Sidoarjo

Kapolsek Taman AKP Samirin

 

Sidoarjo (KoranTRanparansi.com) - Polsek Taman Polresta Sidoarjo  meningkatkan ke amanan dengan mengintensifkan  Progam 3 Pilar guna antisipasi paham Radikal di masyarakat. "  jajaran Polsek beserta Muspika kecamatan Taman mengantisipasi dengan melibatkan program 3 Pilar yang meliputi POlsek, KOramil dan masyarakat

Kapolsek Taman Sidoarjo AKP Samirin mengatakan kordinasi Bhabinkamtibmas beserta Babinsa,Linmas dan Hansip , serta membantu dalam membentuk Hansip di setiap RW masing - masing desa. " Sudah di bentuk Hansip di setiap RW , ada satu desa yang sudah jadi percontohan keamanan 

Melalui Bhabinkamtibmas Polsek Taman juga lebih memperketat dalam keamanan di beberapa Rusunawa yang ada di wilayah kecamatan Taman, selain itu Kapolsek AKP Samirin juga menghimbau masyarakat untuk turut serta mengawasi kampungnya dalam memberantas ajaran Radikalisme" ,  kami juga sudah pasang banner Brantas teroris dan banner anti teroris di setiap desa", " tegasnya".(eka/med)

Berbagai Takjil

May 22, 2018
Berbagai Takjil

SIDOARJO (KoranTransparansi.com) – Berbagi takjil pada masyarakat. Itulah yang dilakukan Kapolsek,,Danramil ,IPNU ,IPPNU ,Muslimat, Banser dan Ansor Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo sedang memberikan takjil kepada masyarakat, 

Ada 1000 Takjil yang dibagikan kepada masarakat Tanggulangin yang kebetulan sedang melaintas di Jalan Rayua Tanggulangin pada Minggu lalu.Kolramil 0816/06 ikutserta membagi bagikan.

“Inilah bentuk kebersamaan anatara petugas keamanan di Kecamatan bersama ormas diwilayah Tanggulangin. Kedpan harus lebih dibudayakan,” kata Peltu Kartono. (med)

 

Koramil, Polsek dan Lurah Operasi Bersama

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Sebagai Aparatur Kewilayahan di wilayah,  tiga pilar yang terdiri dari ( Babinsa, Babinkamtibmas, dan kepala kelurahan / lurah)  berupaya menciptaka rasa tenang di wilayah Kelurahan Sidoklumpuk Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo

Selanjutnya, Babinsa Koramil 01/Kota Kelurahan Sidoklumpuk Peltu Dominggus ( 50) langsung melaksanakan koordinasi dengan Kepala Kelurahan Mustari melaksanakan pengecekan dan pendataan rumah kost/kontrakan di wilayah binaanya tersebut dengan di dampingi pula Babinkamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Peltu Dominggus bertemu dengan beberapa pemilik rumah kost/kontrakan dan menyampaikan himbauan " kamtibmas meliputi menutup dan mengunci pagar halaman rumah dengan kunci ganda, motor yang diparkir di teras rumah agar diganti dengan kunci ding dong, diberi kunci tambahan dan dirantai antara sepeda motor satu dengan sepeda motor lainnya"ujar pria kelahiran Ambon tersebut.

Upaya lain yang di lakukan Peltu Dominggus yakni Memberikan nomor telephone koramil , Babinsa dan Babinkamtibmas kepada pemilik dan penghuni kost, agar segera menghubungi apabila menjumpai orang yang tidak dikenal di lingkungan kost maupun hal-hal yang mencurigakan lainnya.

Pemilik kost diwajibkan untuk melakukan pendataan terhadap penghuni kos dengan meminta foto copy KTP penghuni dan segera melaporkan kepada Ketua RT maupun Babinsa dan Binmaspol dan Penghuni kost baru atau tamu 1 X 24 jam wajib lapor kepada Ketua RT setempat dan menyerahkan foto copy identitas diri.

Kepala Kelurahan Bpk Mustari pun menyampaikan " kepada seluruh pemilik Rumah Kontrakan dan ketua Rt kita sebagai pemerintah di desa harus terus rutin dan jangan merasa bosan untuk mendata dan mengecek warga baru yang mengontrak di desa kita,karena cara ini lah atisipasi keamanan dan ketertiban di wilayah bisa terjaga dari hal hal yang tidak di inginkan oleh semua aparat pemerintah maupun masyarakat".ungkapnya. (med)

Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Desa Dungus

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Densus 88 kembali menggerebek rumah satu keluarga terduga teroris di desa Dungus RT 19 RW 05  kec Sukodono kab Sidoarjo. Pada jam 11 malam tanggal 18 - 05 - 2018 dalam penggerebekan yang berlangsung di ketahui tidak ada perlawanan dari terduga teroris bernama Akib Hidayat. 

Menurut para tetangga , terduga teroris Akib  Hidayat di kenal diam dan jarang berkomunikasi dengan warga "  Mereka sekeluarga jarang aktif bersosialisasi dengan warga , dia terkenal diam ". ujar Saroni Ketua RT". ( 19/5 )

Saroni menceritakan , jika ada kegiatan ataupun undangan warga seperti kerja bakti dan rapat RT , Akib Hidayat ( terduga Teroris ) tidak pernah mau ikut dalam berinteraksi dengan warga selain itu KTP dan Kartu Keluarga masih beralamat di kecamatan Waru padahal sudah 2 tahun tinggal di desa Dungus. " Tidak pernah hadir jika ada undangan warga, di ajak ngobrol saja cuma sebentar, selain itu Akib sekeluarga enggan beralih ke data yang baru, dia masih menggunakan data kependudukan lama yaitu wilayah Waru".  "ungkap nya".

Dalam penggerebekan di Dusun Dungus , Densus 88 mengamankan Satu keluarga terduga teroris yaitu Akib Hidayat dan istrinya beserta ke dua anak nya yang  masih berusia 12 dan 15 tahun. Serta mengamankan beberapa barang bukti diantaranya,  Busur, Anak Panah, Potasium dan Paralon. (Eka/med)

 

Babinbsa dan Babinkamtibmas mulai menta penduduk musiman penghuni rumah kontrakan dan rumah kost di Sidoarjoi.

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) – Setelah Polisi mulai melibatkan aparat TNI untuk membantu pencegahan terorisme, kini Koramil mulai turba dengan mendata rumah rumah kontarakan dan rumah kost. 

Pemandangan ini terlihat di Sidoarjo. Sertu Sriadi Babinsa  Koramil 01/Kota  melaksanakan pendampingan pendataan kontrakan/ tempat kost di Desa Rangka Kidul Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo bersama aparat Babinkamtibmas,Kamis (17/5)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Rangka Kidul di dampingi Perangkat Desa melakukan pendataan demi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk warga yang mengontrak diharapkan bisa menjaga ketertiban dan keamanan sekaligus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat sekitarnya. Tidak menyendiri hingga terkesan eklusif

Menurut Sriadi pendataan kembali warga yang tinggal dikontrakan memang perlu. Pada umumnya warga yang tinggal di kontrakan bukan asli warga setempat

Selain itu, Babinsa Sertu Sriadi mengatakan warga pendaatang agar melaporkan apabila ada teman atau saudara yang main dan menginap.

Sertu Sriadi menjelaskan, pendataan warga yang tinggal dirumah kontrakan akan terus dilakukan oleh pihak desa. Rahayu (32) penghuni kontrakan yang ada di wilayah RT 02/06 selama 2,5 tahun tinggal di rumah kontrakan merasa senang dengan adanya pendataan.

“Saya merasa senang dan tidak lagih merasa was-was, suami saya bekerja sebagai sopir angkot jadi saya hanya bertiga saja dengan anak saya saat suami tidak ada di rumah,alhamdulilah di lingkungan kami aman dan kondusif,”terangnya. (med)

 

Khofifah Takziah ke Rumah Korban Bom Gereja Pantektosa Surabaya

SIDOARJO (KoranTransparnsi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut merasakan duka mendalam atas insiden bom gereja Surabaya. Ikut berbelasungkawa, Khofifah bertakziah ke rumah salah satu korban bom Gereja Pantektosa Surabaya.

Menteri Sosial 2014-2018 ini datang setelah menuntaskan melakukan lawatannya bersama para kaia di Madura. Tak ada yang menduga Khofifah akan berkunjung takziah ke rumah duka almarhum Nuchin (56) di Tropodo, Waru, Sidoarjo, Selasa (15/5/2018).

Setiba di rumah duka, Khofifah langsung disambut keluarga mendiang Nuchin. Almarhum diketahui meninggalkan istri dan satu anak. Seketika itu pun Khofifah bersama ibu-ibu yang datang langsung nerdoa mendoakan almarhum Nuchin.

"Semoga Allah memberikan kesabaran keihkhlasan. Almarhum pak Nuchin, semoga dipanggil dengan panggilan sayang Allah. Ya ayyuhan nafsul muthmainnah, irji’i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah (wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya)," kata Khofifah.

Mata Khofifah juga tampak berkaca-kaca saat mengelus anak mendiang Nuchin sambil memberi nasihat kepadanya.

"Kita tidak tahu dengan cara apa Allah memanggil kita. Makanya kita solatnya harus ditambah. Tetap rajin solat ya nak, doakan bapaknya alfatihah setiap setelah salat ya, nak. Rajin sekolah ya nak ya. Semoga ilmumu manfaat barokah," tuturnya.

Khofifah begitu mengecam pemboman di gereja Surabaya. Aksi keji tersebut dinilai tidak menghargai datangnya bulan ramadhan.

"Kita sebagai bangsa mengutuk perbuatan seperti itu. Kita beri kesempatan mengusut tuntas kepada polisi, pelaku dan jaringannya," ucapnya.

"Kita ingin bahagia menyambut ramadan. Kebahagiaan kita menyambut ramadan tercederai dengan bom itu," lanjutnya.

Diceritakan, almarhum Nuchin saat itu hendak pulang dari Pasar Loak Surabaya menuju kediaman di Sidoarjo. Namun takdir Allah berkata lain. Allah SWT memanggil Nuchin kembali ke pangkuan.

Di lingkungan warga, Nuchin dikenal sosok yang sederhana, ramah dan tidak pernah ikut kelompok manapun.(den)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...