Sidoarjo

Serda Eko Prayudi Tutup PKL Unitomo di Sidoarjo

Sidoarjo (Korantransparansi.co) - Anggota Koramil'07 Sidoarjo  Serda Eko Prayudi menghadiri Penutupan PKL (Praktek Kerja Lapangan)  Kebidanan Komunitas Universitas Dr Unitomo Surabaya, Kamis (5/4/2018). Peserta PKL berjumlah 39 orang Mahasiswa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasiati Ketua Jurusan Kebidanan Unitomo, dr. Arif Kepala Puskesmas Krembung dan Pemerintahan Desa Sekec. Krembung. Kegiatan dimulai pkl. 09.00.Wib dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya . Setelah itu penyampaian laporan hasil PKL yg disampaikan oleh ketua PKL. 

Selamet SH, MM yang mewakili  Pemerintahan Kec. Krembung diwakili  Sekcam Krembung menyampaikan rasa terima kasih kepada Mahasiswa yang melaksanakan PKL sekaligus membagi ilmu bidang kesehatan disini.

Hal sama juga disampaikan dr. Arif Kepala Puskesmas Krembung yg menyampaikan pesan kepada Mahasiswa agar bisa memberi kemajuan di bidang Kesehatan di Indonesia. Pengabdian pada masyarakat juga sangat di perlukan agar bangsa kita maju. Semoga ilmu yg diperoleh bisa bermanfaat bagi diri kita dan masyarakat,"ujarnya. (med)

 

Dispendukcapil Sidoarjo Berikan Materi Adminduk Desa Keloposepoloh

SIDOARJO (Korantransparansi.com) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Dispenduk Capil ) Kabupaten Sidoarjo Melakukan Penyuluhan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil di desa Keloposepoloh kecamatan Sukodono.  

Penyuluhan adminisitrasi tersebut dimaksutkan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan penting nya administrasi kependudukan ( Adminduk ).

Kegiatan tersebut di lakukan di balai desa Keloposepoloh yang di hadiri Kepala dinas kependudukan catatan  sipil Medy Yulianto melalui Kabid Pengasuhan dan Penyuluhan Oscar Basong, Camat Sukodono Ainur Rahman, Kades Keloposepoloh H.Sumardi dan para warga undangan serta karang taruna desa Keloposepoloh. ( 02/4/2018 ).

Dalam kegiatan tersebut , Dispenduk Capil memberikan berbagai materi di antaranya : E-KTP , pencatatan kelahiran dan pencatatan kematian, serta Pencatatan Perkawinan dan pencatatan perceraian.

Kepala seksi inovasi pelayanan menerangkan kegiatan ini merupakan penataan dan penertiban dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk dan pencatatan Sipil. Sesuai Perubahan UU Kependudukan dimaksud untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, menjamin akurasi data kependudukan nomor Induk Kependudukan ( NIK ) serta ketunggalan dokumen kependudukan.

"Setiap masing-masing penduduk harus mempunyai satu NIK , jadi tidak ada yang mempunyai dokumen doble". " terangnya".

Sesuai Perubahan Adminduk , untuk semua pelayanan tidak di kenai biaya alias gratis dan untuk pembuatan akta kelahiran di atas usia 1 tahun cukup di lakukan di kantor Dispendukcapil." Sesuai pasal 79A UU Kependudukan, memang semua pengurusan tidak di kenai biaya dan harus datang sendiri" , " jelasnya".

Terkait masalah KTP elektronik atau E-KTP , Kasi Inovasi Pelayanan, Lala, mengungkapkan berdasarkan pasal 64 ayat 7 masa berlaku E-KTP seumur hidup sepanjang tidak ada perubahan element data dan untuk blangko semua sudah siap serta tidak ada masalah pendistribusian ke seluruh kecamatan kabupaten Sidoarjo". 

" e-KTP berlaku seumur hidup , dan blangko yang ada di dispendukcapil sudah siap, karena semua tergantung tingkat kekuatan petugas pelayanan yang ada di setiap kecamatan" ungkapnya". (eka/med)

Kader Muslimat : Instruksi Kiai Wajib Dilaksanakan

SIDOARJO (Korantransparansi.com) – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) hadir pada silaturrahim bersama ribuan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo, Minggu (1/4/2018).

Dinkes Sidoarjo Berikan Pendampingan Menuju Sidoarjo Hidup Sehat dan Mandiri

Sidoarjo (Korantransparansi.com) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Sidoarjo terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat salah satunya dengan melakukan pendampingan atau advokasi untuk menuju Sidoarjo Mandiri, Sehat dan Berkeadilan.

Kegiatan yang bertempat di Gedung Delta Graha , Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo juga mengundang para Camat, Kepala Puskesmas, Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) dan Kordinator Pendamping Desa (KPD) tingkat Kabupaten, serta dilibatkan dalam program advokasi pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.Selasa, (27/3) 

Dalam sambutannya,  Bupati Sidoarjo Saiful Ilah berpesan agar pelaksanaan advokasi pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan bisa dilaksanakan dengan maksimal, tingkat kesehatan masyarakat harus meningkat seiring dengan cepatnya pertumbuhan ekonomi Sidoarjo. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Ika Harnasti , mengharapkan setelah mengikuti program advokasi pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan ini pemahaman mereka bisa lebih meningkat lagi dan yang lebih penting lagi bisa terwujudnya  “Program Peningkatan Perilaku Hidup Sehat” di setiap instansi pemerintah mulai di tingkat kabupaten hingga tingkat desa.

Perlu diketahui, tahun 2018 Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mempunyai target menjadikan Sidoarjo mandiri, sehat dan berkeadilan. " di butuhkan Kerjasama lintas sektor dan lintas program ini tujuannya adalah penintegrasian program kesehatan dalam melakukan advokasi atau pendampingan supaya terjadi peningkatan kesehatan secara merata diwilayah kabupaten Sidoarjo karena hal ini amanah UU''. tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Ika Harnasti". (eka/med).

 

Wanita Hamil  Ngidam Ketemu Khofifah , Lalu  Mbak Sri Doakan Paslon Nomor Satu Menang

SIDOARJO - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyapa warga pasar Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Saat tiba di pasar, seorang wanita hamil mengaku sudah lama ngidam ingin bertemu dengan Khofifah.

Wanita yang diketahui bernama Sri Handayani menuturkan sejak umur kandungan satu bulan ingin bertemu Khofifah. Kini, dikatakan Sri, umur kehamilannya mencapai 8 bulan dan berharap kelak buah hatinya memiliki cerdas dan bersahaja seperti Khofifah.

Wanita yang menjual tahu di pasar Sukodono ini menuturkan, pertama kali bertemu Khofifah saat menghadiri pengajian Muslimat NU. Sejak itu Sri yang sedang hamil muda ingin bertemu Khofifah.

Di pasar, Sri sejak jam 7 menunggu datangnya Khofifah. Tiba di Pasar Sukadana, Sri langsung memeluk Khofifah sejadi-jadinya. 

Menteri sosial 2014-2018 itu pun langsung menyambut Sri, berswafoto bersama dan mendoakannya.

"Semoga lancar ya, anaknya sehat, lancar persalinanya. Jadi anak saleh ya," kata Khofifah sambil mengelus perut Sri.

Impian Sri akhirnya teruwujud saat Khofifah menyambangi pasar Sudokono, Sidoarjo, Jumat (23/3/2018). Kehamilan Sri ini yang ketiga.

"Sekarang bulan delapan. Pengennya (ketemunya) dari dulu awal bulan pertama. Semoga ini kaya bu Khofifah, cerdas, sederhana, mau nyapa siapa aja, hebat. Pengennya ketemu mas Emil juga," harap Sri yang matanya berkaca-kaca semringah.

Wanita asli Sidoarjo ini mengaku kagum dengan Khofifah. Dia menilai Khofifah pemimpin impian masyarakat Jawa Timur.

"Seneng sama bu Khofifah, orangnya hebat, cerdas. Sangat pantes mimpin Jawa Timur. Dulu pernah Menteri dua kali, pengalamannya banyak hebat," ucapnya.

"Pasti milih bu Khofifah sama mas Emil. Semoga hebatnya bisa kecipratan kesini" pungkas Sri sambil mengelus perutnya yg hamil.(eka/med/min)

Paslon nomor 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guruh Soekarno mendapat dukungan  ribuan buruh pabrik Kopi Kapal Api se Sidoarjo pada Jumat (23/3/2018) .

SIDOARJO (Korantransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi pabrik kopi kemasan, Kapal Api, PT Santos Jaya Abadi, di kawasan jalan Raya Gilang, Sidoarjo, Jumat (23/3/2018). 

Kedatangan Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini disambut langsung oleh jajaran direksi dari PT Santos Jaya Abadi, serta ribuan buruh pabrik setempat. 

Setibanya di lokasi, Gus Ipul bersama buruh menyanyikan jingle kampanye Gus Ipul, "Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur".

Mereka bergoyang bersama dengan aliran musik yang rampak. 

"Selamat Siang Bapak dan Ibu, bagaimana kabarnya?," tanya Gus Ipul kepada para buruh. 

Di kesempatan itu, Gus Ipul juga sempat menggelar pertemuan dengan jajaran direksi yang dipimpin langsung oleh Komisaris PT Santos Jaya Abadi, Christeven Mergonoto. 

Di dalam pertemuan ini, Gus Ipul menyaksikan presentasi dari proses pembuatan berbagai produk Kapal Api, mulai dari kopi tubruk, hingga kopi 3 in 1 instant. 

Proses tersebut dimulai dari pemilihan kopi, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi. 

Ia juga menyempatkan menyeduh kopi Espresso produksi perusahaan yang memiliki 400 varian produk ini. 

"Melalui kopi, kita bisa tahu bahwa rasa pahit itu bisa dinikmati," ujar Gus Ipul usai menyeruput kopi espresso di hadapan jajaran direksi Kapal Api. 

Dalam diskusi ini juga dibahas perihal asal hingga harga bahan baku.

"Saat ini,  sekitar 95 persen menggunakan kopi lokal. Sisanya baru dari impor," ujar Christeven di depan Gus Ipul, Jumat (23/3/2018). 

Kopi tersebut ada yang berasal dari Jawa Timur, Lampung hingga Aceh. 

Sedangkan, untuk jenis kopi tertentu masih perlu melakukan impor, di antaranya berasal dari Jamaika dan Brasil.

Untuk mengurangi impor, perusahaan juga telah menyiasati dengan memperbesar produksi dan memperbanyak varian produk. 

Di antaranya dengan membuat creamer, dari yang awalnya berasal dari Belanda, kini bisa diproduksi sendiri. 

Tak hanya itu, perusahaan juga telah membuat kopi kapsul sebagai salah satu bentuk terobosan. 

Mendengar terobosan tersebut, Gus Ipul mengapresiasi dan berkomitmen untuk memperkuat basis produksi kopi lokal. 

"Kami bangga dengan perusahaan yang beroperasi dengan baik. Seperti Kapal Api yang sudah berdiri lama dan merambah pasar internasional," ujarnya. 

"Apalagi, mayoritas bahan bakunya masih menggunakan produk lokal," jelasnya.

Menurutnya, perusahaan yang memperkerjakan ribuan karyawan itu harus terus dikawal. 

Sebab, produksi kopi menimbulkan efek domimo positif yang bukan hanya bermanfaat bagi perusahaan, namun juga petani hingga distributor. 

"Salah satu yang membuat Jawa Timur maju adalah perusahaan seperti ini," jelasnya.

Di akhir kunjungannya, Gus Ipul lantas foto bersama dengan ribuan buruh. 

Bersama Christeven, keduanya dan para buruh duduk bersila di halaman pabrik. 

"Jangan lupa ya, kabeh Sedulur, Kabeh Makmur," pekik Gus Ipul yang lantas ditirukan oleh seluruh buruh "Gus Ipul gubernur kita semua". (min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...