Sidoarjo

Program UP2K kembali di sosialisasikan TP-PKK Kabupaten Sidoarjo di pendopo Delta Wibawa, Rabu, (11/7).

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Keberadaan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK kembali digairahkan TP-PKK Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya sejak program pemerintah pusat tersebut terhenti, keberadaan UP2K yang dikelola PKK desa/kelurahan tidak banyak yang berkembang bahkan mati. 

Pagi tadi, UP2K kembali di sosialisasikan TP-PKK Kabupaten Sidoarjo di pendopo Delta Wibawa, Rabu, (11/7). Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin tersebut diikuti 250 anggota PKK kecamatan, desa maupun kelurahan.

Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan kebijakan program UP2K dikeluarkan sejak tahun 1985 oleh Dirjen Pembangunan Desa dan TP-PKK Pusat. 

Program tersebut memberikan bantuan modal usaha kepada masing-masing PKK yang mengelola UP2K. Besarannya Rp. 100 ribu-Rp. 500 ribu pertahun yang berasal dari dana bantuan langsung Inpres Pembangunan Desa. Namun sejak tahun 2001, bantuan modal usaha tersebut ditiadakan sejak tidak ada Inpres Bantuan Desa.

Saat ini ia katakan UP2K dilaksanakan dan dikembangkan oleh daerah. Modal usahanya diperoleh dari berbagai sektor. Bisa berasal dari lembaga donor, perbankan maupun dari sumber perekonomian lainnya.

Istri dari Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH tersebut mengatakan sampai saat ini UP2K PKK di Kabupaten Sidoarjo ada yang masih bertahan bahkan mati. Untuk itu TP-PKK Kabupaten Sidoarjo perlu memberikan sosialisasi UP2K kepada anggota PKK.

Sosialisasi tersebut diberikan agar anggota PKK lebih paham dalam mengelola UP2K. Ia katakan keberadaan UP2K PKK membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Sekretaris Pokja II TP-PKK Propinsi Jawa Timur Rety Andini selaku narasumber kegiatan mengatakan UP2K PKK bergerak dibidang usaha ekonomi produktif. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui usaha kelompok maupun perorangan.

Kegiatan UP2K di prioritaskan bagi keluarga kurang mampu. Masyarakat kurang mampu didorong untuk mempunyai usaha. UP2K akan menyalurkan bantuan permodalan.

Modal tersebut dapat digunakan usaha bakulan, warung maupun bengkel. Dengan usaha tersebut tercapainya peningkatan usaha ekonomi keluarga yang menjadi tujuan UP2K dapat terwujud.

Usai kegiatan sosialisasi, TP-PKK Kabupaten Sidoarjo memberikan bingkisan kepada tiga UP2K desa yang dinilai maju dan berkembang. Bingkisan tersebut diberikan kepada UP2K Desa Candipari Kecamatan Porong, UP2K Desa Banjarbendo Kecamatan Sidoarjo dan UP2K Desa Ponokawan Kecamatan Krian. (rino)

 

Taruna Merah Putih Kenalkan Gus Ipul Lewat Takjil

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Partai PDI Perjuangan Sidoarjo dan sayap partai Taruna Merah Putih menggelar kegiatan Safari Ramadan dengan membagikan takjil ke warga yang sedang melewati Jalan Jati, Sidoarjo., Senin (4/6/2018).

Ada 1.000 paket takjil disediakan. Hanya dengan tenggang waktu beberapa saat saja suah habis tebagikan. Ketus DPC Taruna Merah Putih Heru Sastrawan mengatakan, bagi bagi takjil dalam rangka pengenalan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur No Paslon 2 Gus Ipul dan Mbak Puti kepada Masyarakat.

Satu paket berisi nasi, kue dan tek kotak, air mineral. Stiker bergambar Gus Ipul dan Mbak Puti Serta Kalendernya untuk di pasang dirumah, Alhamdulillah cepat habis," ujarnya.

"Dengan Tujuannya ingin menjalin kedekatan kita terhadap masyarakat, dan tentunya Taruna Merah Putih bakal semaksimal mungkin melakukan terbaik dan program kegiatan ini akan menjadi salah satu langkah partai beserta sayapnya," ujarnya.

Taruna Merah Putih (TMP),yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa/i berkomitmen merangkul generasi millenial, mengajak turut serta untuk menjadi pelopor terdepan di masyarakat agar Taruna Merah Putih lebih dekat dan jaya. 

"Jadi kegiatan kita hari ini agar lebih dekat kepada masyarakat dan Insya Allah kita akan melakukan pendekatan persuasif dan masif terhadap masyarakat, Sekiranya ini menjadi langkah dan ke depan untuk Taruna Merah Putih ( TMP ) semakin dikenal lagi tentunya," pungkasnya. (med)

 

Bagi Takjil Sambil Minta Doa untuk Gus Ipul-Putih Gubernur Jatim

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo berbgai bahagia dengan mebagikan 3500 bungkus takjil kepada masyarakat di kawasan Monumen Jayandaru Sidoaro, Minggu (3/6/2018).

Nadia Bafagih, salah satu kader PDI Perjuangan mengemukakan pelaksanaan bagi-bagi Takjil ini membuktikan bahwa seluruh Kader PDI Perjuangan Sidoarjo sangat concern terhadap kepentingan sosial, kemasyarakatan,  beragama yang telah terbentuk dengan baik di Sidoarjo.

“ Ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan Sidoarjo sangat Solid dan Kondusif. Kami dari tiga pilar bergotong royong untuk mewujudkan kegiatan membagikan Takjil kepada para pengguna jalan warga masyarakat yang  membutuhkan," ujar Nadia.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Tito Pradopo mengatakan ini sebagai bentuk untuk mempersatukan kaum Nasionalis dan Religius, yang mana kita semua juga memperkenalkan kepada masyarakat bahwa acara ini untuk kemenangan Gus Ipul dan Mbak Puti, yang nantinya yang terpilih di pilgub Jatim. (med)

 

Kaplolres dan Komandan Kodim Sidoarjo mulai pikirkan nasip anak teroris mulai pendidikannya, pengasuhannya sampai biaya hidupnya.

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Pasca kejadian ledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, ada lagi upaya yang perlu dipikirkan bersama untuk didapati solusi baik. Yakni perlindungan kepada anak pelaku ledakan bom.

Bagaimana solusi kedepan bagi anak tersebut, setelah kedua orang tuanya meninggal dunia akibat ledakan bom di Rusunawa Wonocolo. Terkait masa depan, ekonomi, pendidikan, dan bagaimana kehidupan di masyarakat nanti.

Guna membahas dan mencari solusi perihal tersebut, Kamis (31/05/2018), diadakan Silaturahmi Kamtibmas Forum Group Discussion (FGD)

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji dan Letkol Inf Fadli Mulyono Sip Dandim 0816 Sidoarjo , Ketua PCNU, Ketua MUI, Dinas PMD P3AKB, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Tokoh Agama dan Toko Masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

Dalam FGD ini, Kapolresta Sidoarjo dan Dandim 0816/Sidorjo, mengajak berbagai stake holder turut serta membahas dan memberikan solusi terkait perkembangan anak pelaku ledakan bom kedepannya karena anak2 ini

"Bagaimana kehidupannya nanti, siapa yang merawatnya, serta pendidikan juga terpenting adalah penanaman ideologi kepada anak tersebut. Perlu dilakukan pendampingan serta perlindungan terhadapnya,begitu yang di sampaikan oleh Dandim 0816 /sidoarjo Letkol lnf Fadli Mulyono.(med)

Pangdam V Brawijaya mengunnungi Ponpes Al Amanah Sidoarjo JawabTimur.

Sidoarjo (KoranTranparansi.com) – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arief Rahman dan istri melakukan safari ramadan  di Pondok pesantren Al Amanah Desa Junwangi Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Pangdam didampingi  para pejabat Dari Kodam V/Brawijaya beserta istri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para ulama dalam rangka kegiatan silaturahmi.

Menurut Danrem 084 Bhaskara Jaya Kol  Kav M Zulkifli,SIP, MM, hadir dalam kesempatan tersebut sekitar 350 masyarakat dn yatim piatu.

Ketua Ponpes Al Amanah KH. Nurcholis Misbah mengungkapkan rasa bangganya ata kehadiran Pangdam merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi saya bisa hadir di acara buka puasa  di Pondok Pesantren Modern Al-Amanah yang merupakan Pondok Modern terbesar yang berada diwilayah Sidoarjo ini. 

Di usia Pondok yang ke-26 sejak berdiri tahun 1992. Pondok Modern Al-Amanah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dimana jumlah santri saat ini sudah melebihi 1900 Santri dan juga memiliki lembaga pendidikan SD, SMP dan Aliyah Bilingual (dua bahasa).

Ini menunjukan bahwa Pondok Pesantren Al-Amanah mampu mengikuti globalisasi.

"Saya juga senang karena diPondok Modern ini diterapkan 5 Panca Jiwa Pesantren yang meliputi Kesempurnaan Iman, Keikhlasan Amal, Kemuliaan Budi pekerti dan Keunggulan Prestasi serta Kepekaan Sosial.

Dan Saya yakin dengan adanya Pondok Modern A-Amanah tidak hanya beriman dan bertaqwa tetapi juga mempunyai jiwa nasionalisme dan mempunyai kompetensi yang tinggi.

Tak lupa pak Kiai menceritakan tenang Pesantren dari zaman perjuangan yang ikut serta mengusir penjajah memalui perjuangan Hubul Waton Minal lman (cinta tanah air sebagian dari iman), pertama kali digelorakan oleh kaum santri. 

Semangat Hubul Waton Minal lman ini perlu terus digelorakan ditengah arus ideologi fundamentalisme agama yang mempertentangkan Islam dan nasionalisme. Islam dan ajarannya tidak bisa dilaksanakan tanpa tanah air Mencintai agama mustahil tanpa berpijak diatas tanah air, karena itu lslam harus bersanding dengan paham kebangsaan.  (med) 

 

SPSI Tjiwi Kimia Dukung Khofifah : Saatnya yang Bersih Korupsi Pimpin Jatim

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dinilai mumpuni untuk memimpin Jawa Timur ke depan. Khofifah dinilai sosok yang bersih dari korupsi.

Hal ini diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Tjiwi Kimia, Artyan Yunianto saat menyapa ribuan buruh PT Tjiwi Kimia di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/5/2018). Masyarakat Jawa Timur disebut membutuhkan sosok yang memiliki komitmen berantas korupsi.

"Di Tjiwi Kimia one instruction. Secara pribadi, saya mendukung yang bersih dari korupsi. Kita SPSI Tjiwi Kimia membutuhkan figur yang clear, bersih dari korupsi seperti bu Khofifah. Objektifnya, waktunya perempuan memimpin dan bersih dari korupsi," kata Artyan.

Artyan juga menilai program yang digagas Khofifah dan Emil sudah mewakili keinginan masyarakat. Dia mendoakan Khofifah dan Emil bisa mendapat mayoritas suara masyarakat Jawa Timur di 27 Juni nanti.

"Menurut kita bagus, memang misinya bagus bu Khofifah. Semoga saja bu Khofifah bisa menang," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan General Affair Tjiwi Kimia, Sugianto. Dia bersama karyawan mendoakan agar Khofifah  memimpin Jawa Timur, 

"Begini bedanya bu Khofifah ciri khasnya memimpin, perasaannya dalem.Semoga bu Khofifah menjadi Gubernur. Doa orang berpuasa kan mustajab ya," ucap 

Dengan dipilihnya Khofifah-Emil, Sugianto berharap nantinya kesejahteraan di Jawa Timur bisa lebih merata.

"Kami berharap pimpinan Jawa Timur bisa menciptakan Jawa Timur lebih aman. Sehingga pembangunan lebih cepat sehingga pemerataan kesejahteraan khususnya pekerja," pungkasnya. (den)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...