Sidoarjo

Babinsa Koramil 0816/01 Desa Sarirogo menghadiri kegiatan Doa bersama dan Haul  desa Sarirogo Tahun 2018.

 

SIDOARJO  (KoranTransparansi.com) – Babinsa  Koramil 0816/01 desa Sarirogo kecamatan Sidoarjo Serma Slamet menghadiri kegiatan doa bersama dan Haul sesepuh desa Sarirogo Tahun 2018 yang bertempat di aula balai desa Sarirogo Jalan raya Sumput - Sarirogo Sidoarjo, ikut hadir pula bersama Babinkamtibmas Aiptu Eko,tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda desa Sarirogo Kecamatan Sidoarjo  dan seluruh wrga desa Sarirogo pada hari senin pkl 19.30.wib malam tgl( 30/4 /2018).

Dalam Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh PJ Kades sarirogo  Abdul Haris, S. Sos beserta Staf nya, adapun rangkaian dan di isi pengajian umum oleh Ustadz KH Mahfud Sidiq dari Sidoarjo yang di hadiri 150 orang Jamaah dari masyarakat sekitarnya.

PJ Kepala desa Sarirogo bpk  Abdul Haris, S. Sos mengatakan bahwa "Kegiatan haul sesepuh/ pemimpin / pendahulu desa tahun 2018 adalah kita mendoakan kepada sesepuh pendiri desa Sarirogo dan kami mengucapkan terima kasih kepada bapak babinsa Serma Slamet dan babinkamtimmas Aiptu Eko yang ikut mengamankan Jalan nya kegiatan tersebut dan mensupport kegiatan tersebut hingga selesai termasuk Pilkades Serentak tanggal 25 Maret 2018" katanya.

Di kesempatan lain babinsa Sarirogo kecamatan Sidoarjo mengatakan "bahwa kegiatan doa bersama dan haul desa tahun 2018 kami menilai mempunyai makna keagamaan yang positif agar menjadikan insan yang lebih bertaqwa kepada Allah Swt dan meningkatkan solidaritas masyarakat dalam semua bidang" ungkap serma Slamet.(med)

(kt/min)

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Pasangsn Calon gubernur/wakil gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno kemungkinan akan menang tebal di Kabupaten Sidoarjo. Hampir setiap turun di Sidoarjo, sambutan untuk keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini cukup luar bisa.

"Alhamdulillah saya optimis Sidoarjo jauh lebih baik. Sidoarjo Mantab dibandingkan Pilkada sebelumnya," kata Gus Ipul usai menghadiri Istighosah yang digelar ibu-ibu Muslimat Sidoarjo di Jungle Water Park, Tanggulangin, Rabu (25/4).

Menurut Gus Ipul, berbagai elemen masyarakat Sidoarjo bahu membahu membantu dengan berbagai cara.

Diantaranya adalah Istighosah yang digelar di Tanggulangin kali ini. "Terus terang dengan panitia ini saya baru kali ini bertemu, tapi luar biasa sambutannya. Mereka mandiri menggelar Istighosah dan mengundang saya," kata Mantan Ketua Ansor dua periode ini.

Di Sidoarjo, beragam elemen masyarakat berpadu mendukung. Tokoh masyarakat bahkan Kiai-Kiai dan pesantren di Sidoarjo juga hampir seluruhnya telah menyatakan dukungan ke Gus Ipul.

"Intinya kami tetap akan bekerja keras bagaimana Sidoarjo bisa lebih baik. Kami akan ajak seluruh elemen masyarakat karena provinsi ini harus diurus bareng-bareng agar cita-cita kami kabeh Sedulur kabeh makmur bisa terwujud," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa sebagai kawasan industri maka perushaan besar di Sidoarjo harus terus dijaga agar keberlangsungannya bisa menghidupi dan Mensejahterakan masyarakat sekitar.

Sementara untuk perushaan menengah maka harus difasilitasi dan yang kecil harus dibela. "Yang kecil ini harus didorong agar menjadi besar," kata dia.

Untuk kawasan pedesaan, Gus Ipul juga memiliki program seribu Dewi. Desa-desa wisata akan diperbanyak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Desa wisata juga akan dikemas bagaimana petani dan nelayan di desa itu bisa berdaya saing. Peralatan pertanian dan nelayan akan diberikan. Harapannya, petani kelak tidak hanya menjual produk mentah tapi bisa memasarkan produk setengah jadi dan produk jadi.

Dengan beberapa program ini, Jawa Timur diharapkan bisa benar-benar makmur karena kabeh Sedulur kabeh makmur. (min)

Puti Guntur Siapkan Gaya Baru Kembangkan Wisata Candi

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) - Puti Guntur Soekarno, yang berlaga di Pilkada Jawa Timur, terus mendorong tumbuhnya desa wisata. Calon Wakil Gubernur nomor 2 itu mengajak generasi milenial mengangkat wisata yang berbasis situs masa lalu.

“Salah satunya candi atau bangunan pubakala lain. Jawa Timur menyimpan banyak situs sejarah, karena pada masa lalu di provinsi ini pernah berjaya kerajaan-kerajaan seperti Kahuripan, Singasari, Majapahit, Blambangan, dan sebagainya,” kata Puti Guntur, Minggu (22/4/2018)  

Menurut dia, desa wisata biasanya diangkat dengan basis situs bangunan masa lalu, seni kebudayaan, kehidupan adat istiadat dan daya tarik alam. 

“Kemarin saya mengunjungi Candi Pari di Sidoarjo, peninggalan Majapahit di era Raja Hayamwuruk. Kawasan itu bisa tumbuh menjadi desa wisata,” kata Puti Guntur.

Salah satu perhatian mantan anggota DPR Komisi Pariwisata itu, setiap kampanye ke daerah adalah mengenali potensi wisata. Ia juga aktif bertemu dengan kelompok-kelompok sadar wisata.

“Generasi milenial menyukai travelling, eksplorasi dan road trip. Candi-candi di Jatim bisa dirangkai menjadi paket perjalanan. Di Blitar ada Candi Penataran. Di Malang masih terawat sejumlah candi. Begitu pula di Mojokerto, pusat Majapahit. Juga di beberapa daerah lain,” kata Puti.

Dengan mengunjungi candi, kata Puti, generasi milenial dan masyarakat pada umumnya tidak hanya mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga mengenali falsafah, sejarah, dan kebijaksanaan nenek moyang.

“Karena candi di masa lalu dibangun oleh pemerintah kerajaan, dengan tujuan atau momentum tertentu, termasuk kepentingan spiritual,” kata cucu Bung Karno itu.

Bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Puti telah menyusun program kerja “Seribu Dewi” atau Seribu Desa Wisata. Program ini disusun untuk mengangkat potensi wisata lokal dan mengungkit ekonomi baru di masyarakat.

“Salah satu isinya, kita bikin model gaya baru membantu pemasaran desa wisata. Misalnya candi, kita bisa manfaatkan teknologi augmented reality atau AR berbasis aplikasi interaktif, yang memadukan obyek virtual berupa teks, gambar, animasi ke dunia nyata. Ini mudah untuk menyasar kaum milenial. Bisa juga untuk pembelajaran di sekolah,” ujar dosen tamu di Kokushikan University Jepang tersebut.

Gus Ipul-Puti mengangankan desa-desa wisata akan terhubung dengan pusat-pusat ekonomi sekitarnya. Sejumlah desa wisata, misalnya, begitu areanya dibuka dan dipopulerkan, akan mengungkit pergerakan ekonomi warga setempat.

“Sekarang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, media sosial, social messenger, desa-desa wisata bisa cepat dikabarkan dan diketahui masyarakat luas. Tentu fasilitas dan kapasitas kelompok warga pengelolanya juga kita tingkatkan,” kata Puti. 

Candi Pari yang dikunjungi Puti Guntur terletak di Porong, Sidoarjo. Candi ini peninggalan Hayamwuruk, raja terbesar Majapahit. Bersama warga setempat, Puti mendiskusikan pengembangan Candi Pari sebagai destinasi wisata di Sidoarjo.

“Bisa juga ditunjang dengan mengungkit tumbuhnya pelaku UMKM di sekitar sini, jika tingkat kunjungan masyarakat signifikan,” kata Puti.(eka/med/min)

 

 

 

 

 

Foto : Petugas Home Care Service RSUD Gambiran Kota Kediri,saat berikan pelayanan

KEDIRI (KoranTransparansi) - Beruntung menjadi warga Kota Kediri, terutama bagi yang menderita sakit dan kurang mampu dalam ekonomi. Mereka kini bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, pemerintah setempat mempunyai layanan program Home Care Service, di mana dokter dan perawat yang berkunjung untuk melakukan pemeriksaan pada pasien.

Program ini mempunyai tujuan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Kediri, dimana petugas medis yang berasal dari RSUD Gambiran Kota Kediri ini mengunjungi rumah pasien dan melakukan perawatan serta observasi medis. 

Apakah perlu adanya perawatan lanjutan perawatan medis rumah sakit atau hanya rawat jalan. Tak hanya model pelayanan jemput bola, namun pelayanan ini juga bebas biaya alias gratis bagi warga Kota Kediri. 

Koordinator Pelayanan Homecare Service Kota Kediri, Kristika menjelaskan, program ini merupakan perpaduan dari berbagai macam instansi, mulai dari dinas pendidikan, dinas sosial, dinas kesehatan, dan pihak medis RSUD Gambiran Kota Kediri. 

“Pelayanan Home Care Service ini merupakan pelayanan jemput bola kepada pasien warga Kota Kediri secara gratis bagi mereka yang kurang beruntung dalam bidang ekonomi, bekerjasama dengan dinas terkait mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan RSUD Gambiran Kota Kediri,” jelas Kristika, Jumat (20/4/2018)

Menurut Kristika, pelayanan ini merupakan kerjasama antar instansi dinas karena tidak hanya pasien saja, tapi untuk keluarga pasien. Biasanya jika pasien berada dalam kondisi ekonomi yang kurang beruntung, tak hanya pasien saja yang mengalami kesusahan, bagaimana kondisi anak, orang tua, tempat tinggal dan sekolahnya. 

"Untuk itulah dibutuhkan kehadiran dinas pendidikan, dinas sosial, dinas kesehatan dan RSUD Gambiran untuk mengcover keseluruhan masalah," terangnya.

Kristi menerangkan, pelayanan ini diberikan sejak Mei 2016, berawal dengan 4 mobil pelayanan, kini telah berjumlah 6 mobil, dengan rincian 2 mobil untuk pelayanan lapangan dan 4 mobil lainnya digunakan sebagai antar dan jemput pasien. 

"Di dalam mobil tersebut, ada 3 hingga 4 orang. Satu sopir, dua perawat dan satu tenaga medis. Juga ada perlengkapan dan peralatan dalam penanganan gawat darurat," terangnya.

Ditempat terpisah, Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana mengatakan, pelayanan mobil Home Care merupakan terobosan Pemkot.  “Selama ini, kesehatan dan kesejahteraan memang jadi perhatian, Pemerintah Kota Kediri,” jelas Apip.

u warga yang merasakan manfaat mobil ini adalah Sunarti (50) warga Kelurahan Kampungdalem, Kota Kediri. Ibu dua anak ini sedang sakit diabetes, gagal ginjal dan pada bagian kakinya terdapat luka. Karena kondisi ekonominya kurang beruntung, setiap dua minggu sekali pihak Home Care Service berkunjung dan memberikan pelayanan kesehatan. Mulai dari apoteker, psikolog, perawat dan dokter melakukan pelayanan layaknya di rumah sakit.

“Meskipun saya juga tetap melakukan Hemodialisa ke Gambiran, namun saya juga sering dikunjungi oleh perawat, dan semuanya gratis, karena keuangan saya juga tidak banyak,” ujar Sunarti.

Tak hanya pelayanan kesehatan, namun tim homecare juga memberikan bantuan logistik berupa sembako kepada pasien yang benar-benar membutuhkan bantuan.(bud)

 

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Himawan Bayu Aji saat melauncing menyatakan ada penambahan satu SIM corner lagi yang di tempatkan di Transmart Mall Sidoarjo.

Sidoarjo (Korantransparansi.com)Upaya meningkatkan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan SIM , Polresta Sidoarjo  kembali menambah pelayanan SIM corner yang ditempatkan di Transmart Mall di jalan KH. Ali Mas’ud Kecamatan Buduran Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Himawan Bayu Aji saat melauncing menyatakan ada penambahan satu SIM corner lagi yang di tempatkan di Transmart Mall Sidoarjo.

“Adanya penambahan pelayanan SIM corner ini untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus SIM. Seperti memperpanjang SIM,” katanya, Jumat, 20 April 2018.

Himawan menjelaskan, inisiatif penambahan SIM Corner tersebut dilakukan setelah melihat kebutuhan masyarakat dalam pembuatan SIM. Hal itu sekaligus menjawab atas kondisi antrean panjang yang kerap terjadi di Mapolres Sidoarjo.

“SIM corner ini jawabannya. Jika kemarin-kemarin masyarakat harus mengantre panjang di Mapolres, sekarang sudah bisa dilakukan di transmart atau Suncity mall,” jelasnya.

Selain di Transmart Sidoarjo, Polresta Sidoarjo juga sudah memilki SIM corner yang ditempatkan di pusat perbelanjaan Suncity Mall Sidoarjo . Untuk pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 Wib hingga Pukul 16.00 Wib. Sedangkan pelayanan yang baru ini, yakni di Transmart di buka sekitar pukul 16.00 hingga 20.00 Wib. Selain itu juga ada mobil Pelayanan SIM Keliling yang setiap hari berpindah-pindah sesuai jadwal pelayanan.

“Dengan adanya SIM corner yang baru ini masyarakat sudah tidak perlu khawatir lagi harus antri dalam memperpanjang SIM dan sebagainya. Karena sudah ada dua mall yang tersedia pelayanan SIM,” ungkap Himawan".

Kombes Pol Himawan Bayu Aji berjanji akan terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Terlebih di zaman yang serba modern, maka sudah sepatutnya pelayanan bisa menjadi singkat, mudah dan efisien.

“Polresta Sidoarjo juga berencana membangun gedung baru yang akan ditempatkan di Cemengbakalan Sidoarjo. Harapannya, kedepan semakin mempermudah masyarakat dalam kepengurusan surat-surat. Baik STNK, SIM maupun BPKB,” tegasnya".(eka r)

Polresta Sidoarjo Gagalkan Penyelundupan Ganja Melalui Pengiriman Kantor Pos

 

Sidoarjo (Korantransparansi.com) - Satreskoba Polresta Sidoarjo kembali menggagalkan upaya penyelundupan  ganja dengan modus baru melalui jasa pengiriman kantor pos, sebanyak 14 paket dengan  berat total 11,8Kg yang dilakukan oleh tersangka Riski Pratama Putra (27) warga Manukan Surabaya. 

Modus Operandi , pelaku mencampur ganja kering siap edar yang dipaking dengan sapu ijuk dan gagangnya. Selanjutnya, paket ganja dari Medan di kirim melalui jasa pengiriman Kantor Pos,  lewat jalur udara dengan maskapai penerbangan Lion Air (KNO-SUB) dengan dokumen pengiriman yang penerimanya beralamat di Jl. Manukan Kulon Tandes Surabaya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji menjelaskan, Dengan melakukan koordinasi dengan pihak kantor pos Juanda, anggota melakukan control delivery (mengikuti pengiriman) ke kantor pos Tandes Surabaya.

“Saat itulah Tersangka yang mengambil paketan tersebut berhasil disergap oleh anggota dan selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolresta Sidoarjo,”ungkap nya saat rilis di Halaman Mapolresta Sidoarjo.(19/4/2018).

 Himawan menambahkan ungkap kasus ini merupakan hasil pengembangan dari tangkapan yang sudah dilakukan tanggal 27 Maret lalu  dengan barang bukti 8,5 kg. Yang rencananya barang haram ini akan diedarkan ke Bali.

“Kita menduga penyelundupan ganja ini merupakan satu jaringan. Hal ini berdasarkan pendalaman yang dilakukan ada kesamaan dari pengepakan,pengiriman dan maskapai yang digunakan,”jelasnya.

Satreskoba Polresta Sidoarjo memberikan tindakan tegas saat melakukan penangkapan terhadap pelaku yang meresahkan masyarakat ini 

“Kepada pelaku ini terpaksa diberikan tindakan tegas karena saat penangkapan,  tersangka berusaha melarikan diri,”tegas Himawan".

Setelah itu Polresta Sidoarjo bekerjasama dengan stakeholder yang  ada untuk memberikan himbauan kepada jasa pengiriman antar kota agar lebih waspada terhadap jenis paket yang akan dikirim. ini merupakan tindakan  pencegahan untuk mencegah peredaran narkoba.

“Saat ini sudah banyak penyelundupan narkoba yang dikirim dengan  menggunakan jasa pengiriman, jadi harus selalu waspada,”pungkas Himawan.

Akibat perbuatannya,Tersangka akan dijerat dengan pasal 114 dan  pasal 111 UURI No.35 tahun 2009 tentang narkotika diancam dengan hukuman pidana mati. (eka)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...