Sidoarjo

Serma Sutrisno

SIDOARJO (KoranTrabsparansi.com) - Dalam rangka menyongsong hari buku nasional pada tgl 17 Mei, anggota Kodim 0816 Sidoarjo menggalakan kegiatan sosialisasi gemar membaca dengan sasaran para pelajar sekolah SDN di daerah pedalaman.

Hal itu dilakukan Serma Sutrisno Bati Ter Kodim 0816 Sidoarjo yang saat ini sedang menemani salah satu pelajar di SDN 3 Kupang, Kali Alo, Kecamatan Jabon Kabupaten. Sidoarjo (08/5/2018).

Menurut Serma Sutrisno gemar membaca harus terus dilakukan oleh para generasi penerus bangsa sejak usia dini, khususnya bagi pelajar yang mungkin jauh dari perkotaan, mengingat daerah pedalaman memerlukan perhatian khusus karena dengan keterbatasan perpustakaan yang ada di sekolah pedalaman belum memaksimal seperti halnya wilayah perkotaan.

Selain itu sersan sutris juga menerangkan bahwa membaca adalah kegiatan yang sangat positif untuk terus dilakukan, dengan membaca kita bisa menambah wawasan dan mendapatkan informasi-informasi baru yang berguna bagi kita. Jendela keilmuan akan terbuka melalui membaca. Melatih kebiasaan membaca bacaan yang baik-baik akan membentuk pola pikir kita menjadi tertata, sistematis dan genius. 

Untuk itu kita harus rajin-rajin membaca buku-buku yang bagus dan berkwalitas serta memnerikan manfaat poaitif bagi kehidupan ini, seseorang yang banyak bertindak dan membaca, akan banyak melihat dan mengetahui tutur sersan sutrisno. (med)

 

Grup Salawat Al Banjari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ummah Kelurahan Celep, memeriahkan Haul Akbar dan Harlah ke-39 Masjid Al Hidayah Celep Sidoarjo.

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) - Grup Salawat Al Banjari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ummah Kelurahan Celep, memeriahkan Haul Akbar dan Harlah ke-39 Masjid Al Hidayah Celep Sidoarjo.

Bertempat di depan Masjid Al Hidayah Celep, Rabu malam (9/5/2018) Grup Salawat Al Banjari Mi Nurul Ummah menampilkan perpaduan murid kelas 5 putra dan putri, mampu menghibur jamaah pengajian dengan syair-syair populer seperti “Ya Rasululloh” dan lainnya.

Kepala MI Nurul Ummah, Khoiriyah S.Pdi, mengatakan bahwa salah satu ekstra kurikuler di madrasah adalah mendapat bimbingan drum band dan Al Banjari disesuaikan dengan kemampuan masing-masing murid. Juga sertifikasi Munaqosah untuk menguji kemampuan murid bisa menjadi calon kader yang sudah bisa memimpin di masyarakat.  

“Kami di MI Nurul Ummah bersama guru pembimbing dan guru kelas, tetap mengutamakan mata pelajaran sesuai dengan kurikulum, tetapi ditambahkan dengan kebutuhan di masyarakat terutama bacaan Al Quran dan kebutuhan lainnya,” kata Khoiriyah. 

Kepala eluruhan Celep Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo, Sayudi. SH, mengatakan kegiatan Haul Akbar dan Harlah Masjid Al Hidayah di wilayah RW 1 dan RW 2 serta seluruh Kelurahan Celep, merupakan perwujudan kebersamaan jamaah masjid dan warga muslim di Celep untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT dan menjaga kerukunan serta kebaikan bersama secara turun temurun mendoakan leluhur ahli kubur yang mendahului kita dan sejarahnya.

“Lebih baik lagi, kegiatan semacam ini sesuai dengan Pancasila sila pertama KeTuhanan Yang Maha Esa, dimana warga turut serta memakmurkan masjid dengan kegiatan positif untuk menjadi contoh yang baik, supaya dijauhkan dari hal-hal yang negatif,” kata Sayudi.

Ketua Panitia Haul Akbar dan Harlah Masjid Al Hidayah, Murtadlo, SE menyatakan sangat gembira dengan warga dan jamaah masjid yang berpartisipasi, baik Shodaqoh jariyah berupa uang, makanan, minuman juga tenaga dari remaja masjid dan muslimat sangat membantu suksesnya acara ini. 

Oleh karena itu, lanjut Murtadlo, mengucapkan terima. Dan acara dengan tema “Haul Akbar dan Harlah Masjid Al Hidayah kita wujudkan shodaqoh jariyah kepada ulama, guru, orangtua, dan sesama mukminin dengan niat baik dan ikhlas”, semoga menjadi amalan yang diridloi Allah SWT, dan membawa dampak kebaikan bagi para jamaah serta ahli kubur senantiasa mendapat doa secara terus menerus. 

“Haul Akbar setiap menjelang bulan suci Ramadan, untuk mengirimkan doa ahli kubur sebagai kepatuhan dan amal sholeh jamaah masjid untuk mengamalkan firman sebagai termaktub pada surat Ibrahim agar senantiasa berdoa untuk minta ampun kepada diri sendiri, kedua orangtua dan mukminin supaya mendapat kemudahan dan pahala pada hari hisab di akherat kelak,” ujar ketua Badan Pelaksana Takmir Masjid Al Hidayah Celep Sidoarjo, H Djoko Tetuko Abdul Latif. 

Acara pengajian umum sendiri dengan penceramah, Nyai Hajjah Elok Aisyah Munir dari Krembung Sidoarjo. Dan Tahlil Kubro dipandu Ustad Achmady Romly dengan do’a oleh Modin Kelurahan M. Sholeh Adenan.

Kegiatan rutin setiap akhir bulan Sya’ban ini juga dikaitkan dengan pelantikan Pengurus Badan Masjid Al Hidayah Celep Sidoarjo, periode 2017-2022. Masjid Al Hidayah Celep, dan sesuai jadwal pada bulan Oktober 2018 menjadi tuan rumah gerakan sholat subuh berjamaah Kecamatan Sidoarjo. (ria)

 

Tersangka Priyo dan Arik diamankan polisi.

 

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) - Sat Reskrim Polsek Wonoayu Sidoarjo menangkap dua pemuda yang diduga akan mengedarkan sabu sabu. Hasil pemeriksaan sementara Priyo Hermanto dan Arik Abrianto juga sebagai pengguna mengingat beberapa baang bukti yang disita polisi mengindikasikan kearah itu.

Dua pemuda yang diamankan Polsek Wonoayu  masing masing Priyo Hermanto, 27, warga Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, dan Arik Abrianto, 30, warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Malang, dicokok karena kedapatan membawa sabu-sabu (SS).

Dari tangan keduanya, polisi menyita satu poket sabu dan seperangkat alat isap sabu. Mulai dari bong, pipet, korek api dan sedotan plastik.

Pengungkapan kedua pengguna sabu ini bermula ketika polisi mendapat informasi tentang dua orang mencurigakan di Jalan Desa Sawocangkring, Wonoayu. Polisi langsung merespons dengan mendatangi lokasi. 

"Tersangka kami hentikan, kemudian kami lakukan penggeledahan. Saat itu kami temukan satu poket sabu," kata Kapolsek Wonoayu AKP Agung Gede Putra Wisnawa, Minggu (6/5/2018).

Tidak hanya sabu satu poket seberat 0,28 gram. Polisi juga menemukan alat isap sabu yang ditaruh dalam tas. Polisi sempat kesulitan mencari barang bukti sabu ini. Hingga mereka memeriksa ponsel milik tersangka Arik. Di balik tutup ponsel ini ditemukan sabu.

Tersangka Arik mengaku sabu tersebut milik Priyo yang dititipkan padanya untuk disimpan. "Priyo mengakui sabu itu memang miliknya yang dititipkan pada Arik," ujar AKP Agung.

Tersangka Priyo mengaku barang haram tersebut didapat dari seseorang yang diketahui berinisial R alias Botak. Ia membeli seharga Rp 200 ribu per paketnya. "Rencananya, mereka hendak menggunakannya bersama, namun berhasil kami amankan dulu. Kami masih mencari pemasok sabu ke tersangka," kata AKP Agung. (eka/med) 

Babinsa Koramil 0816/01 Desa Sarirogo menghadiri kegiatan Doa bersama dan Haul  desa Sarirogo Tahun 2018.

 

SIDOARJO  (KoranTransparansi.com) – Babinsa  Koramil 0816/01 desa Sarirogo kecamatan Sidoarjo Serma Slamet menghadiri kegiatan doa bersama dan Haul sesepuh desa Sarirogo Tahun 2018 yang bertempat di aula balai desa Sarirogo Jalan raya Sumput - Sarirogo Sidoarjo, ikut hadir pula bersama Babinkamtibmas Aiptu Eko,tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda desa Sarirogo Kecamatan Sidoarjo  dan seluruh wrga desa Sarirogo pada hari senin pkl 19.30.wib malam tgl( 30/4 /2018).

Dalam Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh PJ Kades sarirogo  Abdul Haris, S. Sos beserta Staf nya, adapun rangkaian dan di isi pengajian umum oleh Ustadz KH Mahfud Sidiq dari Sidoarjo yang di hadiri 150 orang Jamaah dari masyarakat sekitarnya.

PJ Kepala desa Sarirogo bpk  Abdul Haris, S. Sos mengatakan bahwa "Kegiatan haul sesepuh/ pemimpin / pendahulu desa tahun 2018 adalah kita mendoakan kepada sesepuh pendiri desa Sarirogo dan kami mengucapkan terima kasih kepada bapak babinsa Serma Slamet dan babinkamtimmas Aiptu Eko yang ikut mengamankan Jalan nya kegiatan tersebut dan mensupport kegiatan tersebut hingga selesai termasuk Pilkades Serentak tanggal 25 Maret 2018" katanya.

Di kesempatan lain babinsa Sarirogo kecamatan Sidoarjo mengatakan "bahwa kegiatan doa bersama dan haul desa tahun 2018 kami menilai mempunyai makna keagamaan yang positif agar menjadikan insan yang lebih bertaqwa kepada Allah Swt dan meningkatkan solidaritas masyarakat dalam semua bidang" ungkap serma Slamet.(med)

(kt/min)

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Pasangsn Calon gubernur/wakil gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno kemungkinan akan menang tebal di Kabupaten Sidoarjo. Hampir setiap turun di Sidoarjo, sambutan untuk keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini cukup luar bisa.

"Alhamdulillah saya optimis Sidoarjo jauh lebih baik. Sidoarjo Mantab dibandingkan Pilkada sebelumnya," kata Gus Ipul usai menghadiri Istighosah yang digelar ibu-ibu Muslimat Sidoarjo di Jungle Water Park, Tanggulangin, Rabu (25/4).

Menurut Gus Ipul, berbagai elemen masyarakat Sidoarjo bahu membahu membantu dengan berbagai cara.

Diantaranya adalah Istighosah yang digelar di Tanggulangin kali ini. "Terus terang dengan panitia ini saya baru kali ini bertemu, tapi luar biasa sambutannya. Mereka mandiri menggelar Istighosah dan mengundang saya," kata Mantan Ketua Ansor dua periode ini.

Di Sidoarjo, beragam elemen masyarakat berpadu mendukung. Tokoh masyarakat bahkan Kiai-Kiai dan pesantren di Sidoarjo juga hampir seluruhnya telah menyatakan dukungan ke Gus Ipul.

"Intinya kami tetap akan bekerja keras bagaimana Sidoarjo bisa lebih baik. Kami akan ajak seluruh elemen masyarakat karena provinsi ini harus diurus bareng-bareng agar cita-cita kami kabeh Sedulur kabeh makmur bisa terwujud," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa sebagai kawasan industri maka perushaan besar di Sidoarjo harus terus dijaga agar keberlangsungannya bisa menghidupi dan Mensejahterakan masyarakat sekitar.

Sementara untuk perushaan menengah maka harus difasilitasi dan yang kecil harus dibela. "Yang kecil ini harus didorong agar menjadi besar," kata dia.

Untuk kawasan pedesaan, Gus Ipul juga memiliki program seribu Dewi. Desa-desa wisata akan diperbanyak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Desa wisata juga akan dikemas bagaimana petani dan nelayan di desa itu bisa berdaya saing. Peralatan pertanian dan nelayan akan diberikan. Harapannya, petani kelak tidak hanya menjual produk mentah tapi bisa memasarkan produk setengah jadi dan produk jadi.

Dengan beberapa program ini, Jawa Timur diharapkan bisa benar-benar makmur karena kabeh Sedulur kabeh makmur. (min)

Puti Guntur Siapkan Gaya Baru Kembangkan Wisata Candi

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) - Puti Guntur Soekarno, yang berlaga di Pilkada Jawa Timur, terus mendorong tumbuhnya desa wisata. Calon Wakil Gubernur nomor 2 itu mengajak generasi milenial mengangkat wisata yang berbasis situs masa lalu.

“Salah satunya candi atau bangunan pubakala lain. Jawa Timur menyimpan banyak situs sejarah, karena pada masa lalu di provinsi ini pernah berjaya kerajaan-kerajaan seperti Kahuripan, Singasari, Majapahit, Blambangan, dan sebagainya,” kata Puti Guntur, Minggu (22/4/2018)  

Menurut dia, desa wisata biasanya diangkat dengan basis situs bangunan masa lalu, seni kebudayaan, kehidupan adat istiadat dan daya tarik alam. 

“Kemarin saya mengunjungi Candi Pari di Sidoarjo, peninggalan Majapahit di era Raja Hayamwuruk. Kawasan itu bisa tumbuh menjadi desa wisata,” kata Puti Guntur.

Salah satu perhatian mantan anggota DPR Komisi Pariwisata itu, setiap kampanye ke daerah adalah mengenali potensi wisata. Ia juga aktif bertemu dengan kelompok-kelompok sadar wisata.

“Generasi milenial menyukai travelling, eksplorasi dan road trip. Candi-candi di Jatim bisa dirangkai menjadi paket perjalanan. Di Blitar ada Candi Penataran. Di Malang masih terawat sejumlah candi. Begitu pula di Mojokerto, pusat Majapahit. Juga di beberapa daerah lain,” kata Puti.

Dengan mengunjungi candi, kata Puti, generasi milenial dan masyarakat pada umumnya tidak hanya mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga mengenali falsafah, sejarah, dan kebijaksanaan nenek moyang.

“Karena candi di masa lalu dibangun oleh pemerintah kerajaan, dengan tujuan atau momentum tertentu, termasuk kepentingan spiritual,” kata cucu Bung Karno itu.

Bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Puti telah menyusun program kerja “Seribu Dewi” atau Seribu Desa Wisata. Program ini disusun untuk mengangkat potensi wisata lokal dan mengungkit ekonomi baru di masyarakat.

“Salah satu isinya, kita bikin model gaya baru membantu pemasaran desa wisata. Misalnya candi, kita bisa manfaatkan teknologi augmented reality atau AR berbasis aplikasi interaktif, yang memadukan obyek virtual berupa teks, gambar, animasi ke dunia nyata. Ini mudah untuk menyasar kaum milenial. Bisa juga untuk pembelajaran di sekolah,” ujar dosen tamu di Kokushikan University Jepang tersebut.

Gus Ipul-Puti mengangankan desa-desa wisata akan terhubung dengan pusat-pusat ekonomi sekitarnya. Sejumlah desa wisata, misalnya, begitu areanya dibuka dan dipopulerkan, akan mengungkit pergerakan ekonomi warga setempat.

“Sekarang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, media sosial, social messenger, desa-desa wisata bisa cepat dikabarkan dan diketahui masyarakat luas. Tentu fasilitas dan kapasitas kelompok warga pengelolanya juga kita tingkatkan,” kata Puti. 

Candi Pari yang dikunjungi Puti Guntur terletak di Porong, Sidoarjo. Candi ini peninggalan Hayamwuruk, raja terbesar Majapahit. Bersama warga setempat, Puti mendiskusikan pengembangan Candi Pari sebagai destinasi wisata di Sidoarjo.

“Bisa juga ditunjang dengan mengungkit tumbuhnya pelaku UMKM di sekitar sini, jika tingkat kunjungan masyarakat signifikan,” kata Puti.(eka/med/min)

 

 

 

 

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...