Sidoarjo

KARNAVAL RAKYAT: CARA WARGA CELEP SIDOARJO RAYAKAN KEMERDEKAAN KE-72 INDONESIA

Sidoarjo (KT) - Ada rona merah meyala, kuning cerah, sampai hitam legam. Semua tumpah ruah jadi satu. Ada balita usia tiga tahun, remaja, ibu-ibu PKK, sampai kakek nenek. Tumplek blek jadi satu. Itulah sekilas pemandangan di jalan protokol RW 01  Kelurahan Celep, Kamis 17 Agustus 2017. Dalam acara tahunan Karnaval Rakyat Kelurahan Celep. Teriknya matahari siang itu tidak menyurutkan semangat peserta dan penonton yang berjubel di jalanan kampung yang sempit.

Koordinator Acara, Ajeng, menyebutkan tahun ini antusiasme warga sangat tinggi. "Tidak kurang dari 500an pesera turut andil dalam karnaval tahun ini. Itu belum termasuk penonton dan pendamping peserta", ujarnya.

Sementara itu, Heru (Ketua Panitia), menambahkan bahwa lebih kurang 50 panitia diterjunkan untuk melancarkan acara karnaval kali ini. "Kebanyakan kami tempatkan di pos-pos yang rawan macet. Karena rute karnaval melewati jalan raya. Jadi kita melaksanakan agenda kampung, tanpa harus mengganggu hak pengguna jalan", jelasnya.

Peserta diberangkatkan pukul 15.00 oleh Ketua RW 01, Syaiful Manap. Start dari RW 01, berlanjut ke RW 06, RW 05, RW 04, RW 03, RW 02, dan finis kembali di lapangan RW 01.

"Walaupun panas, kita tetap senang. Karena acara tahun ini meriah sekali", ujar Tinek, peserta yang mengkreasikan kantong kresek sebagai busana karnaval.

Peserta lain, Melvin, dengan riang berjalam menyusuri rute karnaval. "Sing penting horeeee", ujar anak yang baru menginjak bangku kelas 1 SD ini.

Acara karnaval ditutup dengan lomba Kepruk Bantal yang dipusatkan di Lapangan RW 01. "Kita buat arena sendiri. Alasnya memakai damen dan sekam. Sementara peserta saling kepruk bantal di atas bambu yang diikatkan di tiang. Tujuannya satu, untuk menghibur warga saja. Terutama anak-anak", pungkas Haki, koordinator lomba kepruk bantal.

Kampung Celep memang sedang giat-giatnya membangun. Salah satunya dengan terus mengadakan acara-acara yang sasarannya adalah warga. Semoga tetap semangat. Mengisi dan memaknai Kemerdekaan Indonesia, dengan sebenar-benarnya. Sehormat-hormatnya.

WARNA WARNI KAMPUNG CELEP MENYAMBUT MALAM KEMERDEKAAN KE-72 REPUBLIK INDONESIA
Sidoarjo (KT) - Agaknya judul di atas sesuai dengan apa yang terjadi di RW 01 Kelurahan Celep, saat malam kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia. Beragam kegiatan dilaksanakan dalam satu malam sekaligus. Tasyakuran, Lomba Patrol, Lomba Domino, dan lalu ditutul dengan Istighosah bersama.
 
Acara dimulai dengan tasyakuran yang sudah menjadi agenda tahunan setiap malam kemerdekaan Republik Indonesia ,Rabu 16 Agustus 2017. Dalam sambutannya, Ketua RW 01 Kelurahan Celep, Syaiful Manaf, menekankan bahwa tasyakuran ini sebagai bentuk rasa syukur warga atas kemerdekaan ke-72 RI.
 
Sementara, Guntur (Ketua Forum Remaja Celep), mengungkapkan bahwa rangkaian acara pada malam kemerdekaan ini punya tujuan khusus. "Yaitu untuk mengumpulkan seluruh warga RW 01 Celep dari anak-anak, pemuda, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga tetua kampung", jelasnya.
 
 
Djoko Tetuko, tokoh masyakarat Celep, dalam sambutannya berhasil membakar suasana dan semangat warga dengan pekik merdeka berulang kali. Ia kemudian melanjutkan sambutannya dengan menceritakan jaman penjajahan, untuk memaknai kemerdekaan. "Semoga indonesia emas benar2 terwujud pada saat bonus demografi datang pada medio tahun 2025-2045", harap Djoko Tetuko.
 
Ia juga menceritakan peran warga Celep dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.
"Resolusi jihad oleh hadratussyaikh KH Hasyim Asyarie dilaksanakan betul oleh leluhur Celep dengan terjun langsung dalam Perang 10 November di Surabaya. Perempatan Celep menjadi salah satu titik kumpul para pejuang tersebut", pungkasnya.
 
Acara dilanjutkan dengan lomba patrol, domino, dan istighosah. "Ini untuk memfasilitasi warga saja, dari yang tua hingga yang muda", ujar Wildan, koordinator acara.
 
Perwakilan panitia kemerdekaan ke-72 RI, Haki, menjelaskan bahwa rangkaian perayaan masih sangat panjang. "Besok masih ada karnaval se-Kelurahan Celep, Cerdas Cermat, Jalan Sehat, Lomba Karaoke, dan ditutup dengan Pesta Rakyat yang dikemas dengan kegiatan seni", ujarnya.
 
Apapun itu, apa yang dilakukan warga Celep (dalam hal ini Forum Remaja Celep), patut diapresiasi. Di tengah maraknya pengaruh asing di Indonesia, mereka tetap kukuh dengan budaya Indonesia. Merayakannya. Memaknainya. Dengan cara mereka sendiri. Dengan jalan mereka sendiri. Jayalah Indonesia! MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!
Guru Tentukan 50 % Kesuksesan Pendidikan

SIDOARJO (KT) - Banyak faktor yang menentukan kesuksesan serta kemajuan dunia pendidikan di Jawa Timur, salah satunya adalah kualitas guru, sekolah, murid hingga sarana fasilitas pendidikan.

Buka bersama warga Celep dan Remaja Force (Forum Remaja Celep)

SIDOARJO (KT) - Akhir Ramadan biasa dihabiskan muslim Indonesia di mal-mal dan pusat perbelanjaan. Seperti sudah menjadi tradisi, setiap menjelang Lebaran, semua orang berlomba berburu baju baru.

Salah satu anggota Force ketika memberi paket nasi bungkus kepada gelandangan yang tidur di emperan toko sekitar Pasar Larangan, Sidoarjo

MALAM MINGGU ALA FORUM REMAJA CELEP SIDOARJO

Sidoarjo (KT) - Jika lazimnya anak muda memanfaatkan momen malam minggu untuk bersenang-senang, agaknya Forum Remaja Celep (FORCE) memilih melakukan kegiatan yang tidak biasa. Aksi membagi nasi bungkus. Sebanyak 80 paket nasi bungkus ditebar di berbagai wilayah Sidoarjo.

Ilustrasi Sampah

Sidoarjo (KT) - Buang sampah sembarangan, akan dipidana ringan. Ini akan diterapkan di Sidoarjo. Langkah ini dilakukan Pemkab untuk mengatasi persoalan sampah.

  •  Start 
  •  1 
  •  End 
banner