Hukum

Published in Hukum

Kemana Fuad Amin dan Wawan Saat KPK Datangi Sukamiskin Bandung ?

Jul 22, 2018 Publish by 
Kemana Fuad Amin dan Wawan Saat KPK Datangi Sukamiskin Bandung ?
(kt/guh)

Jakarta (KOranTransparansi.com) - Lalu kemana perginya dua tahanan yang harusnya mendekam di Lapas Sukamiskin Bandung ? Ketika wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjenguk di Sel Sukamiskin, Fuad Amin dan Wawan, tidak ada ditempat. Informasinya ke rumah sakit. Tapi setelah di cari di rumah sakit  juga tidak ada.

Bukan hanya Fuad yang tidak ada di Sel. Namun Fuad Amin dan adik Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) tak ada di sel Lapas Sukamiskin saat OTT KPK terkait Kalapas Sukamiskin. 

"Pak Saut (Wakil Ketua KPK Saut Situmorang) mengatakan bahwa katanya sakit, dicek ke rumah sakitnya nggak ada. Di kamarnya dia nggak ada, jadi di mana dia kita nggak tahu," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018). 

Syarif mengatakan, Wawan dan Fuad Amin bukan bagian dari OTT Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah. Tapi KPK tak menemukan Wawan dan Fuad Amin saat datang ke Lapas Sukamiskin.

"Yang 2 orang lagi itu kan sebenarnya bukan bagian dari kasus ini. Tapi ketika kita lihat bagian dari interest of KPK, ketika kita lihat di kamarnya nggak ada ternyata masih keluar," sambung Syarif.

Terkait OTT ini KPK menetapkan 4 orang tersangka yakni Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, staf Wahid Husen, Hendry Saputra, suami Inneke, Fahmi Darmawansyah napi koruspi dan Andi Rahmat narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping Fahmi.

KPK mengamankan barang bukti suap fasilitas sel mewah dan izin napi di Lapas Sukamiskin yakni uang total Rp 279.920.000 dan USD 1.410. Selain itu, ada dua mobil Wahid yang diamankan KPK karena diduga terkait suap, yaitu Mistubishi Triton Exceed berwarna hitam dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar berwarna hitam. 

"Dalam proses penanganan perkara ini juga ditemukan dugaan penyalahgunaan fasilitas berobat narapidana," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. (guh)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...