Ekbis

Pkde Karwo saat Peluncuran PPh Final UMKM 0,5 persen oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Jatim Expo, Surabaya, Jumat(22/6).

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi backbone perekonomian Jawa Timur. Hal tersebut bisa terlihat pada fakta empiris di lapangan.  

Diantaranya adalah kinerja Industri pengolahan dalam lima tahun terakhir share terhadap nasional semakin meningkat, dari 19,91 persen pada tahun 2013 meningkat menjadi 21,70 persen pada tahun 2017.Menurut Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo,empat tahun terakhir kontribusi sub-sektor Industri Makanan dan Minuman rata – rata sebesar 31,69 persen, sub sektor Pengolahan Tembakau rata – rata sebesar 26,63 persen, dan Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional rata – rata sebesar 8,03 persen.

“Hal ini terbukti pada hasil Survei Ekonomi Sosial Nasional (Susenas) pada tahun 2012 populasi UMKM di Jawa Timur meningkat menjadi 6,8 Juta yang terdiri dari 4,1 juta UMKM sektor pertanian dan 2,7 Juta UMKM Non Pertanian,” ungkap Pkde Karwo saat Peluncuran PPh Final UMKM 0,5 persen oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Jatim Expo, Surabaya, Jumat(22/6).

Pada Sensus Ekonomi yang dilakukan secara serentak tahun 2016 menunjukkan bahwa populasi UMKM Jawa Timur mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan 4,61 Juta UMKM Non Pertanian dan 4,98 Juta UMKM Pertanian sehingga berjumlah 9,59 juta UMKM. 

Hal ini menunjukkan pesatnya pertumbuhan UMKM sekaligus besarnya kontribusi UMKM sebagai sumber pendapatan utama masyarakat di Jawa Timur yang tentunya berperan penting pula terhadap penyerapan tenaga kerja di Jawa Timur. 

Kemudian, Angkatan Kerja Jawa Timur tahun 2016 adalah 20,16 Juta dengan penyerapan tenaga kerja dari UMKM Non Pertanian sebanyak 13,97 Juta, UMKM Pertanian 4,98 Juta. Sehingga total penyerapan tenaga kerja UMKM sebesar 18,95 juta, tenaga kerja usaha besar 373.294 orang dan Pengangguran 838.496 orang (4,21 persen).

Sementara itu, kontribusi UMKM terhadap perekonomian Jawa Timur juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2012 UMKM berkontribusi terhadap PDRB Jawa Timur tahun 2012 sebesar 54,98 persen. “Dengan asumsi ceteris paribus, maka kontribusi UMKM terhadap PDRB Jawa Timur tahun 2016 sebesar 57,52 persen,” ungkapnya

Disisi lain, UMKM di Jawa Timur memberikan kontribusi besar terhadap realisasi penanaman modal. Realisasi Investasi Jawa Timur tahun 2017 sebesar Rp. 152,39 Triliun, sementara pada Triwulan I tahun 2018 sebesar Rp. 32, 97 Triliun meningkat 15,93 % dari periode yang sama pada tahun 2017. 

Dari data tersebut, pada tahun 2017 kontribusi PMDN Non Fasilitasi mencapai 56,34 % dan pada triwulan I tahun 2018 ini meningkat menjadi 74,01 %. PMDN Non Fasilitasi dominan dari UMKM dan menjadi sumber utama pendorong pembangunan ekonomi Jawa Timur ditengah kondisi perekonomian global yang dinamis.

Luncurkan PPh Final UMKM 0,5 Persen

Presiden RI, Joko Widodo secara resmi meluncurkan PPh final UMKM 0,5 persen.  Peluncuran tersebut manjadi bagian Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak. 

PP Nomor 23 Tahun 2018 mendorong agar pelaku UMKM lebih ikut berperan aktif dalam kegiatan ekonomi formal.  “Pemerintah memberikan kemudahan dalam membayar pajak dan pengenaan pajak yang lebih berkeadilan,” ujarnya.

Jokowi sapaan akrab Presiden RI, menjelaskan dengan diberlakukan PP ini, beban pajak yang ditanggung oleh pelaku UMKM menjadi lebih kecil. Sehingga pelaku UMKM memiliki kemampuan ekonomi yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan melakukan investasi.

Selain itu, Jokowi juga menghimbau agar UMKM mengikuti perkembangan dunia yang semakin cepat.  UMKM diharapkan tidak bergantung pada system jual beli langsung. UMKM harus menggunakan teknologi online. 

Pelaku usaha bisa memanfaatkan sarana media online seperti youtube, instagram dan facebook untuk memasarkan produknya.”Apabila tidak mengikuti perkembangan jaman seperti ini, maka akan kalah dalam pertarungan global,” tegasnya .(med/min)

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin selama lebaran 2018 ini distribusi pupuk dijamin cukup aman.

Jakarta (KoranTransparansi.com) – PT Pupuk Indonesia Persero (PI) menjamin kelancaran distribusi pupuk bersubsidi sampai ke daerah-daerah selama Lebaran 2018 untuk mengatasi peningkatan kebutuhan petani pada musim tanam mendatang.

Kepala Corporate Communication PI Wijaya Laksana di Jakarta, Sabtu (9/6), mengatakan pada H-6 Lebaran 2018, pupuk bersubsidi dijamin telah terdistribusi hingga lini III dan IV atau tingkat kabupaten.

“Untuk beberapa daerah mengatasi kebutuhan lebaran maka distribusinya dipercepat untuk mengantisipasi kemacetan, H-6 sudah bisa didistribusikan ke kios-kios,” katanya ketika bincang-bincang dengan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan).

Menurut dia, kebijakan pelarangan truk angkutan barang untuk melintas di jalan-jalan tol selama lebaran sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi pupuk, oleh karena itu pihaknya melakukan pengiriman ke daerah sebelum arus mudik dan balik.

Wijaya mengatakan pasokan pupuk menjelang hari raya saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.

Untuk total stok pupuk secara nasional hingga 7 Juni 2018 lini III dan IV sebesar 1.264.532 ton dari ketentuan minimum sebesar 279.462 ton dengan rincian 534.911 ton Urea, 340.801 ton NPK, 144.198 ton SP-36, 135.769 ton ZA, dan 108.853 ton Organik.

“Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan petani selama dua bulan ke depan,” ujarnya.

Menurut dia, PT Pupuk Indonesia (Persero) memiliki jaringan distribusi yang kuat di seluruh Indonesia, khusus untuk memenuhi kebutuhan pupuk di sektor pertanian dan tanaman pangan yaitu 1.542 distributor, 45.005 kios, 18 unit kapal, 652 unit Gudang Lini II & III dengan kapasitas sebesar 2.981.078 ton lebih dan total kapasitas gudang kurang lebih 3.548.478 ton.

Kemudian, Gudang Lini I dengan kapasitas 567.400 ton, 3 unit (14 distribution center) pengantongan pupuk di Lini II, 4 Dermaga Kapal (PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, dan PT Petrokimia Gresik), 6.288 unit truk dan Voyage 194 rute.

Dalam menjamin distribusi pupuk urea bersubsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, pemerintah menerapkan sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi secara tertutup dengan mempergunakan sistem distribusi dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Seperti dilangsir Aktual.com, sesuai ketentuan Kementerian Pertanian, produsen pupuk diwajibkan menyimpan stok sampai untuk kebutuhan dua minggu ke depan namun pada praktiknya, PI menyiapkan stok setara dengan stok untuk satu bulan ke depan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam.

“Pupuk Indonesia taat kepada peraturan pemerintah, dalam menjalankan amanah untuk pendistribusian pupuk sesuai Prinsip Enam Tepat, yaitu tepat waktu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat jenis, tepat mutu dan tepat harga,” ujarnya. (guh)

Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih.

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Pelaku industri kecil dan menengah (IKM) nasional terus didorong agar dapat memanfaatkan fasilitas promosi online melalui platform yang dibuat oleh Kementerian Perindustrian, yang dinamakan e-Smart IKM. 

Hingga 2017, program ini menghasilkan total nilai penjualan lebih dari Rp236 juta dengan kontribusi terbesar dari transaksi IKM logam yang mencapai 70 persen.

“IKM logam merupakan salah satu sektor yang potensial dari delapan sektor e-Smart IKM lainnya, seperti IKM makanan dan minuman, perhiasan, herbal, kosmetik, fesyen, kerajinan, furnitur, dan sektor kreatif,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih melaluo keterangannya di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data e-Smart IKM yang dihimpun Kemenperin, terdapat salah satu IKM yang memiliki angka penjualan fantastis hingga 1.740 transaksi yang telah dilakukan. 

IKM tersebut adalah Linda Variasi milik Poniman (43), warga Pasuruan, Jawa Timur yang membuka toko onlinenya melalui Bukalapak.com.

Menurut Gati, Linda Variasi termasuk dalam IKM logam yang memproduksi berbagai komponen untuk otomotif, khususnya produk variasi dan onderdil kendaraan roda dua. 

“Poniman menawarkan sebanyak 71 macam produk dengan harga mulai dari Rp40 ribu sampai Rp110 ribu per produk,” ungkapnya.

Linda Variasi juga tergolong IKM yang cukup sukses berjualan di Bukalapak. Dia berhasil mendapatkan label pelapak terbaik dengan jumlah transaksi 15-30 pesanan per hari. 

“Sebelumnya, saya hanya mampu menjual lima produk setiap harinya dan hanya dijual di daerah lokal Jawa Timur dan Jawa Tengah,” ujar Poniman.

Saat ini, Poniman mengaku setiap bulan rata-rata mampu menjual sebanyak 450 produk kepada para pelanggannya yang berasal dari Sabang sampai Merauke. “Sekarang saya juga sudah punya pelanggan tetap di Maumere dan Papua,” imbuhnya.

Menurut ceritanya, Poniman melanjutkan bisnis keluarga di sektor IKM logam pengolahan dengan mesin industri rumahan sejak tahun 2015. Hingga kini, usahanya telah menyerap tenaga kerja 10 orang, di mana tiga orangnya bekerja di bagian pengemasan produk. 

“Dalam produksinya, kami menggunakan bahan baku lokal yang biasa dibeli di toko material di Pasuruan,” tuturnya.

Poniman termasuk salah satu peserta workshop e-Smart IKM di Sidoarjo pada September 2017. 

Dalam waktu delapan bulan berjualan online setelah mengikuti lokakarya tersebut, dia berhasil menjadi peserta e-Smart IKM yang dinilai sukses berjualan melalui marketplace.

“Setelah saya belajar berjualan online dari program e-Smart IKM, saya langsung diajari tips dan trik tentang cara berjualan online yang bagus. Dalam waktu dua minggu saja sudah terlihat produk saya sudah banyak laku terjual di online,” paparnya.

Selain untuk memperluas akses pasar, program e-Smart IKM ini pun menjadi sistem database karena menampilkan profil, sentra, dan produk IKM sehingga bisa sebagai bahan analisa untuk melakukan pembinaan ke depannya.

Selain itu dapat mengetahui data bahan baku IKM serta mesin dan peralatan atau teknologi yang dibutuhkan IKM.

Sejak diluncurkan pada Januari 2017 lalu, workshop e-Smart IKM telah diikuti sebanyak 1.730 peserta. Tahun ini, kegiatan tersebut dapat menggandeng 4.000 IKM di seluruh Indonesia dan 12.000 produk IKM masuk dalam marketplace. 

Program e-Smart IKM ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa marketplace dalam negeri, antara lain Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, dan Shopee. (guh)

Pakde Karwo: Kondisi Ekonomi Jatim Triwulan I 2018 Berjalan Baik

Surabaya (KoranTrabsparansi.com) - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo memastikan kondisi makro ekonomi Jatim pada Triwulan (TW) I tahun 2018 ini berjalan baik. Dimana, perekonomian Jatim pada TW I tahun 2018 ini tumbuh sebesar 5,5 persen, lebih tinggi dari tahun 2017 yang sebesar 5,45 persen.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan Forkopimda Jatim di Graha KADIN Jatim, Jalan Bukit Darmo Raya No. 1 Surabaya, Rabu (6/6).

Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim ini mengatakan, tiga sektor utama yang dominan pada TW I tahun 2018 yakni industri pengolahan yang berkontribusi terhadap PDRB sebesar 29,53 persen, industri perdagangan yang berkontribusi  sebesar 17,97 persen, serta industri pertanian yang berkontribusi sebesar 12,20 persen.

Menurutnya, ada fenomena menarik dalam pertumbuhan ekonomi Jatim kali ini. Dimana secara umum pertumbuhan ekonomi akan diikuti dengan tingginya inflasi. Namun, yang terjadi di Jatim justru sebaliknya.

“Khusus di Jatim pertumbuhan ekonomi tinggi tapi inflasinya rendah, ini fenomena unik di tengah krisis ekonomi saat ini. Jadi ini luar biasa,” terangnya.

Inflasi di Jatim sendiri senantiasa terjaga. Dimana sampai dengan bulan Mei 2018 inflasi Jatim tercatat sebesar 2,74 persen, turun dibandingkan bulan April 2018 yang sebesar 3,05 persen. Angka ini di bawah rata-rata nasional yang sebesar 3,23 persen.

“Bahkan khusus volatile food, pada bulan Ramadhan ini tercatat deflasi 0,29 persen,” katanya.

Menurutnya, terjaganya kondisi makro ekonomi Jatim ini tak jauh dari situasi aman dan nyaman di Jatim. Bila kedua hal ini terus dijaga, maka kondisi makro ekonomi akan berjalan baik. “Terimakasih kepada para pengusaha yang ikut berjasa menjaga kondisi ini,” katanya.

Tidak hanya itu, ketahanan masyarakat Jatim terhadap suatu distorsi juga sangat tinggi. Seperti saat teror bom yang terjadi beberapa waktu lalu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama dan masyarakat sangat kompak.

“Makanya hari keempat setelah tragedi bom kemarin ekonomi kita sudah stabil, ini ciri khas masyarakat Jatim,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Di akhir sambutannya, Pakde Karwo berharap di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini dapat berjalan lancar dan penuh berkah. “Semoga dosa kita diampuni oleh Allah SWT,” katanya yang dalam acara ini secara simbolis memberikan santunan kepada 10 anak yatim piatu dari 10 yayasan yatim piatu di Surabaya. Total anak yatim piatu yang mendapat santunan dalam acara kali ini berjumlah 100 orang.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Jatim, La Nyala M. Mattalitti berterimakasih kepada Pakde Karwo  yang tak pernah absen menghadiri acara buka puasa bersama KADIN Jatim. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Pakde Karwo yang di akhir masa jabatannya, mampu membuat deflasi Jatim tercatat sebesar 0,29 persen. “Ini sejarah yang sangat baik,” katanya.

Turut hadir Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, unsur Forkopimda Jatim, beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, Ketua KADIN kab/kota se-Jatim, pengurus HIPMI Jatim, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. (den)

Menghadapi Idul Fitri sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok  Pemprov Sulteng mengadakan pasar myrah.

Sulteng (KoranTransparansi.com) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, pada Selasa (5/7/2018), kembali menggelar pasar murah di Kecamatan Palu Barat Kota Palu.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (5-6/7/2018), dibuka lansung Asisten II Sekda Provinsi Sulteng, Bunga Elim Somba mewakili Gubernur Sulteng. 


Dalam sambutannya Ia berharap, pelaksanaan pasar murah ini dapat membantu masyarakat, serta menjaga stabilisasi harga berbagai kebutuhan pokok di bulan ramadhan dan memasuki hari raya idul fitri 1439 H.


Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, Arifin S Ahmad yang ditemui dikantornya membenarkan jika dinasnya juga ikut terlibat dalam kegiatan pasar murah tersebut. 


" Pelaksana utama pasar murah itu dinas perindustrian dan perdagangan dan ada beberapa dinas terkait termaksud koperasi dan UMKM, " ungkapnya.


Menurutnya, pasar murah diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dibulan Ramadhan khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri  dengan harga relatif murah. 
"Kami juga melibatkan beberapa umkm dan mereka hadir, adapun barang yang dijual diantaranya, tepung, gula dan minyak serta susu, itu harganya relatif terjangkau. "jelasnya


Kegiatan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan Palu Grand Mall itu, menjadikan pasar murah sangat strategi dikunjungi masyarakat kota palu. 


Selain lokasi pasar murah yang strategis, harga berbagai barang kebutuhan pokok juga relatif murah dibandingkan harga pasaran umum.


Sujono (45), dan Siti (50), warga kota palu yang berbelanja di pasar murah itu menuturkan, perbandingan harga jual berbagai barang kebutuhan sangat menyolok. Misalnya, harga tepung terigu dipasaran umum Rp. 10.000/Kg, sementara di pasar murah Rp. 8.500/kg.


Demikian pula telur ayam Rp45.000/rak (30 butir) sedangkan tingkat pengecer telur ayam bisa mencapai Rp50.000/rak. (R.NUR)

  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di kantor Kemenhub, Jakarta

JAKARTA (KoranTransaransi.com) - Ancaman mogok para pilot Garuda Indonesia telah membuat cemas para penumpang. Terlebih ancaman itu berbarengan dengan masim mudik lebaran 2018. Bukan saja menejement Garuda yang cemas, namun juga konsumen. Pemerintahpun turun tangan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap para pilot Garuda Indonesia tak melakukan mogok saat musim mudik Lebaran 2018. Hal tersebut diungkapkan Budi saat dimintai komentarnya soal rencana mogok dari para pilot Garuda saat musim mudik 2018. 

"Kalau ada masalah silahkan bicarakan, tapi jangan melakukan mogok," ujar Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis. Budi menjelaskan, aksi mogok tersebut akan mengganggu kelancaran arus mudik melalui transportasi udara.

Budi mengaku prihatin dengan rencana asi mogok oleh para pilot tersebut. Menurut dia, pilot merupakan profesi yang membanggakan. "Saya prihatin akan sikap pilot Garuda. Pilot adalah suatu kelompok profesi yang sangat membanggakan, saya mengharapkan para pilot tidak melakukan tindakan itu," kata Budi. 

Budi meminta para pilot Garuda untuk mengambil jalan mediasi ketimbang melakukan aksi mogok. "Kita harus bangga dengan Garuda, kita harus jaga bersama. Kalau ada masalah, silakan bicarakan," ucap Budi. (kh)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...