Thursday, 09 August 2018 09:14

Ketersediaan Beras Bulog Aman Hingga 2019

 

Palu (KoranTranspaansi.com) - Perum Bulog Sulawesi Tengah memastikan stok kebutuhan pangan terutama beras menjelang lebaran Idul Adha 1439 H, hingga memasuki Natal dan Tahun Baru 2019 aman.  

Kepala Bidang Pengadaan dan OPP Perum Bulog Provinsi Sulawesi Tengah Bahar Haruna menjelaskan kesiapan stok beras sangat cukup.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. " Saat ini stok dipastikan hingga enam bulan ke depan. Bahkan bulog sulteng telah membeli beras petani sebesar 10.836 ton. " Kata Kabid Pengadaan dan OPP Perum Bulog Provinsi Sulawesi Tengah Bahar Haruna, Rabu (8/8/2018), di Palu.

Menurut Bahar,  fungsi bulog itu sebagai penstabil harga, terutama beras. Baik ditingkat produsen maupun tingkat konsumen. Untuk tingkat produsen bulog mengamankan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Jadi initinya bulog menyerap dan membeli beras petani sesuai target yang telah ditetapkan.

Kemudian, dari sisi konsumen bulog menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan khusus pengadaan beras. Namun begitu, pihak bulog tetap menjaga kemungkinan permainan harga ditingkat pengecer. Sebab, jika terjadi gejolak harga dipasaran tim pemantau satgas pangan akan melakukan penindakan. 

" Kalau harga beras mungkin masih tetap stabil. Karena, apabila ada kenaikan harga bulog lakukan operasi pasar bersama tim satgas pangan.Dan logikanya, tidak mungkin masyarakat itu membeli yang mahal kalau ada yang murah. Apalagi, operasi pasar dilakukan hingga Desember. " jelas Bahar. 

Bahkan saat ini kata Bahar, pihak bulog sulteng melakukan pengiriman beras di provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Itu artinya, target yang diberikan pusat terlampaui. "Stok beras di bulog sulteng melebih target yang ditentukan. 

Untuk tahun 2018 ini sekitar 5 ribu ton kita sudah kirim. Sementara target di 2017 kemarin berkisar 103 persen. Sehingga kenaikannya berkisar 50 ribu ton dari besaran sebelumnya 42 ribu ton. (nur)

 

Donggala (KoranTransparasi.com) - Untuk menciptakan rasa aman dan mengurangi angka kecelakaan lalulintas jalan raya, yang tiap tahunnya menelan korban jiwa, pihak kepolisian Resor Kabupaten Donggala kembali menggelar operasi simpati tahun 2018. Operasi yang digelar hingga pekan depan, memfokuskan kelengkapan surat kendaraan bermotor baik roda dua, maupun roda empat.

Kapolres Donggala AKBP Ferdinand Suwarji menjelaskan, operasi simpati 2018 yang digelar pihak satuan lalulintas polres donggala merupakan upaya untuk mengingatkan kembali masyarakat khususnya pihak pengendara akan pentingnya aturan berlalulintas.

" Operasi simpati ini untuk mengingatkan kembali kesadaran masyarakat berlalulintas, "Jelas Kapolres Donggala AKBP Ferdinand Suwarji, Rabu (8/8/2018) melalu pesan singkat.

Menurut Kapolres, angka kecelakaan lalulintas  dalam tiap tahunnya bisa dikurangi dengan mentaati peraturan rambu lalulintas. Sedangkan untuk melihat tingkat kesadaran dan memberikan pelajaran berlalulintas maka diperlukan gelar operasi lalulintas.

Sebab menurut kapolres, pentingnya mentaati aturan berlalulintas merupakan salah satu cara, untuk menghindari lakalantas. Sebagai contoh, lakalantas yang terjadi dijalan Trans Donggala-Surumana tepatnya di Desa Tosale Kecamatan Banawa selatan Kabupaten Donggala. Dimana seorang pengendara bermotor berinisial AS (57), lepas kendali kemudian  terjatuh hingga akhirnya meninggal dunia.

Kronologis lakalantas kata Kapolres,  berawal sebuah sepeda motor honda Supra X 125 DN 4931 BP dikendarai AS (57), membawa 3 termos ikan rono. Kemudian, AS bergerak dari arah Donggala menuju arah Surumana  atau dari arah utara menuju arah Selatan.

Namun naas, saat melalui Jalan Trans Donggala-Surumana, desa Tosale Kecamatan Banawa selatan Kabupaten Donggala kendaraan terus bergerak cepat melintasi jalan pendakian yang agak menikung dijalur kanan, yang akhirnya pengendara lepas kendali kemudian terjatuh hingga  kepala korban mengalami benturan di bahu jalan sebelah kanan pada lajur arus lalu lintas berlawanan arah. 

Dari kejadian itu kapolres mengingatkan akan pentingnya peraturan berlalulintas sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan berlalulintas.

"Taati peraturan rambu lalulintas, lengkapi surat2 kendaraan, sim, lengkapi perlengkapan kendaraan. Misalnya, lampu sein, nomor polisi, gunakan helm untuk roda dua dan berkendara saling menghormati dan saling menjaga keselamatan., "Himbau Kapolres. (nur)

Wednesday, 08 August 2018 07:45

Presiden Jokowi Temui Korban NTB

Presiden Joko Widodo meninjau lokasi terdampak gempa Lombok di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (30/7/2018). Ia berbincang banyak dengan masyarakat yang menjadi korban gempa Lombok.

Lombok Utara (KoranTransparansi.com) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Lombok, yang terdata hingga Selasa pukul 12.00 Wita mencapai 108 orang.

"Sedangkan korban luka-luka sebanyak 134 orang," katanya usai rapat koordinasi penanganan gempa Lombok di Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Selasa.

Ia menyatakan, kemungkinan jumlah korban luka akan mengalami peningkatan sebab jumlah pasien cenderung dinamis.

"Tadi ada 50 pasien yang sudah dioperasi, dari total 87 pasien yang harus dioperasi, sementara sisa 37 pasien lainnya sedang menunggu fasilitas untuk operasi tulang terbuka dan tertutup," katanya 

Willem mengatakan tantangan pelayanan medis ialah banyak pasien yang masih trauma berada di dalam ruangan sehingga memengaruhi penanganan lebih lanjut.

"Di sini pada trauma, pada umumnya saat operasi atau setelah operasi tidak mau di gedung, maunya di rawat di luar," katanya.

Ia mengatakan saat ini tim operasi gabungan terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan.

"Pencarian dan penyelamatan korban sedang berlangsung di dua tempat paling parah di Lading-Lading di sana ada dua alat berat yang dikerahkan dan di Bangsal juga sedang dilakukan tugas penyelamatan," ungkap Willem.

Ia mengatakan proses pencarian dan pertolongan masih terkendala kurangnya alat-alat berat. Sejauh ini, alat berat yang sudah beroperasi baru dua unit.

"Ada tambahan empat ekskavator dari Dinas PU dan satu alat berat dari PT AMNT," ujarnya sebagaimana dikutip dari Antatra

Ia menambahkan semua peralatan akan dikerahkan untuk mempercepat upaya pencarian, termasuk menggunakan empat anjing pelacak dari kepolisian dan dua anjing pelacak dari Basarnas sehingga mempermudah dalam upaya evakuasi warga yang diperkirakan masih tertimbun.(min)

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) -  Beberapa hari setelah pencairan tahap pertama Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2018, Pemerintah Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi memasang papan pengumuman Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Sekitar Juni lalu, baliho tersebut dipasang persis di depan pagar balai desa. Tujuannya adalah untuk menginformasikan anggaran keuangan desa pada tahun 2018 kepada masyarakat.

Kepala Desa Dadapan, Siti Kholiswatin berujar, pemasangan baliho APBDes 2018 tersebut bermaksud agar warga mengetahui berapa anggaran yang dikelola oleh pemerintah desa sekaligus detail peruntukannya.

“Jadi masyarakat bisa mengetahui untuk apa dana itu akan dipakai. Kami sangat terbuka dalam pengelolaan anggaran desa,” ungkap Siti Kholiswatin, pada Senin (6/8/2018).

Disisi lin, keterbukaan anggaran desa membuat masyarakat dengan mudah memantau sekaligus mengawasi pelaksanaan pengelolaan keuangan.

Jika terjadi penyelewengan anggaran, warga desa bisa mengetahui dan bahkan punya hak untuk menanyakan kepada pemerintah baik melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau secara langsung kepada perangkat desa.

Untuk itu, lanjut Kholiswatin, dengan diumumkannya anggaran desa kepada publik harus menjadi cambuk bagi jajarannya untuk berlaku jujur dan terbuka.

“Kita ini mengabdi kepada rakyat. Maka prioritas alokasi keuangan desa adalah untuk rakyat. Jadi jangan apatis jika ada rakyat yang ingin bertanya tentang anggaran,” jelasnya.

Pengumuman tentang anggaran desa disambut baik oleh sebagian besar warga. Seperti yang disampaikan oleh Taufik. “Jadi kita ini sebagai rakyat juga tahu apa yang dialokasikan oleh bu Kades,”.

Namun demikian, lanjutnya, pemerintah desa sebaiknya lebih intens menyerap aspirasi masyarakat dengan turun langsung dan bertatap muka dengan warga.

“Jadi pihak desa akan mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh warga. Sehingga pembangunan bisa merata,” pungkasnya. (def)

 

Wednesday, 08 August 2018 06:47

Mall Banyuwangi Layani Pengurusan Paspor

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) – Layanan pengurusan paspor akan segera hadir di Mal Pelayanan Publik (Mal PP) Kabupaten Banyuwangi dalam waktu dekat. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan jajaran Kementerian Hukum dan HAM terus bekerja mematangkan proses tersebut.

Dalam dua hari terakhir, rapat teknis terkait hal itu digelar di Kantor Bupati pada Selasa (7/8/2018). Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto kemarin telah datang ke Banyuwangi, dan hari ini dilanjutkan Staf Ahli Kemenkumham Asep Kurnia

”Kemenkumham bergerak cepat setelah kami sampaikan usulan melalui surat beberapa waktu lalu. Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat yang terus mendukung pemerintah daerah mewujudkan pelayanan publik yang mudah dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Anas.

Kolaborasi layanan instansi vertikal dengan pemerintah daerah, sambung Anas, akan sangat membantu masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang efisien dan efektif.

”Kami akan fasilitasi tempat dan jaringan. Sistemnya tentu tetap dari Kemenkumham karena paspor memang pakai sistem khusus,” ujarnya.

Saat ini, Mal Pelayanan Publik Banyuwangi telah melayani 173 dokumen/perizinan. Mal pelayanan publik pertama di Indonesia yang dibangun pemerintah kabupaten tersebut resmi beroperasi 6 Oktober 2017 itu.

Staf Ahli Kemenkumham Asep Kurnia mengatakan, timnya langsung bergerak cepat merealisasikan layanan paspor di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi.

”Paling lama satu bulan ini, permohonan paspor diintegrasikan dengan layanan lain di Mal Pelayanan Publik Banyuwangi. Hari ini juga kami turun lihat tempat di sana sembari menyiapkan sistem dan alat untuk pengurusan paspor,” ujar Asep.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan rombongan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sehari sebelumnya, Senin (6/8/2018), yang juga diikuti jajaran Kemenkumham.

Pelayanan paspor di Mal Pelayanan Publik tersebut akan melengkapi pelayanan permohonan paspor yang telah ada dan bisa menjadi alternatif bagi warga di Kantor Unit Layanan  Paspor (ULP) Kantor Imigrasi di kawasan Ketapang, Banyuwangi. (def)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra berharap, penyelenggaran acara olahraga berskala internasional Asian Games pada Agustus mendatang, diharapkan dapat mendongkrak sektor ekonomi kreatif (ekraf) dan pariwisata Tanah Air.

Menurutnya, momentum tersebut akan menjadi berkah bagi subsektor andalan ekraf seperti kuliner, fashion dan kriya terutama produk merchandise dan souvenir. Apalagi pada tahun kontribusi ekraf terhadap Produk Domestik Bruto ditargetkan mencapai Rp1.100 triliun.

“Ekonomi kreatif merupakan sektor yang terkena dampak multiplier effect dari Asian Games. Saya minta pelaku ekonomi kreatif untuk siap menerima konsumen yang besar, karena pelaksanaannya cuma dua minggu,” kata Sutan dalam rilisnya kepada Parlementaria, Selasa (07/8/2018).

Dalam perhelatan akbar tersebut, politisi Partai Gerindra itu mengharapkan para pelaku ekonomi kreatif bisa  terlibat maksimal dalam acara yang diselenggarakan pada 18 Agustus-2 September tersebut.

Ia yakin, Asian Games berpotensi mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 170.000 orang, terdiri dari 10.000 atlet, 5.000 official, 5.000 media, dan 150.000 penonton.

Ia menilai, jumlah wisman penonton akan sangat tergantung pada negara yang berpeluang masuk final dalam sektor olahraga favorit, seperti sepakbola.

Dia menggambarkan, bila negara yang selama ini menjadi pasar terbesar pariwisata nasional seperti China, Malaysia, Singapura bertanding di laga final, maka jumlah wisman dapat bertambah.

“Dengan perkiraan jumlah wisman sebesar itu, Asian Games berpotensi mendatangkan devisa yang besar dalam mengerakkan ekonomi  bangsa,” harap politisi daerah pemilihan Jambi itu.(sam)

Tuesday, 07 August 2018 22:02

Bekerja, Program Tanggulangi Kemiskinan

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Menteri Pertanian RI  Amran Sulaiman mengatakan, Rakornas program tahun 2018 yang mengambil tema Bersinergi Mengentaskan Kemiskinan  adalah program untuk mengatasi penanggulangan kemiskinan. 

Ketika berada di Surabaya Selasa malam , Menteri Amran menegaskan sasaran lokasi program bekerja tahun 2018 tersebar di sepuluh provinsi meliputi Jatim, Sumatra Utara, Jateng, Jabar, Banten,Sumatra Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan NTB.

Sementara untuk target Rumah Tangga Miskin (RTM) sebanyak 200.000 di 21 kabupaten, 60 kecamatan dan 807 desa. 

Program #Bekerja lanjutnya, hadir untuk meningkatkan aset produktif sehingga meningkatkan pendapatan keluarganya. Dengan ditambah dukungan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), maka pengeluaran rumah tangga untuk pemenuhan kebutuhan lauk pauk bisa dikurangi, sehingga pendapatan dan status gizi keluarga dapat meningkat. 

 "Bantuan berupa ayam, itik, atau kambing serta bibit sayuran, buah buahan dan tanaman perkebunan menjadikan masyarakat miskin memiliki aset produktif. Aset produktif tersebut akan menjadi sumber penghasilan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang," ujarnya. 

Turut mendampingi Gubernur antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Kadis Pertanian, Kadis Peternakan, Kadis Perkebunan Prov Jatim dan Karo Umum Setdaprov Jatim.  (ais)

 

Surabaya (KoranTransparansi.com) -Guna meningkatkan hasil pertanian, Pemerintah Provinsi Jatim terus melakukan langkah - langkah produktif. Salah satunya dengan mendorong pengembangan industri primer.

Dengan industri primer tersebut, para petani akan memperoleh peningkatan nilai tambah terhadap produknya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (7/8) malam. 

Dikatakan, di Jatim saat ini sudah tidak ada lagi gabah kering panen dijual oleh petani, melainkan sudah pada posisi minimal gabah kering giling. Bahkan, sudah ada petani yang bisa melakukan secara mandiri  yang dimulai dari proses primer hingga tersier, proses bahan baku, industri hingga pemasaran.

"Terpenting saat ini adalah memfokuskan proses industri pasca panen sehingga menghasilkan nilai tambah bagi petani," ungkapnya. 

Menurutnya, pengembangan industri primer menjadi fokus, terutama pada proses industri pertanian baik secara agroindustri dan agrobisnis di tengah terbatasnya lahan.

Setiap tahun, terdapat 180 ha lahan berkurang dengan jumlah produksi yang meningkat. Artinya, teknologi pertanian yang dilakukan di daerah berjalan dengan positif, baik untuk on farm maupun off farm. 

Di hadapan peserta rakornas, Pakde Karwo sapaan akrab dari Gubernur Jatim menjelaskan, Jatim telah memberikan sumbangan bagi pemenuhan kebutuhan nasional padi sebesar 17,2 %.

Dalam hal ini, pihaknya akan berupaya mencapai produksi padi hingga 13,1 juta ton atau setara dengan 8,5 juta ton beras sehingga terdapat surplus sebanyak 4,97 juta ton beras. 

Dari jumlah itu, Pakde Karwo menekankan, bahwa Jatim memenuhi kebutuhan beras pada 16 provinsi. Oleh karena itu, keamanan terhadap tata niaga beras tidak hanya dilakukan oleh Bulog saja tetapi juga harus dilakukan oleh semua pihak. (ais)

 

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - DALAM rangka menciptakan dan menjamin kondusifitas kamtibmas , Polsek Tanggulangin, Sidoarjo menggiatkan patroli harkamtibmas serta dialogis dengan warga masyarakat untuk sampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas.

Kanit Binmas Polsek Tanggulangin Iptu Gatot Harianto  menjelaskan patroli wilayah dengan sasaran obyek vital Sumur gas Lapindo, BRI, Pegadaian, SPBU, perumahan-perumahan, Indomaret, permata regency serta melaksanakan dialogis dengan satpam Djarum Kalitengah, karyawan Indomaret Kedensari, SPBU Kedensari.

Dalam dialogis serta tatap muka dengan warga Babinkamtibmas mengajak warga untuk selalu menjaga keamanan da ketertiban terutama dilingkungan masing-masing dan mengajak warga untuk selalu memelihara kerukunan dan persaudaraan diantara warga.

“Mari kita bersama sama untuk membangun kebersamaan dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas kamtibmas karena tanpa adanya peran serta dari warga masyarakat maka kondusifitas kamtibmas akan sangat sulit untuk diwujudkan dan kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak segan segan melapor kepada Polsek Tanggulangin Polres Sidoarjo bila ada warga yang mengetahui dan melihat adanya suatu ancaman maupun gangguan kamtibmas, ” pungkas Gatot Harianto. (eka/ari)

Page 1 of 584
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...