Jakarta – Wakil Ketua DPR RI fadli Zon mengatakan akan mendukung pengusutan terkait ditemukannya surat suara yang tercoblos di Taman Universiti Tangkas Bangi 43000 Kajang dan di Kawasan Bandar Bangi, Selangor, Malaysia pada 11 April 2019 lalu.

Kejadian tersebut menurut Fadli merupakan suatu kejahatan yang menciderai proses demokrasi yang sedang berlangsung di Negara ini.

“Saya kira ini harus menjadi pengusutan dan tidak bisa berhenti sampai disitu saja. Harus ada tindakan hukum yang tegas, mengingat kejadian ini sudah mencederai demokrasi kita,” tegas Fadli setelah menerima perwakilan Sekretariat Bersama (Sekber)  Prabowo-Sandi (PADI) dan Relawan PADI Malaysia di Ruang Kerja Wakil Ketua DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin.

Ditambahkan Fadli, tercoblosnya surat suara di Malaysia ini merupakan skandal yang luar biasa yang telah menyita perhatian publik. Empat orang pelaku saat ini sudah diamankan oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) terkait tercoblosnya 250 karung surat suara di Bangi, Selangor, yang  masing-masing karung berisikan 216 surat suara.

“Katanya itu sudah dilakukan yang keempat kalinya. Sebelumnya, ada tiga truk yang sudah diambil. Jadi kalau kurang lebih tiga truk itu jumlahnya sama, berarti sekitar 150 ribu surat suara yang sudah tercoblos, kalau kita memakai logika seperti itu,” ungkap politisi Partai Gerindra itu.

Sementara itu, Sekjen Sekber PADI Brem yang saat itu ikut melakukan penggerebekan di Bangi, Selangor meminta agar Anggota DPR RI untuk terus mengawal pengusutan kejadian ini hingga tuntas, karena sudah merugikan hak konstitusi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Malaysia.

“Hak mereka diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan menurut saya, ini adalah kejahatan yang luar biasa. Kami sudah menangkap pelaku dengan begitu banyak suara, seterusnya kami minta kepada pihak KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (badan Pengawasan Pemilihan Umum) untuk segera menindaklanjuti kasus ini,” pungkas Brem. (sam)

 

Tuesday, 23 April 2019 05:14

PKK Jatim Disambangi PKK Malut

 

SURABAYA (KoranTransparansi.com) - Tim Penggerak (TP) PKK Prov. Jatim mendapat kunjungan spesial dari TP PKK Prov. Maluku Utara (Malut). Kunjungan kerja TP PKK Prov. Malut ke Jatim itu diterima langsung oleh Ketua TP PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin di Kantor PKK Prov Jatim, Jl. Gayung Kebonsari No. 56 A Surabaya, Senin (22/4). 

an rombongan PKK Prov. Malut, Ketua PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin menyambut hangat rombongan PKK Prov. Malut yang dipimpin langsung oleh Ketua PKK Prov. Malut, Hj. Faoniah Djaohar Kasuba. 

Dengan rasa bangga, istri Wakil Gubernur Jatim itu pun menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungannya di Jatim. Banyaknya prestasi dan inovasi yang dikembangkan di Jatim menjadi dasar PKK Prov. Malut melakukan kunjungan tersebut. 

"Setiap provinsi pasti memiliki potensi dan tantangan yang berbeda. Sama halnya di Provinsi Jawa Timur yang juga memiliki kabupaten-kabupaten yang inovatif, salah satu contohnya di Kabupaten Bojonegoro," ujar Arumi Bachsin. 

Di Bojonegoro sendiri, lanjutnya, memiliki sistem administrasi yang sangat baik. Termasuk banyak inovasi unggulan yang dikembangkan PKK setempat.

"Mungkin banyaknya inovasi tersebut bisa menjadi masukan untuk ibu PKK Maluku Utara untuk belajar dan menggali ilmunya," ujarnya. 

Arumi mengapresiasi, TP PKK Malut yang akan melakukan kunjungan studi banding di Kab. Malang dan Blitar. Di kedua wilayah tersebut belajar terkait Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan juga program Halaman Asri Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK.

"Kami juga terbuka jika PKK Malut ingin mengecek program-program kami yang lain terutama program yang ada di kabupaten yang lain untuk bisa sharing," tegasnya. 

Arumi menyadari, bahwa setiap provinsi memiliki tantangan yang berbeda-beda. "Jadi mungkin baik bagi Jatim tapi belum tentu aplikabel di Maluku Utara," terangnya.

Ia memandang, bahwa studi banding ke setiap provinsi yang maju merupakan kesempatan yang sangat berharga. Bukan hanya bagi Provinsi Malut, tapi juga bagi daerah yang dijadikan tempat studi banding, seperti PKK Jatim saat ini. 

Jatim sendiri, lanjut Arumi, memiliki Topografi yang sama dengan Maluku Utara yang dipenuhi dengan pulau-pulau yang jauh. Akan tetapi, permasalahan tersebut bisa diatasi dengan pola komunikasi yang intens sehingga setiap permasalahan bisa terselesaiakan. 

"Masalah jarak yang ada di setiap daerah kepulauan di Jatim bisa teratasi oleh komunikasi yang baik. Sehingga, informasi yang dibutuhkan sampai kepada daerah kepulauan," imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua PKK Prov. Maluki Utara Hj. Faoniah Djaohar Kasuba menegaskan, bahwa maksud dan tujuan melakukan studi banding ke Jatim adalah ingin belajar dan menimba ilmu sebanyak mungkin. Terutama dalam menciptakan inovasi dan prestasi yang banyak diraih oleh Jatim. 

Ia mengakui bahwa TP PKK Jatim banyak memiliki prestasi baik di daerah maupun tingkat nasional. Sedangkan Prov. Malut merupakan provinsi yang masih baru dan ingin terus belajar kepada PKK Jatim. 

"Maluku Utara itu bisa dikatakan provinsi yang baru jadi kita ke sini ingin melihat kemajuan dan perkembangan yang paling bagus. Kita ingin belajar dari Jatim, pengalaman apa saja yang kita bisa bawa ke Maluku Utara," tutupnya. 

Rencananya, TP PKK Malut akan mengunjungi beberapa Kabupaten di Jatim antara lain di Kab. Bojonegoro, Blitar, Malang dan Mojokerto. Agenda yang diusung yakni belajar terkait pola asih dan remaja, tertib administrasi, inspeksi visual asam asetat (IVA) test, Program Hatinya PKK dan UP2K. (min)

 

Jakarta – Aktris Cinta Laura tengah sibuk dalam produksi film bergenre horor. Dalam film itu, Cinta berperan sebagai sosok gadis asli Bogor, Jawa Barat.

Ditemui di sela acara yang digelar di Jakarta, Senin, ia belum mau
 
menyebut judulnya.

 

Namun, Cinta mengungkapkan secuil kisah lucu di saat syuting film yang mengangkat cerita misteri di Indonesia itu.(kh)

Madiun - Mengantisipasi meluapnya Sungai Bengawan Solo terutama saat tingginya intensitas hujan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan menambah tiga sudetan baru. Dari hasil konsultasi dengan pakar air, Sungai Bengawan Solo membutuhkan lima sudetan, dan saat ini baru terdapat dua sudetan.

“Saya sudah minta untuk menyempurnakan tata ruang wilayah Jatim, kira-kira di kabupaten mana saja yang bisa menyiapkan lahan untuk dijadikan sudetan Sungai Bengawan Solo, jadi bisa sustain. 

Kalau butuhnya lima sudetan sekarang baru ada dua, potensi meluapnya Sungai Bengawan Solo yang mengalir ke kali-kali tertentu tidak bisa kita selesaikan tuntas dan butuh langkah strategis jangka panjang," katanya saat meninjau banjir yang terjadi di Kecamatan Balerejo, Kab. Madiun, Kamis (7/3).

Selain menambah jumlah sudetan, Gubernur Khofifah juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dengan instansi terkait dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. 

"Dalam waktu kurang lebih dua jam ini BBWS akan melakukan langkah preventif dengan menyiapkan sand bag atau karung pasir untuk mengantisipasi makin meluasnya luapan tanggul di Balerejo. Sedangkan untuk jangka panjang akan dibuat Bronjong, kemudian Plengsengan," kata mantan Menteri Sosial RI ini.

Selain langkah jangka panjang, mengatasi banjir di Kab. Madiun ini Gubernur Khofifah juga serius melakukan langkah jangka pendek yakni evakuasi terutama bagi masyarakat lansia, ibu hamil, maupun anak-anak. 

Pemprov Jatim dalam hal ini BPBD Provinsi Jatim bersama dengan Pemkab Madiun dan Forpimda Kab. Madiun, terus melakukan gerak cepat mengatasi bencana dengan mendirikan posko pengungsian, mengirimkan bantuan baik makanan, pakaian sampai dengan bantuan personil.

“Saya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan jajaran Bupati dan Forpimda Kab. Madiun yang telah melakukan evakuasi dan tanggap darurat secara baik. Saya melihat juga banyak relawan yang membantu, saya harap mereka dapat terus membantu hingga masa tanggap darurat selesai,” katanya sembari menambahkan setelah itu akan dilakukan masa rekonstruksi dimana akan dilakukan dinas terkait seperti Dinas PU dan Dinas Pertanian.

Tidak hanya itu, selama seminggu ini Gubernur Khofifah akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan Bupati/Walikota yang wilayahnya terdampak banjir seperti Bojonegoro, Lamongan, Ponorogo dan Ngawi. 

Ia juga akan melakukan koordinasi agar daerah-daerah tersebut dapat melakukan mitigasi bencana dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi.

Ke depan, Gubernur Khofifah akan bekerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi atau provider dalam menyediakan peringatan dini melalui pesan singkat, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai atau titik rawan bencana. Dengan begitu, masyarakat bisa segera melakukan langkah antisipasi dan tanggap bencana.

Tinjau Posko Pengungsian

Saat meninjau banjir di Kab. Madiun, Gubernur Khofifah pertama kali  meninjau posko umum Balai Desa Garon Kec. Balerejo Kab. Madiun. 

Disini Gubernur berdialog dengan warga, sekaligus membagikan sembako. Sekitar 20 menit disana, dengan menggunakan perahu karet, Gubernur melanjutkan peninjauannya ke Desa Jeruk Gulung Kec. Balerejo Kab. Madiun. Gubernur meninjau rumah-rumah warga yang tergenang banjir. Selanjutnya, Gubernur mengunjungi Pondok Pesantren Wisma Wisnu yang terdampak banjir.

Usai dari Ponpes Wisma Wisnu, Gubernur melanjutkan peninjauannya ke tanggul yang ada di Kecamatan Balerejo. Saat meninjau tanggul, Gubernur Khofifah melakukan koordinasi dengan Kementerian PU dan instansi terkait. 

Terakhir, Gubernur Khofifah meninjau posko pengungsian yang ada di Kantor Kecamatan Balerejo, Kab. Madiun.

“Disini saya memastikan agar para pengungsi mendapatkan makanan yang cukup, tempat mengungsi yang layak, air bersih dan MCK. Saya juga melihat disini ada layanan kesehatan bagi warga,” katanya yang juga meninjau keberadaan dapur umum di posko pengungsian ini. (min)

 

Page 1 of 1827
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...