Sidoarjo

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo menargetkan 38 pemerintah kabupaten /kota meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2019.

Sidoarjo (KoranTransparansi.com)  - Gubernur Jatim Dr H Soekarwo menargetkan 38 pemerintah kabupaten /kota meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2019. 

“Pada tahun ini (2018),  berdasarkan hasil pemeriksaan tahun 2017 sebanyal 36 pemerintah/kabupaten kota sudah meraih meraih WTP. Oleh sebab itu, sisanya diharapkan pada tahun 2019 bisa meraih WTP juga,” ungkap Soekarwo di Surabaya, Rabu (12/9/2018)

Dijelaskan, raihan WTP tidak lepas dari sinergi dari Jatim dan BPK.  Pemprov Jatim tunduk terhadap system akuntasi pemerintah dalam pelaporan keuangan. 

Berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2006  yang mengatur tentang fungsi BPK yaitu fungsi auditor harus sangat netral  yakni memberikan appraisal terhadap keuangan negara.

“Oleh sebab itu Pemprov Jatim dan Pemkab/Kota dalam mengelola keuangan harus tunduk terhadap sistem akuntasi pemerintahan. Dimana dalam setiap tahunnya pengelolaan keuangan tersebut diperiksa oleh BPK. Berkat hal tersebut, raihan WTP bisa diraih kabko,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Pakde Karwo menambahkan, ada kendala dalam sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemprov Jatim, dimana sebagian besar tenaga ASN  sebagian besar berdasarkan PP 45. Selain itu juga sebagian besar honorer masuk berlatar belakang sosial politik dan hukum. 

Agar tercipta sistem akuntansi yang baik dilingkungan pemerintah harus dilakukan diklat terhadap sistem akuntansi pemerintahan. “Mereka harus memiliki sertifikat akuntansi. Hal tersebut juga menunjang semua kabupaten kota meraih WTP,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jatim juga menjelaskan belum semua asset milik pemerintah, sertifikatnya belum terdaftar.  

Agar semua proses berjalan, sudah ada kesepakatan antara Pemprov Jatim dengan BPK  yaitu semua syarat administrasi yang sudah lengkap dimasukkan ke BPM. 

“Apabila menunggu sertifikat akan butuh waktu lama. Hal ini menjadi satu kebijakan yang sangat baik karena mengedepankan asas manfaat bukan hanya kepastian hukum,” lanjutnya. (med)

 

Polsek Tanggulangin Patroli Dialogis Dengan Warga

 

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - DALAM rangka menciptakan dan menjamin kondusifitas kamtibmas , Polsek Tanggulangin, Sidoarjo menggiatkan patroli harkamtibmas serta dialogis dengan warga masyarakat untuk sampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas.

Kanit Binmas Polsek Tanggulangin Iptu Gatot Harianto  menjelaskan patroli wilayah dengan sasaran obyek vital Sumur gas Lapindo, BRI, Pegadaian, SPBU, perumahan-perumahan, Indomaret, permata regency serta melaksanakan dialogis dengan satpam Djarum Kalitengah, karyawan Indomaret Kedensari, SPBU Kedensari.

Dalam dialogis serta tatap muka dengan warga Babinkamtibmas mengajak warga untuk selalu menjaga keamanan da ketertiban terutama dilingkungan masing-masing dan mengajak warga untuk selalu memelihara kerukunan dan persaudaraan diantara warga.

“Mari kita bersama sama untuk membangun kebersamaan dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas kamtibmas karena tanpa adanya peran serta dari warga masyarakat maka kondusifitas kamtibmas akan sangat sulit untuk diwujudkan dan kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak segan segan melapor kepada Polsek Tanggulangin Polres Sidoarjo bila ada warga yang mengetahui dan melihat adanya suatu ancaman maupun gangguan kamtibmas, ” pungkas Gatot Harianto. (eka/ari)

PT. Mega Surya Mas Serahkan 360 Beasiswa di Sidoarjo dan Gresik

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - PT. Mega Surya Mas memberikan bantuan beasiswa kepada murid Sekolah Dasar (SD)  Tambak Sawah, Kecamatan Waru Sidoarjo. Biaya pendidikan yang merupakan CSR perusahaan diserahkan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM yang didampingi Direktur PT. Mega Surya Mas dan Kepala Dinas Pendidikan. 

Direktur PT. Mega Surya Mas Alok Kumar Ja`in menjelaskan PT. Mega Surya Mas sudah 25 tahun bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaksanakan dan mengantarkan program beasiswa ini secara konsisten.

Mereka yang menerima biasiswa sebanyak 360 siswa untuk 4 sekolah di Sidoarjo dan satu sekolah di Gresik. Untuk Sidoarjo diberikan beasiswa sebanyak 316 siswa yang terbagi dalam 4 sekolah yakni SD Tambak Sawah, SD Tambak Rejo, MI Darul Ulum, dan MI Nurul Ikhlas, sedangkan di SD Bedilan Gresik sebanyak 44 siswa yang menerimanya. 

Kriteria penerima beasiswa ini adalah siswa berprestasi, dalam artian siswa dari kelas satu sampai kelas 6 yang mendapat rangking 1 – 5, serta siswa prasejahtera. Dari 360 siswa penerima beasiswa, untuk tahun ini diberikan sebanyak 336 siswa berprestasi dan 24 siswa pra sejahtera. 

Selain menyalurkan CSR-nya di bidang pendidikan PT. Mega Surya Mas secara rutin untuk masyarakat Tambak Rejo dan Tambak Sawah mendirikan poliklinik untuk pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar dan keluarga miskin, serta biaya berobat sebesar 50 persen untuk masyarakat lainnya.

PT. Mega Surya Mas yang dibagikan menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh warga Tambak Rejo dan Tambak Sawah kurang lebih 5.000 keluarga, kegiatan buka puasa bersama di masjid – masjid dan pondok pesantren, dan pemberian hewan kurban di masjid – masji.

Lalu,  pembangunan sarana dan prasarana untuk tempat ibadah, transportasi dan kebersihan hingga bantuan rutin setiap bulan kepada 14 yayasan panti asuhan yang berada di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. 

“ini merupakan wujud nyata PT. Mega Surya Mas dalam memberikan perhatian, kepedulian dan sumbangsih kepada masyarakat Desa Tambak Sawah dan Tambak Rejo,” jelas Allok. 

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM menyambut baik program CSR PT. Mega Surya Mas untuk turut memajukan dan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan para siswa di lingkungan sekitar perusahaan ini. 

Dan saya berharap apa yang dilakukan PT. Mega Surya Mas pada hari ini akan menjadi contoh bagi pihak – pihak swasta lainnya, serta OPD terkait untuk terus mengembangkan, menjalin kerjasama guna meningkatkan kualitas pendidikan dan Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini. 

“untuk itu saya mengingatkan bagi para penerima beasiswa ini untuk dimanfaatkan sebaik – baiknya beasiswa ini guna meringankan beban biaya pendidikan serta untuk memotivasi dalam menijngkatkan prestasi,” jelas Abah Ipul. (eka/med)

Kapolresta Sidoarjo Minta Bhabinkamtibmas Turut Kawal Dana Desa

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji memberikan pengarahan evaluasi kinerja para Bhabinkamtibmas serta penyerahan Buku Pintar Pedoman Pencegahan, Pengawasan ,Pengawalan dan Penanganan dana Desa kepada para personil Bhabinkamtibmas.

“Buku pintar tersebut disalurkan kepada seluruh para Bhabinkamtibmas di Polresta Sidoarjo sebagai Pedoman atau panduan tugas dalam melakukan pengawalan/Pengawasan dana desa sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemendes tertinggal, Kemendagri dan Kapolri yang telah ditanda tangani dalam beberapa pekan yang lalu,” ujar Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

Buku pintar berisi tentang aturan aturan yang mengikat juga asas Pengelolaan Dana Desa, Pengawalan/Pengawasan Dana Desa, Peran Bhabinkamtibmas dalam pengelolaan Dana Desa, Ketentuan Pikor (tindak pidana korupsi).penyimpangan Dana Desa, dan Pengadaan Barang dan Jasa.

Dengan adanya panduan buku tersebut, tambah Kombes Pol Himawan Bayu Aji para Bhabinkamtibmas, tidak akan ragu lagi dalam melakukan tindakan di lapangan terkait penggunaan dana desa di Wilayah kabupaten Sidoarjo. (Eka/ari)

Aparat Pemdes Masangan Kulon Sidoarjo bersama Koramil, BNN dan Satpol PP sosialisasi Narkoba untuk menekan peredaran Narkoba.

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Aparat pemerintahan desa mulai dari Kepala Desa (Kades)Chairil Anwar, Masangan Kabid Satpol PP, BNN, Koramil dan Polres Sidoarjo melakukan sosialisasi akan bahaya Narkoba kepada masyarakat setempat,Senin (30/7/2018).

Ini dilakukan menyusul makin tingginya kasus indak pidana narkoba slama tahun 2017 dengan jumlah 423 kasus Narkotika dengan jumlah tersangka 597 orang. 

Choiril Anwar Kades Masangan Kulon mengaku meski jumlah kasus narkoba makin banyak namun warga tidak ada yang terlibat. Tapi pencegahan tetap dilakukan, tandasnya kepada wartatransparansi.com.

Penanganan bahaya narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, namun harus ada kerjasama dari semua elemen." Semua Linmas yang ada di desa masangan kulon wajib mensosialisasikannya kepada warganya, dan melaporkan jika menemukan serta mengetahui adanya peredaran narkoba",pesannya". 

Kabid Satpol PP bidang Linmas Mujib Jamil juga menceritakan organisasi linmas yang dulu pernah dibina TNI dan sekarang menjadi tanggung jawab Satpol-PP , berharap bisa menjaga ketentraman dan ketertiban di setiap masing - masing RT. 

Dan Sengaja menggandeng 3 narasumber yaitu Polresta Sidoarjo, Kodim Sidoarjo yang diwakili Koramil Sukodono dan BNN Kabupaten Sidoarjo. Karena 3 narasumber yang berkompeten dalam mensosialisasikan bahaya Narkoba." Sengaja saya libatkan 3 narasumber di bidangnya yaitu BNM Sidoarjo, Kodim 0816 dan Polresta Sidoarjo" , jelasnya.

BNN Sidoarjo yang diwakili bidang Penyuluhan Narkoba  Amalia P. Rahman dalam penyuluhannya mengatakan BNN Sidoarjo dalam mengatasi bahaya Narkoba dengan melakukan kebijakan P4GN yaitu pencegahan dini diutamakan, korban penyalahgunaan narkoba harus mendapat pengobatan (rehabilitasi ) , pelaku peredaran gelap Narkoba harus mendapat Hukuman, perkembangan kasus narkoba di Indonesia. (eka/med)

 

Dua Bacaleg Sidoarjo Yang tidak Lolos Verifikasi Lapor Panwaslu

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Dari tiga bakal calon legislatif (bacaleg) dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 yang dicoret KPU Sidoarjo, ada dua Bacaleg yang tidak menerima keputusan tersebut sehingga mendatangi Panwaslu Sidoarjo, Selasa (24/7/2018).

Bacaleg itu adalah Mustafat Ridlwan (bacaleg dari PBB), dan Sumi Harsono (bacaleg dari PDIP). Sedangkan bacaleg lain yang juga dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah Nasrullah dari PPP.

“Kami menjalankan sebagaimana prosedur yang ada dan kami lapor ke Panwas agar ditindaklanjuti supaya sengketa ini bisa diselesaikan sebagaimana ketentuan,” kata Mustafat Ridlwan.

Kedatangan dua bacaleg ini karena surat berita acara pembatalan bacaleg dari KPU. “Surat itu disampaikan ke partai, kemudian diteruskan ke kami, Setelah kami pelajari, kami putuskan melangkah ke Panwas,” lanjutnya.

Politisi yang juga Penasehat Hukum PBB Sidoarjo tersebut menilai KPU terkesan terburu-buru dalam melangkah. Menurutnya , belum selesai proses verifikasi, tapi sudah menyatakan pembatalan beberapa bacaleg.

“KPU dasarnya kan PKPU 20/2018. Sementara kami berdasar UU Pemilu,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Panwaslu Sidoarjo, M Rosul mengatakan Panwas tidak boleh menolak gugatan dari siapapun.

“Apakah memenuhi syarat materiil dan formil, kami harus verifikasi terlebih dulu,” kata Rosul. Setelah verifikasi bakal dilanjutkan dengan proses mediasi.

Jika tidak ada titik temu akan dilanjutkan proses ajudikasi, sidang, hingga ada putusan.Menurutnya, proses verifikasi hingga ada putusan butuh waktu sekitar 12 hari. “Nanti sidang secara terbuka di sini,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Sidoarjo, M Zainal mengatakan berdasar PKPU 20 tahun 2018 pasal 4 ayat 3, parpol tidak boleh menyertakan mantan napi korupsi, narkoba dan kasus anak dalam daftar bacalegnya.

Dengan alasan itu, ada tiga bacaleg yang dicoret dan sudah disampaikan ke partainya. “Ya, ada tiga bacaleg yang masuk kategori tidak memenuhi syarat (TMS). Kami sudah sampaikan ke partainya,” kata Zainal.

Sekedar diketahui, Nasrullah pernah terjerat kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM).

Sedangkan Sumi Harsono pernah menjalani hukuman dalam kasus korupsi APBD tahun 2003 Sidoarjo senilai Rp 21, 4 miliar.

Lalu Mustafat Ridlwan pernah menjalani hukuman dalam kasus yang sama dengan 44 orang anggota DPRD Sidoarjo periode 1999-2004 selama setahun.

Secara keseluruhan, bacaleg yang mendaftar ke KPU dalam Pileg 2019 mencapai 671 orang dari 16 partai politik.

Selain tiga bacaleg dinyatakan TMS, juga ada sejumlah bacaleg masuk kategori Belum memenuhi Syarat (BMS).

Untuk BMS yang hanya kurang dalam hal administrasi, seperti ijazah dan kelangkaan lain tidak terlalu dipersoalkan. (eka/ari)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...