Sidoarjo

Pangdam V Brawijaya mengunnungi Ponpes Al Amanah Sidoarjo JawabTimur.

Sidoarjo (KoranTranparansi.com) – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arief Rahman dan istri melakukan safari ramadan  di Pondok pesantren Al Amanah Desa Junwangi Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Pangdam didampingi  para pejabat Dari Kodam V/Brawijaya beserta istri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para ulama dalam rangka kegiatan silaturahmi.

Menurut Danrem 084 Bhaskara Jaya Kol  Kav M Zulkifli,SIP, MM, hadir dalam kesempatan tersebut sekitar 350 masyarakat dn yatim piatu.

Ketua Ponpes Al Amanah KH. Nurcholis Misbah mengungkapkan rasa bangganya ata kehadiran Pangdam merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi saya bisa hadir di acara buka puasa  di Pondok Pesantren Modern Al-Amanah yang merupakan Pondok Modern terbesar yang berada diwilayah Sidoarjo ini. 

Di usia Pondok yang ke-26 sejak berdiri tahun 1992. Pondok Modern Al-Amanah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana jumlah santri saat ini sudah melebihi 1900 Santri dan juga memiliki lembaga pendidikan SD, SMP dan Aliyah Bilingual (dua bahasa).

Ini menunjukan bahwa Pondok Pesantren Al-Amanah mampu mengikuti globalisasi.

"Saya juga senang karena diPondok Modern ini diterapkan 5 Panca Jiwa Pesantren yang meliputi Kesempurnaan Iman, Keikhlasan Amal, Kemuliaan Budi pekerti dan Keunggulan Prestasi serta Kepekaan Sosial.

Dan Saya yakin dengan adanya Pondok Modern A-Amanah tidak hanya beriman dan bertaqwa tetapi juga mempunyai jiwa nasionalisme dan mempunyai kompetensi yang tinggi.

Tak lupa pak Kiai menceritakan tenang Pesantren dari zaman perjuangan yang ikut serta mengusir penjajah memalui perjuangan Hubul Waton Minal lman (cinta tanah air sebagian dari iman), pertama kali digelorakan oleh kaum santri. 

Semangat Hubul Waton Minal lman ini perlu terus digelorakan ditengah arus ideologi fundamentalisme agama yang mempertentangkan Islam dan nasionalisme. Islam dan ajarannya tidak bisa dilaksanakan tanpa tanah air Mencintai agama mustahil tanpa berpijak diatas tanah air, karena itu lslam harus bersanding dengan paham kebangsaan.  (med) 

 

SPSI Tjiwi Kimia Dukung Khofifah : Saatnya yang Bersih Korupsi Pimpin Jatim

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dinilai mumpuni untuk memimpin Jawa Timur ke depan. Khofifah dinilai sosok yang bersih dari korupsi.

Hal ini diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Tjiwi Kimia, Artyan Yunianto saat menyapa ribuan buruh PT Tjiwi Kimia di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/5/2018). Masyarakat Jawa Timur disebut membutuhkan sosok yang memiliki komitmen berantas korupsi.

"Di Tjiwi Kimia one instruction. Secara pribadi, saya mendukung yang bersih dari korupsi. Kita SPSI Tjiwi Kimia membutuhkan figur yang clear, bersih dari korupsi seperti bu Khofifah. Objektifnya, waktunya perempuan memimpin dan bersih dari korupsi," kata Artyan.

Artyan juga menilai program yang digagas Khofifah dan Emil sudah mewakili keinginan masyarakat. Dia mendoakan Khofifah dan Emil bisa mendapat mayoritas suara masyarakat Jawa Timur di 27 Juni nanti.

"Menurut kita bagus, memang misinya bagus bu Khofifah. Semoga saja bu Khofifah bisa menang," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan General Affair Tjiwi Kimia, Sugianto. Dia bersama karyawan mendoakan agar Khofifah  memimpin Jawa Timur, 

"Begini bedanya bu Khofifah ciri khasnya memimpin, perasaannya dalem.Semoga bu Khofifah menjadi Gubernur. Doa orang berpuasa kan mustajab ya," ucap 

Dengan dipilihnya Khofifah-Emil, Sugianto berharap nantinya kesejahteraan di Jawa Timur bisa lebih merata.

"Kami berharap pimpinan Jawa Timur bisa menciptakan Jawa Timur lebih aman. Sehingga pembangunan lebih cepat sehingga pemerataan kesejahteraan khususnya pekerja," pungkasnya. (den)

Kapolsek Taman AKP Samirin

 

Sidoarjo (KoranTRanparansi.com) - Polsek Taman Polresta Sidoarjo  meningkatkan ke amanan dengan mengintensifkan  Progam 3 Pilar guna antisipasi paham Radikal di masyarakat. "  jajaran Polsek beserta Muspika kecamatan Taman mengantisipasi dengan melibatkan program 3 Pilar yang meliputi POlsek, KOramil dan masyarakat

Kapolsek Taman Sidoarjo AKP Samirin mengatakan kordinasi Bhabinkamtibmas beserta Babinsa,Linmas dan Hansip , serta membantu dalam membentuk Hansip di setiap RW masing - masing desa. " Sudah di bentuk Hansip di setiap RW , ada satu desa yang sudah jadi percontohan keamanan 

Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Taman juga lebih memperketat dalam keamanan di beberapa Rusunawa yang ada di wilayah kecamatan Taman, selain itu Kapolsek AKP Samirin juga menghimbau masyarakat untuk turut serta mengawasi kampungnya dalam memberantas ajaran Radikalisme" ,  kami juga sudah pasang banner Brantas teroris dan banner anti teroris di setiap desa", " tegasnya".(eka/med)

Berbagai Takjil

May 22, 2018
Berbagai Takjil

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) – Berbagi takjil pada masyarakat. Itulah yang dilakukan Kapolsek,,Danramil ,IPNU ,IPPNU ,Muslimat, Banser dan Ansor Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo sedang memberikan takjil kepada masyarakat, 

Ada 1000 Takjil yang dibagikan kepada masarakat Tanggulangin yang kebetulan sedang melaintas di Jalan Rayua Tanggulangin pada Minggu lalu.Kolramil 0816/06 ikutserta membagi bagikan.

“Inilah bentuk kebersamaan anatara petugas keamanan di Kecamatan bersama ormas diwilayah Tanggulangin. Kedpan harus lebih dibudayakan,” kata Peltu Kartono. (med)

 

Koramil, Polsek dan Lurah Operasi Bersama

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Sebagai Aparatur Kewilayahan di wilayah,  tiga pilar yang terdiri dari ( Babinsa, Babinkamtibmas, dan kepala kelurahan / lurah)  berupaya menciptaka rasa tenang di wilayah Kelurahan Sidoklumpuk Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo

Selanjutnya, Babinsa Koramil 01/Kota Kelurahan Sidoklumpuk Peltu Dominggus ( 50) langsung melaksanakan koordinasi dengan Kepala Kelurahan Mustari melaksanakan pengecekan dan pendataan rumah kost/kontrakan di wilayah binaanya tersebut dengan di dampingi pula Babinkamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Peltu Dominggus bertemu dengan beberapa pemilik rumah kost/kontrakan dan menyampaikan himbauan " kamtibmas meliputi menutup dan mengunci pagar halaman rumah dengan kunci ganda, motor yang diparkir di teras rumah agar diganti dengan kunci ding dong, diberi kunci tambahan dan dirantai antara sepeda motor satu dengan sepeda motor lainnya"ujar pria kelahiran Ambon tersebut.

Upaya lain yang di lakukan Peltu Dominggus yakni Memberikan nomor telephone koramil , Babinsa dan Babinkamtibmas kepada pemilik dan penghuni kost, agar segera menghubungi apabila menjumpai orang yang tidak dikenal di lingkungan kost maupun hal-hal yang mencurigakan lainnya.

Pemilik kost diwajibkan untuk melakukan pendataan terhadap penghuni kos dengan meminta foto copy KTP penghuni dan segera melaporkan kepada Ketua RT maupun Babinsa dan Binmaspol dan Penghuni kost baru atau tamu 1 X 24 jam wajib lapor kepada Ketua RT setempat dan menyerahkan foto copy identitas diri.

Kepala Kelurahan Bpk Mustari pun menyampaikan " kepada seluruh pemilik Rumah Kontrakan dan ketua Rt kita sebagai pemerintah di desa harus terus rutin dan jangan merasa bosan untuk mendata dan mengecek warga baru yang mengontrak di desa kita,karena cara ini lah atisipasi keamanan dan ketertiban di wilayah bisa terjaga dari hal hal yang tidak di inginkan oleh semua aparat pemerintah maupun masyarakat".ungkapnya. (med)

Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Desa Dungus

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Densus 88 kembali menggerebek rumah satu keluarga terduga teroris di desa Dungus RT 19 RW 05  kec Sukodono kab Sidoarjo. Pada jam 11 malam tanggal 18 - 05 - 2018 dalam penggerebekan yang berlangsung di ketahui tidak ada perlawanan dari terduga teroris bernama Akib Hidayat. 

Menurut para tetangga , terduga teroris Akib  Hidayat di kenal diam dan jarang berkomunikasi dengan warga "  Mereka sekeluarga jarang aktif bersosialisasi dengan warga , dia terkenal diam ". ujar Saroni Ketua RT". ( 19/5 )

Saroni menceritakan , jika ada kegiatan ataupun undangan warga seperti kerja bakti dan rapat RT , Akib Hidayat ( terduga Teroris ) tidak pernah mau ikut dalam berinteraksi dengan warga selain itu KTP dan Kartu Keluarga masih beralamat di kecamatan Waru padahal sudah 2 tahun tinggal di desa Dungus. " Tidak pernah hadir jika ada undangan warga, di ajak ngobrol saja cuma sebentar, selain itu Akib sekeluarga enggan beralih ke data yang baru, dia masih menggunakan data kependudukan lama yaitu wilayah Waru".  "ungkap nya".

Dalam penggerebekan di Dusun Dungus , Densus 88 mengamankan Satu keluarga terduga teroris yaitu Akib Hidayat dan istrinya beserta ke dua anak nya yang  masih berusia 12 dan 15 tahun. Serta mengamankan beberapa barang bukti diantaranya,  Busur, Anak Panah, Potasium dan Paralon. (Eka/med)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...