DAERAH

Wabup Yusuf Widyatmoko Saat Meresmikan Patung Gandrung

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) - Kepedulian Manager Kebun Kaliselogiri, Benny Hendricrianto dan seluruh jajaranya terhadap anak-anak yatim dan jompo benar-benar patut diapreasiasi. Hampir setiap tanggal 5, tanggal 18 dan tanggal 27 dalam sebulannya selalu memberikan santuan kepada anak-anak yatim di wilayah kerjanya di Perkebukan Kaliselogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Bahkan, dalam kegiatan buka bersama dengan Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, Kebun juga memberikan santuan anak-anak yatim dan orang jompo. Hanya kali ini melibatkan anak yatim dari luar kebun. Jumlahnya 20 orang anak yatim dari komunitas anak yatim dari Kecamatan Rogojampi asuhan ustadz Haris. 

Bukber kali ini mengambil tema Romadon Berkah dengan bersedekah dan sub tema Dengan semangat Jujur, tulus dan ikhlas ini kita raih tahun 2018 dengan kinerja yang lebih baik. “Untuk internal kebun sendiri santunan anak yatim dan orang jompo itu sudah rutin dan juga melibat semua afdeling yang ada. Karena memang ingin mengembangkan atau menggalakkan spirit, bagaimana kita berbagi sesama. Bagaimana kita hidup bermakna, manfaat bagi sesama dan kita sebagai perwujudan cinta kasih,” ujar Manager Kebun Kaliselogiti, Benny Hendricrianto, Kamis (7/6/2018).  

Memang, kata Benny, kegiatan tahun 2018 ini ada 4 kegiatan yang dikemas jadi satu kegiatan, yakni pertama peresmian patung gandrung jujur tulus ikhlas Kalisegiri, kedua selamatan giling perdana panen kopil robusta tahun 2018, ketiga buka puasa bersama dan keempat implementasi dari sedekah tadi kita santunan anak yatim.

“Dan, alhamdulillah kegiatan ini diikuti seluruh afdeling-afdeling yang ada itu mau menyisihkan sebagaian rezekinya bagi yang berhak dengan cara sukarela. Tidak hanya dilakukan di besaran, tapi juga dilakukan di tiapp-tiap afdeling. Jadi, hal ini manfaatnya luar biasa,” ungkap Benny.

Untuk patung gandrung Jujur, Tulus dan Iklas itu tidak mengeluarkan dana cukup besar. Karena tenaganya melibatkan karyawan yang memiliki kemampuan sederhana, tapi layak ditampilkan. Untuk patung gandrung Jujur, Tulus dan Ikhlas itu langsung diresmikan Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmomo. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag Tanaman PTPN XII, Yualianto, Kormanbun Banyuwangi, Arief Budiyanto, Danlanal Banyuwangi diwakili Mayor Budi dan Forpimkan dan Kades Ketapang. (ari)

 

 

Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sowan ke kediaman RKH Muhammad Syamsul Arifin di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, Madura

Pamekasan (KoranTRansparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sowan ke kediaman RKH Muhammad Syamsul Arifin di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, Madura. Kedatangan Khofifah disambut baik para asatiz dan kiai pesantren Madura.

Kedatangan Khofifah ini pun disambut langsung RKH Syamsul Arifin. Bersama kiai salah satu pesantren tertua di Madura ini, Khofifah tampak akrab berbincang berbagai hal. 

Silturahmi Khofifah ini disambut dukungan Kiai Syamsul. Kiai berpengaruh Madura ini menegaskan akan mendukung Khofifah-Emil sebagai kandidat yang didukung PPP. 

"Iya, yang jelas saya mendukung yang diusung PPP. Semuanya untuk urusan PPP saya mendukung," kata  RKH Muhammad Syamsul Arifin menegaskan.

Kiai Syamsul juga mendoakan Ketua Umum Muslimat NU ini sukses memenangkan kontestasi Pilkada Gubernur Jatim. Menurutnya, Khofifah sosok yang religius.

"Orang yang Sholehah, Saya mendoakan sukses. Insyaallah, Allah akan menolong hamba yang menolong saudaranya," tuturnya kepada Khofifah.

Kiai yang juga Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP ini menyebut pantas jadi suri tauladan bagi masyarakat. Khofifah dinilai sosok contoh yang memberikan kebaikan.

"Ibu Khofifah mau bersilaturahim dia yang mendatangi lebih dulu. Oreng ta' enda' aba' enda' (orang lain tidak mau dirinya mau) bersilaturahim. Makanya kami angkat bu Khofifah kedatangannya ke sini demi kebaikan, inilah contoh Bu Khofifah, mudah-mudahan bermanfaat, barokah," ucapya.

Kedatangan Khofifah ini didampingi pengurus PPP Pamekasan. Salah satunya, Anggota DPR RI, Achmad Baidowi. Dia menegaskan dukungan dari RKH Syamsul  semakin menguatkan posisi pasangan Khofifah-Emil.

"PPP selalu konsisten dengan keputusan yang dibuat DPP. Dukungan beliau RKH Syamsul terhadap PPP menjadi bagian dari dukungan terhadap Khofifah," tegas Baidowi.

Sementara itu Khofifah menyampaikan  terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan RKH Syamsul. Khofifah juga menyampaikan apresiasinya terhadap PPP yang konsisten mendampinginya.

"Kami menyampaikan terima kasih. Mudah-mudahan ini hari Allah menentukan silaturrahim membawa kemualian. Kami mohon doa pak Kiai. Kami diantarkan banyak pengurus PPP karena salah satu yang mengantarkan, mengusung kami mencalonkan gubernur-wakil gubernur,"

Menteri Sosial 2014-2018 ini menyambut dan mengapresiasi dari KH Syamsul. Smenurutnya ini, akan menajdi rnacangan rekomendasi strategis untuk pasangan Khofifah-Emil.

"Seluruh proses silaturahmi ini akan menjadi nyambung jiwa, olah rasa. Jadi silaturahmi itu sambung doa. Ada rasa yang terbangun dan ada doa yang akan dimunajatkan," pungkasnya. (min)

 Foto : Melalui SE Sekkota Kediri yang melarang pemakaian Mobdin saat lebaran

KEDIRI (KoranTransparansi) - Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Aparatur Sipil Negara ( ASN ) mendapatkan cuti bersama yang terhitung 11 Juni-20 Juni 

Dan pemerintah Kota Kediri telah mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh ASN dilingkungan Pemkot Kediri, agar tidak memakai kendaraan dinas untuk dipakai mudik lebaran.

Apip Permana, Kabag Humas Pemkot Kediri membenarkan hal itu. Dan, Pemkot Kediri telah mengeluarkan surat edaran bagi ASN yang ada dilingkungan Pemkot Kediri untuk tidak menggunakan mobil dinas disaat mudik lebaran 

" Surat Edaran ( SE)  dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah Budwi Sunu, tertanggal 5 Juni 2018, nomor 800 / 384 / 419.031 / 2018 perihal Surat Edaran Larangan Kendaraan Dinas untuk Keperluan Pribadi selama Liburan Lebaran" kata Apip, Rabu (6/6/2018)

Menurutnya, surat itu ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadi selama libur lebaran.

" Jika ada ASN yang membandel melanggar SE tersebut, maka sangsi akan dijatuhkan kepada mereka. Mulai, ringan, sedang dan berat " pungkas Apip.(bud)

Tim Lakalantas Saat Melakukan Olah TKP

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) – Pengendara sepeda motor Honda Astrea Nopol H 1480 SS tewas tertabrak truk fuso berplat nomer N 8743 UW. Musibah kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia itu terjadi di Jalanraya Situbondo, tepatnya di depan bengkel Pak Joko masuk Dusun Curahsawo, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo.

Semula aparat Kepolisian Unit Lantas Polsek Wongsorejo bersama Unit Laka Satlantas Polres Banyuwangi yang mendatangi lokasi kejadian kebingungan menguak identitas korban. Masalahnya tidak ada kartu kependudukan maupun surat ijin mengemudi (SIM) yang dikantongi pengendara kuda besi butut itu. 

Petugas hanya berhasil mengantongi identitas pengemudi truk. Menurut Ipda Ardhi Bita Kumala, sopir kendaraan berbadan lebar tersebut bernama Mochammad Mauludi (38), tinggal di Desa Kemeloan, Kecamatan Grati, Pasuruan. Sedangkan nama dan alamat pengendara motor yang meninggal di lokasi kejadian masih belum diketahui.

“Warga sekitar TKP tak ada yang mengenali. Akhirnya jasad korban kita bawa ke kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi. Sedangkan sopir truk dibawa ke Unit Laka Satlantas Polres Banyuwangi di Jalan Letkol Istiqlah untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Banyuwangi mewakili Kasatlantas AKP Ris Andrian Yudho Nugroho SIK.

Kejadian mengenaskan ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Selasa (5/6/2018). Sehari pasca peristiwa itu petugas masih menahan sopir truk yang menyebabkan pengendara motor meninggal dunia. Selain itu aparat juga meminta bantuan Inavis Polres Banyuwangi untuk menelusuri identitas korban melalui sidik jari.

“Ternyata pengemudi sepeda motor bernama  Gordy berusia 77 tahun. Korban terekam dalam Nomer Induk Kependudukan (NIK) KTP elektronik 3510183006410031 yang tercatat tinggal di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Wongsorejo,” beber mantan KBO Satlantas Polres Banyuwangi.

Kefalidan identitas itu dikuatkan dengan pengakuan keluarga korban yang melapor ke Mapolsek Wongsorejo. Setelah mendatangi Unit Laka, kelengkapan identitas korban sama persis dengan yang dikeluarkan Inavis. Akhirnya jenazah korban langsung diambil dari rumah sakit untuk dikebumikan di tanah kelahirannya. “Rabu (6/6/2018) siang jasad korban sudah dibawa pulang pihak keluarga. Sekarang tinggal sopir truk fuso yang masih menjalani pemeriksaan di Unit Laka,” paparnya.

Tabrakan yang menimpa Gordy terjadi ketika korban yang melaju dari arah selatan menuju utara membuntuti mobil pick-up. Mendadak mobil bak terbuka yang plat nomernya tak diketahui ini mengerem mendadak sehingga mengejutkan korban. Imbasnya kuda besi yang dikendari sang kakek menabrak bodi belakang pick-up sampai terpental di jalan aspal dan berada di lajur lain. 

“Dari arah depan meluncur truk fuso yang dikemudikan Mauludi. Truk ini sempat menghindari tubuh korban dengan membanting kemudi kearah kiri sampai ban bagian depan jatuh ke bahu jalan. Namun ban belakang truk itu masih saja melindas tubuh korban. Akhirnya pemotor ini meninggal dunia di TKP akibat luka parah di bagian kepala. Sementara mobil pick-up kabur dari lokasi,” jelasnya. (ari). 

Para tersangka Saat Polres Merilis Kasus Kejahatan

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) – Polres Banyuwangi benar-benar perang melawan kejahatan yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat Banyuwangi. Salah satunya, kasus premanisme di Banyuwangi ternyata cukup tinggi. Buktinya, dalam kurun waktu dua pekan aparat Polres Banyuwangi memproses hukum 308 kasus. Fakta ini berdasarkan data ungkap kasus yang dibeber Wakapolres Banyuwangi Kompol Oscar Samsudin, Rabu (6/6/2018).

Tak pelak, premanisme menduduki rangking tertinggi dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar sejak 21 Mei – 1 Juni 2018. Total ungkap kasus yang sukses disikat berjumlah 420 perkara dengan menetapkan 579 orang tersangka.

“Terdapat 74 kasus yang sedang menjalani proses sidik, 199 disanksi tindak pidana ringan, serta 147 orang dilakukan pembinaan,” tandasnya kepada wartawan saat merilisnya di Mapolres Banyuwangi..

Kasus lain yang ditindak dalam Operasi Pekat Semeru 2018 itu juga ada soal miras dengan jumlah perkara 63, judi 26, narkoba 13, prostitusi 5, plus bahan peledak dan pornograsi masing-masing 3 serta 2 kasus. “Untuk bukti miras yang disita 4 jerigen dengan 665 botol. Angka totalnya 1.097 liter. Untuk sabu-sabu buktinya berjumlah 11 gram, ditambah pil 184 butir,” ungkap Kompol Oscar.

Terkait premanisme, aparat kepolisian telah mengamankan 24 gitar dan 4 ketipung. Wakapolres menjelaskan, alat musik milik para pengamen ini disita karena para pemusik jalanan ini menarik pungutan dengan memaksa.

“Pungli model lain juga ada. Istilah jalanannya disebut dengan memalak. Pelaku yang diamankan ada yang berkedok tukang jukir,” beber perwira dengan tanda pangkat satu melati di pundak didampingi Kasatreskrim AKP Panji Pratistha Wijaya SIK.

Operasi semacam ini selalu dilaksanakan aparat kepolisian jelang dan memasuki Ramadhan untuk memberi rasa aman warga dalam menjalankan puasa wajib. Tujuannya agar tingkat kerawanan kriminalitas selama sebulan sampai datangnya Idul Fitri tak melonjak. (ari

Gus Ipul Inginkan Ekonomi Pekerja Perempuan Terus Meningkat

 

BOJONEGORO (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan ribuan buruh pengolah tembakau di Bojonegoro, Rabu (6/6/2018). Dalam kunjungan ini, Gus Ipul mendatangi dua lokasi pabrik pengolah tembakau sigaret kretek tangan (SKT) PT Wismilak Inti Makmur Tbk.

Tiba di lokasi yang berada di Kecamatan Baureno ini, Gus Ipul disambut langsung ribuan buruh yang mayoritas perempuan. Tak sekadar menyapa, mereka juga berebut swafoto dengan Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul mengapresiasi kinerja peruhasaan ini. "Industri berbasis tembakau menempati urutan kedua di Jawa Timur dan menjadi prioritas kami," kata Gus Ipul.

Selain kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, perusahaan padat karya seperti ini juga mampu menyerap tenaga kerja yang tinggi pula.

"Kami mendorong agar seluruh pekerja bisa terdaftar BPJS. Para pekerja perempuan juga jangan sekadar menggantungkan kehidupan ekonomi dari perusahaan, harus memiliki usaha sampingan. Minimal harus terdaftar di koperasi," kata Gus Ipul.

Untuk membangkitkan jiwa wirausaha para pekerja, Gus Ipul juga telah memiliki program Superstar atau Sentra Industri Kreatif, UMKM dan Pemberdayaan Start-Up. 

Program yang masuk dalam sembilan agenda prioritas ini mendorong pelaku UMKM memenuhi empat syarat yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas UMKM. Yakni riset, pasar, permodalan, teknologi dan kualitas SDM. Gus Ipul dan Mbak Puti menegaskan bahwa pelaku UMKM itu harus makmur dan sejahtera. Sebab UMKM telah sukses menyumbang PDRB Jatim.

Sementara itu, Henry Najoan, GA Manager perusahaan ini mengaku akan mendukung berbagai terobosan yang disiapkan Gus Ipul. "Kami mendukung Calon Gubernur yang selama ini mengerti tentang pentingnya keberadaan industri pengolahan tembakaum khususnya industri kretek di Jawa Timur," katanya. 

"Selama ini, pemerintah provinsi Jawa Timur telah memberikan berbagai program yang mendukung industri ini. Memang, kami mengharapkan keberlanjutan di sana," kata Henry. (min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...