkan batu hajar aswad di ka’bah, maka teladan sebagai pemimpin umat se dunia, dengan lemah lembut menyatakann bahwa yang berhak meletakkan adalah seluruh tokoh di Makkah dengan berbagai ketokohan maupun kemasyhurannya, sehingga para tokoh dibuat takjub atas keputusan sangat bijaksana tersebut, sekaligus dalam waktu sekejab menyelesaikan pertikaian antar-suku maupun antar-tokoh, menjadi kebersamaan, meletakkan bagian terpenting dari kiblat umat Islam seluruh dunia.  

Gelar “Al-Amin” bagi Muhammad SAW disandangkan oleh penduduk Mekkah karena dikenalnya Muhammad SAW sebagai seorang laki-laki yang penuh amanat dan kejujuran. Dan karena fakta ini, amanat dan jujur, saja yang menarik hati seorang Khadijah yang kemudian berharap dapat menikahinya, setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri saat beliau dipekerjakan di usaha dagang yang digelutinya..

Tak sedikit penduduk Mekkah yang ketika hendak meninggalkan rumahnya mereka menitipkan barang-barang berharganya pada Muhammad SAW. Banyaknya penduduk yang mengenali Muhammad SAW sebagai orang yang dapat dipercaya penuh, maka tak heran jika mereka pernah menjadikan Muhammad SAW sebagai hakim atau pemutus masalah ketika mereka bertengkar soal kelompok yang berhak meletakkan Hajar Aswad saat bangunan Ka’bah direnovasi. Muhammad SAW-lah yang akhirnya dipercaya sebagai penengah hingga batu hitam tersebut dapat dikembalikan olehnya.

Salah satu karya sangat spektakuler ketia Nabi Muhammad berhasil mewujudkan ’’Perjanjian Hudaibiyah’’ dan ’’Piagam Madinah’’. Dimana pada perjanjian Hudaibiyah sebagaimana pada tahun 628 M, sekitar 1400 Muslim berangkat ke Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah.

Mereka mempersiapkan hewan kurban untuk dipersembahkan kepada Allah SWT. Namun karena saat itu kaum Quraisy di Makkah sangat anti terhadap kaum Muslim Madinah (terkait kekalahan dalam perang Khandaq), maka Makkah tertutup untuk kaum Muslim. Quraisy, walaupun begitu, menyiagakan pasukannya untuk menahan Muslim agar tidak masuk ke Makkah. 

Pada waktu ini, bangsa Arab benar benar bersiaga terhadap kekuatan militer Islam yang sedang berkembang. Nabi Muhammad mencoba agar tidak terjadi pertumpahan darah di Makkah, karena Makkah adalah tempat suci. Akhirnya kaum Muslim menyetujui langkah Nabi Muhammad, bahwa jalur diplomasi lebih baik daripada berperang. Kejadian ini diabadikan dalam Alquran sebagai berikut. 

Piagam Madinah (shahifatul madinah) juga dikenal dengan sebutan Konstitusi Madinah, ialah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW, yang merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan semua suku-suku dan kaum-kaum penting di Yathrib (kemudian bernama Madinah) pada tahun 622.

Dokumen tersebut disusun sejelas-jelasnya dengan tujuan utama untuk menghentikan pertentangan sengit antara Bani 'Aus dan Bani Khazraj di Madinah. Untuk itu dokumen tersebut menetapkan sejumlah hak-hak dan kewajiban-kewajiban bagi kaum Muslim, kaum Yahudi, dan komunitas-komunitas pagan Madinah; sehingga membuat mereka menjadi suatu kesatuan komunitas, yang dalam bahasa Arab disebut ummah.

Pers dan Demokrasi

Teori kebebasan pers setelah Perang Dunia II berakhir, kemudian memeasuki perang dingin antara Barat dan Timur. Para tokoh pers mengembangkan teori Fred S Sibert, TheodorePeterson, danWilburSchrammtampil dengan4 (empat) model kajian pers, Kemudian lebih populer dikenal dengan empaty teori kemerdekaan pers.

Keempatteoritersebut antaa yaitu,teoriauthoritarian, teori  libertarian, teoriakhbartanggungjawab sosial(social responsibility), dan teoriakhbarkomunissoviet.Teori-teori pers telah dibangun oleh Siebert, el al (1986), masih menjadisumber utamadan titikrujukanbagi kerja-kerja seperti ini. Selain empat teori itu, McQuail menyebut dua teori lain, yaitu  teori media pembangunan dan teori penyertaan demokratik media.

Dalam teori Trias Politica atau teori mengenai pemisahan kekuasaan, di latar belakangi pemikiran bahwa kekuasaan-kekuasaan pada sebuah pemerintahan yang berdaulat tidak dapat diserahkan kepada orang yang sama dan harus dipisahkan menjadi dua atau lebih kesatuan kuat yang bebas untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak yang berkuasa. Dengan demikian diharapkan hak-hak asasi warga negara dapat lebih terjamin.

Dalam bukunya yang berjudul L’esprit des Louis Montesquieu membagi kekuatan negara menjadi tiga kekuasaan agar kekuasaan dalam negara tidak terpusat pada tangan seorang raja penguasa tunggal, yaitu (1) Legislatif, yaitu kekuasaan untuk membentuk undang-undang; (2)Eksekutif, yaitu kekuasaan untuk menjalankan undang-undang; (3) Judikatif,  yaitu kekuasaan untuk mengawasi pelaksanaan undang-undang (mengadili).

Ide pemisahan kekuasaan tersebut, menurut Montesquieu dimaksudkan untuk memelihara kebebasan politik, yang tidak akan terwujud kecuali bila terdapat keamanan masyarakat dalam negeri. Montesquieu menekankan bahwa satu orang atau lembaga akan cenderung untuk mendominasi kekuasaan dan merusak keamanan masyarakat tersebut bila kekuasaan terpusat padanya. 

Oleh karenanya, dia berpendapat bahwa agar pemusatan kekuasaan tidak terjadi, haruslah ada pemisahan kekuasaan yang akan mencegah adanya dominasi satu kekuasaan terhadap kekuasaan lainnya 

Pers yang disebut-sebut sebagai pilar keempat demokrasi, sebagai penguatan atas Teori Trias Politica, dengan berbagai teori di atas seakan-akan menjadi gerbong kekuaran baru, sekaligus dengan lokomotif baru untuk menyempurnakan praktik demokrasi.

Namun, di ketika jaman dimana demokrasi sudah menjadi kekuasaan pemodal, maka seakan-akan pers dan demokrasi hanya sebuah teori belaka. Sistem pemerintahan dan sistem organisasi seluruh dunia, termasuk di Indonesia, hanya tinggal bayang-bayang kekuasaan. Semua sistem akan berubah setiap saat tergantung dari pemimpin yang berkuasa, di semua tingkatan.

Ketidakberdayaan pers sesungguhnya sudah dapat dibaca, mengingat hampir seluruh teori pers sesungguhnya menjiplakan dari sistem atau model demokrasi yang berkembang di dunia saat itu. Dimana pers komunis lahir karena adanya Demokrasi Komunis (Marxisme-Leninisme).

Demokrasi komunis adalah demokrasi yang sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama dianggap candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata. Demokrasi komunis muncul karena adanya komunisme.

Komunisme atau Marxisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis diseluruh dunia, sedangkan komunis internasional merupakan racikan ideologi berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut “Marxisme-Leninisme”.

Demokrasi Barat (Liberal-Kapitalis), muncul teori pers Libertarian.. Demokrasi liberal lebih menekankan pada pengakuan terhadap hak-hak warga negara, baik sebagai individu ataupun masyarakat.

Dan karenanya lebih bertujuan menjaga tingkat represetansi warga negara dan melindunginya dari tindakan kelompok atau negara lain. Dalam demokrasi liberal, keputusan-keputusan mayoritas (dari proses perwakilan atau langsung) diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi.

Ciri-ciri demokrasi liberal sebagai berikut. (1) Kontrol terhadap negara, alokasi sumber daya alam dan manusia dapat terkontrol; (2) Kekuasaan eksekutif dibatasi secara konstitusional; (3) Kelompok minoritas (agama, etnis) boleh berjuang untuk memperjuangkan dirinya.

Demikian juga teori pers Authoritarian, Tanggung Jawab Sosial, dan teori lainnya. Mau tidak mau, suka tidak suka, hanya sekedar teori untuk menguatkan kekuasaan ketika pemimpin atau penguasa pemerintahan ketika itu, menghendaki model demokrasi sebagaimana dikehendaki. 

Oleh karena itu, menyatakan proses memilih pemimpin merupakan sebuah proses demokrasi masih perlu pemikiran lebih jernih dan lebih cerdas lagi.

Sebab, dimana kepentingan pemodal sudah mengarahkan bidikan untuk memilih pemimpin untuk mengawal, mengamankan, dan menyamankan dunia usaha, serta dunia-dunia lain sebagai permainan mengkokohkan ‘\’’kekuasaan’’, maka demo grazy, akan dilakukan dengan segala cara, juga dengan berbagai cara, bahkan lebih santun melakukan banyak cara.

Itulah sesungguh, ketika jaman sudah berubah, maka demokrasi tidak bedanya hanya seperti menyaksikan demo crazy. (*)

 

 

 

 

 

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat kawasan Selat Sunda, baik Provinsi Banten dan Provinsi Lampung, untuk mewaspadai kondisi gelombang lautan.

 

"Yang paling penting bagi masyarakat diharapkan tetap tenang, namun mohon jangan berada di pantai di Selat Sunda baik di wilayah Lampung, maupun Banten," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta pada Minggu dini hari.

 

Menurut Dwikorita, masyarakat diharapkan tidak mendekati kawasan pantai untuk sementara waktu.

 

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sedang erupsi juga berpotensi dapat menyebabkan tsunami.

 

Erupsi gunung berapi dapat menyebabkan gelombang tsunami jika terjadi longsor material vulkanis di dalam laut atau adanya energi yang mendorong kondisi air laut

 

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BKMG Rahmat Triyono menambahkan gelombang tsunami itu dapat menjadi lebih besar karena keadaan gelombang pasang laut yang sedang tinggi diakibatkan gejala atmosferik, yakni bulan purnama.

 

"Walaupun tsunaminya hanya kecil, tetapi karena bersamaan ada gelombang tinggi membuat gelombang tsunami masuk ke daratan," ujar Rahmat.(kh)

  

Saturday, 22 December 2018 06:05

Erni Agustin Eksis Cintai Seni Tradisi

Malang (KoranTransparansi.com) - Penyanyi tradisionil Campursari Erni Agustin, namanya memang sudah tak diragukan lagi. Ia akan tetap berada di jalurnya sendiri yaitu melestarikan dan mengembangkan kesenian yang ia geluti sejak kecil.

Masyarakat  Jawa Timur, sudah sangat mengenalnya. Bahkan, untuk bisa menghadirkan Erny, untuk sebuah acara hajatan keluraga misalnya, atau sebuah pertunjukan , harus pesan tanggal jauh jauh sebelumnya. Ya ini karena jadwalnya sangat padat, bisa sampai setengah tahun sebelumnya. (fir)

Page 1 of 603
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...