BANYUWANGI (KoranTransparansia.com) - Dalam bahasa Oseng, ‘Kanggo Riko' memiliki arti ‘Untuk Anda’. Program peningkatan kesejahteraan andalan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi itu lebih spesifik menyasar pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dari keluarga kurang mampu.

”Jadi program ini membantu masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan usaha ekonominya. Tahun depan kita melipatgandakan jumlah penerimanya,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas pada Rabu (15/8/2018) seperti dilaporkan www.banyuwangikab.go.id

Tahun ini ada 1.160 pelaku UMKM yang mendapat program Kanggo Riko. Masing-masing penerima mendapat bantuan senilai Rp 2,5 Juta berupa barang atau peralatan sesuai bidang usahanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Zen Kostolani, mengatakan, Pada tahap awal, program ini dilaksanakan di 29 desa dengan total anggaran senilai Rp 2,9 Miliar. 

Dana tersebut, lanjut Zen, merupakan akumulasi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dari 29 desa yang melaksanakan program tersebut.

“Contohnya, penjual pentol diberi bantuan gerobak dan kompor. Tukang tambal ban dibelikan kompressor oleh pemerintah desa,” ujar Zen.

 

Barang bantuan tidak boleh dijual

Kepada 1.160 penerima, Zen mengimbau agar barang bantuan tidak dijual dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. 

“Bupati berpesan agar bantuan (Kanggo Riko) itu terus dipantau. Tidak boleh dijual. Karena bantuan serupa seringkali dijual. Misalnya diberi bantuan kambing, setelah dicek ngakunya mati. Padahal dijual,” ungkapnya.

Dengan memiliki peralatan kerja yang cukup, pemerintah berharap terjadi peningkatan kesejahteraan. Karena pelaku UMKM dari keluarga kurang mampu  tidak perlu lagi menyisihkan uang untuk membeli peralatan dalam waktu dekat.

“Penghasilan bisa untuk belanja kebutuhan pokok. Selebihnya bisa ditabung untuk mengembangkan usaha atau untuk keperluan lain,” tandasnya. 

Pemerintah desa bisa menganggarkan maksimal Rp 100 Juta

Bagi pemerintah desa yang belum melaksanakan program Kanggo Riko, DPMD optimis pada tahun 2019 seluruh desa di Banyuwangi bisa melaksanakan program tersebut.

“Setiap desa bisa mengalokasikan maksimal Rp 100 Juta. Tapi semua tergantung kewenangan dan skala prioritas masing-masing desa. Tidak ada intervensi,” tegas Zen. 

Sementara itu, Kepala Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Untung, menyambut baik munculnya program Kanggo Riko. 

Di Sukojati, lanjutnya, banyak warga kurang mampu yang memiliki usaha kecil-kecilan dengan peralatan dan modal seadanya. 

“Tahun depan akan kita alokasikan. Ini program pengentasan kemiskinan yang sangat bagus. Nanti kita juga tetap melaksanakan program bedah rumah,” tandasnya.

Untung menilai, program Kanggo Riko ibarat memberi kail dan bukan memberi ikan. Bagi warga yang mendapat bantuan tentu akan memanfaatkan barang atau peralatan untuk menjalankan usaha.

“Coba kita beri uang tunai. Bukan dibelikan peralatan, malah dipakai belanja (barang konsumtif) ke pasar,” ujarnya sambil berkelakar. (def) 

 

Surabaya (KoranTransparansi.com)  -  Gubernur Jawa Timur Soekarwo menjamin seluruh kerugian akibat Gempa 6,4 SR yang terjadi di Pulau Sapudi  Sumenep dan sekitarnya pada Kamis dinihari, sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pemprov Jawa Timur. 

Namun jika Pemkab Sumenep ingin partisipasi ya silahkan saja karena Gempa itu ada diwilayah Kabupaten Sumenep. Pemprov Jawa Timur bisa mengatasi sendiri tanpa bantuan dari pemerintah pusat. tegasnya Gubernur kepada wartawan di Surabaya, Kamis (11/10/2018) siang.

Kedatangan Soekarwo disambut ratusan siswa terpelajar, aparatur desa dan warga yang terkena gempa. Sesampainya di Pulau Sapudi, Gubernur langsung melakukan koordinasi dengan Camat setempat. 

Gubernur Jawa Timur H Soekarwo dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Lucky Himawan serta Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arief Rahman langsung meninjau lokasi Gempa setelah sebelumnya melakukan rapat khusus dengan instansi dilingkungan Pemprov Jawa Timur. 

Dari data sementara setidaknya ada dua Kecamatan terkena Gempa. Puluhan rumah mengalami rusak berat.30 rumah mengalami rusak berat dan sekitar 80 orang mengalami luka ringan. Selain itu ada 3 orang yang meninggal dunia, dua diantaranya sudah dimakamkan. 

 

Gubernur Soekarwo menyatakan mereka yang luka luka memang tidak dibawa ke rumah sakit. Para korban lebih  memilih pengobatan ditempat yaitu di Pulau Sapudi ketimbang di bawa ke Sumenep. Sehingga kita harus mengirim para medis dan non medis, obat obatan dankebutuhan lain kesana. 

"Yang dibutuhkan dokter ahli bedah dan ortopedi,"tandas Gubernur Soekarwo.

Semua kebutuhan akibat Gempa di Pulau Sapudi Sumenep dan Bondowo menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Timur. Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Polda Jawa Timur dan Kodam V Brawijaya untuk membangun rumah rumah milik warga. 

Pasukan Polri, TNI dan tim pemprov akan diberangkatkan ke lokasi Jumat (12/10/2018) sekaligus membawa semua kebutuhan yang diperlukan masyarakat. Nantinya satu rumah dikerjakan 10 orang terdiri pasukan Polri, TNI dan masyarakat. 

Pemprov Jawa Timur memiliki pengalaman dalam menangani bencana yaitu bencana Pacitan dan tempat lainya beberapa waktu lalu. Pembangunan rumah rumah penduduk ditarget akan selesai kurang dari 3 minggu.

Gubernur belum memerinci berapa miliar kerugian akibat Gempa di Pulau Sapudi Sumenep dan Bondowoso. Namun sebuah tim juga sedang menuju ke lokasi. Juga anggaran yang dbututhkan. Tapi Pemprov Jawa Timur siap dana sehingga tidak perlu ada bantuan pihak luar. (min)

 

Surabaya (KoranTransparansi.com)  - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat menangani musibah Gempa 6,4 SR yang terjadi Kamis dinihari di beberapa daerah  di Jawa Timur  dengan menggelar rapat khusus melibatkan Oganisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (11/101/2018).

Rapat khusus di pimpin Gubernur Soekarwo berlangsung di gedung negara Grahadi Surabaya pukul 07.00 WIb diikuti Sekdaprov Heru Tjahjono, Kadinkes Jawa Timur dr Kohar, Kadinsos Jawa Timur Sukesi, BPBD Jawa Timur, dan beberapa kepala Biro.

Gubernur memutuskan akan segera menangani semua korban yang diakibatkan musibah tersebut. Terhadap mereka yang meninggal, Pemprov Jawa Timur akan memberikan bantuan awal Rp 5 Juta. 

Gubernur pagi ini juga langsung menuju lokasi bencana dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Lucky, Pangdam V Brawijaya. 

Berikut ini hasil rapat dengan OPD dalam penanganan bencana di Jawa Timur

1. Rapa Gubernur diruang kerja Grahadi pukul 

2. Langsung  memutuskan berangkat dengan Kapolda dan Pangdam ke lokasi bencana di pulau Sapudi

3. Rumah rusak langsung dibangun oleh pemprov, hari (Kamis,11/10/2018) juga langsung turun kelapangan bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya.

4. Yang sakit langsung ditangani serius dengan dokter 

5. Yang meninggal diberikan santunan awal Rp 5 juta

6. Gubernur saat itu juga menelpon Camat Gayam tentang kondisi diwilyahnya 

7. Gubernur  minta segera didata berapa rumah rusak dan berapa yg luka dan yg meninggal 

8. Pagi ini tim lengkap berangkat untuk melakukan rehabilitasi semua dan masyarakat tidak boleh menunggu lama harus segera teratasi (min)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Anggaran pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF) dan World Bank (WB) yang mencapai Rp 855,5 miliar ternyata tidak ada alokasinya untuk perluasan apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Ini sekaligus membantah pernyataan Presiden Joko Widodo saat berbicara di Medan, Sumatera Utara, Senin lalu.

Fakta ini diungkap Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan dalam siaran pers komisi X DPR RI yang diterima WartaTransparansi.com, Selasa (9/10/2018).

Heri ingin membantah pernyataan Presiden Jokowi itu sekaligus juga membantah pernyataan presiden yang mengatakan bahwa para tamu dalam pertemuan tahunan tersebut mengeluarkan biaya sendiri.

“Saya di Komisi XI tahu persis Kementerian Keuangan menganggarkan Rp 855,5 miliar dan itu sebatas untuk biaya yang sifatnya operasional, termasuk biaya hotel dan jamuan makan, diantaranya pengeluaran akomodasi mencapai Rp 569,9 miliar.

Lalu diikuti makanan dan minuman sebesar Rp 190,5 miliar; transportasi sejumlah Rp 36,1 miliar; hiburan sebesar Rp 57 miliar; dan souvenir senilai Rp 90,2 miliar," tutur Heri.

Sementara Bank Indonesia (BI) sendiri, sambung legislator Partai Gerindra ini, mengalokasikan anggaran untuk persiapan hotel, lokasi acara (venue), serta ruang perkantoran (office) yang diperkirakan besarannya sekitar Rp 200 miliar.

Tentu para delegasi dari berbagai negara tak mau menanggung biaya sendiri.

“Jadi biaya sebesar Rp 855,5 miliar bukan untuk memperluas apron di Bandara Bali dan membuat terowongan di persimpangan yang ada di Bali, seperti yang disampaikam Jokowi. Itu semua pos anggarannya terpisah, mencapai hingga Rp 4,9 triliun yang dialokasikan dari APBN," papar Heri.

Legislator dari dapil Jabar IV ini memahami penyelenggaraan pertemuan IMF- WB sudah dijadwalkan jauh-jauh hari dan tidak bisa dihindarkan. Ia berharap, agar pemerintah menghemat anggaran yang ada.

Apalagi, beberapa daerah sedang mengalami bencana alam. Biaya penghematan bisa digunakan untuk merehabilitasi daerah gempa dan membatu para korban.(sam)

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita menilai kepemimpinan Pakde Karwo mampu menjadi inspirasi dan bisa menciptakan inovasi baru untuk kemajuan daerahnya.

Pakde Karwo dianggap telah mampu memimpin 38 bupati/walikota di Jatim. Sebagai gubernur, beliau juga menunjukkan sosok pemimpin yang selalu dekat dengan rakyat, dan hadir pada saat rakyat membutuhkan.

Pujian Menteri Perdagngan itu diungkapkan saat Pembukaan Jatim Fair ke 9 Tahun 2018 di Grand City Convex Surabaya, Selasa (9/10).

Pakde Karwo mau turun sendiri untuk mengatasi permasalahan dengan cepat. Jadi Pakde Karwo layak mendapatkan penghargaan ini dari pemerintah pusat” katanya.

Dikatakan, pakde Karwo juga mampu memberikan kemudahan, dukungan, fasilitas, dan sarana yang memadai kepada masyarakat, khususnya para pengusaha untuk berkembang. Termasuk dengan menghadirkan inovasi berupa aplikasi monitoring perdagangan dalam negeri.

“Penghargaan ini juga sebagai ungkapan terima kasih kami dari pemerintah pusat atas inovasi Pakde Karwo. Dulu kami pernah mengangkat inovasi Pakde Karwo ke tingkat nasional, nanti pada saatnya juga kami ingin mengangkat aplikasi yang bekerja sama dengan marketplace ini ke tingkat nasional. Ini sangat meringankan kerja kami” ujarnya.

Menteri Enggartiasto juga memuji langkah Pakde Karwo yang mendorong gubernur se-Indonesia untuk bekerjsama dengan marketplace nasional demi memperkuat perdagangan dalam negeri. Menurutnya, langkah ini sangat tepat untuk memberikan efisiensi dan menjadikan proses perdagangan lebih cepat dan murah.

“Sebagai Ketum APPSI, Pakde Karwo menginisiasi kerjasama dengan gubernur se-Indonesia untuk membangun interkoneksi guna memenuhi kebutuhan masing-masing daerah.

Apa yang surplus dan defisit, bisa dipenuhi tanpa harus melakukan impor. Kami tunggu pada Desember mendatang, semoga 34 provinsi bersedia bergabung” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Dekranasda Jatim, Dra.Hj. Nina Kirana Soekarwo, Forkopimda Jatiim bersama istri, para konsul negara sahabat, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan istri, para bupati dan walikota se-Jatim, para asosisai UMKM dan IKM di Jatim. (ais)

Surabaya (KoranTransparansi.com) – Tokoh Jawa Timur  H Imam Utomo, gubernur Jawa Timur  periode 1998 sampai 2008 hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo, relawan Pakde Karwo untuk capres-cawapres Joko Widodo- KH Ma’ruf Amin pada pilpres 2019 akan datang.

Penasehat TKD Jawa Timur H  Imam Utomo hadir untuk memberikan dukungan dan semangat pada relawan Pakde Karwo agar bekerja secara sungguh memenangkan capres-cawapres nomor urut 1. 

Imam Utomo hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo di Jalan Jawa 20 Surabaya, Minggu (7/10/2018).

Jo-Wo (Jokowi-Soekarwo) adalah relawan  Pakde Karwo. Sayangnya dalam peresmian roemah Jo-Wo, Soekarwo tidak hadir dan menunjuk H Martono sebagai Koordinator

Dalam peresmian roemah Jo-Wo terlihat hadir selain penasehat TKD (Tim Kampanye Daerah) Imam Utomo, ketua TKD Jawa Timur H Machfud Arifin, pengacara Syaiful Ma'arif SH, Mantan Ketua PSSI Jawa Timur Bambang Pramukantoro dan Edy Indrayana serta tokoh tokoh yang selama ini menjadi pendukung Soekarwo.

Martono menjelaskan, komunitas Pakde Karwo tersebar di desa desa. Nama Pakde tidak tercantum dalam TKD karena jabatanya sebagai Gubernur. Namun Pakde memberikan apresiasi atas inisiatif komunitas Pakde menyalurkan aspirasinya ke Jokowi-KH Ma’ruf Amin. “Saya kebetulan ditunjuk mewakili Pakde ditim ini,” kata Martono kepada wartawan.

Awalnya hanya beberapa Kota yang mendorong untuk memberikan dukungan pada Jokowi-KH Ma’ruf Amin, namun setelah 38 Kabupaten/Kota dikumpulkan akhirnya mengerucut pada pasangan nomor urut satu dan diresmikanlah roemah Jo-Wo ini. 

Soal mengapa Pakde tidak hadir dalam peresmian roemah Jo-Wo, Martono mengatakan, Pakde Karwo sudah setuju. Kan tidak mungkin Pakde menunjuk saya sebagai koordinator dalam kegiatan ini kalau tidak setuju.

Martono mengatakan biarkan Pakde Karwo  menjalankan tugas Gubernur  sampai Februari nanti. “Biarlah pakde fokus untuk kepentingan masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Sedangkan kegiatan roemah Jo-Wo ini, menyerahkan sepenuhnya kreativitas saya dan teman teman.

Menjawab pertanyaan soal Partai Demokrat, Martono mengatakan, itu bukan ranah saya. Tetapi setahu saya Pakde  sudah memberikan uang dan kelonggaran pada beberapa wilayah untuk mengambil pilihan pilihan politik. 

Bicara soal Jokowi-Ma’ruf Amin, Martono mengatakan, dukungan kepada capres-cawapres  nomor satu diseluruh Indonesia sudah tidak terbendung lagi.

Ini menandakan bahwa sudah ada  konsensus arus bawah walaupun tidak tertulis kepada Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Ini kan tinggal tunggu coblosan saja. tegas Martono. (min)

Saturday, 06 October 2018 20:38

Caleg Abror Temui Seniornya : Minta Doa Restu

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Mantan Ketua PWI Jawa Timur dua periode DR H Dhimam Abror terus gerilnya menemui konstituennya. 

Abror, caleg DPR RI Dapil l (Surabaya-Sidoarjo) itu nyambangi wartawan senior Agus Samiadji dikediamannya Jalan Pacarkembang Surabaya, Sabtu (6/10/2018).

Pertemuan Abror Agus Samiadji menjadi ajang reuni wartawan wartawan senior lainnya. Meski hanya undangan melalui medsos, ternyata banyak teman sejawat memberikan perhatian dan menyempatkan hadir.

Ada Yamin Ahmad, Ali Salim, Yusri Raja Agam, Riamah, Totok Sonata, Karmanto, Amang Mawardi, Mas Anis dan tak lupa Johny Iwansyah yang kini aleh profesi sebagai pengacara.

Kedatangan Dhimam Abror yang juga dosen di Stikosa AWS di kediaman Agus Samiadji memohon doa restu atas pencalegannya.  Abror juga berencana menemui para seniornya untuk hal yang sama.

"Alhamdulillah saya dikunjungi teman teman. Saya sehat sehat saja walaupun tetap dikursi roda. Saya juga akan datang ke TPS," kata Agus Samiadji mantan wartawan  koran ekonomi  Neraca penuh semangat.

Dalam berorganisasi Abror memang tak diragukan. Orangnya pinter dan anak kiai. ucap Agus Samiadji memuji. (fir)

 

Saturday, 06 October 2018 06:03

Warga Palu berzikir minta perlidungan Tuhan

Palu (KoranTransparansi.com) - Warga Palu, Sulawesi Tengah melaksanakan zikir sekaligus berdoa bersama meminta perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan agar musibah gempa segera berakhir yang kemudian diakhiri shalat gaib bagi para korban meninggal. 

"Kami melakukan zikir dan berdoa bersama supaya mendapat perlindungan dari Allah SWT. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya agar orang mengetahui kebesaran-Nya untuk segera sadar atas apa yang sudah diperbuatnya," kata Tokoh Masyarakat Palu, Abdurahman di anjungan Talise, Palu, Jumat. 

Sulawesi Tengah dilanda bencana gempa bumi dengan skala 7,4 mangnitude disertai tsunami yang menewaskan ribuan orang termasuk orang hilang dan kerusakan rumah-rumah pada Jumat (28/9).

"Mudah-mudahan Allah SWT memberikan perlidunganya kepada seluruh warga kota. Gelaran zikir dipusatkan di Anjungan Talise, karena lokasi tersebut banyak menelan korban jiwa meninggal dunia," katanya.  

 Kegiatan ini diinisiasi oleh perwakilan Majelis Dzikir Nurul Khairat yang dilaksanakan di Anjungan Pantai Talise, Palu Timur.

"Kami akan terus melaksanakan zikir bersama sekaligus berdoa kepada Allah SWT agar gempa serta bencana lainnya tidak lagi terjadi di Palu dan daerah lainnya di Indonesia," katanya. (min)

 

 

 

Palu, Sulawesi Tengah - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, memastikan bahwa pemerintah pusat dan daerah bersama-sama instansi terkait dapat menuntaskan penanganan gempa di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah akan selesai dalam tempo dua tahun melalui tiga tahap.  

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang diketuai mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin terus gerilya menemui para tokoh sentral Jawa Timur. 

Kali ini rombongan TKD Jawa Timur  melakukan silaturrahim dengan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa, dikediaman pribadi kawasan Jemursari, Surabaya, Rabu (3/10/2018)

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 60 menit lebih itu membahas banyak hal terkait sukses Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur.

Usai pertemuan Khofifah memberikan surban bertuliskan slogan khas Jokowi, yaitu 'bersih, merakyat, kerja nyata', ke jajaran TKD Jatim.

"Ini rangkaian kami sowan ke tokoh-tokoh di Jatim. Kemarin dengan mantan Gubernur Jatim Pak Imam Utomo, dan hari ini Alhamdulillah, kami bersama tim diterima Bu Khofifah," ujar Machfud Arifin.

Dalam silaturrahim itu, Machfud didampingi Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi, Wakil Sekretaris Sri Untari Bisowarno, Wakil Sekretaris Norman Zein, Wakil Bendahara Yuli Andriani dan sejumlah pengurus lain.

Machfud mengatakan, pertemuan dengan Khofifah akan semakin memperkuat pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf di Jatim. Khofifah sebagai tokoh dengan jaringan kuat, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama dan kelompok perempuan.

"Ini silaturrahim yang sangat produktif, di mana beliau sebagai tokoh memberi masukan-masukan bagi TKD Jatim. Insya Allah ini membuat gerak pemenangan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf di Jatim semakin sistematis dan efektif," tegas Machfud.

Mengenai hasil pertemuan lengkap, Machfud enggan mengungkap secara detail. "Yang jelas, Bu Khofifah dan TKD Jatim satu visi, satu semangat, satu gerak untuk memenangkan Pak Jokowi. Dukungan Bu Khofifah adalah energi luar biasa bagi tim Jatim," tuturnya.

Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi menambahkan, pihaknya terus mengagendakan silaturrahim dengan tokoh dan jaringan hingga ke akar rumput. Dalam dua pekan ke depan, silaturrahim dilanjutkan ke tokoh-tokoh serta jaringan akar rumput di Madura dan kawasan timur Jatim. 

Khofifah Indar Parawansa pada kampanye Pilgub Jawa Timur yang baru lalu, menjanjikan kemenangan mutlak untuk Jokowi pada pilpres 2019 jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur. (ais)

Page 1 of 596
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...