Jakarta (KoranTransparansi) - Mantan Ketua DPR Setya Novanto mengaku terus berusaha membayar uang pengganti terkait kasus korupsi e-KTP. Novanto pun menagih utang kepada pengusaha Riza Chalid, yang membeli pesawat pribadinya.

"Ya saya berusaha terbaik kepada KPK, tapi saya berusaha menjual aset-aset dan juga beberapa di antaranya dengan Riza Chalid sudah ada penjualan pesawat sampai sekarang belum dibayar, padahal untuk cicilan saya," kata Novanto di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Novanto hari ini menjadi saksi kasus proyek PLTU Riau-1. Sebagai saksi, Novanto dimintai keterangan untuk terdakwa eks Menteri Sosial Idrus Marham. 

Novanto mengatakan saat ini sedang mencari Riza Chalid untuk membayar utang pembelian pesawat itu. Dia juga mengatakan akan melaporkan kepada KPK untuk mengetahui hal tersebut.

"Tapi saya mencari dia untuk membayar. Nanti saya laporkanlah (ke KPK)," tutur dia, dikuti detiknews

Novanto divonis bersalah dalam kasus korupsi e-KTP dan dihukum 15 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, hak politik mantan Ketua Umum Golkar tersebut dicabut selama 5 tahun.

Dia juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta. Novanto telah mencicil sebanyak 5 kali dengan rincian:

- Rp 5 miliar dititipkan saat penyidikan

- USD 100 ribu

- Rp 1,1 miliar disita dari rekening Novanto

- Rp 862 juta disita dari rekening Novanto

- Rp 6,4 miliar dari pembayaran ganti rugi tanah di Jatiwaringin. (jon)

 

Pemkot Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) rutin menggelar simulasi mitigasi bencana kebakaran di perkampungan padat penduduk. Kali ini, simulasi di Kampung Keputran Kejambon II, Genteng, Sabtu (16/02/219

SURABAYA (KT) - Pemkot Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) rutin menggelar simulasi mitigasi bencana kebakaran di perkampungan padat penduduk. Kali ini, simulasi di Kampung Keputran Kejambon II, Genteng, Sabtu (16/02/219). Simulasi ini sebagai bentuk preventif edukasi ke masyarakat, agar saat terjadi peristiwa kebakaran mereka tidak hanya menjadi penonton, namun tahu apa yang seharusnya dilakukan.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Irvan Widyanto mengatakan, kegiatan mitigasi ini pada intinya adalah untuk menumbuhkan awareness (kesadaran) masyarakat, saat terjadi peristiwa kebakaran, mereka diharapkan tahu apa yang seharusnya dilakukan sembari menunggu petugas PMK datang ke lokasi. “Kami sampaikan bahwa juru padam yang sebenarnya itu adalah warga. Kenapa demikian? karena ketika ada kebakaran, selama menunggu petugas datang, yang kita inginkan adalah warga berbuat apa ketika menunggu petugas datang,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, pada simulasi ini warga dilatih bagaimana teknik-teknik pemadaman api secara manual, baik pada kebakaran akibat konsleting listrik, maupun dari gas elpiji. Tidak hanya itu, mereka juga dilatih dengan teknik-teknik penyelamatan dan evakuasi korban, sembari menunggu saat petugas medis tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). “Itu mereka kita latih semua, termasuk teknik-teknik penyelamatan,” ujarnya.

PMK Simulasi Kebakaran di Kampung Keputran Kejambon

Ia menyampaikan selain melakukan sosialisasi mitigasi kebakaran, pihaknya juga melakukan evaluasi kerja petugas PMK. Hal ini dinilai penting, untuk evaluasi ke depan para petugas di lapangan, saat terjadi peristiwa kebakaran, khususnya pada perkampungan yang sulit dijangkau oleh mobil PMK. “Kita hitung semua, bagaimana kecepatan mereka tiba di lokasi, kecepatan mereka untuk menggulung selang, mulai dari mobil sampai TKK. Kita coba peralatan kita, seperti bronto, seberapa jauh menjangkau permukiman, itu kita ukur semua,” jelasnya.

Irvan menuturkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin Dinas PMK Surabaya yang digelar bergantian di tiap kecamatan. Saat ini, sudah ada 11 kecamatan yang mendapat sosialisasi dan simulasi, diantaranya yakni di Kecamatan Bubutan, Sukomanunggal, Genteng, dan Tegalsari. “Rencana kita dalam satu tahun ini, kampung-kampung di Surabaya kita latih semua. Kita harapkan angka kebakaran di Surabaya bisa turun secara signifikan,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan digelarnya simulasi mitigasi bencana kebakaran ini, dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, mereka tidak hanya menjadi penonton, namun melakukan hal-hal urgent yang bisa dilakukan. “Ketika petugas pemadam datang, itu warga sudah tahu, mereka tidak hanya melihat, tapi membantu kita memperlancar jalannya petugas menuju TKK,” imbuhnya.

Dalam simulasi ini, Dinas PMK Surabaya menggerahkan 4 unit Mobil PMK, 1 Bronto Skylift dan 2 motor Walang Kadung, untuk menjangkau gang-gang sempit perkampungan. Tidak hanya itu, mobil ambulance juga dipersiapkan untuk mengevakuasi para korban. Simulasi ini, digelar seakan benar-benar terjadi peristiwa kebakaran, bahkan tak jarang dari warga yang bertanya-tanya dimana lokasi kebakaran itu berlangsung.

Sementara itu, Ketua RW 12 Kelurahan Keputran Kejambon Surabaya Selamet Hariyanto menyampaikan bahwa simulasi kebakaran ini dinilai istimewa, sebab daerah mereka merupakan salah satu kawasan padat penduduk, sehingga tingkat terjadinya kebakaran sangat tinggi. “Terima kasih atas adanya simulasi ini, warga RW 12 merasa senang,” kata dia.

Pada simulasi ini, lanjut dia, pihaknya bersama warga juga langsung melakukan pembentukan tim sebagai upaya preventif saat terjadi kebakaran. Mereka dibagi masing-masing tugas, mulai dari pengamanan lokasi, pemadaman api, menghubungi Command Center 112, hingga membantu penyelamatan korban menuju titik lokasi evakuasi yang telah ditentukan. “Saya berharap ke depan warga supaya lebih hati-hati lagi masalah kebakaran,” pungkasnya. (wt)

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak melakukan sujud syukur bersama ribuan jamaah di Masjid Akbar Surabaya (MAS), Kamis (14/2) siang. 

Sujud syukur ini dilakukan sebagai bentuk rangkaian kegiatan selamatan setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim masa jabatan 2019-2024 oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/2) lalu.

Sebelum sujud syukur, para jamaah yang terdiri dari Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU (YTPSNU) Khadijah, Pondok Pesantren (PP) Amanatul Ummah, Muslimat NU, relawan, dan jamaah lainnya terlebih dahulu melakukan sholat dhuhur berjamaah, dan doa bersama dipimpin KH. A. Muzakky Al Hafidz.

Usai melakukan sujud syukur, Gubernur Khofifah bersama Wagub Emil Dardak berjalan ke halaman Masjid Akbar untuk menyapa ribuan santri, pelajar, dan masyarakat. Tak kurang dari 1.000 rebana yang dimainkan dan 99 tarian sufi yang diperagakan oleh para santri guna menyambut para pimpinan tertinggi di Jatim ini. 

Setelah bersamalaman dengan para santri dan masyarakat, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak berjalan menuju mobil Jeep Willys yang telah disiapkan untuk mengarak keduanya menuju Tugu Pahlawan Surabaya. Terdapat 30 mobil jeep yang merupakan bagian dari pengarakan tersebut.

Adapun rute arak-arakan rombongan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak mulai Jl. Gayungsari Barat-Jl. A. Yani-Jl. Raya Darmo-Jl. Basuki Rahmat-Jl. Embong Malang-Jl. Blauran-Jl. Bubutan hingga Jl. Pahlawan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, istri Wagub Jatim, Arumi Bachsin, para relawan dan simpatisan, masyarakat sekitar, dan para wartawan dari berbagai media. (min)

 

SURABAY (KoranTransparansi.com) - Setibanya di Surabaya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak langsung bersilaturahmi dengan para Kyai dan Bu Nyai di kediaman KH. Asep Saifuddin Chalim, Pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Jl. Siwalankerto Utara Surabaya, Kamis (14/2) siang.

Silaturahmi ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukannya setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara Jakarta oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Khofifah meminta kepada para Kyai dan Bu Nyai untuk mengawal dan membimbing dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. 

“Kami mohon dikawal, dibimbing para Kyai dan Bu Nyai. Seluruh ikhtiar, kerja keras dan profesionalisme yang kami miliki tentu akan berseiring dengan ridho Allah. Sukses juga seiring dengan ridho dan izin dari Allah,” ujar orang nomor satu di Jatim.

Ia mengatakan, janji-janji kampanye Nawa Bhakti Satya bersama Emil Elestianto Dardak akan segera mewujudkan program tersebut dalam 99 hari kerja pertama. Salah satunya, ia akan membangun komunikasi dengan ulama dan umat, forkopimda, seluruh bupati dan walikota se-Jatim. 

“Kita harus bersama-sama merasakan bahwa kita memang harus bergandengan tangan. Diikuti dengan terus menghadap kepada Allah SWT,” jelasnya.

Setelah 99 hari kerja pertama dilaksanakan, Khofifah bersama Wagub Jatim akan memasukkan berbagai program yang ditawarkan oleh Gus Ipul dan Puti ke dalam satu kesatuan program untuk membangun Jatim. 

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan terima kasih kepada para Kyai dan Bu Nyai yang mempercayakannya untuk menjadi Wagub Jatim membantu Khofifah membangun Jatim. 

“Terima kasih pada tempat ini yang telah banyak mengawali ikhtiar kami bersama. Mempercayakan kami sebagai pemuda yang bisa mendukung Khofifah sebagai Gubernur Jatim,” ujar Emil.

Ia juga berharap kepada para Kyai dan Bu Nyai untuk selalu mengingatkan dirinya agar bisa menjadi wakil yang baik bagi Gubernur Jatim. 

Seusai bersilaturahmi dengan para Kyai dan Bu Nyai, Gubernur dan Wagub Jatim melanjutkan kegiatannya ke Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Tugu Pahlawan, Hotel Majapahit dan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (min)

SURABAYA (KoranTranspransi.com) – AWAL tahun 2019, warga Kota Surabaya mendadak di kagetkan dengan artis Vennesa Angel. Bukan karena raihan prestasinya didunia keartisan atau prestasi akademiknya melainkan keterlibatan Vennea dalam kasus bisnis prostitusi online. Dia jual diri senilai Rp 80 juta.

Adalah Ditreskrimsus (Direktorat Kriminal Khusus) Polda Jawa Timur yang membongkar bisnis asek esek itu pada Sabtu (5/1/2019) pekan lalu. Cukup fantastis mucikari Vennesa Angel yakni, Endang Suhartii alias Siska (37) dan Tantri  (28) memiliki stok yang lumyan banyak hingga  45 artis dan 100 model yang setiap saat bisa di call. Dan kasus prostitusi online di Polda Jawa Timur inipun terus menggelinding.

Tidak hanya  artis melenial Vennesa Angel dan murcikarinya, kasus ini diduga melibatkan beberapa artis, termasuk inisial Avrilliya Shaqqila alias AS, dan  bintang top lainnya. Hasil penyidikan sementara , Polda Jawa Timur yang mengungkap bisnis lendir itu menengarahi harganya sangat variatif mulai dari Rp 25 juta sampai Rp 100 juta. Untuk master “V” Vennesa Angel, dibanrol Rp 80.000.000 sekali kencan (short time).

Kasus prostitusi online sering terjadi dan melibatkan artis artis papan atas. Vennesa Angel  dan Avrillya Shaqqill. Vennsa Angel diringkus usai bertransaksi dan bahkan saat bercumbu ria disebuah kamar hotel tempat dia menginap, Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, mengatakan, saat ini jajarannya tengah melakukan penyelidikan dan mengembangkannya. Sebab besar kemungkinan memilki jaringan trans provinsi. Soal siapa saja penggunanya, penyidik masih terus memeriksa. “Dua artis ini diamankan dari kamar berbeda. Tapi satu hotel.

Ihwal terungkapnya prostitusi online ini, setelah Polda Jawa Timur memantau suatu kegiatan di medsos yang mencurigakan yang melibatkan artis artis. Pemantauan dilakukan dalam waktu hampir sebulan. Vennesa Angel dan Avrillya  Shaqqilla  diketahui selama ini bolak-balik Jakarta-Surabaya. Hasil pemeriksaan mucikari  Endang Suharti alias Siska (37) dan Tanti  (28) terus di lakukan.

“Kita sudah punya foto-fotonya dan nama-namanya, sudah punya transaksinya. Ada yang Rp 100 juta, ada yang Rp 80 juta, yang paling kecil Rp 25 juta,” kata Luki Hermawan kepada wartawan di Polda Jawa Timur.

Harga seorang artis itu dipatok tergantung kecantikan dan ketenaran artis. Jaringan prostitusi online jasa seks artis Endang Suharti alias Siska (37) dan Tantri (28) cukup besar. “Jaringan cukup besar, kami akan panggil satu persatu orang-orang terlibat jaringan ini,” tutur Kapolda JawaTimur Irjen Luki Hermawan.

SETAHUN 15 KALI

DATA rekapan transaksi antara Vennesa Angel dengan muncikari Endang Suharti terus didalami oleh Ke polisian. Sebab, penyidik meyakini, 15 kali transaksi keuangan yang dilakukan, diduga terkait dengan prostitusi online.

Upaya membongkar transaksi keuangan ini dibenarkan oleh Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Kombes Akhamad Yusep Gunawan. Saat ini pihaknya menelusuri transaksi keuangan antara Endang Suharti alias Siska dengan artis Vanessa Angel. Sebab, meski ada 15 kali transaksi keuangan, namun nilainya tidak utuh seperti tarif Rp 80 juta yang dipatok saat transaksi prostitusi.

Dikonfirmasi mengenai jumlah pertransaksi, Yusep mengaku tidak hafal. Namun ia memastikan jika nilainya cukup bervariatif. Jumlahnya bervariatif, tidak sama antara satu transaksi dengan transaksi lainnya. “Saya tidak hafal," ujarnya.

Sebelumnya, dari data digital ponsel muncikari Endang Suharti, polisi memperoleh rekapan transaksi keuangan antara ES dengan artis Vanessa Angel  sebanyak 15 kali.

Dari jejak digital tersebut, transaksi antara Vanessa dan Endang Suharti terjadi dalam periode selama satu tahun terakhir, yakni dari 1 Januari hingga 5 Desember 2018. Satu artis pernah menjadi model majalah dewasa popular, dan satunya artis FTV.

Namun, dalam perkembangan penyidikan, polisi mendapati data 5 dari 45 artis lainnya yang diduga kuat masuk dalam jaringan prostitusi. Untuk artis dalam naungan muncikari TN antara lain berinisial AC, TP, dan BS. Serta untuk artis ML, serta RF diketahui merupakan asuhan muncikari ES.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dua orang muncikari sebagai tersangka. Selama Setahun, Vanessa Angel 15 Kali Lakukan Transaksi dengan Mucikari Endang Suharti alias Siska.

Dikonfirmasi apakah status VA yang awalnya saksi korban dapat meningkat menjadi tersangka berdasarkan hasil temuan tersebut, Yusep menyatakan pihaknya masih terus mempertimbangkannya. "Status VA akan dikonstruksikan kembali. Saat ini masih tetap saksi korban," tambahnya.

Dia Itu Minta Tolong, Kok Malah Aku Ditahan

INILAH pengakuan dua mucikri artis jual diri Vennesa angel yaitu Endang Suhartini alias Siska (ES) dan Tantri (T). Kasus ini dinilainya menjadi aneh sebab hubunganya dengan Vennesa Angel hanya sebatas teman biasa. Lagi pula, aku nggak pernah menjual Vennesa Angel. Malah sebaliknya Vennesa Angel yang meminta tolong ke aku.

Lalu mengapa kok saya yang ditahan. Sedangkan dia bisa bebas. Saya betul betul di pojokan. Bahkan menjadi orang yang dianggap paling bersalah. Sdangkan komitmennya sesungguhnya Vennesa yang meminta bantuan mencarikan job diluar panggung. "Ini memang aneh,". ungkap ES dalam kesempatan memberikan keterangan persnya.

ES dan T merasa tidak pernak merekrut. Bahkan tidak punya anak buah. Justru, mereka mengatakan Vanessa Angel dan Selebgram lah yang menawarkan diri. "Tidak mengajak, ya, tetapi mereka (artis dan model) yang menawarkan diri,".

Siska dan Tantri hanya sebagai penghubung antara para artis dan pengguna jasa."Ya mereka memang mau. Aku hanya sekedar penghubung saja. Tidak lebih dari itu. Saat ditanya mengenai iming-iming, mereka kompak menjawab tidak ada iming-iming yang diberikan pada artis-artis tersebut.

Selain membeberkan VA, para mucikari artis itu juga menuntut agar para artis yang terlibat untuk dikenakan pasal yang sama.

Para mucikari itu menyesalkan kejadian yang kini menimpanya lantaran dari awal hanya menolong VA. Namun, setelah kejadian ini terungkap, Vanessa Angel dibebaskan. Tak hanya itu, ia juga mengatakan, kalau prostitusi online yang terungkap di Surabaya itu tak akan terjadi jika keduanya tak dimintai tolong.

"Kalau awalnya nggak ada kata tolong juga gak tidak akan terjadi seperti ini, kalau begini kami yang merasa dijebak," katanya lagi.

VA saat memberikan keterangan di Polda Jatim, beberapa hari lalu. Vanessa Angel akhirnya mengaku bersalah. Apalagi, kata dia, fee yang didapat dari prostitusi yang dilakukan Vanessa Angel, dirinya sebagai perantara hanya mendapat bagian kecil, 10 persn.

Sangatlah tidak adil mucirikasi ditahan,sedangkan Vennesa Angel bebas. "Kalau bisa sih diknakan pasal yang sama sehingga lebih adil. ES dan T juga tidak terima jika dicap sebagai mucikari artis. ES dan T hanya sebagai perantara yang bermaksud ingin menolong teman. (tim)

 

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Kerjasama antar daerah yang dibangun pemerintah setidaknya mampu mengoptimalkan potensi daerah dalam peningkatan daya saing perekonomian Indonesia. Apalagi captive market ASEAN sebanyak 40 persen berada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat menjadi narasumber Talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019 dengan tema

 “Meningkatkan Daya Saing Untuk Mendorong Ekspor” yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Selasa (8/1). 

Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim itu menjelaskan, sebagai langkah peningkatan kerjasama antar daerah dapat dilakukan dengan cara memperkuat pasar domestik, memperkuat basis industri pengolahan di berbagai pulau serta dukungan SDM ke daerah lain. 

“Kerjasama antar daerah bisa mengurangi beban. Jatim sendiri memiliki 26 kantor perwakilan dagang (KPD) pada 26 provinsi yang sangat membantu meningkatkan kerjasama antar daerah,” ujarnya.

 

Dicontohkan, Jatim bekerjasama dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kerjasama tersebut melalui misi dagang pada tahun 2016 dengan mengimpor bawang dari Jatim senilai Rp. 980 juta per bulan. Selain itu, Jatim juga mengirim tenaga kerja petani ke kabupaten tersebut.

Selain kerjasama antar daerah, Pakde Karwo juga menekankan soal pentingnya tiga aspek ekonomi utama yang harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing. 

Ketiga aspek tersebut yakni tentang produksi, pembiayaan, dan pemasaran. “Produksi ini sebagai langkah awal, sedangkan pembiayaan masih berat,” ujarnya.

Pakde Karwo mencontohkan, soal produksi sendiri di Jatim, memfokuskan pada aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM). 

Selain itu, dilakukan standardisasi produk, peningkatan nilai tambah produk, serta ketersediaan infrastruktur darat, laut, dan udara. 

"Juga terdapat ketersediaan infrastruktur kawasan industri dengan total kawasan 36.344,28 Hektar," katanya.

Untuk pembiayaannya, dilakukan cara fiscal engineering dan creative engineering. Fiscal engineering melalui pembentukan BUMD baru utamanya bidang farmasi, pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kesehatan dan non kesehatan. 

Termasuk penyertaan modal kredit dana bergulir penunjang ekspor dan hulu hilir agro maritim, serta loan agreement dengan Bank Jatim.

Sedangkan creative engineering dilakukan melalui pinjaman bank dan non bank seperti RSUD Pemprov ke Bank Jatim, obligasi daerah, dan public private partnership (PPP) SPAM Umbulan. 

Untuk aspek pemasaran, Pakde Karwo menjelaskan, kalau Pemprov Jatim melakukan penguatan pasar domestik melalui kerjasama antar daerah, yakni melalui KPD dan penguatan supply chain atau substitusi impor.

Tiga Komponen Penting Hadapi Persaingan

Pada saat membuka Talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019 tersebut, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan tiga komponen penting yang harus dipenuhi dalam hal persaingan global.

Ketiga komponen tersebut yakni tentang kecepatan, hal murah serta hasil yang lebih baik dalam membuat produk. Dan salah satu negara yang memenuhi semua persyaratan tersebut adalah Cina. 

“Ketiga komponen daya saing tersebut telah dipenuhi Cina. Lebih baik, lebih cepat dan lebih murah,” kata Wapres Jusuf Kalla.

Menurutnya, kalau ingin maju harus selalu mengevaluasi apa yang sudah dan akan dikerjakan. Termasuk pemikiran para akademisi dalam memberikan pandangannya yang obyektif tentang apa yang harus dilakukan di negara ini.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan gambaran atau prospek satu tahun ke depan. 

Selain itu juga  menginformasikan pandangan maupun tanggapan dari stakeholder, sehingga bisa merumuskan daya saing Indonesia.

Dalam hal ini, lanjutnya, daya saing bisa dalam jangka menengah dan panjang. Namun perlu diingat juga penting jangka pendek meningkatkan daya saing. Apalagi melihat kondisi Import meningkat dengan pesat. 

“Dalam diskusi bisa dirumuskan langkah jangkah pendek dalam meningkatkan daya saing,” jelasnya.

Menko Perekonomian RI mengatakan, pada tahun 2019 pemerintah akan fokus dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

"Tahun 2019 akan dilengkapi supply side kalau tadinya fokus betul infrastruktur, tahun 2019 kita akan fokus peningkatan kualitas manusia. Terutama namanya pendidikan vokasi," kata Darmin.

Darmin mengatakan, peningkatan kualitas SDM penting mengingat sebagian besar pekerja di Indonesia lulusan SMP. Untuk itu, perlu jalan pintas untuk meningkatkan daya saing.(min)

Friday, 11 January 2019 06:57

Sekdaprov Heru Lepas Armada OP Beras Medium

 Surabaya (KoranTransparansi.com)Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM melepas sepuluh armada truk dalam rangka Operasi Pasar (OP) guna menjaga ketersediaan beras medium di Jatim.

Kesepuluh truk tersebut akan menggelontor beras dan bahan pokok lainnya di sejumlah pasar di Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, dan Kab. Gresik.

Pelepasan itu dilaksanakan di halaman kantor Perum Badan Urusan Logisitik (BULOG) Jatim Subdivre Utara, Jl. Hr. Moch. Mangundiprojo, Banjar Kemantren, Buduran, Sidoarjo, Kamis (10/1) siang.

Sekdaprov Heru mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, OP ini sangat bermanfaat untuk menjaga harga beras medium tetap stabil, ketersediaan pasokan terjamin, serta masyarakat bisa memiliki banyak alternatif dalam memilih beras sesuai selera.

Mudah-mudahan harga beras tetap stabil di pasar, dan ketersediaannya cukup. Saat ini, stok beras di Perum Bulog Jatim masih ada sebanyak 650.000 ton sampai akhir 2019 katanya.

Agar masyarakat yakin terhadap beras tersebut, Sekdaprov Heru juga mengusulkan agar kualitas rasa beras ini juga dapat dirasakan sendiri oleh dirinya, dan Kepala Perum Bulog Divre Utara. Sebagai informasi, beras yang digelontor ke pasar dalam OP ini adalah beras medium seharga Rp. 8.500,-/kg.

Tolong saya diberi 1 kg, kepala BULOG juga 1 kg, nanti malam kita masak di rumah masing-masing, dan setelah matang, kita coba sendiri rasanya beras seharga Rp. 8.500,- tersebut. Ini agar masyarakat yakin bahwa beras ini layak konsumsi, katanya.

Jika beras tersebut layak konsumsi, imbuh Sekdaprov Heru, maka dirinya akan segera memberi laporan kepada Gubernur Jawa Timur, serta menyampaikan kepada masyarakat lewat berbagai media. Sehingga masyarakat bisa memiliki banyak pilihan saat membeli beras. Sebab, saat ini di pasaran terdapat beras medium yang dijual Rp. 9.400,-/kg dan Rp. 9.700,-/kg.

Jika kita sudah mencoba sendiri, kita bisa bilang kepada masyarakat bahwa beras Rp. 8.500,-/kg ini layak konsumsi dan rasanya enak, dan ini sudah kami buktikan sendiri. tegasnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perum Bulog Divre Jatim, Muhammad Hasyim mengatakan, kegiatan ini biasa disebut operasi pasar. Tujuannya adalah selain memastikan agar harga beras tetap stabil, juga sebagai early warning system untuk mencegah kenaikan harga bahan pokok sedini mungkin, terutama bahan-bahan yang belum panen atau musim.

Didalam truk ini ada beras premium, medium, gula pasir, dan minyak goreng. Harapan kami, agar harga bahan-bahan pokok bisa lebih terjangkau, dan masyarakat bisa membeli beras berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Industri Pangan dan Perlindungan Konsumen, Ditreskrimsus Polda Jatim Polda Jatim, Ahmadi, SH, MH mengatakan, harga kebutuhan pokok di Jatim dalam dua tahun terakhir cenderung stabil, bahkan beberapa komoditi ada yang mengalami penurunan harga (deflasi).

Ini berkat kerjasama dan sinergi yang baik antara seluruh pihak. Kami bertugas untuk mengawal betul ketersediaan bahan pokok, stabilitas, dan penindakan tegas terhadap oknum yang mencoba berbuat curang dan bermain-main dalam komoditi bahan pokok katanya.

Kepala Unit Ahmadi menambahkan, dalam pelaksanaannya, pihaknya memiliki tiga tahapan dalam upaya penindakan terhadap oknum-oknum tersebut. Yakni pencegahan, preventif, dan represif. Sejak satgas pangan dibentuk, pihaknya telah melakukan proses penyidikan sebanyak 162 kasus, untuk kasus beras sendiri ada 11 kasus. (min)

 

Jakarta (KoranTransparansi.com)  - Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru 2019 melalui akun twitternya yang diunggah Senin.

Presiden Jokowi melalui akun twitternya @jokowi menanyakan: Akhir tahun ini kalian di mana?  Apa yang baru? Adakah yang seru? 

Kemudian Presiden mengatakan: Saya ingin mendengar dan membaca pengalaman berlibur bersama keluarga dan teman-teman,  renungan akhir tahun, juga resolusi tahun baru dari kalian. 

Di cuitan itu juga dimuat video animasi dengan pembukaan berupa pertanyaan: Liburan naik apa? 

Seanjutnya ada animasi dengan tulisan ada bandara baru, ada kereta baru, ada jalan tol baru, ada dermaga baru. Terakhir Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru 2019.

Sebelumnya saat meninjau pembangunan Bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12),  Presiden Jokowi mengungkapkan akan menghabiskan tahun 2018 dan memasuki tahun 2019 di Bogor, Jawa Barat. 

"Di rumah," kata Presiden Jokowi singkat.  Ketika ditanya rumah yang mana,  Jokowi mengatakan kemungkinan di Bogor. (rom)

Sidoarjo (KoranTransparansi.com)  - Beberapa Proyek pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan tahun ini dipastikan molor.

Kepastian itu disampaikan Bupati Saiful Ilah usai sidak pembangunan rumah dinas Kapolresta dan wakapolresta, jalan raden patah, pembangunan gedung RPH Krian dan pembetonan jalan lingkar timur, Senin, (31/12/2018).

 Bupati Saiful Ilah akan mengevaluasi penyebab molornya beberapa proyek tersebut, karena sebelumnya beberapa hari yang lalu saat Bupati melakukan sidak, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan kalau proyek ditargetkan selesai sebelum 1 Januari 2019.

Seperti pembangunan RPH Krian, saat ini masih mencapai 85 persen, padahal anggaran yang dipakai bukan melalui PAK. Sedangkan pembetonan jalan lingkar timur dan jalan raden patah pengerjaannya masih sekitar  95 persen, yang mendekati selesai proyek pembangunan rumah dinas Kapolresta dan wakapokresta Sidoarjo yang berada di jalan Kombespol M. Duryat dan Sentra PKL ExCina yang berada di Jl. Gajah Mada.

 “ Setelah ini akan kita evaluasi semua, kenapa banyak proyek yang molor, apa karena proses perencannannya yang molor atau proses lelangnya yang mendekati akhir tahun “, ujar Saiful Ilah.

Tahun depan bupati Saiful Ilah berharap tidak ada lagi proyek yang pengerjaannya molor, mulai dari perencanaannya hingga proses lelangnya jangan sampai mendekati akhir tahun, karena alasan tersebut yang biasa dipakai rekanan.

 “Rekanan biasanya beralasan karena proses lelangnya mendekati akhir tahun “, ungkap Saiful Ilah.

 Rekanan yang mengerjakan RPH, Subianto menyampaikan ke Bupati Saiful Ilah, salah satu penyebab molornya karena dia harus membersihkan instalasi listrik bangunan lama, disisi lain tiap malam instalasi listrik tersebut tetap harus hidup karena tiap hari dipakai di RPH lama berada disebelah proyek.

 “Pengerjaan instalasi listrik ini tidak masuk dalam perjanjian, jadi waktu kita habis untuk urusan listrik, mestinya kita bisa mengerjakan pengecoran lantai dua sesuai dengan rencana, karena kendala instalasi aliran listrik akhirnya jadi molor “, kata Subianto.

 Rekann yang molor akan terancam sanksi, seperti Jefri yang mengerjakan pembetonan jalan lingkar timur mengaku siap disanksi.“Kita patuh pada aturan yang berlaku, kita siap menerima sanksi. Malam ini kita usahakan selesai semua pengerjaannya, ini tinggal gorong-gorongnya saja belum finishing “, kata Jefri.(med)

Tuesday, 01 January 2019 01:13

Pakde Karwo Optimis, Tahun 2019 Lebih Baik

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim Soekarwo menyampaikan rasa optimis terhadap perkembangan dan kemajuan Prov. Jatim di tahun 2019 akan semakin lebih baik.

Optimisme tersebut diperoleh dari kekompakan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga suasana aman dan nyaman.

“Berangkat dari kondisi tahun 2018, tidak akan jauh dengan kondisi pada tahun 2019. Harapannya lebih baik lagi pada tahun 2019,” ujar Pakde Karwo jelang pergantian tahun di Surabaya Senin (31/12/2018) malam.

Menurutnya, Masyarakat Jatim ikut menjaga suasana aman dan nyaman disertai kerjasama yang kompak TNI-Polri. Kehidupan masyarakat dengan suasana aman dan nyaman ini lebih menyukai kondisi yang damai dari pada konflik.

“Jatim aman dan nyaman, masyarakatnya mampu bergandengan tangan menjaga kedamaian Jatim,” katanya.

Sebagai bentuk syukur suasana aman dan nyaman, Pakde Karwo mengatakan, Pemprov Jatim mengadakan doa bersama untuk menyongsong tahun 2019 dengan suasana kedamaian.

“Doa tidak terpisahkan dari ikhtiar. Mari bergandengan tangan dan berdoa bersama untuk tahun 2019,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Terkait tahun politik 2019, Pakde Karwo berharap agar masyarakat harus bisa meredam emosi dan menjaga rasionalitasnya. 

Jatim telah mempunyai pengalaman dalam meredam emosi pada tahun politik. Dan TNI Polrinya kompak menjadi panutan masyarakat.

Selain itu, masarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan hati dan suasana yang damai untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik. “Harapan besar tahun 2019, jaga hari depan yang lebih baik lewat pemilihan pemimpin. 

Hadir ke TPS, pilih dengan hati untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Pilih dengan suasana yang damai,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan, Jatim sampai saat ini masih aman dan kondusif. TNI akan terus meningkatkan profesionalisme dan dekat dengan rakyat, bersinergi dengan Polri. 

Sedang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari Forkopimda dan Masyarakat Jatim. Sehingga pada tahun 2018, suasana Jatim dalam keadaan yang sangat kondusif, aman dan terasa nyaman.“Suasana aman dan nyaman ini betul-betul dirasakan di Jatim,” ujarnya.

Tasyakuran tahun ini bertemakan “Doa dan Syukur atas Perjalanan dan Berakhirnya Tahun 2018 dan menyongsong Tahun 2019”. 

Agenda tersebut merupakan agenda tahunan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena memberikan kemudahan dalam menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik, dengan kondisi yang aman, nyaman dan tentram.

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan agenda tauziah dari  KH. D.  Zawawi Imron serta doa dan dzikir bergantian dari ulama dari pondok pesantren yang hadir. 

Setidaknya, ada sektiar 5.000 peserta yang mengikuti acara tersebut dan juga masyarakat umum ikut bersama-sama menggelar Istighosah bersama dengan  disemarakkan lantunan sholawat  dari Grup Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) dari Jombang, Kediri, Surabaya, Mojokerto,  Gresik dan Pasuruan. (min)

 

Page 1 of 603
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...