Ekbis

Foto ilustrasi kegiatan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Jakarta (Koran Transparansi) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa pembekuan sementara transaksi perdagangan (trading halt) dapat dilakukan bilamana indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam.

"Ada aturan yang menyatakan kalau market mengalami penurunan sampai batas tertentu dalam beberapa hari, maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa menghentikan perdagangan," ujar Direktur BEI Samsul Hidayat di Jakara, Jumat.

Ia mengemukakan bahwa dalam peraturan pasar modal, OJK memiliki wewenang untuk melakukan itu, salah satunya jika terjadi keadaan darurat khusus (force majeure) atau IHSG bursa saham (market) mengalami penurunan hingga ke level yang telah ditetapkan

Penghentian perdagangan dapat dilakukan, menurut dia, untuk mencegah pasar yang panik dan melindungi investor dari kerugian lebih besar. Trading halt dapat dilakukan jika IHSG mengalami pelemahan hingga 10 persen.

Dalam surat keputusan Direksi BEI, Nomor Kep-00366/BEI/05-2012 mengenai Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat, disebutkan klasifikasi kondisi darurat dan tindakan yang dilakukan oleh Bursa, diantaranya IHSG mengalami penurunan lebih dari 10 persen.

Jika hal itu terjadi, maka pembekuan sementara transaksi perdagangan (trading halt) dilakukan selama 30 menit.  

Kemudian, jika IHSG tetap mengalami penurunan hingga mencapai lebih dari 15 persen setelah trading halt, maka BEI melakukan tindakan penghentian transaksi perdagangan (trading suspend) sampai akhir sesi perdagangan atau lebih dari satu sesi perdagangan setelah mendapat persetujuan OJK.

Semntara itu, Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan bahwa koreksi IHSG BEI yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini hanya akan bersifat sementara, karena terkena dampak dari global.

"Diharapkan adanya harapan positif berupa laporan laba perusahaan, menjadi penopang bagi apresiasi IHSG," katanya menambahkan.(kh)

 

Ilustrasi. Wonderful Indonesia Pameran B-Travel Pengunjung mencari informasi di Paviliun Indonesia bertema "Wonderful Indonesia" pada Pameran B-Travel di Barcelona, Spanyol, Selasa (25/4/2017). Pameran B-Travel ke-25 ini diikuti 1060 industri pariwisata dari 56 negara, antara lain Indonesia, Argentina China, Equador,Jamaica, Jerman, India, Iran, Italia, Kroasia, Kuba, Kyrgistan, Maroko, Perancis, Peru, Portugal, Singapura, dan Tunisia.

 

London (Koran Transparansi) - Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mendapat kehormatan menampilkan budaya dan promosi pariwisata di panggung utama Pameran Pariwisata Adventur 2018 di Lithuanian Exhibition and Congress Center (Litexpo) akhir pekan lalu.

KBRI Kopenhagen bersama 20 negara lainnya berpartisipasi dalam pameran yang diadakan di kota Vilnius Lithuania, demikian Pensosbud KBRI Kopenhagen, Ismail N. Pulungan kepada Antara London, Rabu .

Stan Indonesia dipadati sekitar 400 warga Lithuania dan warga asing lainnya yang ingin mengetahui potensi pariwisata Indonesia. Selain itu, pelaku bisnis pariwisata, WNI dan diaspora Indonesia di Lithuania juga turut menyerbu stand Indonesia.

Dubes RI untuk Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania, Muhammad Ibnu Said mengundang pelaku usaha pariwisata dan masyarakat Lithuania berkunjung ke Indonesia yang menawarkan beraneka ragam objek pariwisata, seperti wisata alam, seni, makanan, kesehatan, dan aneka hiburan dari seluruh kawasan nusantara.

Partisipasi Indonesia di pameran tersebut diharapkan dapat menjadi ajang jaringan antara pelaku usaha wisata dari Indonesia dan Lithuania, yang akhirnya dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dari Lithuania ke Indonesia.

Pada kesempatan itu, operator tur dari Lithuania, yaitu Aza Tour, menyampaikan "Bali sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang dikenal masyarakat internasional, namun tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari Lithuania yang menyukai wisata alam dan budaya".

Sementara Adventure Indonesia yang merupakan operator tur dari Indonesia menjelaskan daerah tujuan wisata lainnya di luar Bali termasuk dalam 10 daerah tujuan wisata baru dan dikenal sebagai "New Bali", dengan keunikan dan keunggulannya.

KBRI Kopenhagen menampilkan seni tradisional berupa tarian Nandak, Enggang, Merak dan Tanjung Majeng/Ngapoteh dibawakan kelompok tari INDA group dari KBRI Kopenhagen. Selain itu juga tampil penari Lithuania, eks penerima Darmasiswa Indonesia Ms. Egle Kardiukovaite, yang menari tarian Jabar Tari Kandagan.

Pengunjung yang hadir disuguhi aneka ragam masakan khas tradisional Indonesia seperti daging rendang, ayam tuturugu, asinan Jakarta, kerupuk, yang disandingkan dengan nasi putih, serta makanan ringan berupa pastel dan kembang goyang. (kh)

Bupati Anas dan Wabup Yusuf Widyatmoko Bersama Konjeng Jepang

BANYUWANGI (Koran Transpransi) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas benar-benar memiliki sudut pandang yang luar biasa. Saat menggelar pertemuan dengan Konsul Jendral Jepang di Surabaya, Masaki Tani, yang mengunjungi Banyuwangi, Selasa (30/1). Sembari berkeliling pendopo Banyuwangi yang asri dan menikmati pecel rawon, keduanya membahas beragam hal tentang potensi kerja sama ke depan.

Kedatangan Masaki memang dimanfaatkan benar oleh Bupati Anas. Bahkan, kedatangan Masaki untuk memperkuat jaringan pengembangan pariwisata dengan Jepang. Banyuwangi berharap bisa menggaet turis dari Negeri Sakura itu lebih banyak lagi.

"Selama ini, banyak wisatawan Jepang hanya mengenal Bali. Sementara jarak Banyuwangi sangat dekat Bali, selain juga kami memiliki banyak pantai yang indah. Kami berharap kedatangan Pak Konjen ke sini bisa menarik turis Jepang lebih banyak ke mari. Apalagi saat ini penerbangan ke Banyuwangi semakin semarak," tandas Anas.

Selain itu, Anas memanfaatkan kehadiran Chris untuk membantu pengembangan desa wisata di Banyuwangi. Menurut Anas, Jepang berhasil mengembangkan desa wisata berbasis adat tradisi seperti Desa Shirakawa-go, sebuah desa tradisional nan indah yang berada di Pulau Honshu Jepang.

"Kami ingin Konjen bisa memfasilitasi kami bagaimana mengembangkan desa berbasis tradisi seperti di Jepang. Karena Banyuwangi memiliki banyak potensi serupa, Banyuwangi sangat kaya dengan tradisi dan budaya lokal seperti Desa Kemiren, Desa Macan Putih," jelas Anas.

Masaki pun menyambut hangat keinginan Banyuwangi ini. Masaki akan turut membantu memfasilitasi pihak Banyuwangi untuk kerja sama pengembangan desa adat ini.  "Keinginan Pak Bupati nanti ini akan kami teruskan. Kemitraan yang baik dan saling menguntungkan perlu dibangun.  Apalagi setelah saya datang kemari, saya lihat banyak potensi. Mulai dari alamnya yang hijau, hingga kopinya yang enak, seni budayanya yang kaya," kata Masaki.

Masaki pun sempat memuji kebersihan Banyuwangi kebersihan kota yang berada di ujung Timur Pulau Jawa ini. "Banyuwangi sangat bersih kotanya, tidak ada sampah berserakan. Ini sangat menarik buat wisatawan," puji Masaki. (ari)

 

Foto : Direkur  Eksekutif Bank Indonsia Agusman

Jakarta (Koran Transparansi) - Bank Indonesia memperingatkan bahwa mata uang digital termasuk bitcoin dilarang digunakan sebagai alat pembayaran menurut undang-undang yang berlaku di Indonesia.

 
Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman di Jakarta, Sabtu, Undang-Undang No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang menjelaskan bahwa setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, atau kewajiban lain yang harus dipenuhi dengan uang, atau transaksi keuangan lainnya yang dilakukan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus menggunakan Rupiah.
 
"Pemilikan virtual currency sangat berisiko dan sarat akan spekulasi karena tidak ada otoritas yang bertanggung jawab," katanya.
 
Selain itu, kata Agusman, transaksi menggunakan mata uang digital juga tidak ada administratur resminya, tidak memiliki underlying asset atau acuan yang mendasari harga mata uang digital, dan nilai perdagangan jenis mata uang itu yang sangat fluktuatif.
 
Kondisi yang demikian membuat pembayaran menggunakan mata uang digital sangat rentan terhadap risiko penggelembungan, serta rawan digunakan sebagai sarana pencucian uang dan pendanaan terorisme.
 
"Sehingga dapat mempengaruhi kestabilan sistem keuangan dan merugikan masyarakat. Oleh karena itu, Bank Indonesia memperingatkan kepada seluruh pihak agar tidak menjual, membeli atau memperdagangkan mata uang digital," ujarnya.
 
Bank Sentral sebagai otoritas sistem pembayaran juga melarang seluruh penyelenggara jasa sistem pembayaran yakni prinsipal, penyelenggara switching, penyelenggara kliring, penyelenggara penyelesaian akhir, penerbit, acquirer, payment gateway, penyelenggara dompet elektronik, penyelenggara transfer dana, dan penyelenggara Teknologi Finansial di Indonesia baik Bank mau pun Lembaga.
 
Selain Bank memproses transaksi pembayaran menggunakan mata uang digital sesuai Peraturan BI No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan dalam Peraturan BI 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial. (sam)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) bersama Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo (tengah) dan Kepala Perum Bulog Drive DKI Jakarta Mansur (kiri) memeriksa kualitas beras saat meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (27/12/2017)

Jakarta  - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menengarai beras impor dari Vietnam akan masuk ke Jakarta.

"Saya mendapat laporan, 500 ribu ton, yang akan diimpor. Masuk 100 ribu sampai 120 ribu itu besar sekali ke DKI, berarti nanti ada distorsi harga yang kami khawatirkan," kata Sandiaga di Jakarta, Jumat.

Dia menengarai hal itu ada karena minimnya suplai dan distribusi beras yang tidak lancar. Sandiaga ingin Pemerintah Provinsi DKI  bisa memastikan suplai cukup dan distribusi lancar.

"Kita ingin dilibatkan, Pemprov DKI dan BUMD DKI ingin dilibatkan. Karena kita tidak jingin membanjirnya suplai yang rencananya masuk ke Jakarta 100 ribu ton, akan mengakibatkan distorsi harga," kata dia.

Sandiaga menginginkan harga beras pada tingkat masyarakat stabil demi melindungi petani dan pedagang beras dari gejolak harga.

"Kita berharap kepada Menteri Perdagangan, bahwa Food Station dan PD Pasar Jaya dilibatkan. Karena nanti ini outletnya juga melewati Pak Arief (Dirut Food Station). Jadi kalau kita enggak ada koordinasi akan susah. Ini yang kita sampaikan, jangan hanya kita dipakai sebagai `bumper` di depan," kata Sandiaga.

Dia mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

"Kita sudah kontak juga dengan menteri perdagangan. Kita tunggu langkah-langkah menteri perdagangan, untuk merangkul kami. Karena ini butuh sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," kata Sandiaga.

Prioritas Sandiaga adalah warga Jakarta mendapatkan pangan dengan harga terjangkau dan memastikan inflasi Jakarta stabil.

"Yang kami harapkan, jangan sampai kita tidak berkoordinasi, jangan sampai kita memberatkan warga dan pedagang kecil," tutup Sandiaga. (sam)

Foto  : Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Jakarta (Koran Transparansi) - Pemerintah berupaya melakukan penetrasi dan intervensi harga beras medium melalui Operasi Pasar (OP) beras di seluruh wilayah Indonesia, dimana rata-rata harga nasional untuk komoditas tersebut sebesar Rp11.131 per kilogram atau di atas ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

 
Menteri Perdagangan Enggartiiasto Lukita mengatakan bahwa pemerintah melalui Perum Bulog akan melakukan Operasi Pasar selama diperlukan dan akan langsung diawasi oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Republik Indonesia dalam pelaksanaannya.
 
"Kita penetrasi harga terlebih dahulu. Berapapun kebutuhannya akan kita gelontorkan, yang penting beras kualitas medium tersedia di pedagang pasar," kata Enggartiasto, di Jakarta, Senin.
 
Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga beras kualitas medium dalam dua hari terakhir tercatat mengalami kenaikan. Pada Minggu (7/1), harga rata-rata nasional beras kualitas medium sebesar Rp11.041, sementara pada Senin (8/1) mengalami kenaikan menjadi Rp11.131 per kilogram.
 
Sementara berdasar data dari Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), dalam satu pekan terakhir harga beras jenis IR-64 II berkisar dari Rp11.100-Rp11.675 per kilogram. Sedangkan untuk jenis IR-64 III berkisar dari Rp7.800-Rp8.800 per kilogram.
 
Bahkan, pada Desember 2017 lalu, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), beras memberikan andil terhadap inflasi 0,08 persen.
 
Sesungguhnya pemerintah telah melakukan Operasi Pasar sejak Oktober 2017, namun langkah tersebut masih belum bisa menahan laju kenaikan harga beras kualitas medium karena volume yang digelontorkan terbilang kurang. Cadangan Beras Pemerintah yang dimiliki oleh Perum Bulog, tercatat sekitar 260.000 ton.
 
Enggartiasto menambahkan, Operasi Pasar yang dilakukan oleh Perum Bulog tersebut nantinya akan dipasok kepada para pedagang beras. Para pedagang tersebut diberikan margin yang cukup, namun tidak diperbolehkan menjual melebihi ketentuan HET beras yang sebesar Rp9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa.
 
"Mulai besok (Selasa 9/1), seluruh pasar tradisional sudah masuk beras Bulog jenis medium, dengan harga tidak boleh lebih tinggi dari HET. Pedagang itu nanti diberikan margin yang cukup," kata Enggartiasto.
 
Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian mengatakan bahwa terkait dengan adanya praktik pengoplosan beras medium Bulog dengan beras lokal di Kalimantan Selatan, diharapkan tidak menyebabkan gangguan pada mekanisme pasar perberasan.
 
"Penegakan hukkum terkait beras oplosan tetap berjalan, tetapi jangan sampai penegakan hukum tersebut membuat masyarakat dan pelaku usaha menjadi takut, dan menyebabkan gangguan pada mekanisme pasar," ujar Tito.
 
Tito menambahkan, para pelaku usaha perberasan tidak perlu khawatir dengan proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian, selama berusaha dengan mengikuti ketentuan yang berlaku dan tidak melakukan penimbunan bahan pokok penting.
 
Kenaikan harga beras khususnya kualitas medium tersebut sesungguhnya sudah terlihat dari laporan BPS yang menyebutkan bahwa bahwa harga rata-rata beras medium di tingkat penggilingan pada Desember 2017 mengalami kenaikan sebesar 2,66 persen atau menjadi Rp9.526 per kilogram.
 
Kenaikan rata-rata harga beras tersebut bukan hanya terjadi pada beras kualitas medium saja. Namun, untuk beras kualitas premium tercatat juga mengalami kenaikan menjadi Rp9.860 per kilogram atau naik 3,37 persen dan rata-rata harga beras kualitas rendah juga naik sebesar 2,98 persen atau menjadi Rp9.309,00 per kilogram. (sam)
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...