Sidoarjo

Babinbsa dan Babinkamtibmas mulai menta penduduk musiman penghuni rumah kontrakan dan rumah kost di Sidoarjoi.

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) – Setelah Polisi mulai melibatkan aparat TNI untuk membantu pencegahan terorisme, kini Koramil mulai turba dengan mendata rumah rumah kontarakan dan rumah kost. 

Pemandangan ini terlihat di Sidoarjo. Sertu Sriadi Babinsa  Koramil 01/Kota  melaksanakan pendampingan pendataan kontrakan/ tempat kost di Desa Rangka Kidul Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo bersama aparat Babinkamtibmas,Kamis (17/5)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Rangka Kidul di dampingi Perangkat Desa melakukan pendataan demi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk warga yang mengontrak diharapkan bisa menjaga ketertiban dan keamanan sekaligus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat sekitarnya. Tidak menyendiri hingga terkesan eklusif

Menurut Sriadi pendataan kembali warga yang tinggal dikontrakan memang perlu. Pada umumnya warga yang tinggal di kontrakan bukan asli warga setempat

Selain itu, Babinsa Sertu Sriadi mengatakan warga pendaatang agar melaporkan apabila ada teman atau saudara yang main dan menginap.

Sertu Sriadi menjelaskan, pendataan warga yang tinggal dirumah kontrakan akan terus dilakukan oleh pihak desa. Rahayu (32) penghuni kontrakan yang ada di wilayah RT 02/06 selama 2,5 tahun tinggal di rumah kontrakan merasa senang dengan adanya pendataan.

“Saya merasa senang dan tidak lagih merasa was-was, suami saya bekerja sebagai sopir angkot jadi saya hanya bertiga saja dengan anak saya saat suami tidak ada di rumah,alhamdulilah di lingkungan kami aman dan kondusif,”terangnya. (med)

 

Khofifah Takziah ke Rumah Korban Bom Gereja Pantektosa Surabaya

SIDOARJO (KoranTransparnsi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut merasakan duka mendalam atas insiden bom gereja Surabaya. Ikut berbelasungkawa, Khofifah bertakziah ke rumah salah satu korban bom Gereja Pantektosa Surabaya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini datang setelah menuntaskan melakukan lawatannya bersama para kaia di Madura. Tak ada yang menduga Khofifah akan berkunjung takziah ke rumah duka almarhum Nuchin (56) di Tropodo, Waru, Sidoarjo, Selasa (15/5/2018).

Setiba di rumah duka, Khofifah langsung disambut keluarga mendiang Nuchin. Almarhum diketahui meninggalkan istri dan satu anak. Seketika itu pun Khofifah bersama ibu-ibu yang datang langsung nerdoa mendoakan almarhum Nuchin.

"Semoga Allah memberikan kesabaran keihkhlasan. Almarhum pak Nuchin, semoga dipanggil dengan panggilan sayang Allah. Ya ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah (wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya)," kata Khofifah.

Mata Khofifah juga tampak berkaca-kaca saat mengelus anak mendiang Nuchin sambil memberi nasihat kepadanya.

"Kita tidak tahu dengan cara apa Allah memanggil kita. Makanya kita solatnya harus ditambah. Tetap rajin solat ya nak, doakan bapaknya alfatihah setiap setelah salat ya, nak. Rajin sekolah ya nak ya. Semoga ilmumu manfaat barokah," tuturnya.

Khofifah begitu mengecam pemboman di gereja Surabaya. Aksi keji tersebut dinilai tidak menghargai datangnya bulan ramadhan.

"Kita sebagai bangsa mengutuk perbuatan seperti itu. Kita beri kesempatan mengusut tuntas kepada polisi, pelaku dan jaringannya," ucapnya.

"Kita ingin bahagia menyambut ramadan. Kebahagiaan kita menyambut ramadan tercederai dengan bom itu," lanjutnya.

Diceritakan, almarhum Nuchin saat itu hendak pulang dari Pasar Loak Surabaya menuju kediaman di Sidoarjo. Namun takdir Allah berkata lain. Allah SWT memanggil Nuchin kembali ke pangkuan.

Di lingkungan warga, Nuchin dikenal sosok yang sederhana, ramah dan tidak pernah ikut kelompok manapun.(den)

 

Penghafal Al Quran Terima Rp 500ribu/triwulan

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) -  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo  memberikan penghargaan kepada  penghafal Al-Quran (Hafidz/Hafidzah) yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Jumlahnya mencapai 596 orang 

Mereka akan mendapatkan uang pembinaan. Pagi tadi, mereka diundang ke Pendopo Delta Wibawa untuk mengikuti Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pemberian Penghargaan Bagi Hafidz dan Hafidzah Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum. Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Heri Soesanto hadir dalam kesempatan tersebut.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengaku bangga dengan banyaknya Hafidz dan Hafidzah di Kabupaten Sidoarjo. Ia katakan membaca Al-Quran menjadikan jiwa lebih tenang. Ia berpesan kepada para  Hafidz maupun Hafidzah untuk dapat mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga meminta kitab suci Al-Quran tidak sekedar dihafal saja. Melainkan juga dimengerti maknanya. Ia juga berpesan kepada para penghafal Al-Quran untuk terus mengulang-ulang hafalannya.

“Bagi yang sudah menghafal agar terus diulang-ulang supaya tidak lupa,”pesannya.

Kepala Sub Bagian Agama dan Kemasyarakatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo  Mochammad Hudori mengatakan Hafidz maupun Hafidzah penerima penghargaan di khususkan bagi warga Sidoarjo. Selain persyaratannya wajib ber KTP Sidoarjo, Hafidz/Hafidzah harus mengabdikan ilmunya di Kabupaten Sidoarjo. Ada sekitar  700 orang lebih Hafidz maupun Hafidzah di Kabupaten Sidoarjo saat ini.

Syaratnya ber KTP Sidoarjo dan mengabdikan diri di Sidoarjo, mengajarnya di Sidoarjo, baik mulai mengajar TPQ, sekolah-sekolah, pondok pesantren maupun mengajar di majelis-majelis taklim, yang penting mengajarnya di Sidoarjo,”ucapnya.

Ia juga katakan ada tes baca sebagai persyaratan menerima penghargaan tersebut. Satu persatu Hafidz/Hafidzah akan di uji sambung ayat Al-Quran untuk mengetahui hafalan. Selain itu persyaratan lainnya adalah bukti ijazah hafal Al-Quran. 

 “Ada tes hafal Quran secara sambung ayat, untuk mengetahui kalau dia memang hafal Al-Quran,”ucapnya.

Mochammad Hudori mengatakan penghargaan yang akan diberikan berbentuk tabungan. Setiap triwulan, mereka mendapatkan uang pembinaan yang akan di transfer ke rekening Bank Jatim. 

Besarannya Rp. 500 ribu/triwulan. Anggarannya dari APBD Sidoarjo. Pemberian uang pembinaan tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada Hafidz/Hafidzah di Kabupaten Sidoarjo.

“Anggarannya triwulan, besarannya 500 ribu per triwulan sehingga satu tahun Rp. 2 juta,”ujarnya (med)

 

Taruna Merah Putih Kabupaten Sidoarjo Siap  Hadapi Teroris.

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Taruna Merah Putih sidoarjo dibawah pimpinan Heru Sastrawan S.Pi mengutuk keras aksi terorisme yang menyerang sejumlah Gereja-gereja / tempat- tempat ibadah di wilayah Surabaya pada Minggu (13/5/) dan rusunawa di sepanjang kabupaten sidoarjo.

“Warga Jawa Timur tidak takut pada terorisme, Masyarakat Jawa Timur Khususnya Sidoarjo adalah masyarakat pemberani yang sejak zaman penjajahan selalu berdiri di garis terdepan membela republik ini,”

“Teror yang diluncurkan para teroris hari minggu dan senin malam tidak akan membuat masyarakat Jawa Timur mundur sejengkal pun untuk terus berjuang mewujudkan bangunan masyarakat yang makmur dalam keberagaman dan bahagia dalam harmonis,

Ketua Taruna Merah Putih Heru Sastrawan juga mengajak seluruh warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mendukung seluruh kekuatan negara guna memberantas segala bentuk aksi terorisme yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat selalu bersama dan mendukung penuh semua kebijakan negara untuk melawan segala bentuk terorisme,” ujarnya.

Kepada para keluarga Korban Heru Sastrawan menyampaikan duka dan empati yang mendalam. “Kita berdoa sepenuh hati untuk mereka, semoga Tuhan memberikan jalan terbaikan untuk korban dan keluarga,

Dan Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten sudoarjo berharap,serta mengajak seluruh warga masyarakat mempererat tali solidaritas untuk tidak memberi ruang bagi tumbuhnya gerakan radikal. Mari kita tunjukan sikap dan kerja sama juga gotong royong dan saling memiliki harus terus dijaga dan ditumbuhkan di seluruh jiwa masyarakat," pungkasnya (med/eka)

 

FORUM BPD Kabupaten Sidoarjo Kecam Keras Aksi Biadab Teroris.

SIDOARJO (KoranTransparnsi.com) - Forum BPD Kabupaten Sidoarjo mengecam keras aksi teros di Surabaya dan Sidaorjo. Agus Tanto mengatakan, Forum BPD Sidoarjo mengutuk tindakan biadab tersebut .

Islam,  secara pasti mengajarkan kepada umat Islam untuk menghormati ibadah dan tempat ibadah agama lain. Dilarang mengganggu apalagi merusak dan membunuh orang tanpa haq.

Oleh karena itu, FBPD sidoarjo menyerukan kepada aparat keamanan untuk segera mengusut pelaku dan otak di balik tindakan keji tersebut. “Agar semua spekulasi segera terjawab,” tegasnya.

FORUM BPD Kabupaten Sidoarjo  melalui sekretarisnya Yulianto juga menyerukan kepada umat untuk tidak mudah termakan berbagai isu dan spekulasi, termasuk mengkaitkan tindakan itu dengan perjuangan untuk tegaknya Islam dan izzul Islam wal muslimin.

“Karena tegaknya Islam dan izzul Islam wal muslimin ini perjuangan yang mulia tidak akan mungkin menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan ajaran Islam,” pungkasnya (med/eka)

Satpol PP Kecamatan Tanggulangin melakjkan razia di RT/RW untuk meminimalisir para teroris

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) - Kasi Satpol PP Kecamatan Tanggulangin yang di pimpin Edi Nurcahya  melakukan Razia di beberapa Rumah kontrakan dan tempat Kost untuk meminimalisir Teroris. Ini dilakukan menyusul terjadinya bom di Gereja, Polrestabes Surabaya dan aksi teror di Sidoarjo.

Satpol PP Kecamatan perlu turun tangan sekaligus bekerjasama dengan RT an RW diwilayahnya beserta Masyarakat 

Razia dilaukan pada Senin  (14/05/2018) di desa Kalitengah perumahan Tanggulangin asri di RT.06 Rw.06 Dan Razia yang di pimpin o Kasipol PP Edy Nurcahya.

Camat Tanggulangin Didik W membenarkan Razia di rumah kontrakan juga tempat tempat kost itu untuk mengatisipasi terjadinya terjadinya Teroris oleh karena itu kami sering melaksanakan Razia tersebut, untuk menciptakan kondisi yang aman, kondusif untuk meminimalisir ruang gerak teroris tepatnya di kecamatan.

Tanggulangin.dan Camat Didik wiyodoko juga menyampaikan dengan Adanya kegiatan tersebut masyarakat berterima kasih pada satpol pp, dan supaya warga tidak takut lagi adanya teror BOM yang ada di surabaya juga di sepanjang, kabupaten sidoarjo.'Bengitu ungkapnya dan juga yang disampaikan dari salah satu warga kalitengah .

menyampai kegiatan selesai Telah berjalan lancar aman kondusif dan wargapun lebih tenang begitu ungkapnya.(med/eka)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...