Ekonomi

Published in Ekonomi

Jelang Idul Fitri 1439 H, Pemprov Sulteng Gelar Pasar Murah

Jun 05, 2018 Publish by 
Menghadapi Idul Fitri sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok  Pemprov Sulteng mengadakan pasar myrah.
Menghadapi Idul Fitri sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok Pemprov Sulteng mengadakan pasar myrah. (kt/rahmat nur)

Sulteng (KoranTransparansi.com) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, pada Selasa (5/7/2018), kembali menggelar pasar murah di Kecamatan Palu Barat Kota Palu.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (5-6/7/2018), dibuka lansung Asisten II Sekda Provinsi Sulteng, Bunga Elim Somba mewakili Gubernur Sulteng. 


Dalam sambutannya Ia berharap, pelaksanaan pasar murah ini dapat membantu masyarakat, serta menjaga stabilisasi harga berbagai kebutuhan pokok di bulan ramadhan dan memasuki hari raya idul fitri 1439 H.


Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, Arifin S Ahmad yang ditemui dikantornya membenarkan jika dinasnya juga ikut terlibat dalam kegiatan pasar murah tersebut. 


" Pelaksana utama pasar murah itu dinas perindustrian dan perdagangan dan ada beberapa dinas terkait termaksud koperasi dan UMKM, " ungkapnya.


Menurutnya, pasar murah diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dibulan Ramadhan khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri  dengan harga relatif murah. 
"Kami juga melibatkan beberapa umkm dan mereka hadir, adapun barang yang dijual diantaranya, tepung, gula dan minyak serta susu, itu harganya relatif terjangkau. "jelasnya


Kegiatan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan Palu Grand Mall itu, menjadikan pasar murah sangat strategi dikunjungi masyarakat kota palu. 


Selain lokasi pasar murah yang strategis, harga berbagai barang kebutuhan pokok juga relatif murah dibandingkan harga pasaran umum.


Sujono (45), dan Siti (50), warga kota palu yang berbelanja di pasar murah itu menuturkan, perbandingan harga jual berbagai barang kebutuhan sangat menyolok. Misalnya, harga tepung terigu dipasaran umum Rp. 10.000/Kg, sementara di pasar murah Rp. 8.500/kg.


Demikian pula telur ayam Rp45.000/rak (30 butir) sedangkan tingkat pengecer telur ayam bisa mencapai Rp50.000/rak. (R.NUR)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...