DAERAH

  Foto : Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Harry Purwaka saat menyerahkan rekomendasi pada Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Kediri (KoranTransparansi) - Bertempat di Ruang Jayabaya, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK. Acara yang berlangsung Jumat (3/5/2019), dihadiri Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Harry Purwaka, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Sekda Kabupaten Kediri Dede Sujana, S.Sos. M.Si dan seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Kediri.

Di hadapan seluruh hadirin, Harry Purwaka menyampaikan apresiasinya atas kerja keras Pemkab Kediri. 

“Tindak lanjut Kabupaten Kediri atas rekomendasi BPK mencapai 98%, ini peringkat ke 2 se Jawa Timur dimana rata-rata kabupaten/kota lain di Jawa Timur yaitu 87,93%. Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab Kediri yang sudah bekerja keras, sehingga rekomendasi kami sudah banyak yang selesai ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno menegaskan, kegiatan pemeriksaan yang dilakukan BPK selama ini selalu disambut dengan tangan terbuka. 

“Kami instruksikan kepada seluruh Kepala SKPD untuk aktif dan kooperatif dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan. Kami sangat memahami pemeriksaan ini berjalan secara profesional dan independen serta memberikan rekomendasi yang konstruktif,” kata Bupati Haryanti.

Ditambahkan Bupati Kediri, penyerahan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2018 ini telah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari proses penyusunan laporan yang dilakukan oleh tim BPKAD yang beriringan dengan proses review yang dilakukan oleh tim inspektorat. 

Sinergi antara tim BPKAD dan tim review inspektorat tersebut, diharapkan bisa menghasilkan laporan keuangan yang handal serta memenuhi standar akuntansi pemerintah yang benar. 

"Dan pada akhirnya kami berharap pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2018 bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah kami capai seperti tahun-tahun sebelumnya," iimbuhnya.

Bupati melanjutkan, dengan pengarahan dari Harry Purwaka, terkait arti penting tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK. 

" Tindak lanjut atas rekomendsi BPK  merupakan salah satu bukti bahwa kualitas pemeriksaan BPK dinilai dan diapresiasi oleh entitas pemeriksaan BPK" tandasnya.

Sekedar diketahui, tindak lanjut atas rekomendasi BPK juga akan menjadi salah satu penentu keberhasilan upaya BPK untuk memperbaiki pengelolaan keuangan negara. Dan, yang tidak kalah penting, tingkat penyelesaian tindak lanjut juga menjadi indikator bahwa pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara menjadi lebih transparan dan akuntabel. (adv/kominfo/bud)

  Kepala BNPT Datang ke Tenggulun : YLP Lamongan Bisa Jadi Model Dunia

Lamongan ( KoranTransparansi) Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius saat bersilaturahmi dengan anggota Yayasan Lingkar Perdamian, di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan , Jum'at (3/5/2019). 

Lembaga yang mewadahi para mantan narapidana terorisme (Napiter), Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP)bermarkas di Desa Tenggulun Solokuro Lamongan Jawa Timur keberadaannya diperhitungkan hingga tingkat dunia.

"Yayasan Lingkar Perdamaian bisa jadi contoh bagi seluruh dunia dalam penanggulangan terorisme," kata Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius saat bersilaturahmi dengan anggota Yayasan Lingkar Perdamian, di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Jum'at (3/5/2019).

Apresiasi BNPT terhadap YLP ini, kata Suhardi, tidak lepas dari langkah nyata YLP yang secara konsisten melakukan penjaringan dan konsolidasi dengan teroris, termasuk pembinaan terhadap para mantan napiter yang bergabung di YLP.

Penjaringan dan konsolidasi untuk mengubah paham radikal yang dianut sebelumnya ini, menurut Suhardi, dilakukan intens oleh YLP, termasuk dalam Lapas.

Warga YLP tidak diragukan telah memiliki faham cinta terhadap bangsanya, Indonesia. Setidaknya itu teraktualisasi dari kehidupannya sehari - hari.

Termasuk bukti dilaksanakannya upacara 17 Agustus di komplek Yayasan Lingkar Perdamaian.

"Harapan kami YLP bisa menjadi role model dunia, sebagaimana bisa mengemas dan menjadikan masa depan eks napiter menjadi lebih baik," harapnya.

Sementara, Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), Ali Fauzi, adik kandung Trio Bomber Bali mengatakan, diakui pihaknya masih memiliki sejumlah kekurangan dalam melakukan pembinaan para mantan napiter, salah satunya adalah terkait sarana dan prasarana.

"Tidurnya di lantai, tapi ke depan tentunya kita bisa menyediakan ranjang santri tersebut," kata Ali Fauzi yang juga mantan isntruktur perakit bom di Mindanao Filiphina ini.

Ali Fauzi memastikan, program deradikalisasi di YLP cukup menjanjikan.

Dikisahkan, YLP saat bertandang di lapas ada napiter bernama Galih Aji Satria (berafiliasi ISIS) ketika pertama kali Ali Fauzi datang, Ali Fauzi dikafir-kafirkan karena dianggap murtad.

"Tapi Alhamdulillah, atas upaya komprehensif, yang bersangkutan saat ini sudah mempunyai jiwa nasionalisme dan kembali pada NKRI," ungkapnya.

Sekedar diketahui, kunjungan Ketua BNPT ke YLP di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro ini juga dihadiri oleh Deputi Pencegahan Perlindungan BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi Penindakan dan Penegakan Hukum BNPT, Irjen Pol Budiono Sandi.

Kapolres LamonganAKBP Feby DP Hutagalung serta para mantan narapidana terorisme dan mantan teroris anggota YLP juga hadir.(rin) 

 

Bupati Irsyad Yusuf Akan Buat Perbup Pendidikan Anti Korupsi Di Kabupaten Pasuruan

Surabaya - Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf akan segera membuat Peraturan Bupati (Perbup) Pendidikan Anti Korupsi khusus para pelajar di Kabupaten Pasuruan.

Perbup tersebut ditargetkan selesai dalam bulan mei ini, sehingga akan bisa diterapkan ke dalam kurikulum pendidikan pada tahun ajaran baru 2019/2020.

Pernyataan tersebut keluar dari bibir Irsyad saat menghadiri Upacara Bendera dalam rangka Hari Pendidikan Nasional tahun 2019 di Halaman Kantor Dinas Pendidikan, Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan, Raci, Bangil, Kamis (02/05/2019).

Menurutnya, disepakati pendidikan anti korupsi akan masuk kurikulum 2019 di semua jenjang pendidikan, mulai dari TK,SD, SMP hingga SMA sederajat. Hanya saja, dalam prakteknya, pendidikan anti korupsi tak ada kurikulum atau mata pelajaran baru. Melainkan disisipkan ke dalam mata pelajaran yang berkaitan dengan itu.

“Momennya pas dengan Peringatan Hardiknas, jadi kita ingin para pelajar mulai dari SD sampai SMA menerima pelajaran soal anti korupsi. Kita minta para guru PKN untuk sama-sama deklarasi siap untuk mendukung program pendidikan anti korupsi,” katanya.

Dengan segera dibuatkannya Perbup, Irsyad pun mengintruksikan Dinas Pendidikan untuk membuat kurikulum yang paling tepat. Setelah rampung, barulah dilanjutkan dengan penyiapan SDM (sumber daya manusia), yakni para guru.

“Khususnya yang paling tepat adalah guru PKN atau kewarganegaraan. Tapi di beberapa pelajaran lain tidak menutup kemungkinan juga akan dimasukkan perihal pendidikan anti korupsi,” ucapnya di hadapan awak media yang mengerubutinya.

Ditambahkan Irsyad, sejauh ini, Pemkab Pasuruan sudah melakukan berbagai inovasi di bidang pembelajaran. Salah satunya dengan memasukkan pendidikan karakter yang meliputi bela negara, anti radikalisme dan hal penting lainnya. Dengan adanya pendidikan anti korupsi, dirinya meyakini, generasi emas mendatang akan jauh lebih baik. Utamanya akan dapat memahami betapa bahayanya memiliki jiwa korupsi.

" Semua program kita sinergikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan. Kita ingin memberikan pendidikan sedari dini, program anti radikalisme dan kita tekankan pendidikan anti korupsi, dimulai dari contoh para guru hingga saya sendiri sebagai kepala daerah,” tandasnya.

Lebih lanjut Irsyad mencontohkan, kantin kejujuran yang ada di beberapa sekolah adalah satu bukti yang diterapkan dengan tujuan yang sangat mulia. Yakni menantang anak untuk belajar jujur.

“Satu bentuk contoh konkritnya adalah kantin kejujuran. Dengan kita terus menerus jujur, maka Insya Allah bangsa ini tidak akan lagi ada koruptor. Tidak akan ada lagi yang berani berbuat kejahatan dengan melakukan korupsi,” urai dia.

Irsyad optimis, penerapan pendidikan anti korupsi pada pelajar dapat mencetak anak-anak muda yang berkarakter kuat. Yakni menjunjung tinggi kejujuran. “Kalau sudah jujur, maka selamet dunia akhirat,” pungkasnya. (hen)

9000 Pengunjung Tiap Hari, Pelaksanaan Agro Expo Banyuwangi Diperpanjang

Banyuwangi (KoranTransparansi) - Agro Expo yang digelar Pemkab Banyuwangi mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Tiap hari pengunjung yang datang mencapai 9000 orang. Ini membuat pelaksanaan Agro Expo diperpanjang. 

Sebelumnya event yang dibuka sejak 25 April tersebut harusnya berakhir pada, Rabu (1/5) Mei. Namun melihat antusias masyarakat yang tinggi, akhirnya diperpanjang hingga 4 Mei. Selain itu, selama bulan Ramadan, Agro Expo akan dibuka tiap akhir pekan, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengaku tidak menyangka masyarakat yang berkunjung ke Agro Expo sangat besar. Padahal lokasi Agro Expo cukup jauh apabila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

"Awalnya kami mengira tidak akan banyak orang yang dateng ke sini, karena lokasinya yang jauh. Tapi ternyata lokasi di dataran tinggi membuat pemandangannya lebih bagus, sehingga menarik banyak kunjungan wisatawan," kata Anas

Tahun ini wisata edukasi Agro Expo berada di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, yang berada dataran tinggi 500 mdpl. Berada di kaki Gunung Ijen, lahan Agro Expo ini mencapai 10,6 hektare. Tahun-tahun sebelumnya Agro Expo digelar di areal persawahan di pusat kota. 

 

Dari lokasi tersebut, para pengunjung disuguhkan pemandangan Gunung Ijen dan Selat Bali dari ketinggian. Menambah keindahan kawasan Agro Expo yang menampilkan ratusan jenis tanaman pertanian yang ditata dengan cantik. 

Dengan daya tarik tersebut, lanjut Anas, pemkab tengah mengkaji untuk melanjutkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata pertanian dan alam dengan konsep Nomadic Tourism. 

Anas menjelaskan, Nomadic Tourism merupakan konsep baru yang dikenalkan Kementrian Pariwisata pada tahun 2018, yakni menyediakan fasilitas di kawasan destinasi wisata yang sulit terjangkau dengan konsep kontemporer, baik di segi amenitas maupun akses. 

"Kami akan konsep menjadi nomadic tourism. Bisa jadi turis sewa tempat semacam camping ground semalam yang murah. Apalagi lokasinya yang berada di jalur Gunung Ijen. Misalnya wisatawan yang mau ke ijen, bisa menginap di sini dengan tarif Rp 50. 000, kemudian naik ke Ijen. Tinggal nanti ditambah fasilitas-fasilitas pendukung yang unik," jelas Anas. 

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan, mengaku tidak menyangka Agro Expo ramai dikunjungi.  "Ini di luar ekspektasi kami. Sebelumnya kami prediksi sekitar 6.000-7.000 pengunjung seperti di Agro Expo tahun sebelumnya. Ternyata di sini sampai 9.000 pengunjung,"kata Arief.

Agro Expo tahun ini mengangkat tema creative agriculture. Beragam aneka tanaman pertanian unggulan daerah mulai hortikultura, tanaman pangan, perkebunan hingga peternakan dan semua produk olahannya di tampilkan di ajang ini.

Aneka tanaman dan buah eksotis asal Banyuwangi juga turut dipamerkan dalam expo tersebut. Mulai dari padi hitam, durian merah, nangka merah dan semangka merah dan kuning non biji.

Juga ada hamparan bunga-bunga cantik warna warni yang menjadi spot selfie Instagrammable.

"Semua tanaman di lahan agro expo ini ditanam dari bibit hingga tumbuh besar bahkan berbuah sejak tiga bulan terakhir," kata Arief. 

Lahan yang digunakan agro expo tahun ini adalah lahan pertanian yang sudah disklimaks atau tidak produktif lagi.(jam)

Gubernur Jatim sidak ke pasar jelang Ramadan tiba, Minggu (1/5/019)

Sidoarjo (KoranTransparansi) - Jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1440 H/2019 M yang tinggal beberapa hari lagi, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) perkembangan harga bahan pokok di Pasar Wadungasri, Jl. Raya Kundi, Kundi, Kepuhkiriman, Waru, Kab. Sidoarjo, Rabu (1/5) pagi. 

Dari hasil sidak tersebut, Gubernur Khofifah menemukan fakta beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan. Diantaranya, bawang putih dari harga Rp. 20.000,- 25.000,-/kg, ke harga Rp. 48.000,- 50.000,-/kg. Kemudian, daging ayam dari harga eceran tertinggi (HET) Rp. 32.000,-/kg ke harga Rp. 33.000,-/kg. Lalu gula dari harga Rp. 11.500,- 12.000,-/kg naik menjadi Rp 12.500,-/kg.

Menurut orang nomor satu di Jatim ini, kenaikan harga bawnag putih yang siginifikan karena komoditi ini cukup langka, sementara supply-nya kurang. Jadi, pemerintah akan melakukan impor bawang putih, direncanakan impor tersebut akan masuk ke Tanjung Perak pada tanggal 10 Mei, lalu pada 15 Mei sudah bisa masuk ke pasar, sehingga harganya bisa kembali normal.

“Yang masuk ke Jawa Timur, itu 15 ribu ton, ini cukup untuk kebutuhan selama tiga bulan. Sebab kebutuhan bawang putih di Jawa Timur sekitar 4.960 ton per bulan,” katanya sembari menambahkan, permintaan atau demand bawang putih menjadi tinggi karena komoditi ini merupakan bagian dari signifikan rasa atau taste makanan.

Gubernur wanita pertama di Jatim ini menambahkan, perkembangan bahan pokok lain cenderung stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan. Komoditi yang harganya stabil adalah daging, contohnya daging frozen kualitas bagus yang harganya stabil di Rp. 80.000,- /kg. Kemudian bahan pokok yang harganya turun adalah beras. 

“Kalau bawang merah ada kenaikan, tapi hari ini supply dari Probolinggo sudah dianggap cukup, telur juga ada sedikit kenaikan. Sementara harga daging Alhamdullllah normal,” ujarnya seraya mengimbuhkan, secara keseluruhan atau over all, meskipun permintaan atau demand-nya tinggi, tapi pasokan atau supply bahan pokok sudah cukup 

Agar harga-harga bahan pokok ini tetap terkendali, Gubernur Khofifah berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan harga melalui Disperindag Jatim, serta berkoordinasi dengan Bulog Jatim untuk update harga menjelang puasa, saat puasa, dan menjelang lebaran. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk memastikan pasokan aman dan tidak ada penimbunan.

“Besok kami juga akan melakukan rapat koordinasi bersama Bulog, Polda dan BI, untuk membahas bersama beberapa item bahan pokok dan barang-barang yang sekarang ini mengalami kelangkaan seperti bawang putih,” pungkasnya. (ais)

 

Warga mendoroang kendaraan bermotor yang mogok akibat banjir yang menggenangi kawasan Jalan Raya Pantura Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (29/4/2019). Banjir yang diakibatkan curah hujan tinggi sejak Minggu (28/4) malam dan meluapnya Sungai Welang tersebut mengakibatkan jalan raya Pantura terendam air setinggi 80 cm dan merendam ratusan rumah di sejumlah wilayah di kecamatan Pasuruan.

Pasuruan  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Jawa Timur menyatakan sebanyak 11 wilayah di kabupaten setempat terendam banjir dengan ketinggian bervariasi menyusul tingginya curah hujan yang terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Bakti Jati Permana di Pasuruan, Senin mengatakan, ketinggian banjir di belasan wilayah tersebut berkisar antara 30 centimeter sampai dengan 150 centimeter.

”Ketinggian air banjir bervariasi antar 30 centimeter sampai dengan 150centimeter,” katanya di Pasuruan.

Sebanyak 11 wilayah yang  dilanda banjir itu masing-masing :

1. Wilayah Kecamatan Gondang Wetan Desa Karang Pandan, ketinggian air 50 – 75 centimeter.

2. Wilayah Kecamatan Kraton, Desa Tambak Rejo, ketinggian air 100 – 150 centimeter.

3. Wilayah Kecamatan Pohjentrek, Desa Sukorejo, ketinggian air 100 – 150 centimeter.

4. Banjir di Kecamatan Kraton, Desa Sidogiri, ketinggian 80 – 100 centimeter, Dusun Semare dan Dusun Bandungan, ketinggian sekitar 40-50 centimeter.

5. Banjir di wilayah Kecamatan grati, Desa Kedawung Kulon, Dusun Kebruan, ketinggian air 50 – 70 centimeter.

6. Banjir di wilayah Kecamatan Nguling, Desa Nguling, Dusun Gunungan, ketinggian air 30 – 60 centimeter.

7. Banjir di wilayah Kecamatan Nguling, Desa Mlaten, Dusun pesisir dan Dusun Kaliboni ketinggan air 30 – 60 centimeter.

8. Jalur Pantura Kraton ketinggian sekitar 40-50 centimeter.

9. Luapan banjir di Kecamatan Beji, Desa Kedungringin ketinggian sekitar 30 centimeter.

10. Banjir luapan di Kecamatan Winongan, Desa Winongan lor, Desa Winongan Kidul, Desa Bandaran dan Desa Prodo, ketinggian sekitar 30-50 centimeter.

11. Banjir luapan di Kecamatan Bangil Desa Masangan, ketinggian sekitar 30-70 centimeter serta Kel. Kalianyar, Tambakan, sekitar 50 centimeter.

“Selain itu juga ada longsor di kawasan kecamatan Tosari, di desa Ngadiwono dan Baledono yang sempat menutup jalur transportasi di wilayah setempat,” katanya.

Ia mengatakan, salah satu penyebab banjir tersebut akibat meluapnya aliran sungai di wilayah setempat seperi Sungai Welang, Kedunglarangan, Rejoso, Petung.

“Kami terus berusaha untuk membantu warga yang berdampak supaya mengungsi di tempat yang aman,” katanya. (*/hen)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...