Ekbis

Menko Perekonomian Darmin Nasution

Jakarta (Korantransparansi.com) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah terus konsisten untuk menyelesaikan persoalan utang-utang terdahulu, tidak hanya sekedar menambah utang baru.

"Pemerintah juga membayar utang, termasuk utang-utang terdahulu," katanya di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan total outstanding utang pemerintah yang telah mencapai Rp4.034,8 triliun merupakan akumulasi dari utang pemerintahan sebelumnya, yang tetap harus dibayar dalam jangka panjang.

Selain itu, pengelolaan utang Indonesia dalam keadaan baik dan tidak ada persoalan mengenai hal tersebut, apalagi tidak ada utang yang berpotensi gagal bayar, demikian Darmin Nasution.

 

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat bahwa kemampuan pemerintah untuk membayar utang masih kuat, apalagi rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) masih berada pada kisaran 29,24 persen.

Rasio utang senilai 29,24 persen terhadap PDB itu terhitung masih lebih kecil daripada dengan negara-negara yang memiliki tingkat ekonomi setara, seperti Vietnam senilai 63,4 persen, Thailand (41,8 persen), Malaysia (52,7 persen), dan Brasil (81,2 persen).

Dari total utang pemerintah sebesar Rp4.034,8 triliun per akhir Februari 2018, sebagian besar utang itu didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp3.257,26 triliun atau 80,73 persen dari total utang pemerintah.

Penerbitan SBN itu sekitar Rp2.359,47 triliun atau 62,62 persen diterbitkan dalam denominasi rupiah serta dalam denominasi valas sebesar Rp897,78 triliun atau 18,11 persen.

Selain penerbitan SBN, pembiayaan utang tersebut juga berasal dari pinjaman luar negeri pemerintah dengan porsi mencapai Rp777,54 triliun atau 19,27 persen.(*/min)

Kepala Bidang Pengadaan dan OPP Perum Bulog Sulteng, Bahar Haruna

PALU (Korantransparasi.com) - Sebanyak 1000 ton gula pasir  didatangkan Perum Bulog Sulawesi Tengah pada triwulan pertama di 2018 guna mengantisipasi naiknya kebutuhan stok pangan jelang Ramadhan dan Idul fitri. 

Palu, Sulteng (Korantransparansi.com) - Mengantisipasi terjadinya lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2018 ini, Perum Bulog Palu Sulawesi Tengah mendatangkan sedikitnya 1000 ton gula. 

Saat ini stok pangan di Sulteng sesungguhnya masih mencukupi, namun Buloh perlu mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kebutuhan terutama kebutuhan pangan. 

Kepala Bidang Pengadaan dan OPP Perum Bulog Sulteng, Bahar Haruna mengatakan, selain gula pasir, beras dan tepung terigu serta minyak goreng juga ikut diadakan. 

Menurutnya harga saat ini masi terbilang stabil. Namun biasanya, jelang puasa dan hari raya keagamaan terjadi gejolak. Karena itu, pihak bulog sudah mengantisipasi dengan menambah stok. 

" Untuk Gula pasir kami sudah datangkan 1000 ton. "ungkapnya.

Sementara untuk penyaluran beras sejahtera (Rastra), ditargetkan selesai pada Maret. " Muda-mudahan tidak terjadi lonjakkan harga. Kita akan lakukan operasi pasar agar harga tidak melonjak. Apalagi memasuki bulan puasa yang jelas bulog akan operasi pasar. "ungkapnya.

Diakuinya, jika pada tahun 2016 silam kenaikan harga sempat terjadi, akan tetapi pada 2017 hingga memasuki 2018, harga tetap stabil. "Mulai desember hingga januari ada kenaikan secara nasional, namun untuk level provinsi sulteng tetap stabil. "terangnya.

Selain itu kata Bahar Haruna, dalam stabilisasi harga pangan pihaknya bekerjasama instansi terkait. Misalnya, dinas pertanian terkait harga  diprodusen. Kemudian yang berhubungan dengan konsumen maka kami bersama dinas perindakop dan bidang perekonomian. Sedangkan untuk bansos didinas sosial. " Kami juga mempunyai tim Sergap didalamnya bersama TNI, " ujarnya mengakhiri pembicaraan (Nur)

 

 Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima laporan tahunan dari Senior Vice President & Regional Managing Director US-Asean Business Council Mr. Michael Michalak disaksikan oleh Ketua KADIN Indonesia Roeslan P. Roeslani (kiri) di Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Jakarta (Korantransparansi.com) - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut kerja sama di sektor industri antara Indonesia dengan Amerika Serikat saling melengkapi, saat menggelar pertemuan dengan delegasi Dewan Bisnis AS-ASEAN.

Presiden Jokowi dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarti didamingi Gubernur Soekarwo di Gresik (9/3/2018)

GRESIK (Korantransparansi.com) - Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartato mengatakan, JIIPE merupakan model kawasan industri generasi ketiga yaitu kawasan industri yang dilengkapi dengan infra dan suprastruktur yang handal dan terintegrasi dengan pelabuhan, ramah lingkungan, inovatif menuju terwujudnya kota industri baru. 

Saat ini JIIPE sudah memiliki Izin Usaha Kawasan Industri seluas 1.760 Ha, memiliki Kantor Pengelola dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti pembangkit tenaga Listrik 23 MW yang telah beroperasi sejak November 2017, Water Treatment Plant, Jaringan pipa gas yang saat ini sudah terkoneksi dengan pipa gas Perusahaan Gas Negara (PGN), Sistem Telekomunikasi dengan Fiber Optik dan Internet Broadband, serta Pelabuhan sehingga diharapkan dapat menurunkan biaya logistik dan biaya produksi.

 Hal itu disampaikan saat peresmian Kawasan Industri Terintegrasi JIIPE dan kapal pendukung tol laut oleh Presiden RI Joko Widodo, di JIIPE Kab. Gresik, Jumat (9/3).

“JIIPE telah siap untuk menampung investasi dengan menyiapkan zona untuk Port Estate, Heavy Industry, Medium Industry, Light Industry, Commercial, Pelabuhan, dan Kawasan Pemukiman. Jadi industri tinggal masuk saja di JIIPE,” katanya.

Untuk mendukung beroperasinya Kawasan Industri JIIPE, lanjutnya, masih dibutuhkan penambahan dan peningkatan beberapa infrastruktur seperti pelebaran Jalan Daendels, penyambungan rel kereta api sepanjang 11 km dari Stasiun Duduk Sampeyan sampai masuk ke lokasi JIIPE, dan agar Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar bisa terkoneksi dengan JIIPE. 

Dijelaskan, saat ini sudah ada 8 perusahaan yang berinvestasi meliputi 2 perusahaan sudah beroperasi, 2 perusahaan dalam proses pembangunan pabrik, dan 4 lainnya akan mulai pembangunan.

Ia berharap dengan diresmikannya JIIPE, bisa menampung tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang, dan bisa menimbulkan terjadinya multiplier effect pada 10 tahun mendatang.

Peresmian yang bertema “Kerja Nyata Membangun Negeri” ini ditandai dengan penekanan tombol sirine, yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti JIIPE dan kapal pendukung tol laut.

JIIPE adalah kawasan terintegrasi pertama di Indonesia dan terluas di Jawa Timur dengan total luas lahan sekitar 3.000 Ha. JIIPE menggunakan konsep penggabungan kawasan industri seluas 1.761 Ha, kawasan pelabuhan seluas 400 Ha, dan kawasan residential seluas 800 Ha. 

Hadir dalam Peresmian JIIPE yakni Presiden RI Jokowi beserta Ibu Negara Hj. Iriana Jokowi, Gubernur Jatim Pakde Karwo beserta Bude Karwo, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartato, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (min)

Para wajib pajak sedang membayar pajaknya melaui bank pemerinatah

Jakarta (KoranTransparansi)  - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyebutkan surat elektronik (e-mail) yang dikirimkan kepada wajib pajak (WP) yang berisi imbauan untuk melaporkan surat pemberitahuan (SPT) hanya untuk mengingatkan masyarakat.

"Email ini cara kami berkomunikasi dengan wajib pajak. Kami mengimbau dan mengingatkan saja, itu satu bentuk pelayanan," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo pada Senin (26/2) lalu telah melaporkan SPT Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2017 secara elektronik atau e-filling di Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden menilai, penyampaian SPT secara elektronik memberikan kemudahan kepada para pembayar pajak untuk melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya. Presiden juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut serta melaporkan SPT-nya masing-masing hingga batas waktu yang telah ditentukan yaitu 31 Maret 2018 untuk WP Pribadi dan 31 April 2018 untuk WP Badan.

"Yang kami `email blast` ini penyampaian SPT-nya. Kebetulan Maret ini juga batas waktu penyampaian laporan penempatan harga bagi WP yang ikut `tax amnesty`," ujar Hestu.

Hestu menuturkan, pihaknya telah mengirimkan surel kepada 972 ribu peserta amnesti pajak untuk mengingatkan kewajiban penyampaian laporan penempatan hartanya.

"Untuk pribadi paling lambat akhir Maret, sedangkan badan akhir April. Jadi kami ingatkan saja, bisa saja orang lupa kan," ujar Hestu.

Sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (3) huruf b dan c Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009, batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi adalah paling lama 3 (tiga) bulan setelah akhir Tahun Pajak dan untuk SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan adalah paling lama 4 (empat) bulan setelah akhir Tahun Pajak. 

SPT Tahunan PPh dapat disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) , selain itu Wajib Pajak juga dapat menyampaikan SPT Tahunan dengan cara pertama, dikirim melalui pos tercatat dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Kedua, dapat dikirim melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar atau e-Filing melalui laman DJP online (https://djponline.pajak.go.id) atau Penyedia Layanan SPT Elektronik yang telah ditunjuk Direktorat Jenderal Pajak. (rom)

Menteri Yahya dan Bupati Anas di Bandara Banyuwangi

Banyuwangi (KoranTransparansi.com) - Maskapai penerbangan Citilink resmi membuka jalur penerbangan Jakarta-Banyuwangi, Kamis (15/2). Seremoni pembukaan rute anyar anak usaha Garuda Indonesia tersebut diikuti Menteri Pariwisata Arief Yahya, Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Dirut PT Angkasa Pura II M. Awaluddin.

Tiap harinya, Citilink dengan pesawat Boeing 737-500 berkapasitas 120 penumpang berangkat dari Banyuwangi pukul 09.30 WIB, dan mendarat di Jakarta pukul 11.15 WIB. Dari Jakarta, pesawat berangkat pukul 11.55 WIB, dan mendarat di Banyuwangi pukul 13.35 WIB.

”Aksesibilitas ini kunci memajukan ekonomi daerah. Kami berbahagia, dengan berbagai tantangan dan keterbatasan, Banyuwangi terus tumbuh. Dulu sama sekali tak ada penerbangan, kini tujuh kali sehari, ada Jakarta-Banyuwangi langsung, ada Surabaya-Banyuwangi. Itu berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Azwar Anas.

Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo menambahkan, tahap awal, rute Jakarta-Banyuwangi digarap sekali dalam sehari. Juliandra optimistis, frekuensi bisa bertambah seiring makin majunya Banyuwangi. Pengembangan pariwisata, investasi, dan sektor penunjang lain membuat Banyuwangi terus tumbuh, termasuk pendidikan dengan berdirinya sejumlah kampus negeri di kabupaten itu.

Dia menyebut sejumlah destinasi Banyuwangi yang sangat potensial untuk ditingkatkan kunjungan wisatawannya, seperti Kawah Ijen, Pantai Plengkung, savana di Taman Nasional Alas Purwo, dan deretan destinasi alam lainnya. ”Kekuatan pemasaran dengan berbagai atraksi wisata di Banyuwangi Festival seperti Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi Ethno Carnival, dan Tour de Ijen juga membuat Banyuwangi banyak diminati,” papar Anas.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat kepada Banyuwangi yang terus berkembang pariwisatanya. Dia menyemangati semua elemen di Banyuwangi untuk mewujudkan bandara internasional pada akhir 2019.

”Momentum tahun ini harus dimanfaatkan, Oktober 2018 ada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali. Ribuan delegasi datang, Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai bandara pendukung, artinya sebagian delegasi mendarat di Banyuwangi. Manfaatkan itu, tunjukkan kekuatan dan keunikan pariwisata Banyuwangi,” kata Arief.

Arief juga memotivasi Banyuwangi untuk menggeber jumlah target wisatawan. Untuk wisatawan domestik ke Banyuwangi, sebanyak 497.000 wisatawan pada 2010 melonjak menjadi 4,01 juta orang. Adapun wisatawan mancanegara naik dari kisaran 5.205 (2010) menjadi 91.000 wisman (2017) dengan pendapatan devisa  Rp 546 miliar.

”Sudah sangat oke, hampir daerah yang baru berbenah wisatanya. Di Sumatera belum ada yang sebesar itu, kecuali Riau. Jangan lengah, harus terus ditambah,” papar Arief.

Dengan tambahan dari Citilink, dalam sehari berarti terdapat empat frekuensi rute Jakarta-Banyuwangi di mana tiga frekuensi sebelumnya digarap NAM Air dan Garuda Indonesia. Selain itu, ada rute Surabaya-Jakarta tiga kali sehari yang digarap Garuda dan Wings Air. (ari)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...